Umroh.com – Ziarah kubur sebagai amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan. Berziarah bukan sekedar mengenang seorang mayit, namun juga mendoakan mayit agar tenang di akhiratnya. Ini membantu menambah amalan – amalan bagi peziarah maupun mayit. Pada hakekatnya ziarah kubur dianjurkan memperbanyak dzikir dan berdoa. Tentu Anda harus tahu dan paham doa – doa ziarah kubur dan juga bacaan dzikir supaya memberikan pahala. Baca juga : Penjelasan Adab Ziarah Kubur dan Tata Caranya Dzikir Ziarah Kubur Membaca istighfar tiga kaliMembaca surat Al-Fatihah.Membaca surat Al-Ikhlas tiga kali.Membaca surat Al-Falaq.Membaca surat An-Nas.Melafalkan kalimat tahlil tiga puluh tiga kali. Doa Ziarah Kubur السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ ASSALAMU ’ALAIKUM AHLAD-DIYAAR MINAL MU’MINIIN WAL MUSLIM, WA INNA INSYAA ALLOOHU BIKUM LA-LAAHIQUUN, WA AS-ALULLOOHA LANAA WALAKUMUL ‘AAFIYAH. “Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam. Kami…
Umroh.com – Aqidah Islam merupakan aqidah yang paling benar. Sebagaimana firman Allah, “Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS.Ali Imran: 19). Alasan aqidah umat islam harus kokoh sesuai petunjuk Allah SWT dapat dilihat pada penjelasan berikut ini. Aqidah adalah Hal Pertama yang Didakwahkan Rasulullah Setelah diutus menjadi Rasulullah, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mendakwahkan tentang tauhid terlebih dahulu. Sekitar 13 tahun lamanya beliau mengajak masyarakat kala itu untuk menyadari bahwa tiada Tuhan selain Allah. Baca juga: Harus Senantiasa Dikuatkan, Ini 6 Fungsi Aqidah Para Rasul sebelum Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga mendakwahkan tentang tauhid. Namun seiring berjalannya waktu, aqidah masyarakat semakin menjauh dari yang seharusnya. Karena itu Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam diutus untuk memperbaiki sekaligus menyempurnakan aqidah umat manusia. Umroh.com merangkum, alasan aqidah dan tauhid harus dikokohkan terlebih dahulu, agar umat memiliki pegangan kuat. Tanpa aqidah, kehidupan seseorang di dunia dan akhirat akan menemui banyak…
Umroh.com – Setiap kaum muslim, sangat dianjurkan untuk senantiasa membaca Al-Quran, baik di waktu siang, maupun malam hari. Jika seorang muslim mampu membaca Al-Quran hingga khatam atau tamat, maka hal tersebut sangatlah baik sekali. Namun jika tidak mampu melakukannya, maka dianjurkan untuk membaca Al-Quran setiap harinya sepuluh ayat Al-Quran. Berikut merupakan ayat perintah yang langsung diturunkan oleh Allah SWT untuk umatNya agar selalu membaca Al-Quran serta manfaat yang didapatkan ketika membaca Al-Quran. Baca juga : Penting! Inilah Sederet Ayat Al Quran tentang Usia Ayat Perintah Membaca Al-Quran Allah SWT berfirman : “Orang-orang yang telah kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya, dan barangsiapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (QS. Al-Baqarah : 212)Allah SWT berfirman : “Hai orang-orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, atau…
Umroh.com – Ziarah kubur adalah salah satu ritual dalam islam yang mampu mengingatkan kita terhadap kematian dan meyakini bahwa usia manusia sangat terbatas akan menemui ajalnya. Hakikat Manusia tidak akan mungkin berlangsung abadi di dunia. Rasulullah sering mengajarkan untuk mengingat kematian serta melakukan ziarah untuk mengingatnya. Terdapat adab ziarah kubur dan tata caranya yang harus anda lakukan supaya tidak terjadi hal – hal yang diinginkan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Ali ‘Imran : 185) Baca juga : Terungkap, Ini yang Dilakukan Rasulullah saat Ziarah Kubur Larangan Ketika Ziarah Kubur Pelaksanaan ziarah kubur sebagaimana disampaikan hadist-hadist di atas dilarang untuk membuat aturan-aturan yang tidak berasal dari Rasulullah. Untuk itu, berikut adalah larangan…
Umroh.com – Seorang muslim tanpa aqidah yang benar akan menjadi manusia yang mudah terombang-ambing. Ia tidak memiliki pegangan kuat, sehingga mudah tergelincir pada kesesatan atau kemaksiatan. Untuk itu diperlukan pengetahuan mengenai berbagai macam aqidah. Sehingga kita tahu perbuatan mana saja yang masih sesuai aqidah, dan mana yang tidak. Baca juga: Baca Baik-baik! Ini Pengertian Aqidah dan Contohnya Macam Aqidah dari Kebenarannya 1. Aqidah yang Benar Umroh.com merangkum, pemeluk agama lain boleh jadi memiliki aqidah yang berbeda, namun seorang mukmin harus meyakini (dan memang adanya) kebenaran aqidah adalah Islam. Islam bersumber dari Allah SWT, sehingga tidak ada lagi celah perdebatan. Aqidah yang dibawa oleh para utusan Allah (Nabi dan Rasul) adalah sama dari masa ke masa. 2. Aqidah yang Bathil Macam aqidah ini merupakan keyakinan atau aqidah yang bertentangan dengan wahyu. Biasanya, aqidah seperti ini hanya berasal dari akal manusia. Ada juga yang bermula dari wahyu, namun kemudian diubah sehingga melenceng…
Umroh.com – Korea Selatan salah satu negara yang paling diminati oleh wisatawan mancanegara, termasuk Indonesia. Negara Korea Selatan juga terkenal dengan budaya pop yang berpengaruh besar pada reputasi negara yang terkenal akan gingsengnya tersebut. Lalu apa aja sih restoran halal yang ada di Korea Selatan? Berikut penjelasannya! Berdasarkan pemaparan tim Umroh.com, negara Gingseng tersebut bukan hanya terkenal akan musiknya saja, tetapi Korea Selatan juga menjadi destinasi bagi pelajar asing yang beragama Islam. Sejak saat itu pemerintah Korea Selatan aktif menarik minat studi bagi mahasiswa asing untuk diberikannya beasiswa kepada yang kurang mampu dari 3.000 siswa. Setelah mereka lulus dibidang studi mereka masing-masing, banyak pelajar Muslim yang mendapatkan pekerjaan di Korea Selatan, sehingga mereka pun menetap di sana. Mereka juga menjalin hubungan yang positif dengan penduduk lokal, sehingga tidak menutup kemungkinan bagi mereka untuk mempelajari Islam lebih mendalam. Baca juga: Ini 10 Tempat Belanja di Korea Selatan yang Super Lengkap Dengan…
Umroh.com – Setiap manusia tidak akan lepas dari godaan setan. Menggoda manusia agar menjauh dari jalan Allah adalah tekad setan sejak Allah melaknatnya. Karena itu, manusia harus selalu memohon perlindungan kepada Allah melalui bacaan taawudz. Hadist tentang taawudz pun disampaikan Rasulullah. Di Al Quran dikisahkan, “Iblis menjawab: ‘Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya. Kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka’. Allah berfirman: ‘Maka yang benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah yang Aku katakan. Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka Jahannam dengan jenismu dan orang-orang yang mengikutimu di antara mereka semua'”. (QS.Shad: 82-85). Baca juga: Luar Biasa, Inilah Pengertian Taawudz Rasulullah juga banyak mengajarkan kepada kita tentang taawudz, dan cara menggunakan doa tersebut. Hadist Tentang Bacaan Taawudz Umroh.com merangkum, diriwayatkan Imam Adu Daud dan Imam At Tirmidzi, ketika Rasulullah memohon perlindungan, beliau mengucapkan: “A’udzu billahis samii’il ‘aliim, minasy syaithoonir rojiim min hamzihi wa nafkhihi wa naftsih (artinya: aku…
Umroh.com – Allah mencintai orang-orang yang memperhatikan kesucian dirinya. Bersuci berarti membersihkan diri dari hal-hal yang menghalangi ibadah shalat, membaca Al Quran, dan thawaf. Hal yang menghalangi ibadah tersebut bisa berupa hadas dan najis dan sebagai umat muslim Anda bisa membersihkan hadas kecil dan besar. Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai pula orang-orang yang mensucikan diri” (QS.Al Baqarah: 222). Hadas adalah kondisi diri yang menghalangi seseorang untuk beribadah kepada Allah dengan shalat, thawaf, atau membaca Al Quran. Hadas harus disucikan sebelum melaksanakan ibadah tersebut. Ada dua macam hadas, yaitu hadas besar dan hadas kecil. Di artikel kali ini, kita akan membahas tentang hadas kecil dan cara mensucikannya. Hal-hal yang termasuk hadas kecil adalah buang air kecil atau buang air besar, buang angin, tertidur, hilang akal, bersentuhan dengan lawan jenis, dan menyentuh kemaluan dengan jari. Baca juga : Sering Dilakukan, Ternyata Ini Penybebab Mandi Besar Mensucikan Hadas…
Umroh.com – Salah satu syarat ibadah wajib yang harus dilaksanakan umat muslim adalah suci dari hadas besar. Seseorang tidak sah shalatnya jika ia memiliki hadas besar. Hadas besar juga menghalangi seseorang untuk melaksanakan ibadah puasa wajib. Contoh hadas besar adalah haid, junub, atau nifas. Karena itu, harus anda kenali jenis dan cara membersihkan hadas besar agar kita bisa menunaikan ibadah wajib tersebut. Cara mensucikan hadas besar adalah dengan mandi wajib atau mandi besar. Baca juga : Gak Sembarangan, Ini Waktu yang Tepat untuk Mandi Wajib Rukun Mandi Wajib untuk Membersihkan Hadas Besar Ada langkah-langkah yang harus dipenuhi untuk membersihkan hadas besar dengan mandi wajib. Pada dasarnya, mandi berarti mengguyur seluruh tubuh dengan air, merata seluruh kulit hingga rambut. Cara mandi yang dicontohkan Rasulullah adalah dengan mengguyur seluruh badan. 1. Awali dengan Niat Untuk membersihkan hadas besar, niat adalah hal penting. Sebelum melaksanakan mandi wajib, hadirkan niat mandi untuk membersihkan hadas…
Umroh.com – Kesucian dan kebersihan harus diperhatikan seorang muslim. Di dalam Islam, hal-hal penyebab sebuah benda, lokasi, atau tubuh tidak suci karena kotoran disebut dengan najis. Karena suci dari najis adalah syarat agar ibadah, seperti shalat atau thawaf diterima. Sudah seharusnya seorang muslim memperhatikan hal ini. Dalil tentang najis bisa Anda jadikan pedoman untuk menjaga kesucian diri dan tempat ibadah. Baca juga : Tata Cara Mandi Junub Bagi Laki-laki dan Wanita Dalil Tentang Najis Menurut Islam 1. Perintah untuk Bersuci ‘Dan pakaianmu sucikanlah” (QS.Al Mudatsir: 4). “Dan kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail untuk mensucikan rumah-Ku bagi orang-orang yang ber-thawaf, ber-i’tikaf dan orang-orang yang rukuk dan sujud” (QS.Al Baqarah: 125). Selain itu, ada juga hadis dari Ibnu Abbas ra. “Rasulullah melewati dua kuburan. Lalu beliau bersabda: ‘kedua orang ini sedang diadzab, dan mereka diazab bukan karena dosa besar. Orang yang pertama diadzab karena berbuat namimah (adu domba). Adapun yang kedua,…
