1
Archive

2019

Browsing

Gambaran umum tentang Muslim di Australia adalah sebuah mosaik komunitas dan hubungan yang didominasi perkotaan yang rumit di berbagai tahap perkembangan. Secara keseluruhan, ini adalah kisah sukses, prestasi luar biasa. Dalam waktu kurang dari empat puluh tahun, komunitas Muslim telah membangun diri mereka sendiri dan menciptakan struktur sosial dan komunitas untuk mendukung cara hidup Islam. Masjid-masjid, banyak di antaranya memiliki keindahan arsitektur yang nyata, tidak lagi menjadi fitur eksotis lanskap Australia, dan di belakang satu atau dua di antaranya, ada satu abad atau lebih sejarah. Mereka benar-benar tempat sholat dan perayaan identitas Muslim. Sekolah Islam telah memiliki keberhasilan yang signifikan diukur terhadap standar masyarakat luas, meskipun ada masalah dalam pengembangan kurikulum bahasa Arab yang tepat dan bahan pengajaran, dan perekrutan guru yang kompeten yang akrab dengan metode pengajaran modern. Mereka telah menyediakan bagi banyak Muslim cara untuk mempertahankan dan memperkuat tradisi agama dan budaya mereka dalam konteks Australia, melihatnya sebagai…

Paling tidak selama dua abad, umat Islam telah mengunjungi dan bekerja di Australia. Para nelayan dan penyelam Melayu diikuti oleh supir unta Afghanistan. Namun, pemukiman Muslim skala besar di Australia baru dimulai setelah Perang Dunia II ketika gelombang orang meninggalkan kondisi kesulitan ekonomi untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Peristiwa selanjutnya di Timur Tengah dan Eropa dan awal krisis politik seperti perang sipil di Lebanon, Revolusi Islam di Iran dan perang etnis Bosnia, menciptakan gelombang baru para pemukim. Akibatnya, Muslim Australia datang dari beragam latar belakang sosial, politik, ekonomi dan etnis. Dalam konteks Australia, Muslim, terutama Muslim generasi kedua dan ketiga, menambahkan lapisan baru pada identitas mereka. Mereka mengembangkan ikatan tertentu dengan Australia, yang, dalam banyak kasus, tidak mengorbankan tradisi Islam dan etnis mereka. Namun, mungkin terlalu dini untuk membicarakan identitas Muslim Australia karena kontur pasti identitas ini masih terus berkembang. Namun jelas bahwa proses ini dapat dibantu atau dihalangi…

Ketika Amerika ditemukan oleh orang Spanyol pada abad ke lima belas, mereka membawa budak dari utara dan barat Afrika yang memperkenalkan Islam di Amerika Latin, tinggal di negara-negara seperti Brasil, Venezuela, Kolombia dan beberapa pulau Karibia. Dalam banyak kasus, para budak Muslim ini dipaksa untuk meninggalkan kepercayaan agamanya atau malah dieksekusi. Dengan demikian, dengan berlalunya waktu, Islam mulai memudar di negara-negara Amerika Latin. Pada akhir abad keenam belas, setelah pembebasan budak dan kembalinya banyak dari mereka ke negeri-negeri ini, bersama-sama dengan imigrasi dari India dan Pakistan, konsentrasi baru Muslim muncul. Menurut beberapa dokumen, antara tahun 1850 dan 1860 imigrasi besar-besaran Muslim Arab ke tanah Amerika terjadi. Mayoritas berasal dari Suriah dan Libanon, dan tinggal di negara-negara seperti Argentina, Brasil, Venezuela, dan Kolombia. Beberapa di antaranya juga tinggal di Paraguay, bersama dengan imigran dari Palestina, Bangladesh dan Pakistan. Imigrasi ini sangat intens, dan mulai berkurang pada 1950-an di negara-negara ini dan…

Orang-orang Muslim sering mencoba menjelaskan bahwa Islam lebih dari sekadar agama. Mereka berpendapat bahwa Islam sebenarnya adalah ‘cara hidup,’ dengan Al-Quran dan tradisi hidup Nabi Muhammad SAW memberikan cetak biru untuk kehidupan sehari-hari. Dari pernikahan dan kehidupan keluarga hingga makanan dan minuman halal, dari kesederhanaan dalam berbusana dan keunggulan dalam perilaku sosial hingga etika dalam perdagangan dan keuangan, Islam mencakup semua aspek keberadaan kita. Salah satunya, keuangan Islam, semakin menarik minat dari Muslim dan non-Muslim akhir-akhir ini. Sebuah artikel baru-baru ini di CNN.com menyoroti pentingnya keuangan Islami di dunia yang gersang ekonomi saat ini. Ini melaporkan bahwa menurut lembaga pemeringkat Moody, sektor keuangan Islam global bernilai $ 700 miliar dan berpotensi bernilai $ 4 triliun. Profesor Habib Ahmed, ketua Sharjah di sekolah pemerintah dan hubungan internasional di Durham University, Inggris, mengatakan kepada CNN, “Keuangan Islam telah tumbuh 15 hingga 20 persen per tahun selama beberapa waktu dan ada banyak minat…

Berjalan-jalan ke Maroko, kita akan melihat banyak pedagang souvenir yang memajang kain warna-warni. Kain itu memiliki corak dan warna yang cantik. Kebanyakan kain khas Maroko ini dihiasi motif geometris yang artistik. Banyak wisatawan yang menjadikannya oleh-oleh saat berkunjung ke Maroko. Bukan hanya itu, banyak juga desainer dunia yang datang ke Maroko hanya untuk mencari kain untuk membuat karyanya. Hanya Tinggal Seorang Dilansir dari Al Jazirah Inggris, penenun kain tradisional Maroko kini hanya tinggal seorang. Abdelkader Ouazzani merupakan penenun brokat Maroko terakhir. Pria berusia 79 tahun ini menenun kainnya dalam sebuah toko kecil. Tokonya itu terletak di tengah kota tua Fez, Maroko. Fez adalah salah satu wilayah di Maroko yang banyak didatangi oleh wisatawan. Membutuhkan Keahlian untuk Membuatnya Butuh keterampilan tinggi dalam membuat kain khas Maroko ini. Benang-benang harus diolah dengan lembut dan hati-hati. Untuk menghasilkan kain tenun Maroko berkualitas tinggi, dibutuhkan usaha yang sangat banyak. Abdelkader sendiri membuat beberapa desain…

Beragam menu berbuka puasa disiapkan umat Buddha di Malang. Makanan itu disiapkan oleh Paguyuban Metta Buddhist di vihara Sanggar Suci, Malang, Jawa Timur. Vihara tersebut terletak di kecamatan Lawang, wilayah yang dilewati jalur Malang – Surabaya. Makanan yang dibagikan secara gratis itu disajikan di lapangan dekat di Jl. Dr. Wahidin, tidak jauh dari vihara. Ramai oleh Orang yang Melintas dan Warga Sekitar Orang-orang yang kebetulan melintas dan warga sekitar biasanya mulai memadati vihara sejak sore. Mereka menerima makanan berbuka yang disiapkan oleh pengurus vihara setiap sore. Ya, bukan hanya sehari, namun kegiatan ini berlangsung selama sebulan penuh di bulan Ramadhan. Tradisi Sejak 1998 Vihara Sanggar Suci memang sudah memiliki tradisi membagi makanan berbuka sejak tahun 1998. Awalnya, kegiatan ini dilakukan di depan vihara. Namun karena semakin banyak orang yang datang, makanan disiapkan dan dibagikan di lapangan kosong yang ada di dekat vihara. Awalnya, kegiatan yang dimulai pada tahun 1998 ini,…

Sebelum diangkat menjadi Rasul, Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam gemar menghabiskan waktu sendiri ketika bulan Ramadhan tiba.  Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memang sering merenung dan menyendiri ketika usianya hampir menginjak 40 tahun. Biasanya, beliau mendaki bukit di Jabal Nur dengan membawa bekal berupa air dan roti. Di gunung itu, beliau berdiam diri di dalam sebuah gua kecil yang disebut Gua Hira. Rasulullah Mengasingkan Diri dari Kaumnya Perjalanan Rasulullah ke Jabal Nur dan Gua Hira ini adalah untuk mengasingkan diri dari kaumnya. Saat tinggal di gua tersebut di bulan Ramadhan, beliau sering menghabiskan waktu untuk beribadah dan merenung tentang kekuasaan Allah, yang telah menciptakan semesta dengan begitu sempurna. Selama perenungan itulah, Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sadar bahwa kaumnya sudah begitu terpuruk dan tersesat dalam kesyirikan. Akan tetapi saat itu Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam belum mengerti bagaimana cara menangani permasalahan tersebut. Mendapat Tanda-Tanda Kenabian Ketika Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam genap berusia 40 tahun,…

Pada dasarnya, kita disarankan untuk mengkonsumsi kopi hitam maksimal tiga cangkir sehari. Jika mengkonsumsi lebih dari itu, kafein yang berlebihan akan memberi efek buruk pada tubuh. Kita akan merasa mual karena naiknya asam lambung, serta merasa pusing dan perasaan deg-degan karena detak jantung yang bergerak lebih cepat. Karena efek itulah kopi tidak disarankan untuk dikonsumsi berlebihan saat berpuasa. Tujuannya meminimalisir efek negatif kopi karena perubahan pola makan dan pola tidur. Saat puasa, perut akan kosong dalam waktu lama, sehingga akan meningkatkan asam lambung. Sementara kafein dalam kopi juga bisa memicu naiknya asam lambung. Jika kita memaksakan konsumsi kopi sebanyak hari biasa, tentunya asam lambung di dalam perut akan berlebih, sehingga menyebabkan penyakit atau gangguan pencernaan. Pola tidur yang berubah juga akan semakin tidak teratur ketika kita mengkonsumsi kopi saat puasa. Kita disunnahkan untuk makan sahur, sehingga jam tidur kita akan berkurang. Jika kita memaksakan diri mengkonsumsi kopi, yang mengandung kafein…

Berbuka puasa adalah waktu yang ditunggu saat Bulan Ramadhan. Saat berbuka puasa, paling enak memang mengkonsumsi makanan yang manis. Tradisi demikian juga ada di Timur Tengah. Halawet Al Jibn, Makanan Pembuka yang Ditunggu Setiap Ramadhan Di Timur Tengah, khususnya wilayah Syam, ada salah satu makanan manis yang ditunggu saat berbuka puasa di bulan Ramadhan. Makanan tersebut adalah Halawet Al Jibn. Halawet Al Jibn ini artinya adalah keju yang manis. Bahkan, makanan manis ini dijuluki sebagai ratunya hidangan Ramadhan. Berasal dari Suriah Konon Halawet Al Jibn berasal dari Suriah, tepatnya dari kota Hama. Seiring berjalannya waktu, Halawet Al Jibn banyak dikenal dan digemari sebagai hidangan Timur Tengah. Memiliki Tekstur yang Lembut, Serta Cita Rasa yang Gurih dan Manis Halawet Al Jibn adalah hidangan berupa adonan semolina dan keju yang digulung dan disajikan dengan topping kacang pistachio. Halawet Al Jibn memiliki tekstur yang lembut dengan rasa creamy yang gurih. Proses membuatnya juga…

Warga Alvareta, di negara bagian Georgia di Amerika Serikat berbondong-bondong datang ke perpustakaan. Mereka ingin belajar memasak dari Ikatan Keluarga Muslim Indonesia Atlanta (IKMIA). IKMIA memang sudah kerap mengadakan kelas memasak. Bekerjasama dengan perpustakaan distrik Fulton, sudah ketujuh kalinya kelas memasak digelar di perpustakaan itu. Didukung Penuh oleh Pengelola Perpustakaan Dilansir dari VOA, pihak perpustakaan sendiri sangat mendukung kegiatan ini. Hal ini disampaikan oleh Michael Salpeter, asisten manajer dari perpustakaan itu. Menurutnya, memasak adalah cara yang bagus untuk mempelajari budaya lain. Berkesan Karena Mengajarkan Latar Belakang Budaya di Setiap Masakan Kelas memasak Indonesia yang diadakan IKMIA sangat berkesan bagi Michael. Ia sangat menghargai panitia yang juga memberikan latar belakang budaya dari masakan kepada orang-orang yang datang untuk belajar. IKMIA tidak sekedar memberikan resep, namun juga cerita di baliknya. Cara tersebut sangat ia sukai dan dirasa semua orang yang menyukai kelas itu menyukainya. Selain memperkenalkan makanan Indonesia, komunitas diaspora muslim ini…