Berikut adalah kisah nyata yang pernah dialami oleh seorang wanita yang tinggal di wilayah Arab. Dia adalah wanita yang terkenal shalihah. Ayahnya pun sangat mencintai sosok dan pribadinya. Suatu ketika, ia pernah mengalami suatu peristiwa. Hal ini berawal dari aktivitasnya di medsos. Di medsos, ia sangat kagum dengan seorang pria yang sekilas terlihat shalih dan pintar. Akunnya banyak mengandung nasehat dan ilmu. Setiap kali si pria ini memposting, dia selalu memberikan komentar dan sesekalo bertanya. Si pria biasanya menjawab pertanyaannya pada kolom komentar. Namun pada suatu ketika, sungguh tidak biasa yang dilakukan pria itu. Ia mengirimkan DM (Direct Message) dan menjawab pertanyaan si wanita secara langsung. Si wanita pun senang bukan kepalang. Dia seperti merasa spesial dengan memperoleh DM dari si pria. Dari situ si pria memberanikan diri untuk bertanya nomer hape si wanita. Hingga komunikasi pun berlanjut melalu WhatsApp. Pembahasan pun mulanya tentang agama. Kemudian mulai membahas persoalan privasi…
Dalam islam, tentu pernikahan merupakan syarat mutlak jika ingin melakukan hubungan dengan lawan jenis dalam rangka melestarikan keturunan. Selain itu, pernikahan dalam Islam juga hukumnya sunnah dan setiap insan dianjurkan untuk menikah. Namun yang tidak kalah penting, pastinya setiap orang ingin pernikahannya awet dan langgeng, sampai kakek nenek dan hanya maut yang memisahkan. Untuk bisa mendapatkannya, pastilah ada kiat-kiat yang harus dipenuhi. Rumah tangga bisa awet hingga dapat membentuk keluarga yang sakinah, warohmah, pasti menjadi dambaan setiap pasangan. Dan untuk bisa menggapainya, tentulah suatu pernikahan harus dapat memperoleh keberkahan dan diridhoi Allah. Selain itu, ada satu hal penting yang harus ada apabila ingin sebuah pernikahan menjadi berkah dan diridhoi Allah. Apa itu? Tak lain adalah ridho dan restu dari orang tua. Pernikahan yang berkah haruslah memperoleh ridho dan restu dari kedua orang tua. Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk menikah, pastikan jika telah memperoleh ridho dan restu dari orang tua.…
Ada 3 (tiga) hal yang dirasakan orang atas kepergian kita. Pertama, orang yang mengenal kita sepintas akan mengatakan, “Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’uun, Kasihan…! Dan sebagainya”. Kedua, teman dan sahabat kita akan bersedih beberapa saat atau beberapa hari, kemudian mereka kembali pada rutinitas dan canda tawa mereka. Ketiga, kesedihan mendalam akan melanda rumah kita. Keluarga kita akan bersedih sepekan, satu-dua bulan atau hingga satu tahun. Kemudian mereka akan meletakkan kita dalam album kenangan. Demikianlah, kisah kita yang telah meninggal di antara manusia telah berakhir, hanya tinggal album kenangan tentang kita. Kisah kita yang sebenarnya baru dimulai bersama sesuatu yang nyata, yaitu, “Alam Akhirat”. Kehidupan kita yang sesungguhnya baru dimulai. Pertanyaannya sekarang adalah, “Apakah yang telah kita persiapkan untuk alam kubur dan juga akhirat nanti? Ini adalah kenyataan yang pasti akan terjadi dan sehingga patut untuk kita renungkan. Mari kita periksalah ibadah yang wajib dahulu dan kemudian yang sunnah. Sudah…
Zaya Nurai adalah sebuah pulau privat yang ada di Abu Dhabi. Jaraknya sekitar 10 menit dari pesisir pantai Pulau Saadiyat. Zaya Nurai juga bisa diakses dari Dubai dengan jarak tempuh 1 jam. Walaupun berada di Timur Tengah, Zaya Nurai memiliki keindahan khas Karibia atau Maladewa. Perpaduan antara perairan biru dengan villa dan resort membuat Zaya Nurai menjadi tempat liburan yang menyenangkan dan menenangkan. banyak orang yang melukiskan Zaya Nurai seperti Maladewa dengan nuansa Arab. Berangkat dengan Kapal Motor yang Disiapkan Khusus Jika berangkat dari kota Abu Dhabi, kita bisa mendatangi Zaya Nurai Welcome Center. Jaraknya dari kota Abu Dhabi adalah 15 menit dengan menggunakan mobil atau taksi. Dari Zaya Nurai Welcome Center, ada kapal motor yang akan membawa wisatawan ke pulau privat tersebut setiap 1 jam sekali. Waktu yang disarankan untuk memilih jam keberangkatan kapal ini adalah pukul 10.30 waktu setempat. Kita akan menjadi tamu yang paling awal dan bisa…
Ada tiket kereta gratis bagi kamu yang ingin mudik tahun ini. Dilansir dari kompas.com, Direktur Utama PT. KAI, Edi Sukmoro mengatakan bahwa PT. KAI akan menyediakan hingga 2.500 kursi secara gratis dalam agenda mudik Lebaran tahun ini. 2.500 kursi dalam program mudik gratis tersebut dibagi ke dalam arus mudik dan arus balik. Jumlah Kuota Meningkat Jumlah ini meningkat dari tahun lalu. Pada tahun 2018, kuota untuk mudik gratis hanya sebesar 1.520 sehingga kenaikan kuota ini mencapai 65%. Program mudik gratis ini diselenggarakan untuk keberangkatan pada tanggal 26-27 Mei 2019 atau H-9 dan H-10 Lebaran. Selanjutnya, program arus balik gratis akan dilaksanakan pada tanggal 15-16 juni 2019 atau H + 9 H dan H + 10 Lebaran. Cara Mendapatkan Tiket Gratis Jika tertarik mengikuti program mudik gratis ini, masyarakat bisa mendaftarkan diri secara online di mudikbumn.co.id. Pendaftaran ini dibuka pada 26 April pukul 09.00 WIB hingga 8 Mei 2019 atau saat…
Bulan Ramadhan akan datang kurang dari seminggu. Sudahkan kita mempersiapkan diri? Di bawah ini, adalah 6 hal yang bisa kita lakukan untuk menyambut bulan Ramadhan. Menyiapkan Hati yang Bahagia Orang yang beriman seharusnya merasa bahagia saat bulan Ramadhan tiba. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang ditunggu-tunggu oleh orang muslim. Di dalamnya, terdapat berbagai keutamaan. Mulai dari dibukanya pintu surga, malam lailatul qadar, serta dilipatgandakanya pahala. Karena itu, setiap mukmin hendaknya bergembira saat bulan Ramadhan tiba. Salah satu ibadah utama di bulan Ramadhan adalah berpuasa sebulan penuh. Ibadah ini memang bukan ibadah yang ringan. Jika di dalam hati masih terbersit perasaan berat ketika bulan Ramadhan akan datang, maka kita harus menata hati agar bisa merasakan kegembiraan. Salah satu caranya adalah dengan berdoa kepada Allah SWT agar diperkenankan bertemu dengan bulan Ramadhan dan merasakan nikmat ibadah di dalamnya. Selain itu, kita juga bisa memperkaya diri dengan ilmu tentang keutamaan bulan Ramadhan. Memperkaya Diri…
Adalah hal yang wajar jika anak belum mampu mengendalikan emosinya. Karena itulah, ketika itulah ketika ia merasakan emosi negatif, seperti marah, sedih, kecewa, bisa jadi mereka akan menyalurkannya dengan cara yang berlebihan. Saat anak sedang tantrum atau mengalami ledakan emosi, suruh mereka melakukan hal ini. Berhitung Ketika anak sedang emosi, minta ia berhitung. Orang tua bisa menetapkan jumlah hitungan sesuai dengan tingkat emosi yang sedang dirasakannya. Misalnya, orang tua bisa meminta anak untuk berhitung satu sampai lima ketika emosinya tidak terlalu besar. Namun jika ia tampak begitu marah atau kesal, minta ia menghitung angka yang lebih banyak. Misalnya satu sampai sepuluh, atau sat sampai 15. Cara ini membantu anak untuk meredakan emosi. Dengan menghitung angka, anak akan belajar untuk berhenti sejenak saat sedang emosi. Ketika ia berhenti, anak akan memiliki kesempatan untuk berpikir sebelum bereaksi saat sedang emosi. Orang tua bisa memandu anak untuk menunjukkan apa yang harus ia pikirkan…
Kubbat Potato Chap adalah hidangan appetizer dari Irak. Makanan ini berupa adonan kentang bulat yang digoreng dan diberi isi daging cincang di dalamnya. Kubbat sendiri artinya adalah mengisi makanan dengan makanan. Cara memasak seperti ini telah dilakukan oleh warga Irak sejak dahulu. Bahkan teknik memasak seperti itu konon telah dikembangkan sejak zaman Babylonia. Cara memasak Kubbat bisa dilihat dalam resep pai burung yang dikembangkan oleh orang-orang Babilonia. Saat itu, cara membuat Kubbat adalah dengan menutup burung yang sudah matang dengan saus putih, di antara dua lapis adonan yang telah dibumbui. Detail resep masakan ini bisa dilihat dalam plakat kuliner Babilonia yang ditulis dalam huruf kuno zaman Akkadia. Diperkirakan plakat ini sudah ada sejak sekitar 1700 SM. Sekilas, hidangan ini mirip dengan kroket kentang di Indonesia. Bedanya, Kubbat Potato Chap menggunakan bumbu baharat, sehingga memiliki aroma rempah yang wangi. Bumbu baharat adalah campuran rempah-rempah yang banyak digunakan oleh masyarakat Irak. Bumbu…
Kepercayaan diri merupakan suatu kondisi mental di mana seseorang mengenal dirinya, meyakini kemampuan dirinya, dan mampu bertindak sesuatu dengan apa yang ia yakini. Kemampuan untuk percaya diri sangat dibutuhkan bagi seseorang yang ingin mencapai kesuksesan. Orang yang percaya diri akan mampu mengatasi setiap halangan dengan positif. Lalu, bagaimana tanda seseorang yang memiliki kepercayaan diri? Di bawah ini adalah ciri-ciri orang yang percaya diri. Tahu Apa yang Kamu Mau Orang yang percaya diri tahu apa yang diinginkannya. Ia tahu apa tujuan hidupnya, dan menjalaninya setiap hari dengan tenang dan penuh keyakinan. Inilah yang membuat seseorang yang percaya diri tidak akan berpura-pura di hadapan orang lain. Ia tahu bahwa yang diinginkannya adalah yang terbaik baginya, sehingga tidak sibuk berusaha membuat orang lain menyukainya. Selalu Mencintai Diri Sendiri Mereka yang memiliki kepercayaan diri adalah orang yang mencintai dirinya. Ia mengetahui bahwa Allah telah memberinya kelebihan untuk dimaksimalkan. Akan tetapi, kelebihan tersebut tidak membuatnya…
Rasulullah adalah manusia dengan akhlaq mulia. Kemuliaan akhlaq beliau membuat Rasulullah menjadi teladan kepada setiap manusia, terutama umat muslim. Rasulullah Dikenal dengan Sikap Adilnya Salah satu kemuliaan akhlaq yang dimiliki Rasulullah adalah kemampuan beliau dalam bersikap adil. Rasulullah adalah orang yang sangat adil, baik kepada dirinya, keluarganya, sahabatnya, serta umat Islam. Keadilan merupakan hal yang diutamakan Rasulullah dan harus ditegakkan dalam kondisi apapun. Keadilan juga menjadi dasar Rasulullah dalam menetapkan hukum dan sistem di masyarakat saat itu. Mereka yang bersalah harus dihukum, bahkan jika yang berbuat kesalahan adalah keluarga Rasulullah sendiri. Keadilan untuk Kaum Kafir Saat Itu Keadilan Rasulullah juga berlaku untuk umat yang belum memeluk Islam saat itu, atau yang disebut kafir. Dalam sebuah riwayat, dikisahkan saat itu Rasulullah didatangi oleh Al Asy’ats bin Qais dan seorang Yahudi. Al Asy’ats saat itu mengadu pada Rasulullah, bahwa tanahnya diambil oleh orang Yahudi tersebut. Rasulullah tidak serta merta menyalahkan orang Yahudi…
