Akhir-akhir ini aktivitas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap para koruptor baik secara Operasi Tangkap Tangan (OTT) atau tertangkap secara proses administratif. Kinerja yang sangat istimewa ditunjukkan oleh KPK. Tetapi pernahkah kita lihat tersangka korupsi malah berekspresi santai, senyum senyum dan tertawa saat tertangkap atau setelah dakwaan jatuh dari hakim? mengapa bisa seperti itu? Bisa jadi hal itu disebabkan oleh adanya barang haram dalam tubuh seseorang. Dalam Islam, mengonsumsi yang halal adalah wajib. Masuknya barang haram dalam diri manusia tak hanya membuat ia dosa tapi juga berdampak lanjutan kepada keruhnya batin dan kerasnya hati. Syaikh Abu Ishaq Ibrahim al-Matbuli dalam kitab Syaikh Abdul Wahab asy-Sya’rani yang berjudul al-Minahussaniyyah pernah berwasiat : “Hindarilah olehmu makanan yang haram. Sebab makanan yang haram mengeraskan hati, menggelapkannya, dan menghalanginya dalam bermakrifah kepada Allah, serta merusakkan pakaian (akhlak luhur)” Dengan demikian, ada konsekuensi nyata dari apa seseorang makan terhadap kondisi hatinya: semakin mendekat kepada Allah atau…
Selain menjalankan ibadah-ibadah pokok seperti shalat, puasa, dan lain sebagainya, di antara cara meningkatkan kualitas takwa dan keimanan kita adalah dengan selalu berdzikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala baik dalam kondisi sendiri maupun secara berjamaah. Dzikir kepada Allah, tidak hanya disyariatkan saat bersendiri sajam namun juga diperintahkan oleh syariat dengan dilakukan secara bersama-sama sebagaimana sabda Nabi dalam Riwayat Abu Hurairah dalam Shohih Bukhari dan Muslim yang terjemahnya : “Sesungguhnya Allah ta’ala mempunyai malaikat yang bertugas berkeliling di jalan-jalan mencari orang-orang ahli dzikir. Jika malaikat-malaikat tersebut menemukan ada kaum yang berdzikir kepada Allah azza wa jalla, para malaikat menyeru, “Sampaikan apa kebutuhan kalian?” “Malaikat meliputi mereka dengan sayap-sayapnya hingga sampai langit dunia, yaitu langit yang paling rendah.” Malaikat-malaikat itu kemudian ditanya oleh Allah, sedangkan Allah adalah Dzat yang Maha-mengetahui: “Apa yang dibaca oleh hamba-hambaku?” “Mereka bertasbih kepada-Mu, Ya Allah. Bertakbir kepada-Mu, bertahmid, dan memuliakan nama-Mu.” Begitu jawab Malaikat. Allah lalu kembali…
Bulan Rajab adalah salah satu dari empat (4) bulan yang dimuliakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Keempat yang dimuliakan tersebut adalah bulan Rajab, Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. sebagaimana firman Allah dalam QS. At-Taubah 36 yang terjemahnya : “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” Ayat di atas menjelaskan tentang kemuliaan empat bulan dibanding bulan lain dalam setahun. Apakah mungkin Allah yang menciptakan semua bulan itu sendiri, tapi ada yang lebih mulia daripada bulan yang lain?. Kita bisa melihat, ada hari-hari dalam seminggu, namun dibandingkan yang lain, hari Jumat merupakan hari paling mulia. Ada bulan-bulan dalam setahun, Ramadhan…
Di era teknologi masa kini memungkinkan kita untuk menerima informasi dengan sangat banyak dan cepat. Akan tetapi benarkah informasi yang kita terima itu adalah hal yang benar? ataukah informasi yang tidak benar?. Allah SWT berfirman dalam Q.S. Al-Hujurat ayat 6 yang terjemahnya: “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” Allah memerintahkan kita untuk melakukan tabayun (klarifikasi) terhadap segala informasi yang kita terima dan tidak mudah terpengaruh yang mengakibatkan musibah bagi diri kita dan orang lain. Ada kalimat bijak yang mengatakan bahwa: Dulu, orang yang berpengetahuan adalah orang yang memiliki banyak informasi. Tapi sekarang, orang yang berpengetahuan adalah orang yang mampu menyaring banyak informasi. kalimat ini sangat relevan sekali dengan kondisi di zaman teknologi dan informasi saat ini di mana arus informasi mengalir…
Rajab berasal dari kata “tarjib” yang bermakna agung dan mulia. Allah SWT memberikan keistimewaan terhadap Rajab di antara bulan-bulan lain yang juga menyandang predikat mulia, yaitu Muharram, Dzulhijjah, Dzulqa’dah, dan Rajab. Bulan Rajab adalah bulan yang penuh rahmat, anugerah, dan kebaikan dari Allah SWT. Menurut Syekh Abdul Qodir Al Jailani dalam kitab al-Ghuniyah, Rajab terdiri dari tiga huruf, yaitu Ra’, Jim, dan Ba’. Ra’ adalah Rahmatullah (rahmat Allah), Jim adalah Judullah (kemudahan Allah), dan Ba’ adalah Birrullah (kebaikan Allah). Maksudnya, mulai awal hingga akhir bulan Rajab, Allah SWT melimpahkan (3) tiga anugerah kepada hamba-hamba-Nya, yaitu limpahan rahmat, kemudahan, dan kebaikan dari Allah SWT. Ini menunjukkan kemuliaan dan keagungan dari bulan Rajab. Kemuliaan bulan Rajab semakin bertambah dengan peristiwa monumental isra’ dan mi’raj Nabi Muhammad SAW dari dari Masjidil haram Makkah menuju masjidil Aqsho Palestina. Kemudian dilanjutkan dari masjidil Aqsha menuju Sidratil Muntaha untuk menghadap Allah SWT sang pencipta Alam semesta.…
Memang tidak ada sebuah batasan atau aturan khusus mengenai bacaan yang dilafadzkan atau dibaca dalam shalat sunnah fajar atau shalat sunnah qabliyah subuh. Akan tetapi, tidak ada salahnya juga apabila kita berkaca pada apa yang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, sepatutnya juga jika kita mengetahui bacaan yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW dalam melaksanakan shalat sunnah fajar dua rakaat. Terdapat beberapa sumber dari hadits yang mengatakan jika bacaan surat yang biasa dibaca oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah membaca surat Al Fatihah dalam shalat sunnah fajar atau shalat sunnah qabliyah subuh: – Hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang berbunyi : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ فِي رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ وَقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca dalam dua rakaat shalat sunnah subuh surat Al Kafirun dan surat Al Ikhlas” (H.R Muslim 726) – Hadits Ibnu ‘Abbas radhiyallahu…
Kita sebagai umat muslim memang sangat dianjurkan untuk tidak hanya mengerjakan amalan wajib saja, tetapi juga yang sunnah. Tak terkecuali halnya dengan shalat. Shalat ada yang bersifat wajib seperti shalat 5 waktu, dan ada juga yang sunnah. Shalat sunnah yang dianjurkan dalam islam memang cukup banyak adanya. Namun di antara semua shalat sunnah, ada satu shalat sunnah yang jangan sampai ktia lupakan. Shalat sunnah yang satu ini memiliki keutamaan yang luar biasa sekali. Shalat tersebut adalah shalat sunnah fajar atau shalat sunnah qabliyah subuh. Shalat sunnah fajar adalah shalat sunnah yang dikerjakan sebanyak dua rakaat sebelum mengerjakan shalat subuh. Dua rakaat pada shalat sunnah fajar ini mempunyai keutamaan luar biasa, sampai-sampai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri tidak pernah meninggalkannya. Meski amalan ini sepintas terlihat sebagai suatu amalan yang ringan, akan tetapi sarat akan pahala. Oleh karena itulah tidak sepatutnya kita sebagai seorang muslim menyepelekan amalan yang satu ini. Apa…
Berbicara soal peradaban, Islam pun tidak kalah dalam hal membawa sebuah peradaban yang terjadi dan pernah ada di dunia ini. Dan satu hal yang sangat penting untuk diketahui, bahwa karakteristik peradaban Islam begitu mulia dan istimewa. Bahkan saking istimewanya, peradaban Islam yang pernah ada tak bisa ditandingi sama sekali dengan seluruh peradaban lain di dunia yang pernah ada. Beberapa keistimewaan dari karakteristik peradaban Islam yang terjadi di dunia memang cukup terlihat dari beberapa ciri yang nampak. Contohnya saja pada saat kondisi dunia sudah mulai banyak kerusakan yang terjadi yang disebabkan karena rusaknya pemikiran dari banyak manusia, justru peradaban Islam lah yang datang dan membawakan solusi. Masih ingat dengan zaman jahiliyah yang terjadi di Arab bukan? Bisa dibayangkan betapa rusaknya kondisi peradaban manusia pada saat itu. Sudah tidak terhitung lagi mungkin banyaknya kerusakan-kerusakan yang dibuat oleh manusia kala itu. Kita mungkin sudah tidak kuat meski hanya membayangkan saja, apalagi jika sampai…
Setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik buat anaknya. Demikian pula halnya ketika mencarikan anaknya seorang jodoh. Terlebih lagi jika anaknya perempuan, para orang tua memang harus super hati-hati dalam memilihkan jodoh. Karena lelaki itu adalah imam bagi keluarga. Apaalgi seorang anak perempuan yang telah menikah, maka lepaslah sudah tanggung jawab orang tuanya untuk dipindahkan kepada suaminya. Karena itulah pastikan sosok lelaki yang akan menggantikan kalian kelak dalam bertanggung jawab untuk membimbing anak kalian benar-benar sosok yang tepat. Dan bagaimana kita bisa mengatakan sosok lelaki tersebut betul-betul tepat untuk menggantikan peran orang tua dalam membimbing dan mengarahkan anaknya yang telah dinikahi? Pasti kriteria pertama yang harus kita lihat adalah dari aspek agama. Jangan terlalu silau oleh harta dulu tanpa mau memikirkan agamanya. Keuangan itu memang penting, tetapi tetaplah agama yang harus dijadikan prioritas. Apalah arti harta melimpah tetapi agamanya nol. Karena itu, untuk para orang tua,…
Selain situs bersejarah dan budayanya yang mempesona, taman yang rimbun, dan beragam kesempatan perjalanan sehari, Marrakesh adalah tempat yang fantastis bagi mereka yang ingin melakukan beberapa penawaran hebat. Souk (pasar) yang ramai di Madinah menarik banyak orang, dengan barang-barang tradisional, rempah-rempah, pakaian, dan cenderamata yang berlimpah. Gueliz menawarkan banyak butik kelas atas dan pusat perbelanjaan, cocok untuk mereka yang mencari keamanan berbelanja dengan harga tetap selama tawar-menawar hingar-bingar di pasar-pasar. Para shopaholic yang benar-benar berdedikasi juga menambahkan Quartier Industrial Sidi Ghanem ke daftar belanja mereka. Tentang Quartier Industrial Sidi Ghanem Sidi Ghanem adalah jantung industri di Marrakesh. Ini juga merupakan magnet bagi para desainer, baik lokal maupun asing. Seniman dan pengrajin bekerja keras dalam bengkel beton mereka dan banyak barang diproduksi untuk ekspor. Pengunjung dapat melihat bagaimana barang dibuat, menelusuri berbagai toko dan ruang pamer, dan beristirahat di salah satu restoran atau kafe yang menarik di daerah tersebut. Gudang-gudang besar…
