Umroh.com – Riya merupakan penyakit hati yang tidak jelas mengenai keberadaannya. Karena kapanpun dan dimana pun seseorang hendak beramal sifat riya ini akan selalu muncul secara tiba-tiba. Perbuatan riya juga ada yang samar-samar ini juga berbahaya dan bisa menghabiskan segala amal ibadah kebaikan kita, seperti firman Allah SWT : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia.” (QS. Al-Baqarah : 264) Baca juga : Maamoul Cookies Timur Tengah yang Lezat Pengertian Riya Menurut Bahasa Riya berasal dari Bahasa Arab Riya’ yang berasal dari kata Ru’yah yang memiliki arti menampakkan. Riya adalah memperlihatkan suatu amal kebaikan kepada sesama manusia dengan bertujuan untuk mendapatkan pujian dari orang lain, seharusnya sebagai umat Islam kita tidak diperbolehkan untuk riya atau pamer karena hal tersebut akan membuat kita sia-sia dalam melakukan amal kebaikan dan bukannya pahala yang kita…
Umroh.com – Niat yang ikhlas amatlah diperlukan dalam setiap amal ibadah karena ikhlas adalah salah satu syarat diterimanya suatu amal di sisi Allah. Sebuah niat dapat mengubah amalan kecil menjadi bernilai besar di sisi Allah dan sebaliknya, niatpun mampu mengubah amalan besar menjadi tidak bernilai sama sekali, atu biasa disebut riya. Perlu Anda Ketahui juga bahwa terdapat fakta tentang riya yang belum banyak orang tahu. Baca juga : Menakjubkan! Ini Bukti Kehebatan Sultan Abdul Hamid II Fakta Tentang Riya Syarat utama untuk umat muslim agar amal ibadah kamu diterima oleh Allah adalah keikhlasan. Tanpa rasa ikhlas, tentu amal dan perbuatan yang kamu lakukan akan menjadi sia-sia. Apalagi jika timbul rasa ingin dipuji oleh orang lain atau pamer ketika melakukannya. Sifat senang memamerkan sesuatu atau biasa disebut riya dalam agama Islam adalah perbuatan dosa dan merupakan sifat dari orang-orang yang munafik. Supaya kamu terhindar dari sifat riya’, sebaiknya mengenal fakta tentang…
Umroh.com – Surat Al Ikhlas memiliki banyak keutamaan. Di dalamnya terdapat kandungan tentang keesaan dan kebesaran Allah, sehingga jika dihayati secara benar akan menguatkan iman dan mendekatkan kita kepada Allah. Di samping itu, ada juga waktu terbaik membaca surat Al Ikhlas yang disunnahkan Rasulullah. Waktu Terbaik Membaca Surat Al Ikhlas 1. Pagi dan Sore Waktu terbaik membaca surat Al Ikhlas adalah di pagi dan sore hari. Surat Al Ikhlas dibaca bersama dengan surat Al Falaq dan An Nas. Masing-masing dibaca tiga kali. Jika merutinkan amalan ini, kita akan dijaga Allah dari segala keburukan. Penjelasan ini berasal dari hadis yang dituturkan Mu’adz bin Abdullah bin Khubaib dari bapaknya. Mu’adz menuturkan bahwa pada malam hujan yang gelap gulita, ia dan para Sahabat keluar mencari Rasulullah untuk shalat bersama. Mereka kemudian menemukan beliau. Baca juga: Inilah 7 Tips Bahagia Dunia dan Akhirat, Apa Saja? Rasulullah lalu bertanya, “Apakah kalian telah shalat?”. Namun Mu’adz…
Umroh.com – Praktik riba sudah terjadi sejak lama. Pada masyarakat jahiliyah, riba banyak dilakukan. Bahkan riba sudah ada di masyarakat Yahudi pada zaman Nabi Musa. Ketika Rasulullah mulai menyebarkan agama Islam, Allah menegaskan kembali di dalam Al Quran bahwa riba dilarang. Berikut ini dalil tentang riba sebagai pedoman kita. Dalil tentang Riba 1. Riba Berarti Memakan Harta Orang Lain Secara Batil “Dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta benda orang dengan jalan yang batil. kami Telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih” (QS.An Nisa: 161). Baca juga: Inilah 7 Tips Bahagia Dunia dan Akhirat, Apa Saja? 2. Dalil Tentang Riba Diharamkan Allah “Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu…
Umroh.com – Allah SWT sudah mengharamkan riba. Namun hingga kini, praktek riba masih terjadi hingga membuat yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin tercekik riba. Mungkin masih banyak yang belum sadar betapa ngerinya dosa riba dalam islam apabila Allah SWT telah menurunkan adzab-Nya. Maka dari itu, mari kita pahami berbagai dosa riba dalam islam yang saat ini tengah terjadi di masyarakat. Dosa Riba dalam Islam Riba sudah jelas diharamkan dan menjadi dosa besar bagi para pelakunya. Imam Nawawi Rahimahullah berkata, “Kaum muslimin telah sepakat akan haramnya riba. Riba merupakan termasuk dosa-dosa besar. Riba diharamkan dalam semua syari’at, termasuk yang menyatakannya adalah al-Mawardi” Tak hanya itu, berikut ini dosa-dosa riba yang wajib kita ketahui: 1. Dosa riba lebih buruk 36x dari dosa berzina Umroh.com merangkum, salah satu bentuk kengerian riba adalah karena dosa riba = 36x dosa berzina. Naudzubillahimindzalik. Dalam suatu hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Satu dirham yang…
Umroh.com – Setiap manusia di dunia ini pasti pernah melakukan dosa, baik itu dosa besar maupun dosa kecil, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Semua orang tanpa terkecuali butuh ampunan Allah. Hanya orang-orang yang diampuniNya saja yang akan mendapatkan kesuksesan di dunia dan di akhirat. Dalam hal ini beristigfar adalah kunci dari permohonan ampun atas setiap kekhilafan yang telah diperbuat. Memang betul nyatanya bahwa Istighfar terasa seperti ucapan yang ringan, pendek dan mudah diucapkan. Namun, tahukah Anda bahwa pengertian istigfar dalam islam mengandung kedalaman arti yang demikian besar ? simak penjelasannya untuk Anda. Baca juga : Keutamaan 10 Ayat Pertama dan Terakhir Surat Al Kahfi Pengertian Istigfar Istighfar secara harfiah berarti meminta ampunan. Seseorang yang beristighar, tentunya mengharapkan agar Allah SWT mengampuni dosa-dosanya dan menutupi kesalahannya, agar tak terlihat oleh siapapun, tak berbekas, seakanakan ia tidak pernah berbuat dosa. Saat Anda beristighfar tentunya tidak hanya berkisar pada ucapan di…
Umroh.com – Orang tua merupakan orang pertama yang dikenal anak saat dilahirkan. Melalui orang tua anak mendapatkan kesan – kesan pertama di dunia, dan orang tualah yang membimbing tingkah laku anak hingga kelak mereka dewasa. Berbakti pada kedua orang tua dalam islam adalah salah satu ibadah yang sangat disukai Allah SWT setelah mentauhidkan – Nya tidak ketinggalan juga akan mendapat manfaat berbakti kepada orang tua, sebagaimana Allah SWT mengatakan : “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) terhadap kedua orang tuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah, bahkan menyusukan pula selama kurang lebih 2 tahun. Maka dari itu bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Ku sajalah tempat kamu kembali” (QS.31:15). Baca juga : Perhatikan! Ini Usia Pernikahan dalam Islam yang Dianjurkan Manfaat Berbakti Kepada Orang Tua 1. Dipermudah Rezeki Dan Dipanjangkan Umur Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Siapa…
Umroh.com- Menjalankan ibadah tidak hanya melakukan sholat wajib saja, tetapi berpuasa pun dapat menjadi salah satu ibadah sunnah yang bisa kita jalani dan mendapatkan berbagai amalan-amalan jika menjalankannya. Ibadah sunnah sendiri merupakan ibadah yang apabilah kita jalankan akan mendapat pahaladan jika tidak di jalankan tidak akan mendapat dosa pula, contohnya puasa senin kamis. Namun akan lebih baik jika ibadah tersebut di jalankan, mengingat begitu banyak manfaat puasa senin kamis dan kenikmatan yang dapat kita peroleh. Baca juga : Umurnya Hampir Seabad, Ini Masjid Tertua di Dunia Asal – Usul Puasa Senin Kamis Puasa senin kamis memiliki cerita yang cukup menarik sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang mengatakan : “Pintu-pintu surga di buka pada hari senin dan kamis maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu apapun akan di ampuni dosa-dosanya kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai…
Umroh.com – Lahirnya kita di dunia ini tak lepas dari kuasa Allah SWT serta peran kedua orang tua di dalamnya. Ibu dan ayah adalah seorang pahlawan bagi setiap anaknya. Di setiap langkah demi langkah dalam hidup, pasti selalu ada mereka yang mendampingi bahkan rela memberikan segalanya untuk hidup kita. Makna berbakti kepada orang tua juga bisa memperlancar rezeki dan juga kesuksesan Anda kedepannya nanti. Betapa banyak hal yang mereka lakukan untuk kebahagiaan kita agar senantiasa menjadi orang bahagia, sukses, dan taat kepada Allah SWT. Islam sendiri adalah agama yang sangat menjungjung tinggi bakti kepada orang tua atau yang biasa dikenal dengan istilah birrul walidain. Seperti apakah makna berbakti sesungguhnya dalam perspektif islam ? simak jawabannya ! Baca juga : Dalil Sujud Sahwi Bagi yang Sering Lupa dalam Sholat Makna Berbakti Kepada Orang Tua Dalam Ajaran Islam Dewasa ini, mayoritas masyarakat menganggap bahwa berbakti kepada kedua orang tua dapat diwakilkan dengan…
Umroh.com- Pada dasarnya puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus saja dari waktu subuh hingga waktu adzan maghrib. Namun lebih kepada meningkatkan ibadah-ibadah kita selama hidup di dunia dan mendekatkan diri kepada sang pencipta yaitu Allah SWT. Puasa sendiri bukan hanya dilakukan pada saat bulan ramadan saja, tetapi juga ada puasa sunah seperti puasa senin kamis. Anda juga perlu tahu keutamaan puasa senin kamis yang belum banyak orang tahu. Namun ada berbagai macam puasa sunah yang dapat kita jalani dan tentunya dapat mendatangkan pahala bagi kita yang menjalaninya, salah satunya yaitu puasa sunah senin kamis. Menjalankan puasa sunah senin kamis sudah di contohkan langsung oleh Rasulullah SAW, sebab banyak sekali keutamaan yang bisa kita peroleh dari menjalankan ibadah puasa sunah di kedua hari tersebut. Baca juga : Penting! Pahamilah Ayat-Ayat tentang Silaturahmi Anjuran Berpuasa Sunah Puasa adalah amalan yang sangat utama dan di anjurkan. Dengan berpuasa seseorang akan terlepas…
