1
Archive

2019

Browsing

Umroh.com – Percaya kepada hari kiamat merupakan salah satu tanda orang yang beriman. Iman terhadap Allah kerap disandingkan dengan iman kepada hari akhir. Misalnya dalam sebuah sabda Rasulullah, yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim, “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata benaar atau diam”.  Lalu bagaimana pembagian hari kiamat itu sendiri? Berdasarkan pemaparan tim umroh.com, hari akhir atau kiamat artinya berakhirnya kehidupan di dunia, dan manusia akan dibangkitkan untuk dihisab amalnya. Setelah itu, manusia akan ditempatkan di tempat yang sesuai dengan amalnya, yaitu di surga atau neraka.  Hanya Allah yang mengetahui kapan datangnya hari kiamat. Ketika Rasulullah mengabarkan tentang datangnya hari kiamat, banyak orang yang bertanya, bahkan menyangkal. Allah kemudian memerintah Rasulullah untuk menjawab, bahwa hanya Allah yang mengetahui hal tersebut.  Baca juga: Penting! Ini 25 Nama Lain Hari Kiamat Dalam surat Al Ahzab ayat 63 Allah berfirman, “Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit.…

Umroh.com – Hari kiamat disebut juga hari akhir. Karena saat itu merupakan akhir dari waktu, akhir hari di dunia. Tak ada lagi waktu atau dunia yang didiami manusia setelah hari kiamat. Tapi tahukan Anda ternyata ada nama lain dari Hari Kiamat itu sendiri. Berikut penjelasannya. Iman terhadap hari akhir berkaitan erat dengan iman kepada Allah. Seseorang yang mengaku beriman kepada Allah seharusnya juga mengimani adanya hari akhir, dimana alam semesta akan hancur dan manusia akan dihitung amalnya, untuk mengetahui di mana tempat ia akan berdiam di akhirat. Karena itulah iman kepada hari akhir termasuk dalam rukun iman. Baca juga: 3 Akhlaq Baik Rasulullah yang Bisa Diteladani Di dalam Al Quran, banyak disebutkan tentang kebesaran Allah dan hari kiamat. Kata ‘kiamat’ diambil dari kata Yaumul Qiyamah yang artinya hari kebangkitan. Pada saat itu, manusia akan dibangkitkan dari kuburnya untuk dikumpulkan. Lalu segala amal yang telah dilakukan akan dihitung. Nama Lain Hari…

Umroh.com – Tentu banyak umat muslim yang mendambakan pergi ke tanah suci untuk melakukan ibadah, contohnya umroh dan haji. Banyak hal yang harus dipersiapkan supaya Anda bisa berangkat kesana, antara lain dari segi keuangan, kesiapan mental, dan kesehatan. Terdapat 5 vaksin umroh dan haji yang harus Anda lakukan. Selain untuk melindungi Anda, hal ini juga agar ketika pulang Anda tidak membawa virus penyakit. Semua para peserta ibadah haji harus melakukan ini supaya menghindari penyakit dan juga memiliki sertifikasi bahwa Anda sudah melakukan vaksin dan siap berangkat ke tanah suci. Perlu Anda ketahui bahwa penularan penyakit bisa melalui apa saja. Disana juga Anda akan melakukan banyak interaksi dengan orang lain. Karena alasan itulah tindakan vaksin dilakukan. Baca juga : Persiapan Sebelum Ibadah Haji, Apa Saja? 5 Vaksin yang Harus Dilakukan Sebelum Umroh 1. Meningitis Saudi Arabia merupakan salah satu negara yang memiliki risiko terbesar penyebaran penyakit meningitis. Ditambah lagi semua umat…

Umroh.com – Puasa merupakan ibadah yang wajib dilakukan saat bulan Ramadhan untuk menahan diri hawa nafsu dari makanan, minuman maupun hubungan seksual. Maka, selama waktu puasa seseorang dilarang untuk melakukan aktivitas makan, minum, dan aktivitas seksual hubungan badan. Puasa bagian dari bentuk simpati kita, bagaimana bisa menahan semuanya hingga matahari terbenam. Dalam berpuasa kita harus suci dari hadast besar. Lalu apa hukum junub saat puasa? Bolehkah hal tersebut dilakukan? Baca juga: Bolehkah Bertayamum Sebagai Pengganti Mandi Junub? Bolehkan Junub Saat Berpuasa? Berdasarkan pemaparan tim umroh.com, seringkali banyak pertanyaan bolehkah puasa dalam keadaan junub? Apakah membatalkan puasa melakukan itu? Perlu kita ketahui dasar yang membatalkan puasa adalah makan, minum, dan berhubungan seksual. Selain yang disebutkan tadi tidak akan membatalkan puasa. Kita semua pun tahu, salah satu yang membatalkan puasa ialah melakukan jima’ atau bersetubuh dengan suami istri. Namun, bukan berarti aktivitas seksual harus dihentikan sepanjang puasa. Allah Azza wa jalla menerangkan,…

Umroh.com – Maulid Nabi menjadi salah satu perayaan umat muslim yang semarak di Indonesia. Perayaan yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal itu diwarnai dengan beragam kegiatan, yang mengingatkan umat muslim Indonesia kepada kemuliaan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Berikut akan dijelaskan 10 perayaan Maulid Nabi yang unik di Indonesia. Berdasarkan pemaparan tim umroh.com, karena Indonesia memiliki beragam budaya, tentunya ada banyak tradisi Maulid Nabi di masing-masing daerah. Setiap wilayah dan kebudayaan di Indonesia memiliki cara unik untuk mengekspresikan kecintaan mereka terhadap Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Berikut adalah perayaan maulid yang unik di Indonesia. Tradisi Maulid di Indonesia ini menunjukkan keragaman budaya dan tradisi Indonesia. Sekaligus melukiskan betapa umat muslim di Indonesia mencintai Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Namun, kita tetap harus waspada menghindari kegiatan-kegiatan yang mengarah pada kesyirikan ya. Baca juga: Arti, Makna dan Hikmah Tradisi Maulid Nabi Perayaan Maulid Nabi di Indonesia 1. Tradisi Bungo Lado di Padang Pariaman …

Umroh.com – Perayaan memperingati maulid Nabi Muhammad SAW menjadi tradisi dan berkembang luas dalam masyarakat dan kehidupan umat Islam dari berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, jauh sesudah Rasulullah Muhammad SAW wafat. Lalu bagaimana perayaan Maulid Nabi di Pakistan? Terlepas dari pro-kontra saudara-saudara seiman yang anti peringatan Maulid. Siapa yang tidak bergembira atas kelahiran Nabi Akhir Zaman Muhammad SAW. Umat Islam, siapapun dia, dimanapun berada, serta dari aliran madzhab apapun, pasti berbahagia atas dilahirkannya. Sehingga diakui maupun tidak, momen bersejarah ini tetap menjadi momen istimewa bagi setiap Muslim. Bagi umat Islam yang mengekspresikan kegembiraan dan rasa syukurnya atas kelahiran Nabi Muhammad, mereka melukiskannya dalam bentuk perayaan dan acara-acara di negara dan daerah masing-masing. Baca juga: Arti, Makna dan Hikmah Tradisi Perayaan Maulid Nabi Tim umroh.com memaparkan, peringatan ini pertama kalinya dilakukan Raja Irbil yang saat ini berada di wilayah Irak, yakni Muzhaffaruddin al kaukabri pada sekitar abad ke-7 hijriah. Perayaan…

Umroh.com – Bagi seorang muslim tentunya sudah tidak asing lagi mendengar nama maulid nabi, bagi seorang muslim memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW tentu sudah dianggap sebagai semacam tradisi bagi umat muslim di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia dan Malaysia. Lalu bagaimana perayaan maulid nabi di Malaysia? Awal mula peringatan maulid Nabi Muhammad SAW Jika ditelusuri dalam kitab tarikh (sejarah), perayaan maulid Nabi Muhammad SAW tidak ditemukan pada masa dimana para sahabatnya melakukan perayaan maulid Nabi Muhammad SAW, tabiin, hingga tabiit tabiin dan empat imam mazhab (Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafii, Imam Ahmad). Mereka semua adalah termasuk dalam golongan orang-orang yang sangat mencintai dan mengagungkan Nabi Muhammad SAW. Mereka juga termasuk kedalam kalangan yang paling bersemangat dan menghayati dalam setiap ajaran-ajaran yang diwariskan oleh Nabi Muhammad SAW untuk umatnya. Baca juga: Arti, Makna dan Hikmah Tradisi Maulid Nabi Umroh.com merangkum, terdapat pendapat yang berasal dari beberapa kalangan…

Umroh.com – Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan perayaan tradisi umat muslim di seluruh belahan dunia. Hikmah dan makna maulid nabi besar Muhammad SAW menjadi penting untuk dikaji, ditelaah dan diselami agar perayaan dan tradisi untuk memperingati kelahiran baginda Nabi Muhammad tidak sebatas pada seremonial belaka, namun bisa dimakna sebagai filosofi kehidupan. Kira-kira bagaimana sih perayaan maulid nabi di Iran? Berikut penjelasannya. Peringatan ini kali pertama dilakukan Raja Irbil yang saat ini berada di wilayah Irak, yakni Muzhaffaruddin al kaukabri pada sekitar abad ke-7 hijriah. Perayaan itu dilakukan pada bulan Rabi’ul Awal dan dirayakan secara besar-besaran. Tradisi ini kemudian berkembang pesat dan luas di seluruh dunia hingga Indonesia. Bisa dibayangkan, pada zaman rasul, sahabat dan sesudahnya ternyata peringatan maulid nabi tidak ada. Setelah selang waktu sekitar 600 hingga 700 tahun kemudian, tradisi itu muncul. Baca juga: Arti, Makna dan Hikmah Tradisi Maulid Nabi Umroh.com merangkum, dengan adanya seremonial peringatan maulid nabi, umat…

Umroh.com – Betapa istimewanya Rasulullah, hingga pada hari kelahirannya pun diiringi dengan berbagai peristiwa besar saat Maulid Nabi. Berikut adalah peristiwa penting yang terjadi: 1. Keajaiban yang Dialami Ibunda Rasulullah Di hari-hari pertama bulan Rabiul Awal, Siti Aminah yang sedang mengandung merasakan hal-hal ajaib yang terjadi pada dirinya. Seiring dengan membesarnya kandungannya, Siti Aminah merasa sangat tenang dan damai. Ia meyakini bahwa Allah mengirimkan kedamaian dan ketentraman kepadanya. Umroh.com merangkum, di malam kedua bulan Rabiul Awal, Siti Aminah mendapatkan kabar dari Allah bahwa ia akan segera melahirkan dan mendapatkan anugerah yang sangat mulia dan agung. Kemudian malam ketiga bulan Rabiul Awal, barulah Siti Aminah mendapat pesan dari Allah bahwa dari rahimnya akan lahir Nabi yang paling mulia dan agung, yaitu Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Baca juga: Kisah Nabi Muhammad dan Anggur yang Masam Pada malam keempat bulan Rabiul Awal, Aminah mulai mendengar suara zikir dari para malaikat. Suara ini terdengar…

Umroh.com – Maulid Nabi Muhammad SAW atau Maulud adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal. Kata Maulid atau milad dalam Bahasa arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhaammad SAW wafat, secara substansi, peringatan ini adaalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Tapi benarkah Arab Saudi Melarang adanya Maulid Nabi? Ini jawabannya. Umroh.com merangkum, di Indonesia pada umumnya menyambut maulid nabi dengan mengadakan perayaan-perayaan keagamaan seperti pembacaan shalawat nabi, pembacaan syair Barzanji dan pengajian. Dan khususnya di jawa dirayakan dengan perayaan dan permainan gamelan Sekaten, adaaun pawai endhog-endhogan yang dilaksanakan oleh masyarakat Banyuwangi – Jawa Timur. Di luar negeri pun yang mayoritasnya berpenduduk Muslim juga merayakan seperti Malaysia, India, Rusia, dan Kanada. Sedangkan Arab Saudi dan Qatar tidak menjadikan Maulid Sebagai hari libur resmi. Baca juga: Arti, Makna dan Hikmah…