1
Archive

2019

Browsing

Umroh.com – Riba merupakan persoalan yang tak akan pernah ada habisnya untuk dibahas oleh kaum muslimin sampai akhir zaman nanti. Sejak zaman jahiliyah sebelum Rasulullah SAW diutus oleh Allah SWT untuk menjadi Rasul seluruh alam, praktik riba pun sudah marak terjadi hingga saat ini. Maka dari itulah hukum riba wajib kita pahami agar bisa terhindar darinya. Hukum Riba Riba sudah jelas diharamkan oleh Allah SWT. Karena itulah umat muslim tidak diperbolehkan mengambil riba, entah dalam jumlah kecil ataupun dalam jumlah besar. Allah SWT adalah hakim yang seadil-adilnya, maka dari itu hukum riba diharamkan karena dapat merugikan salah satu pihak. Jadi, sangat jelas hukumnya bahawa riba itu haram tanpa toleransi apapun. Baca juga: Inilah 7 Tips Bahagia Dunia dan Akhirat, Apa Saja? Tahap Pengharaman Riba Islam merupakan agama Rahmatan Lil Alamin, maka dari itu Islam mengharamkan riba dan Allah SWT melarang praktek riba lewat firman-Nya yang diturunkan di dalam Al Qur’an.…

Umroh.com – Seiring meningkatnya kesadaran umat Islam untuk memastikan kehalalan uang yang diperoleh dan digunakan, semakin banyak orang yang menuntut ilmu agama dan memahami bahaya riba. Riba ternyata sangat dekat dan banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Ketahuilah macam riba, agar kita bisa menghindari bahkan menjauhkan diri dari riba. Umroh.com merangkum, dalam Islam, riba berarti tambahan yang disyaratkan dalam sebuah transaksi atau akad. Menurut Yusuf al-Qardawi, riba adalah setiap pinjaman yang mensyaratkan tambahan di dalamnya. Jadi ada kelebihan atau selisih antara nilai barang yang diberikan dengan nilai yang diterima. Riba biasanya terjadi dalam transaksi jual beli atau pinjam meminjam. Baca juga: 7 Tips Bahagia Dunia dan Akhirat, Apa Saja? Riba Dilarang oleh Allah Seperti yang bisa kita cermati di surat Al Baqarah ayat 275, Allah berfirman, “Dan Allah telah mengharamkan riba”. Maka jelaslah bahwa mengkonsumsi harta orang lain secara tidak adil dalam riba adalah perbuatan yang dilarang. Allah juga berfirman, “Maka…

Umroh.com – Rasa-rasanya, hampir setiap umat muslim hafal surat Al Ikhlas. Surat ini termasuk surat pendek terpopuler di dalam Al Quran. Sehingga hampir semua umat muslim bisa menghafal dan memahami artinya. Namun, apa saja keutamaan surat al ikhlas? simak penjelasannya. Keutamaan Surat Al Ikhlas 1. Setara dengan Sepertiga Al Quran Tim Umroh.com memaparkan, walaupun singkat, kandungan surat Al Ikhlas sangat besar. Bahkan, surat ini sebanding dengan satu per tiga Al Quran. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah bersabda, “Demi (Allah) yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya surah al-Ikhlas sebanding (dengan) sepertiga Al Quran”. Surat Al Ikhlas memang mengandung nama-nama Allah serta sifat-sifat Allah yang menggambarkan keesaan dan kebesaran Allah. Dijelaskan dalam kitab Fathul Baari, Al Quran terbagi menjadi tiga bagian. Tauhid, hukum syariat Islam, dan berita tentang makhluk.  Baca juga: Kebaikan yang Bisa Diperoleh dari Makna Surat AL Fatihah Surat Al Ikhlas sendiri sarat pesan tentang tauhid.…

Umroh.com – Secara bahasa, ‘Riba’ artinya ‘kelebihan, tambahan, bertambah, atau tumbuh’. Secara istilah, ‘Riba’ adalah sebuah transaksi atau setiap pinjaman yang mensyaratkan di dalamnya tambahan. Sebagaimana dijelaskan oleh Yusuf al-Qardawi.  Dalam kehidupan sehari-hari, riba bisa ditemui pada transaksi jual beli atau pinjam meminjam yang tidak sesuai syariat. Dan, alasan riba dilarang dalam islam ternyata memberikan banyak hikmah.  Baca juga: Inilah 7 Tips Bahagia Dunia dan Akhirat, Apa Saja? Allah Mengharamkan Riba Umroh.com merangkum, di Al Quran, Allah sangat jelas mengharamkan riba. Rasulullah juga sering menjelaskan tentang keharaman riba. Ada banyak ayat dan hadis yang menjelaskan alasan riba dilarang.  Misalnya Allah berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 275, “Dan Allah telah mengharamkan riba”. Al Quran turut menjelaskan alasan riba dilarang karena perbuatan itu sama saja dengan memakan harta benda orang lain secara batil. Sebagaimana firman Allah, “Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, kami haramkan atas mereka (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi…

Umroh.com – Islam merupakan agama rahmatan lil ‘alamin. Barangsiapa mengaku sebagai seorang muslim hendaknya selalu menjalin hubungan baik dengan orang-orang di sekitarnya. Rasulullah bersabda, “Wahai manusia, tebarkanlah salam, berikanlah makan, sambunglah silaturahim, shalatlah pada malam hari ketika orang-orang sedang tidur, kalian akan masuk surga dengan selamat” (HR.Ibnu Majah & At Tirmidzi). Ayat tentang silaturahmi pun tercantum dalam Al Quran. Amalan silaturahmi seharusnya dikerjakan oleh orang beriman. Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tamunya. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka sambunglah tali silaturahim. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka katakanlah yang baik atau diam” (HR.Bukhari). Baca juga: 6 Manfaat Penting dalam Bersilaturahmi Bahkan, mereka yang sengaja memutus silaturahmi akan mendapat balasan berat, yaitu tidak masuk surga. Sebagaimana sabda Rasulullah, “Tidak masuk surga orang yang memutus silaturahmi” (HR.Bukhari & Muslim). Ayat Tentang Silaturahmi di Dalam Al Quran Umroh.com merangkum, ajaran…

Umroh.com – Keutamaan silaturahmi dapat dirasakan bagi diri sendiri maupun orang lain. Dalam bahasa Indonesia, ‘Silaturahmi’ dimaknai sebagai hubungan tali persahabatan atau persaudaraan. Makna ini memiliki arti yang lebih luas, dibandingkan makna ‘silaturahmi (silaturahim)’ dalam bahasa Arab. Apabila kita melakukan silaturahmi, kita akan mendapatkan keutamaan silaturahmi sebagaimana diajarkan dalam Islam. Pengertian Silaturahmi Tim Umroh.com memaparkan, silaturahmi berasal dari kata ‘Silaturahim’, yang terdiri dari dua kata, yaitu ‘Shilah’ dan ‘Ar Rahim’. Arti ‘Shilah’ adalah ‘menyambung’, sementara ‘ar rahim’ berarti ‘rahim wanita’ yang menggambarkan hubungan kekerabatan. Jadi, kata ‘Silaturahmi’ artinya menyambung hubungan kekerabatan. Baca juga: 6 Manfaat Penting dalam Bersilaturahmi Dijelaskan Ibnu Atsir, berbuat baik kepada karib kerabat yang memiliki hubungan nasab atau hubungan pernikahan merupakan bentuk silaturahmi. Amalan ini dilakukan dengan berlemah lembut, berkasih sayang, dan memperhatikan keadaan mereka. Para ulama kemudian menyimpulkan bahwa maksud silaturahmi yang dijelaskan dalam berbagai ayat dan hadis adalah menyambung hubungan persaudaraan dengan seseorang yang memiliki…

Umroh.com – Wirid atau membiasakan lisan selalu berdzikir merupakan cara mendekatkan diri kepada Allah. Salah satu wirid yang banyak diajarkan para ulama adalah rutin membaca surat Al Fatihah. Lalu apa saja manfaat membaca surat Al Fatihah 100 kali? Simak penjelasannya. Tim Umroh.com memaparkan, beberapa ulama yang dikenal mengamalkan dan mengajarkan wirid ini di antaranya KH.Abdurrahman Wahid, KH.Hamim Jazuli (Gus Miek), KH.Achmad Shidiq (salah satu perumus Pancasila), KH.Abdul Hamid, KH.Dalhar, KH.Mundzir, dan sebagainya. Mereka dikenal memiliki spiritualitas tinggi. Beberapa bergelar waliyullah atau kekasih Allah yang makamnya selalu dibanjiri para peziarah. Baca juga: Kebaikan yang Bisa Diperoleh dari Makna Surat Al Fatihah Dijelaskan oleh para ulama tersebut, surat Al Fatihah juga disebut dengan Surat Kafiyah atau surat yang mencukupkan. Karena itu membaca surat Al Fatihah dengan penuh penghayatan, terlebih bila dijadikan dzikir, akan membawa manfaat tersendiri. Salah satu manfaatnya, membawa kecukupan bahkan keajaiban. Cara Wirid Membaca Surat Al Fatihah 100 Kali Agar…

Umroh.com – Silaturahmi membawa banyak manfaat. Di antaranya, memudahkan rejeki dan memperpanjang usia. Namun lebih dari itu, ada penjelasan tentang hukum silaturahmi yang perlu kita ketahui. Hukum Silaturahmi Imam An Nawawi menjelaskan bahwa silaturahmi adalah berbuat baik kepada karib kerabat sesuai dengan keadaan orang yang hendak dihubungkan atau menghubungkannya. Menyambung tali silaturahmi bisa dilakukan melalui harta, memberi bantuan berupa tenaga, meluangkan waktu berkunjung, memberi salam, dan sebagainya. Umroh.com merangkum, silaturahmi merupakan aktivitas penting yang diperintahkan Allah dan RasulNya. Jadi, hukum silaturahmi adalah wajib. Barangsiapa tidak melaksanakan akan dianggap berbuat dosa. Bahkan menurut para ulama, memutus tali silaturahmi termasuk satu dari sepuluh dosa besar. Baca juga: 6 Manfaat Silaturahmi yang Wajib Diketahui Bukhari dan Muslim meriwayatkan sebuah hadits. Rasulullah suatu ketika bertanya pada para Sahabat, “Maukah kalian aku beritahu tentang dosa terbesar di antara dosa-dosa besar?” Beliau mengulangi pertanyaannya sebanyak tiga kali. Maka para sahabat menjawab: “Mau, ya Rasulullah”. Nabi Shallallahu…

Umroh.com – Istigfar adalah kalimat istimewa dalam islam. Istigfar artinya ialah memohon ampun kepada Allah SWT atas dosa yang telah diperbuat. Karena sejatinya Setiap manusia selain Rasul Allah pasti banyak melakukan dosa. Bahkan Sang teladan utama, Rasulullah saw yang sudah dijamin masuk surga oleh Allah SWT pun ternyata adalah orang yang paling banyak beristighfar. Itu hanya salah satu dari keutamaan istigfar setiap saat yang sudah banyak orang tahu. Beliaupun mengakhiri hidupnya pun dengan istighfar. Meski beliau telah dijamin mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Karena sesungguhnya terdapat keistimewaan dan keutamaan penting jika amalan ini dilakukan setiap saat selagi kita masih hidup di dunia yang nantinya akan menjamin pula kebahagiaan dan kedamaian hidup kita kelak di akhirat. Baca juga : Inilah Beberapa Jejak Nabi Daud yang Dapat Ditelusuri Istighfar Menjadikan Hidup Indah Dan Menyenangkan َ Beristighfarlah kepada Allah SWT serta bertaubatlah kepadaNya, niscaya ia akan memanjangkan kehidupanmu dalam kehidupan yang baik sampai…

Umroh.com – Berbakti kepada orang tua merupakan ajaran Islam yang tinggi dan mulia. Berbakti kepada orang tua ialah pondasi dan dasar seorang hamba meraih ridho Allah SWT. Berbakti kepada orang tua merupakan hak kedua orang tua yang harus dilaksanakan anak, sesuai dengan perintah Islam, sepanjang kedua orang tua tidak memerintahkan atau menganjurkan anak-anaknya untuk melakukan hal-hal yang dibenci dan dilarang Allah SWT karena itu salah satu dari keutamaan berbakti kepada orang tua. Seorang anak harus berbakti kepada orang tuanya, itu adalah wajib hukumnya. Bila tidak dilaksanakan berarti ia berdosa karena melanggar kewajiban tersebut. Dalam hal ini Allah SWT tidak hanya serta merta memerintahkan dan mewajibkan seorang anak untuk berbakti pada orang tua melainkan terdapat keutamaan di dalamnya. Diantaranya ialah : Baca juga : Inilah Asal Usul Ibadah Thawaf Dalam Haji Keutamaan Dan Kebaikan dari Berbakti Kepada Orang Tua 1. Amalan Paling Utama Berbakti kepada orang tua adalah amalan yang paling…