Abu Musa Al Asy’ari adalah nama kunyah dari Abdullah bin Qays. Setelah mendengar kabar keberadaan utusan Allah penyebar tauhid di Mekah, ia segera meninggalkan kampung halamannya di Yaman. Umroh.com merangkum, selama di Mekah, beliau banyak menghadiri majelis Rasulullah. Di situlah pengetahuan sekaligus keimanannya meningkat. Ilmu-ilmu dari Rasulullah dibawanya ke Yaman, untuk diajarkan pada orang-orang di kampung halamannya. Ia pun berhasil mendakwahkan Islam kepada beberapa orang. Baca juga: Inilah Al-Khazani, Ilmuwan Islam Penemu Teori Gravitasi Mengenal Sosok Abu Musa Ketika kaum muslimin Mekah hijrah ke Habasyah, dirinya ikut menyertai. Saat berada di Yaman, beliau mendengar kabar bahwa Rasulullah meninggalkan kota Mekah untuk berhijrah. Dia memutuskan untuk ikut dengan mereka bersama dua orang kakaknya, Abu Burdah dan Abu Ruhm, serta sekitar 50 orang dari Yaman. Mereka menuju Habasyah berkendara perahu. Di Habasyah, dia beserta rombongan tinggal bersama kaum muslimin. Setelah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam hijrah ke Madinah, rombongan Abu Musa juga…
Al Bastakiya dikenal sebagai Distrik Bersejarah Al Fahidi di Dubai. Wilayah ini merupakan pemukiman tradisional Emirati tertua yang dibangun pada tahun 1690-an. Berkeliling Al Bastakiya akan membuat kita mengetahui kekayaan budaya yang ada di Dubai. Sangat kontras dari kesan modern dan futuristik. Di sini kita akan memperoleh ketenangan. Sehingga siapapun wajib berkunjung, termasuk para pecinta sejarah. Banyak wisatawan yang melakukan tur di Al bastakiya dengan berjalan kaki, menikmati atmosfer masa lalu Dubai yang mempesona. Baca juga: Kisah Tertutupnya Gerbang Emas Menuju Masjidil Aqsha Menyusuri Sungai Dubai Menuju Al Bastakiya Umroh.com merangkum, dahulu Uni Emirat Arab dikenal sebagai produsen mutiara. Selain itu, Uni Emirat Arab juga menjadi tempat persinggahan para pedagang yang bepergian dari Persia ke Roma, pedagang yang melalui Jalur Sutra di Cina, Portugis ke Afrika, dan para pedagang rempah dari India ke Inggris. Sementara itu, Dubai menjadi wilayah ramai karena keberadaan sungai Dubai yang menjadi tempat persinggahan perahu-perahu dagang. …
Perhatikan detil bangunan di Iran. Kita akan menemukan banyak motif dan corak indah di istana, madrasah, rumah, hingga masjid. Corak dan motif khas Iran itu seakan menghipnotis wisatawan dengan keindahannya. Corak yang banyak dijumpai berwarna hijau dan biru, berpadu dalam mozaik di dinding-dinding bangunan atau jendela. Banyak traveler dunia yang mengakui bahwa corak bangunan di Iran adalah salah satu tradisi dunia yang indah dan inspiratif. Baca juga: Terkuak! Ini 10 Fakta Menarik tentang Iran Umroh.com merangkum, salah satu bangunan yang bisa dinikmati keindahannya adalah masjid. Karena masjid merupakan tempat ibadah, maka bangunannya terbuka untuk umum, dan kita bisa menikmatinya dengan leluasa. Mengunjungi masjid-masjid di Iran, kita akan terpesona dengan ubin-ubin bercorak tradisional yang menghiasi dindingnya. Ubin tersebut memiliki motif dan pola yang indah, yang seringkali terinspirasi oleh budaya Islam dan Persia. Masjid Terindah di Iran 1. Masjid Nasir Al Mulk Terletak di Shiraz, masjid ini juga dikenal sebagai Masjid Pink.…
Islam memberi pedoman hidup bagi seluruh manusia. Segala aspek diatur agar hidup kita berkualitas. Salah satunya adalah hubungan orang tua dan anak. Al Quran dan Hadis sering memaparkan pentingnya berbakti kepada orang tua. Islam sangat memperhatikan posisi orang tua. Pentingnya Berbakti kepada Orang Tua 1. Berlaku Santun kepada Orang Tua Umroh.com merangkum, islam mengajarkan kita agar senantiasa berperilaku santun kepada orang tua. Kita dilarang berkata kasar, bahkan mengatakan ‘Ah’ tidak dibolehkan. Perintah ini tercantum dalam Surat Al Isra ayat 23-24. Allah berfirman, “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia”. Baca juga: Perhatikan Baik-baik! Ini Adab Orang Tua kepada Anaknya 2. Berbuat Baik kepada…
Memiliki sejarah yang panjang, Iran menjadi salah satu negara yang menarik untuk dikunjungi. Ratusan kerajaan pernah menguasai wilayah Iran, dan hal ini membuat banyak peninggalan arsitektur, budaya, dan seni bisa ditemui di Iran. Tak heran, Iran dikenal dengan hasil karya yang berkualitas tinggi, serta kekayaan etnisnya. Wisatawan yang datang ke Iran bisa menikmati keindahan alam, arsitektur, serta sedapnya kuliner di sana. Lalu, apa saja sih fakta menarik tentang negara Iran itu sendiri? Fakta Menarik Negara Iran 1. Tidak Menggunakan Bahasa Arab Umroh.com merangkum, masih banyak yang menyangka bahwa orang-orang Iran adalah orang Arab, dan mereka berkomunikasi dengan bahasa Arab. Padahal orang-orang Iran bukan orang Arab, melainkan berasal dari ras Indo-Eropa (Arya) dan mereka menggunakan bahasa Farsi atau Persia. Memang ada kemiripan antara bahasa Farsi dan bahasa Arab. Tetapi kedua bahasa tersebut tidak sama. Baca juga: Mengejutkan! Begini Alasan Wanita Iran Melepas Hijab 2. Menjadi Tempat Lahirnya Peradaban Tertua di Dunia Empat…
Sejak revolusi Islam di Iran pada tahun 1979, gerak wanita di muka umum semakin terbatas. Seiring waktu berjalan, wanita di Iran menunjukkan keberatannya jika pemerintah juga mengatur cara berpakaian, yang dianggap sebagai wilayah pribadi. Belakangan, semakin marak protes yang dilakukan oleh wanita Iran penentang aturan berbusana di sana. Aksi Lepas Hijab di Iran Umroh.com merangkum, pada tahun 2017, seorang wanita bernama Viva Mohaved ditangkap karena aksi melepas hijab. Aksi serupa juga dilakukan Narges Hosseini di tahun 2018. Kemudian diikuti aksi solidaritas dari mereka yang memprotes penangkapan kedua wanita itu. Mereka memenuhi jalanan Teheran, atau berfoto tanpa hijab dan mengunggahnya di media sosial dengan tagar “Gadis Jalan Enghelab”. Enghelab adalah jalan lokasi Mohaved beraksi sebelumnya. Baca juga: Mengenal Lubna, Sosok Wanita Muslim dari Spanyol Pusat Studi Strategis Iran memaparkan data, sebanyak 34 persen warga Iran di tahun 2006 meyakini bahwa pemerintah tidak seharusnya mengatur apa yang dikenakan perempuan. Selanjutnya di tahun…
Yerusalem menyimpan begitu banyak kisah. Salah satu kota tertua di dunia ini memiliki banyak tempat religi bersejarah bagi umat Islam, Nasrani, maupun Yahudi. Area yang paling bersejarah berada di Kota Lama Yerusalem. Wilayah itu dikelilingi tembok yang tinggi dan panjang, termasuk Gerbang Emas. Tembok setinggi 12 meter serta panjang 4 meter itu sempat dibangun kembali pada tahun 1535 oleh kesultanan Ottoman. Masa pembangunan Gerbang Emas masih misterius. Ada yang meyakini bahwa gerbang dibangun pada akhir masa kekuasaan Bizantin. Namun ada yang meyakini pembangunannya di awal masa kekhalifahan Umayyah. Baca juga: Menelusuri Bangunan yang Ada di Komplek Masjidil Aqsha Gerbang Emas, yang Memiliki Arti Penting Bagi Umat Islam Umroh.com merangkum, bagi umat Islam, ada gerbang yang sangat bermakna dan bersejarah, karena memberi akses langsung ke Masjidil Aqsha. Gerbang yang berada di sebelah timur Al Haram Asy Syarif itu adalah Gerbang Emas (Golden Gate) atau Gerbang Rahmat (Sha’ar Harachamim). Nama lainnya, Bab…
Termasuk salah satu rukun Islam, haji merupakan ibadah dengan urutan amalan tertentu dan di tempat tertentu. Ibadah yang dilakukan pada bulan Dzulhijjah ini secara berurutan dimulai dari ihram, beribadah di padang Arafah, melontar jumrah, thawaf, sa’i, hingga tahallul. Lalu apa makna haji itu sendiri? Umroh.com merangkum, berbeda dengan rukun Islam yang lain, ada banyak persiapan yang harus dilakukan seorang muslim sebelum berangkat haji. Mulai dari persiapan fisik dan spiritual, hingga persiapan materi dan ilmu pengetahuan. Baca juga: Ucapan Haji Mabrur untuk Mereka Sepulang dari Berhaji Makna Haji Ibadah haji yang sangat ditunggu-tunggu setiap muslim ini mencakup beragam ritual dan aktivitas. Di Baitullah dan Mekah, umat muslim dari penjuru dunia berkumpul untuk melaksanakan perintah Allah. Dalam aktivitas ibadah ini, yang diperlukan bukan hanya niat untuk beribadah, namun juga kebijaksanaan saat berkumpul dengan manusia lain. Haji bisa menjadi media untuk menyatukan umat Islam dari seluruh dunia. Tidak seperti hari raya Idul Fitri, Idul…
Almarhum Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan ingin menyampaikan pesan kedamaian Islam melalui sebuah masjid yang bernama Masjid Agung Sheikh Zayed. Beliau berharap masjid ini menjadi referensi bagi arsitektur modern Islam yang menghubungkan sejarah masa lalu dengan kehidupan modern. Selain menjadi tempat untuk mempelajari nilai-nilai keislaman. Masjid Agung yang Megah Dengan totalitas beliau, Masjid Agung Sheikh Zayed dinobatkan sebagai masjid terbesar ketiga di dunia setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Masjid ini dibangun di area seluas 12 hektar, dan bisa menampung 41.000 jamaah di waktu yang sama. Demi mengumpulkan bahan bangunan terbaik, perancang masjid pun mengambil material dari berbagai negara. Ada Selandia Baru, Maroko, Mesir, Turki, Yunani, Pakistan, Italia, Jerman, Austria, China, dan India. Baca juga: Ini Kisah Mengejutkan di Balik Masjid Tertua di India Destinasi Wisata Favorit Umroh.com merangkum, masjid Agung Sheikh Zayed merupakan bagian dari wisata Abu Dhabi. Banyak wisatawan datang ke masjid ini untuk beribadah dan mengagumi…
Kelahiran peradaban modern tak lepas dari peran Ibnu Tufail. Nama lengkapnya Abu Bakar Muhammad bin Abdul Malik bin Muhammad bin Ibnu Thufail Al-Qaysi. Karya-karya filsuf sekaligus dokter itu memberikan sumbangan besar bagi perkembangan peradaban manusia hingga kini. Terutama di bidang filsafat, sastra, kedokteran, dan psikologi. Di bidang sastra dan filsafat, beliau sangat dikenal lewat karyanya yang berjudul Hayy ibn Yaqdhan. Novel filosofis yang juga dikenal oleh dunia barat dengan judul Philosophus Autodidactus. Mengenal Sosok Ibnu Tufail Ibnu Tufail adalah keturunan suku Arab Kays. Suku yang terkemuka, sehingga dirinya mendapat kemudahan untuk mengakses fasilitas belajar. Beliau juga sering disebut Al Andalusi atau Al Kurtubi Al Isybili. Orang-orang Eropa biasa memanggilnya Abubacer. Baca juga: Bisa Jadi Solusi, Ini Jaminan Kesehatan Menurut Islam Beliau dikenal sebagai seseorang yang memiliki semangat besar untuk menuntut ilmu. Semangat itu menuntunnya menjadi ilmuwan muslim penguasa berbagai bidang ilmu, seperti filsafat, kedokteran, matematika, astronomi, dan psikologi. Novel Filosofis…
