1
Archive

2019

Browsing

Setiap jiwa yang hidup di dunia pasti akan mati dan kembali kepada sang pencipta. Sebagaimana Allah swt pernah berfirman yang artinya : “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan” (QS. Ali ‘Imran : 185) Apa yang dilakukan saat ziarah kubur? Umroh.com merangkum, salah satu cara agar kita senantiasa mengingat Allah, mengingat akan kematian serta percaya akan hari akhir ialah dengan cara melakukan ziarah kubur. Ziarah kubur ialah termasuk di antara dari banyak nya amalan yang dianjurkan dalam Islam. Mengunjungi makam lalu melantunkan dzikir dan doa-doa menjadi sarana (wasilah) seorang hamba untuk menghormati para pendahulu, mendoakan mereka, atau merenungi hidup yang kelak pasti akan berakhir. Baca juga: Kisah Rasulullah Mengelola Kekayaan Alam Dalam berziarah tentunya ada yang namanya ketentuan sesuai dengan syariat…

Taukah Anda? Ternyata Tak hanya di dunia nyata maupun di negeri dongeng saja istana surga itu benar adanya, namun dalam surganya Allah SWT terdapat istana dimana siapapun yang melihatnya pasti menginginkan agar dapat masuk ke tempat tersebut. Nah mungkin Anda salah satu dari ratusan juta orang tersebut. Tetapi untuk masuk ke istana tersebut Anda tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak seperti misalnya Anda membangun rumah yang megah di dunia, kuncinya hanya satu yaitu perbanyaklah ibadah. Baca juga: Inilah Makna Surga yang Sebenarnya dalam Al Quran Sesuai dengan yang diperintahkan Rasulullah SAW kepada umatnya tentang amalan-amalan yang apabila dilakukan oleh manusia, maka Allah SWT akan membangunkan sebuah istana untuknya di surga. Amalan yang Harus Dilakukan untuk Mendapat Istana di Surga [xyz-ihs snippet=”Iframe-Package”] 1. Membangun masjid karena Allah Umroh.com merangkum, sesuai dengan hadits Rasulullah SAW “siapa yang membangun satu masjid untuk Allah maka Allah akan membangunkan untuknya satu rumah di surga.” (Muttafaq’alaih)…

Amirul Mukminin Umar bin Abdul Aziz, begitulah sekiranya rakyat memanggilnya. Seorang pemimpin yang sholeh, kharismatik, bijaksana, dan dekat dengan rakyatnya. Sosoknya yang begitu melegenda tentu membuat hati penasaran untuk mengenalnya. Berbagai peristiwa pada masa pemerintahannya menimbulkan rasa cinta untuk selalu meneladaninya. Mengenal Sosok Umar bin Abdul Aziz Umroh.com merangkum, nama lengkapnya Abu Hafsh, Umar bin Abdul Aziz bin Marwan bin Al- Hakam bin Abu Al-Ash bin Umayyah bin Abd Syams bin Manaf. Lahir pada tahun 63 H. Merupakan sosok yang benar- benar layak di beri gelar pemimpin orang – orang yang beriman. Ayahnya bernama Abdul Aziz bin Marwan, yang merupakan salah seorang dari gubernur Klan Umayah. Sedangkan ibunya bernama Ummu Ashim binti Ashim bin Umar bin Khatab. Baca juga: Panutan! Ini Kesederhanaan Umar bin Abdul Aziz yang Jadi Teladan Beliau merupakan khalifah ke 8 Dinasti Bani Umayyah. Beliau menjadi khalifah pada usia 36 tahun dan masa pemerintahannya cukup singkat, yakni…

Zakat maal berbeda dengan zakat fitrah. Kata maal berasal dari bahasa Arab yang berarti harta. Harta merupakan segala sesuatu yang kita inginkan dan miliki setiap manusia. Jadi zakat maal adalah mengeluarkan sebagian harta yang kita miliki untuk berbagi kepada orang yang lebih membutuhkan. Ingatlah pada dasarnya semua harta yang kita dimiliki adalah milik Allah karena itu merupakan rezeki atau titipan dariNya. Sebagian dari harta yang kita dimiliki ada milik orang lain, untuk itu diwajibkan berzakat. Allah sudah menyerukan kita untuk menyisihkan atau menafkahkan sebagian harta kita dijalan Allah. Baca juga: Syarat melakukan Zakat Maal 1. Islam Umroh.com merangkum, zakat mal ini hanya diambil dari kaum Muslimin dan tidak diambil dan tidak diterima dari kaum kafir , baik kafir harbi maupun kafir dzimmi; karena firman Allâh Azza wa Jalla : “Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Allâh dan Rasul-Nya dan mereka…

Zakat fitrah adalah zakat wajib yang harus dikeluarkan sekali setahun yaitu saat bulan ramadhan menjelang idul fitri. Pada prinsipnya, zakat fitrah haruslah dikeluarkan sebelum sholat idul fitri dilangsungkan. Hal tersebut yang menjadi pembeda zakat fitrah dengan zakat lainnya. Makna Zakat Fitrah Umroh.com merangkum, zakat fitrah berarti menyucikan harta, karena dalam setiap harta manusia ada sebagian hak orang lain. Oleh karenanya, tidak ada suatu alasan pun bagi seorang hamba Allah yang beriman untuk tidak menunaikan zakat fitrah karena telah diwajibkan bagi setiap muslim, laki-laki maupun perempuan, orang yang merdeka atau budak, anak kecil atau orang dewasa. Ini perkara yang telah disepakati oleh para ulama. Baca juga: Agar Sah dan Diterima, Begini Bunyi Doa Zakat Fitrah Zakat fitrah dapat disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat terpercaya di Indonesia. Zakat fitrah dapat dikeluarkan sebelum waktu sholat idul fitri di hari-hari terakhir bulan suci ramadhan. Itulah dasar pokok yang membedakan zakat fitrah dengan sedekah-sedekah lainnya.…

Bagi seorang muslim tentunya sudah harus mengetahui apa itu dari rukun iman, rukun iman bagi seorang muslim wajib untuk diketahui dan diterapkan dalam kehidupannya sehari-hari, karena itu merupakan sebuah keyakinan dalam hati seorang muslim. Para ulama juga menjelaskan bahwa Iman adalah keyakinan dengan hati, ucapan dan lisan, dan amalan dengan anggota badan. Pengertian Rukun Iman Umroh.com merangkum, penjelasan dari Bahasa Arab, iman artinya “percaya”. Pengertian iman lainnya adalah pengakuan yang melahirkan sikap menerima dan tunduk. Beberapa ulama mazhab Hanafi juga mengatakan bahwa iman itu adalah pengakuan dengan lisan dan pembenaran dengan hati. Jadi dapat disimpulkan bahwa iman adalah membenarkan dengan hati, kemudian diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan tindakan (perbuatan). Baca juga: Wajib Dipahami, Ini Makna Tersembunyi dari Rukun Islam Penjelasan mengenai apa itu rukun iman sendiri adalah pondasi keimanan dari seorang muslim, tentunya semua orang muslim harus mengamalkan rukun iman tersebut dengan yakin dan percaya mengenai hal-hal yang bersangkutan…

Paspor adalah merupakan dokumen perjalanan yang memuat identitas diri pemegangnya. Paspor secara umum memuat identitas yang terdiri dari : nama pemegang, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, warga negara dan tidak kalah penting adalah Nomor dan masa berlaku Paspor. Dokumen tersebut diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan perwakilan RI di luar negeri. Paspor ini hanya diberikan kepada Warga Negara Indonesia. Baca juga: Jarang Diketahui, Ini Fungsi Lain dari Paspor Pengertian dan Jenis Paspor Umroh.com merangkum, paspor ini berisi 24 atau 48 halaman dan berlaku selama 5 tahun. Namun paspor yang diterbitkan oleh perwakilan RI di luar negeri lazimnya menerbitkan paspor dengan jangka waktu 3 tahun dan dapat diperpanjang 2 tahun setelahnya. Paspor RI merupakan dokumen milik negara yang dapat dibatalkan atau dicabut sewaktu-waktu oleh negara tanpa pemberitahuan. Paspor ini diterbitkan bilingual dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Atau lebih dikenal dengan surat perjalanan yang harus dimiliki…

Pada dasarnya prinsip Rukun Islam itu sama dengan rukun iman yang mana harus dipelajari oleh semua umat muslim agar mereka tahu sehingga bisa mengamalkan dengan sebaik-baiknya. Jika seseorang sudah meyakini rukun iman berdasarkan ajaran agama Islam dengan sebaik-baiknya iman, maka kita harus ikuti dengan rukun islam supaya menjadi seorang muslim yang sempurna keimanannya. Makna Rukun Islam Umroh.com merangkum, rukun Islam sama halnya dengan rukun iman yang merupakan prinsip-prinsip dan amalan yang harus diketahui dan dilakukan bagi seorang muslim. Apabila rukun iman dilakukan setelah anda mengimani ajaran agama islam, maka rukun islam justru harus anda lakukan agar menjadi seorang muslim yang sempurna. Kenapa bisa seperti itu? Baca juga: Serba-serbi Sholat Dhuha Rukun islam dan rukun iman cukup berbeda, dimana rukun islam lebih banyak diwujudkan berupa gerakan dan perbuatan fisik. Sedangkan rukun iman cenderung diwujudkan melalui keyakinan hati dan perubahan pola pikir, dari yang belum mengenal islam, menjadi lebih mendalami dan memahami…

Zakat merupakan amalan wajib yang disyariatkan Agama Islam. Zakat sendiri berarti sejumlah harta yang dikeluarkan oleh umat muslim untuk diberikan pada penerima zakat sesuai dengan ketentuan syariah yang berlaku. Zakat termasuk dalam salah satu rukun Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Islam dibangun di atas lima dasar; Mentauhidkan Allah (bersyahadat Laailaahaillallah dan Muhammad Rasulullah), mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan berangkat Haji.” (HR. Muslim). Baca juga: Punya Makna Mendalam, Ini Bunyi Hadist soal Zakat Umumnya umat Islam menunaikan zakat terutama pada bulan Ramadan. Hal tersebut dilakukan karena zakat dianggap sebagai salah satu amalan yang berpahala besar apalagi apabila dilakukan di bulan yang suci. Namun tahukah kamu apakah sesungguhnya yang dimaksud dengan zakat dan bagaimana hukumnya? Hukum Zakat Umroh.com merangkum, zakat merupakan salah satu amalan yang hukumnya wajib. Pengertian zakat menurut Pedoman Zakat Seri Ketiga Fikih Zakat Departemen Agama adalah sesuatu yang diberikan orang sebagai hak Allah kepada yang berhak…

Bagi orang islam tentunya diwajibkan untuk bersedakah dan berzakat jika orang tersebut memiliki harta yang lebih dan mampu untuk mengeluarkan zakat. Kata zakat sendiri ditinjau dari sisi Bahasa arab yang memiliki beberapa makna, diantaranya sepereti berkembang, berkah, banyaknya kebaikan dan menyucikan. Sedangkan untuk zakat dalam istilah fiqih memiliki arti sejumlah harta terttentu yang diambil dari harta tertentu dan wajib diserahkan kepada orang tertentu. Zakat tersebut dijadikan nama untuk harta yang telah diserahkan tersebut, Karena harta yang dizakati akan terus berkembang dan semakin bertambah jika kita memberikan harta yang kita punya. Syekh Taqiyuddin Abu Bakar bin Muhammad al-Hishni berkata : “Disebut zakat karena harta yang dizakati akan berkembang sebab berkah membayar zakat dan doa orang yang menerima.” Allah SWT berfiman “Dan apa yag kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai ke Ridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipatgandakan pahalanya.” (Qs. Ar-Rum : 39). Baca juga: 9…