1
Serba-serbi Ramadhan

5 Keistimewaan Puasa Ramadhan Bagi Umat Muslim

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr
Advertisements
webinar umroh.com

Umroh.com – Umat Islam mendapatkan lima keistimewaan saat menjalankan puasa Ramadhan. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa umat Islam mendapatkan lima keistimewaan dengan datangnya bulan Ramadhan. Berikut keistimewaan puasa ramadhan yang wajib diketahui.

Sebagaimana beliau tegaskan dalam hadits berikut ini: 

أُعْطِيَتْ أُمَّتِي خمسَ خِصَالٍ في رَمَضَانَ لَمْ تُعْطَهُنَّ أمَّةٌ من الأُمَمِ قَبْلَهاَ

“Di bulan Ramadhan umatku diberi lima keistimewaan yang tidak diberikan kepada umat-umat sebelumnya.” 

Baca juga: Ini Hikmah Puasa yang Akan Dirasakan!

5 Keistimewaan Puasa Ramadhan

Umroh.com merangkum, adapun lima keistimewaan tersebut yang disebutkan dalam hadits adalah sebagai berikut:

1. Bau mulut orang berpuasa lebih baik dari minyak misik

Sebagaimana dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda,

 “Bau mulut orang yang berpuasa di hadapan Allah lebih baik dari pada minyak misik.”

webinar umroh.com

Memang kalau secara jujur kita pun mengakui bahwa bau mulut orang yang berpuasa tidak sedap. Hal tersebut terjadi karena produksi air liur dalam mulut dan saluran pencernaan berkurang sehingga menjadi lebih kering. Akibatnya timbul halitosis atau bau mulut yang khas yang tak jauh berebeda dengan ketika kita baru bangun tidur.

Hanya di Umroh.com, Anda akan mendapatkan tabungan umroh hingga jutaan rupiah! Yuk download aplikasinya sekarang juga!

Adapun salah satu kiat untuk mengatasinya adalah perbanyak konsumsi air putih selama berbuka hingga sahur. Kiat lain adalah menggosok gigi sehabis sahur atau paling akhir sebelum masuk waktu dzuhur.

Meski demikian, bau mulut yang tak sedap juga bisa menjadi pembeda antara orang yang berpuasa dengan yang tidak. Maka, dengan bau seperti itu orang yang berpuasa akan lebih banyak diam sehingga tidak berbicara yang tak perlu.

2. Orang yang berpuasa dimintakan ampunan oleh malaikat

Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda,

وَتَسْتَغْفرُ لَهُمْ اْلمَلاَئِكَةُ حَتىَّ يُفْطِرُوْا 

“Orang-orang yang berpuasa semuanya dimintakan ampunan oleh para malaikat hingga mereka berbuka.”

Terdapat keistimewaan lain yang menjadi keuntungan besar bagi mereka yang berpuasa. Yakni mendapatkan doa dari malaikat yang tak kenal bermaksiat kepada Allah SWT. Dan doa dari malaikat akan mudah dikabulkan. Karenanya para malaikat akan mendoakan ampunan bagi orang-orang yang puasa saat imsak sampai berbuka puasa.

Oleh karena itu di bulan puasa ini kita mendapat anugerah dimana para malaikat mendoakan orang-orang yang berpuasa secara terus menerus dari saat imsak hingga saat berbuka yang durasinya mencapai kira-kira 14 jam. Bahkan kita sendiri tak mampu melakukan istighfar secara terus menerus hingga selama itu.

3. Setan dibelenggu

وَتُصَفَّدُ فِيْهِ مَرَدَّةُ الشَّياَطِيْنِ ، وَلاَ يُخْلِصُوْنَ فِيْهِ إِلَى مَا كاَنُوْا يُخْلِصُوْنَ فِي غَيْرِه 

“Di bulan ini para setan dibelenggu yang semuanya tidak bisa lepas seperti di bulan lainnya.”

Mungkin kamu akan merasakan di bulan Ramadhan, rasanya malas untuk melakukan apa saja kecuali ibadah. Tanpa kita sadari, semangat beribadah di bulan Ramadhan pun meningkat dibandingkan saat di luar Ramadhan. Hal ini lantaran setan-setan dibelenggu sampai Ramadhan berakhir.

Allah memberikan kemurahan hati-Nya dalam memberikan kesempatan kepada kita untuk menambah amal kebaikan. Mungkin di luar Ramadhan kita lebih banyak berpikir soal duniawi, tetapi saat Ramadhan tiba, cobalah hanya untuk memikirkan akhirat.

Mau jadi tamu Allah di Tanah Suci? Yuk temukan paketnya cuma di Umroh.com!

[xyz-ihs snippet="Iframe-Package"]

4. Surga diperindah untuk orang yang berpuasa

وَيُزَيِّنُ اللهُ لَهُمْ كُلَّ يَوْمٍ جَنَّتَهُ، ثُمَّ يَقُوْلُ : يُوْشِكُ عِبَادِيْ الصَّائِمُوْنَ أَنْ يُلْقُوْا عَنْهُمْ الْمَئُونَةَ وَاْلأَذَى وَيَصِيْرُوْنَ إِلَيْكَ

“Setiap hari di bulan Ramadhan Allah memperindah surga untuk orang-orang yang berpuasa. Kemudian Allah berfirman: “Para hamba-Ku yang melakukan puasa hampir menemukan hasil dan jerih payahnya hingga sampai kepadamu (wahai surga).”

Keistimewaan selanjutnya adalah Allah menghiasai surga dengan indah untuk menyambut para hamba-Nya yang berpuasa menunjukkan bahwa ibadah puasa memiliki nilai spiritualitas yang sangat tinggi.

Kepada surga Allah berfirman, “Para hamba-Ku yang berpuasa hampir menemukan hasil dari jerih payahnya hingga sampai kepadamu.”

Dengan ini mengandung arti bahwa balasan bagi orang-orang yang berpuasa adalah surga karena memang ibadah puasa hanya untuk Allah SWT. Sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari:

 “Semua amal manusia adalah miliknya, kecuali puasa, sesungguhnya ia adalah milik-Ku dan Aku yang akan memberikan balasannya.”

5. Akhir malam bulan Ramadhan adalah saat Allah memberikan ampunan

“Dan di akhir malam bulan Ramadhan Allah memberikan ampunan. Kemudian Rasul Shalallahu Alaihi Wassalam ditanya, apakah itu malam Lailatul Qodar? Beliau menjawab: “Bukan, hanya saja bagi orang yang beramal maka akan mendapatkan pahala ketika sudah usai mengerjakannya.”

Keistimewaan yang terakhir yakni Allah mengampuni orang-orang berpuasa pada setiap akhir malam, dan itu bukan merupakan lailatul qadar. Lailatul qadar adalah satu hal dan ampunan Allah pada setiap akhir malam di bulan Ramadhan merupakan hal lainnya. Artinya Orang-orang berpuasa berhak mendapatkan ampunan sebagai imbalan ibadahnya kepada Allah SWT. Sedangkan Lailatul qadar diberikan kepada orang-orang tertentu sesuai dengan pilihan Allah sendiri.

Punya rencana untuk berangkat umroh bersama keluarga? Yuk wujudkan rencana Anda cuma di Umroh.com!

Maka beruntunglah bagi yang mendapatkan ampunan dan juga lailatul qadar. Karena nilainya lebih tinggi daripada kebadikan seribu bulan. Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan dari Abi Hurairah bersabda:

 مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ 

“Barang siapa menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan semata-mata karena Allah dan mengharap ganjaran dari pada-Nya, maka diampunilah dosa-dosanya yang telah lewat.”

 Bersyukurlah kita sebagai umat muslim yang dapat merasakan kenikmatan dan kebaikan bulan Ramadhan. Semoga kita bisa bertemu dengan Ramadhan selanjutnya dan beribadah semaksimal mungkin. Aamiin!