play-store

Download GRATIS Mobile App

Bisa UMROH GRATIS, Cek Jadwal Sholat dan Al Quran Digital

Unduh
 
1
Fashion

7 Tips Beribadah di Masjidil Haram

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Masjidil Haram jadi salah satu tujuan utama jamaah haji maupun umroh. Sebelum beribadah di sana ada beberapa Tips Beribadah di Masjidil Haram.

Pasalnya banyak keistimewaan beribadah di sana. Dari segi pahala, beribadah di sana memiliki keutamaan 100.000 kali lipat dibanding beribadah di masjid lainnya. Tidak heran banyak jamaah yang rela berlama-lama di sana dengan terus melaksanakan ibadah, bahkan meski dengan kursi roda.

Setiap tahunnya saat musim haji, atau saat waktu-waktu utama umroh masjid ini sangat dipadati jamaah. Mereka datang sejak sebelum subuh, hingga malam hari beberapa jam setelah isya. Meski begitu masjid ini tidak pernah sepi, tetap saja ada yang melewati malam dengan ibadah di dalamnya.

Saking ramainya jamaah pada waktu tertentu, bisa membuat banyak jamaah yang tercecer, kehilangan kelompoknya. Akhirnya waktu terbuang banyak hanya untuk mencari kawan, bukan untuk ibadah. Oleh karena itu, agar Anda lebih nyaman, aman dan khusyuk beribadah di sana, perlu ada strategi khusus.

Baca Juga: Sebelum Berangkat Ibadah Umroh Bisa Mencari Berbagai Paket Umroh dengan Harga Terbaik

Berikut umroh.com rangkum beberapa tips beribadah diMasjidil Haram yang bisa Anda terapkan saat ibadah haji maupun umroh.

1. Tips Beribadah di Masjidil Haram Pertama, Datang lebih awal

Datanglah lebih awal sebelum subuh, sekitar pukul tiga pagi atau satu jam sebelum subuh. Karena selain akan macet kendaraan bus yang memasuki kompleks masjid, juga jamaah yang masuk dan mengambil air wudhu akan sangat banyak.

Dengan datang jauh sebelum subuh anda tentu bisa lebih banyak beribadah, mengkonsentrasikan hati dan fikiran untuk khusyuk beribadah.

Baca Juga: Ini Sejarah Masjidil Haram

Tips Beribadah di Masjidil Haram

2.   Membawa tas kecil dengan isi bekal secukupnya

Tips Beribadah di Masjidil Haram kedua, Tas kecil yang ditaruh di pinggang, atau slempang begitu berfungsi. Selain untuk membawa dokumen juga untuk membawa perbekalan Anda. Bawalah perbekalan secukupnya, jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit. Beberapa potong roti, botol minum dan uang untuk sehari sudah cukup.

Pilihlah tas kecil yang bisa memuat botol/tumbler air. Jika Anda butuh minum, tinggal isi ulang di tempat pengisian air zam-zam. Di sana memang sudah disediakan gelas-gelas plastik, tetapi botol yang Anda bawa tentu lebih bermanfaat karena mudah dibawa-bawa.

3. Tips Beribadah di Masjidil Haram Ketiga, Membawa dokumen lengkap dan atribut

Membawa dokumen lengkap dengan atribut jamaah khas negaranya masing-masing sangat penting. Anda akan dikenali dari attribut dan dokumen yang dibawa jika terjadi hal-hal yang tidak diduga. Biasanya Anda akan mendapat gelang khusus, slater atau atribut lainnya dari negara asal.

4.   Mencatat semua yang perlu dihafal

Bawalah alat pencatat seperti selembar kertas atau bisa juga dengan telepon genggam, untuk mencatat nomor-nomor atau hal penting yang Anda lewati. Mulai dari nomor pintu masuk, nomor rak, dan posisi-posisi lainnya. Bahkan jika dengan telepon genggam Anda bisa memfotonya. Hal ini bermanfaat agar Anda tidak lupa jalan keluar untuk pulang. Juga antisipasi jika Anda tersesat atau keluar dari rombongan.

Salah satu yang tidak kalah penting juga menghafal posisi-posisi petugas Indonesia yang berjaga di sana.

Tips Beribadah di Masjidil Haram

5. Jangan pernah sendirian

Buatlah rombongan secukupnya, 4 sampai 6 orang. Untuk menghindari kehilangan arah jalan, jangan pernah pergi sendirian dalam berbagai aktivitas di luar hotel. Rombongan bisa juga berfungsi untuk saling mengingat jalan pulang.

6Mengutamakan ibadah wajib

Ibadah di Masjidil Haram memang sangat nikmat, tetapi masih ada hal yang lebih penting, seperti rukun haji wukuf di Arafah jika Anda berhaji. Jangan menghabiskan tenaga untuk ibadah sunah misalnya, sementara yang wajib terabaikan. Selain itu juga tetaplah menjaga kesehatan untuk menempuh aktifitas-aktifitas lain di luar Masjidil Haram.

7. Refreshing

Agar tidak terkesan membosankan, Anda bisa membuat variasi aktifitas lain. Misalnya melaksanakan umroh atau wisata religi dan kunjungan ke Museum Masjidil Haram yang tidak jauh dari kota Mekkah.

Baca Juga: Tempat Berbelanja di Mekkah

Facebook Comments

I'm the type of person who easy to adjust, cause like to engage in conversation and observe people's characters.