1
Muslim Lifestyle

Wajib Tahu! Ternyata Begini Lho Pembagian Hari Kiamat

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr
Advertisements
webinar umroh.com

Umroh.com – Percaya kepada hari kiamat merupakan salah satu tanda orang yang beriman. Iman terhadap Allah kerap disandingkan dengan iman kepada hari akhir. Misalnya dalam sebuah sabda Rasulullah, yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim, “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata benaar atau diam”.  Lalu bagaimana pembagian hari kiamat itu sendiri?

Berdasarkan pemaparan tim umroh.com, hari akhir atau kiamat artinya berakhirnya kehidupan di dunia, dan manusia akan dibangkitkan untuk dihisab amalnya. Setelah itu, manusia akan ditempatkan di tempat yang sesuai dengan amalnya, yaitu di surga atau neraka. 

Hanya Allah yang mengetahui kapan datangnya hari kiamat. Ketika Rasulullah mengabarkan tentang datangnya hari kiamat, banyak orang yang bertanya, bahkan menyangkal. Allah kemudian memerintah Rasulullah untuk menjawab, bahwa hanya Allah yang mengetahui hal tersebut. 

Baca juga: Penting! Ini 25 Nama Lain Hari Kiamat

Dalam surat Al Ahzab ayat 63 Allah berfirman, “Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah.’ Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya”. 

Pembagian Hari Kiamat

Selain hari kiamat yang menandai berakhirnya kehidupan di dunia, Islam juga mengenal ada tiga jenis kiamat. Kiamat kecil, kiamat sedang, dan kiamat besar. 

1. Kiamat Kecil  

Umroh.com merangkum, kiamat kecil disebut juga dengan kiamat sughro. Arti dari kiamat kecil atau kiamat sughro adalah matinya manusia, sehingga berakhirlah kehidupannya dan terputus segala amalnya. 

2. Kiamat Sedang 

Kiamat yang kedua adalah kiamat sedang atau kiamat wustha. Maksud dari kiamat sedang adalah terjadinya guncangan di bumi, dalam artian bencana alam yang dahsyat, yang menyebabkan berakhirnya kehidupan satu atau beberapa orang. Contoh dari kiamat sedang atau kiamat wustha adalah bencana alam seperti tsunami, gempa bumi, gunung meletus, badai, dan sebagainya. 

webinar umroh.com

Mau dapat tabungan umroh hingga jutaan rupiah? Yuk download aplikasinya di sini sekarang juga!

Di surat Al Baqarah ayat 155-156 Allah berfirman, “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun”. 

3. Kiamat Besar 

Jenis kiamat terakhir adalah kiamat besar atau kiamat kubro. Kiamat ini terjadi ketika malaikat Israfil meniup terompet Sangkakala. Sebagaimana yang disebut dalam surat Az Zumar ayat 38 dimana Allah berfirman, “Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing)”. 

Pada hari kiamat kubro, alam semesta akan hancur dan manusia akan seperti anai-anai yang berterbangan. sebagaimana tercantum di surat Al Qoriah. Di surat tersebut, Allah berfirman: 

“Hari Kiamat, apakah hari Kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran,dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan) nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan) nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas”. 

Ada keterangan yang menyebutkan bahwa pada saat kiamat kubro terjadi, di bumi tidak ada lagi orang muslim atau orang yang beriman. Sehingga yang akan merasakan kiamat kubro ini adalah orang-orang kafir, yang ingkar dan tidak beriman kepada Allah ta’ala. 

Di surat Al Zalzalah ayat 1-5 Allah berfirman, “Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya, dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (jadi begini)?”, pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya”. 

Harga pas di kantong, yuk pilih paket umroh Anda cuma di umroh.com!

Tanda Kiamat Besar 

Selain pembagian hari kiamat, ada juga tanda kiamat besar diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Hudzaifah Bin Asid al-Ghifari, bahwa suatu ketika Rasulullah menghampiri para sahabat yang sedang membicarakan sesuatu. Rasulullah bertanya ‘Apa yang kalian bicarakan?’ Para Sahabat kemudian menjawab, “Kami membicarakan kiamat”.  

Rasulullah kemudian bersabda, ‘Kiamat tidaklah terjadi sehingga kalian melihat sepuluh tanda-tanda sebelumnya.’ Rasulullah menyebut “yaitu kabut, Dajjal, binatang (ad-dābbah), terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam AS, Ya’juj dan Ma’juj, tiga gerhana; gerhana di timur, gerhana di barat dan gerhana di jazirah Arab, dan yang terakhir adalah api muncul dari Yaman menggiring manusia menuju tempat perkumpulan mereka”. 

Rasulullah memberikan tanda-tanda terjadinya kiamat, tetapi tetap saja waktu terjadinya kiamat hanya Allah yang tahu. Dalam surat Al Aʽraaf ayat 187 Allah berfirman, “Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat, ‘Bilakah terjadinya?’ Katakanlah, ‘Sungguh pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku. Tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia’” 

Punya rencana untuk berangkat umroh bersama keluarga? Yuk wujudkan rencana Anda cuma di umroh.com!

Dengan dirahasiakannya waktu kiamat kubro, manusia bisa lebih berhati-hati dalam bertindak. Manusia akan lebih serius mengumpulkan amal shaleh, karena yakin tentang kepastian datangnya kiamat, walaupun tidak mengetahui waktunya. Dengan sekuat tenaga, orang-orang yang beriman akan menghindari maksiat karena yakin akan balasan Allah yang nyata.

Tommy Maulana

Alumni BUMN perbankan yang tertarik berkolaboraksi dalam bidang SEO, Umroh, Marketing Communication, Public Relations, dan Manajemen Bisnis Ritel.