1
Fashion

DOA MANDI KERAMAS MENYAMBUT BULAN PUASA

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr
Advertisements
webinar umroh.com

Umroh.com– Siapa yang tak senang saat bulan ramadhan tiba? Tentunya pasti senang bukan. Dalam menyambut bulan ramadhan, pada umumnya bersih-bersih menjadi salah satu agenda awal umat muslim dalam menyambut ramadhan. Salah satunya yaitu dengan melakukan aktivitas mandi keramas dalam menyabut bulan suci ramadhan. Karena dalam islam hal tersebut terdapat ketentuan khusus dalam melakukan peribadahan meskipun hal tersebut hukumnya sunnah. Untuk itu adakah niat atau doa mandi keramas menyambut bulan ramadhan? Jawabanya tentu ada. Berikut ulasannya untuk Anda. Yuk kita simak bersama

Anjuran Mandi Keramas Menyambut Bulan Ramadhan

Pada dasarnya tidak ada tuntunan menyambut Ramadhan dengan keramas atau mandi janabat. Tidak ada hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam maupun atasar sahabat yang mencontohkan hal demikian. Namun, di masyarakat kita ada tradisi mandi semacam ini yang dikenal dengan “padusan” di tempat-tempat yang dianggap keramat misalnya seperti sumber mata air, sungai atau sumur. Jelas ini tindakan salah yang terkategori tabarruk terhadap tempat-tempat tersebut dan bisa menyebabkan seseorang terjerumus ke dalam kesyirikan. Lebih parah lagi, pelaksanaannya dengan ikhtilath (campur baur laki-laki dan perempuan dalam satu tempat pemandian). Ini sungguh merupakan kesalahan yang besar karena tidak mengindahkan aturan Islam. Bagaimana mungkin Ramadhan yang penuh berkah dan rahmat disambut dengan perbuatan yang bisa mendatangkan murka Allah?

Namun, memang umat muslim disarankan untuk membersihkan diri dengan melakukan mandi wajib terlebih dahulu. Hal ini berguna untuk membersihkan diri dari najis-najis yang menempel di tubuh. Tujuan dari mandi wajib ini sendiri adalah untuk membersihkan dan menyucikan diri. Umat Muslim disarankan untuk membersihkan diri dengan cara mandi keramas sambil membaca niat doa keramas puasa ramadhan. Namun beberapa pemuka agama mengatakan, yang terpenting dalam menyambut bulan suci Ramadan adalah tidak hanya sekadar membersihkan diri dengan mandi dan keramas. Melainkan yang utama adalah membersihkan hati, menahan diri dalam segala hal, dan jangan sampai saat menjalankan ibadah puasa Anda masih memiliki penyakit ini

Doa Mandi Keramas Menyambut Bulan Puasa

Mandi keramas saat menyambut bulan ramadhan dapat menjadi langkah awal sebagai penyempurna sebelum melakukan semua aktivitas dan amalan selama sebulan puasa penuh. Agar Anda senantiasa melaksanakan ibadah dengan kekhusuan, karena indahnya sebuah amalan ibadah tergantung pada awal pertama kali pelaksanaannya. adapun niat atau doa mandi keramas sebagai berikut.

Nawaitu ghusla lidzuu khuli romadhona sunnatan lillaahi ta’ala. Yang artinya : “Aku berniat mandi sunat bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala”.

Tata Cara Mandi Wajib Bagi Wanita

Tata cara mandi bagi wanita, dibedakan antara mandi junub dan mandi setelah haid atau nifas. Untuk tata cara mandi junub bagi wanita, sama dengan tata cara mandi bagi laki-laki, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas. Hanya saja, wanita yang mandi junub dibolehkan untuk menggelung rambutnya, sebagaimana disebutkan dalam hadis dari Ummu Salamah, beliau bertanya: “Wahai Rasulullah, aku seorang wanita yang gelungan rambutnya besar. Apakah aku harus membuka gelungan rambutku ketika mandi junub?” Beliau menjawab: “Jangan (kamu buka). Cukuplah kamu menyela-nyelai kepalamu dengan air tiga kali, kemudian guyurlah kepala dan badanmu dengan air, sehingga kamu telah suci.” (HR. Muslim no. 330).

Dan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Kami ( istri-istri Nabi) apabila salah seorang diantara kami junub, maka dia mengambil (air) dengan kedua telapak tangannya tiga kali lalu menyiramkannya di atas kepalanya, kemudian dia mengambil air dengan satu tangannya lalu menyiramkannya ke bagian tubuh kanan dan dengan tangannya yang lain ke bagian tubuh yang kiri,” (HR. Bukhari: 277 dan Abu Dawud: 253). Berikut ini, ringkasan tata cara mandi junub seorang Muslimah yang disunnahkan adalah sebagai berikut :

  1. Niat (Menurut para ulama niat itu tempatnya di hati).
  2. Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali sebelum tangan tersebut dimasukkan dalam bejana atau sebelum mandi.
  3. Membersihkan kemaluan dan kotoran yang ada dengan tangan kiri.
  4. Mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan dengan menggosokkan ke tanah (atau lantai) atau dengan menggunakan sabun.
  5. Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti ketika hendak shalat.
  6. Menyiramkan air ke atas kepalanya tiga kali.
  7. Mengguyur air pada kepala sebanyak tiga kali hingga sampai ke pangkal rambut atau kulit kepala dengan menggosok-gosokkannya dan menyela-nyelanya (Tidak wajib bagi wanita untuk mengurai ikatan rambutnya).
  8. Mengguyur air ke seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan setelah itu yang kiri.

Bagaimana sudah paham bukan doa untuk mandi keramas menyambut bulan ramadhan? Semoga informasi yang disampaikan dapat bermanfaat untuk kita semua yang membacanya dan ibadah puasa kita nanti akan terasa lebih khusyuk. Aamiin.

webinar umroh.com