Author

administrator

Browsing

Abdullah bin Mas’ud adalah seorang sahabat Muhajirin dari Bani Zahrah, termasuk dalam sahabat as Sabiqunal Awwalin, sahabat yang memeluk Islam pada masa awal didakwahkan. Perawakan tubuhnya pendek dan kurus, tidak seperti umumnya orang-orang Arab di masanya. Tetapi dalam hal ilmu-ilmu keislaman, khususnya dalam hal Al Qur’an, ia jauh melampaui para sahabat pada umumnya. Kisah keislamannya cukup unik, karena ia melihat dan mengalami secara langsung mu’jizat Rasulullah SAW. Pertemuan Abdullah bin Mas’un Dengan Nabi Muhammad SAW Ketika masih remaja, Abdullah bin Mas’ud bekerja mengembalakan kambing milik Uqbah bin Abi Mu’aith, salah seorang tokoh Quraisy yang sangat memusuhi Nabi Muhammad SAW. Suatu ketika saat sedang bekerja di suatu padang, dia didatangi oleh Rasulullah SAW dan Abu Bakar ra yang sedang kehausan dan meminta susu. Tetapi karena hanya melaksanakan amanah mengembalakan, Abdullah bin Mas’ud pun tidak bisa memenuhi permintaan itu. Karena memang sedang kehausan, Rasulullah SAW meminta/meminjam anak kambing betina yang belum digauli…

Sebagai anak muda masa kini, mungkin sudah biasa dengan pacaran. Namun, sebagai umat Muslim tentunya kamu tahu bahwa dalam Islam nggak ada yang namanya pacaran karena pacaran hanya bersifat senang-senang dan belum tentu berakhir dengan pernikahan. Jika seseorang ingin menikah, maka dianjurkan melalui ta’aruf atau perkenalan antara si pria dan wanitanya. Tapi, tahukah kamu bagaimana proses ta’aruf yang sebenarnya dalam Islam? Tidak Sekedar Mendatangi Calon Pasangan, Tapi Datangi Orang Tuanya Langsung Kamu pasti sering menjumpai di mana cowok akan pedekate langsung ke cewek yang ia sukai. Nah, kalau dalam Islam hal seperti ini tidak diperbolehkan. Jika ada cowok yang suka padamu dan berniat untuk menikah, katakan padanya untuk menemui orangtua atau wali-mu langsung. Jangan biarkan ia mendekatimu secara langsung karena bisa saja ia hanya ingin bersenang-senang dan belum serius denganmu. Justru pertemuan langsung kepada orang tua itu juga merupakan bukti yang lebih nyata jika sang calon betul-betul mencintai wanita yang…

Bolehkah kita melakukan perbuatan yang diharamkan dan melanggar aturan syariat dengan alasan “darurat” atau berada dalam kondisi genting? Untuk menjawab persoalan tersebut, akan diuraikan lebih dahulu definisi darurat menurut makna bahasa dan makna istilah yang berkembang dalam berbagai madzhab. Setelah itu akan dipilih definisi darurat yang paling rajih (kuat-tepat) untuk menjawab pertanyaan di atas. 1. Darurat Menurut Makna Bahasa Menurut Al-Jurjani dalam At-Tarifat hal. 138, dharurah berasal dari kata dharar. Sedang kata dharar sendiri, mempunyai tiga makna pokok, yaitu lawan dari manfaat (dhid al-nafi), kesulitan/kesempitan (syiddah wa dhayq), dan buruknya keadaan (suul haal) (Al-Munawwir, 1984:876). Kata dharurah, dalam kamus Al-Mujam Al-Wasith hal. 538 mempunyai arti kebutuhan (hajah), sesuatu yang tidak dapat dihindari (laa madfaa lahaa), dan kesulitan (masyaqqah). 2. Darurat Menurut Makna Istilah Dalam makna istilahnya, dharurah (darurat) mempunyai banyak definisi yang hampir sama pengertiannya. Berikut berbagai definisi darurat menurut ulama madzhab empat dan ulama kontemporer, yang terhimpun dalam kitab…

Pengertian Ghibah Menurut Imam Al-Ghazali sebagaimana yang dinukil oleh Imam Nawawi dalam kitabnya Al-Adzkar hal. 281: Ghibah adalah kamu menyebut saudaramu mengenai apa-apa yang dia benci. (Sa’di Abu Jaib, Al-Qamus Al-Fiqhi, hal. 279). Menurut Syaikh Sa’di Abu Jaib : Ghibah adalah kamu menyebut saudaramu di belakangnya mengenai aib-aib yang ditutupinya dan ia menganggap buruk jika disebutkan; jika itu benar namanya ghibah, jika itu dusta namanya bohong. (Sa’di Abu Jaib, al-Qamus Al-Fiqhi, hal. 279; Al-Mu’jamul Wasith, hal. 667). Menurut Syaikh Rawwas Qal’ahjie : Ghibah adalah pemberitahuan tentang keburukan-keburukan seseorang. (Rawwas Qal’ahjie, Mu’jam Lughah Al-Fuqaha`, hal. 33). Baca Juga: Ingin Terhindar Dari Sifat Suka Pamer? Lakukan Hal-Hal Berikut Hukum Ghibah Hukum ghibah adalah haram, sesuai firman Allah SWT: Janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian lainnya, sukakah salah seorang kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati maka pasti kamu membencinya.” (QS Al-Hujurat : 12). Hukum ghibah adalah haram, sesuai sabda Nabi SAW : “Janganlah…

Abu Ibrahim bercerita: Suatu ketika, aku jalan-jalan di padang pasir dan tersesat tidak bisa pulang. Di sana kutemukan sebuah kemah lawas… kuperhatikan kemah tersebut, dan ternyata di dalamnya ada seorang tua yang duduk di atas tanah dengan sangat tenang… Ternyata orang ini kedua tangannya buntung… matanya buta… dan sebatang kara tanpa sanak saudara. Kulihat bibirnya komat-kamit mengucapkan beberapa kalimat.. Aku mendekat untuk mendengar ucapannya, dan ternyata ia mengulang-ulang kalimat berikut: Segala puji bagi Allah yg melebihkanku di atas banyak manusia… Segala puji bagi Allah yg melebihkanku di atas banyak manusia… Kuperhatikan kondisinya sambil mencari adakah ia memiliki anak yg mengurusinya? atau isteri yang menemaninya? ternyata tak ada seorang pun… Aku beranjak mendekatinya, dan ia merasakan kehadiranku… ia lalu bertanya: “Siapa? siapa?” ““Assalaamu’alaikum… aku seorang yang tersesat dan mendapatkan kemah ini” jawabku, “Tapi kamu sendiri siapa?” Tanyaku.. ““Mengapa kau tinggal seorang diri di tempat ini? Di mana isterimu, anakmu, dan kerabatmu?…

Siapa yang nyangka kalau Gresik punya tempat snorkeling yang tidak kalah keren dibanding Lombok? Pulau Gili Noko menawarkan suasana pantai yang hening, pasir yang putih, dan air yang jernih. Ditambah lagi warna-warni terumbu karang, suasana keadaan alamnya yang masih alami dan belum banyak terjamah wisatawan. Lokasi Pulau Gili Noko Pulau Gili Noko lokasinya dekat dengan Pulau Bawean. Jaraknya kurang lebih 80 mil dari pusat Gresik dengan waktu tempuh sekitar 3 jam. Biaya yang ditarik untuk fasilitas di Pulau ini juga bersahabat. Jika ingin snorkeling, pengunjung hanya perlu membayar Rp 75 ribu, dengan rincian Rp 50 ribu untuk fasilitas perahu serta Rp 25 ribu untuk sewa peralatan. Suasana di Pulau Gili Noko Suasana di pantai itu sangat tenang di pagi hari tanpa ada gelombang sedikit pun. Angin pun terasa berhembus cukup pelan, tapi masih cukup menyejukkan. Perahu kecil kami pun melaju tanpa hambatan menuju Pulau Gili Noko. Berdasarkan keterangan warga setempat, Gili Noko terdiri dari dua…

Sayur bayam mungkin selama ini lebih umur atau familiar berwarna hijau. Mungkin masih ada yang belum mengetahui jika bayam ada juga yang berwarna merah. Bayam merah sendiri termasuk dalam golongan varietas Amaranthus tricolor. Nama ilmiahnya adalah Blitum rubrum. Perlu diketahui bahwa bayam merah juga memiliki beberapa khasiat luar biasa bagi kesehatan. Diantara khasiat bayam merah memang sudah banyak terlihat tanpa perlu diteliti secara mendalam sekali. Tetapi, ada juga yang membutuhkan penelitian lanjutan dan lebih mendalam lagi agar betul-betul dapat memastikan khasiat dari bayam merah. Berikut beberapa khasiat dari bayam merah untuk kesehatan, tentunya akan lebih bisa dirasakan untuk orang yang rajin konsumsi sayuran ini: 1. Meningkatkan kadar Hb Hb atau Hemoglobin adalah suatu protein yang banyak mengandung zat besi, dan berperan dalam memberikan warna merah pada darah. Hemoglobin ini berperan penting dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, terlebih lagi ke paru-paru. Orang yang sedang menderita penyakit anemia, seringkali kadar hemoglobin…

Indonesia memiliki dua musim yakni musim kemarau dan musim penghujan. Tahukah Anda, bila hujan turun, ada doa-doa yang dituntunkan oleh Rasulullah mulai dari ketika melihat mendung, sampai ketika hujan berhenti. Nah, berikut ini merupakan doa-doa yang bisa Anda baca ketika hujan: 1. Doa ketika Melihat Langit yang Mendung dan Diselimuti Awan Hitam Dalam hadist yang diriwayatkan Bukhari, Rasulullah pernah berdoa ketika melihat awan yang sedang diselimuti mendung. Beliau berdoa, “Ya Allah , sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari keburukan yang terkandung di dalam awan ini”. Doa tersebut juga bisa kita praktekan saat melihat langit yang mulai mendung, agar Allah tidak menurunkan bencana yang merugikan kita. 2. Doa saat Hujan Turun Saat tetesan air hujan turun, kita dianjurkan mengucapkan doa-doa. Doa yang bisa kita panjatkan adalah doa yang juga dipanjatkan oleh Rasulullah ketika melihat hujan. Sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari, Rasulullah berdoa ketika hujan dengan doa berikut, “Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan…

Bercadar Dalam Islam   Hijab, jilbab, dan juga cadar tidak dapat dilepaskan dari kehidupan seorang wanita muslimah. Hukum memakai jilbab atau hijab yang juga berarti pembatas pandangan sudah jelas adalah wajib dalam islam, dan hal ini jelas saja berlaku bagi seluruh muslimah di belahan dunia manapun.   Namun yang patut disayangkan, masih banyak stigma negatif kan ketiga hal di atas di beberapa penjuru dunia ini. Misalnya saja, di Indonesia sendiri masyarakat masih suka memandang negatif wanita yang mengenakan cadar dengan menyebutnya berlebih-lebihan atau bahkan lebih parah menyebutnya dengan sebutan teroris, sama seperti perlakuan masyarakat barat terhadap para muslimah yang memandang wanita bercadar sebagai orang yang berbahaya. Lalu bagaimanakah sebenarnya hakikat wanita yang mengenakan cadar dalam islam sendiri? Berikut akan dijabarkan penjelasannya. Baca Juga: 6 Doa yang Dipanjatkan Saat Hujan   Definisi dan Budaya Mengenakan Cadar   Cadar atau yang dikenal sebagai alat penutup wajah adalah sebuah kain yang juga merupakan…

Pernahkah Anda melakukan sebuah amalan, lalu memamerkan atau menunjukkannya kepada orang lain dengan maksud untuk mendapatkan pujian? Berhati-hatilah, barangkali hati telah terjangkit penyakit riya’. Sifat riya’ sangatlah berbahaya. Riya’ bisa menghapus pahala, dijauhi oleh Allah SWT dan celaka di akhirat. Bahkan Nabi Muhammad SAW menggolongkan riya’ ke dalam syirik kecil. Sebagaimana sabda beliau: ” Sesuatu yang sangat aku takutkan yang akan menimpamu ilah syirik kecil . Nabi Muhammad saw ditanya tentang apa yang dimaksud dengan syirik kecil itu , maka beliau menjawab yaitu riya’. ” (HR.Ahmad) “Menghindari sikap riya’ memang bukanlah perkara mudah. Sebab pada dasarnya sifat manusia itu senang dipuji. Hanya orang-orang tertentu berhati ikhlas yang bisa menghindari sifat riya’. Nah, berikut ini beberapa cara menghindari riya’ yang bisa Kita praktekkan. Luruskan Niat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya segala perbuatan itu tergantung niatnya, dan sesungguhnya bagi setiap orang memperoleh sesuai apa yang ia niatkan”. (H.R.Bukhari Muslim) Cara…