1
Author

administrator

Browsing

. /Temani Anak Memilih Idolanya/ . Supaya anak kita bisa meneladani sang idola secara benar, penting bagi orang tua untuk memilihkan atau mengarahkan anak agar bisa mengidolakan tokoh yang memang benar-benar pantas diidolakan. Tokoh ini bisa dijadikan rujukan dalam kebaikan atau menginspirasi kebaikan. Harus diingat, selain bisa memberi dorongan positif tokoh idola juga bisa memberi dorongan negative. Tokoh-tokoh khayal kepahlawanan dalam film-film yang disukai anak-anak hampir semuanya berbau kekerasan, meski pun ada juga nilai-nilai positif yang bisa ditonjolkan seperti kuat dan suka menolong, tapi tetap saja nilai kekerasan yang ditunjukkan bisa berdampak buruk pada perkembangan anak. Disinyalir tayangan-tayangan seperti ini akan berpengaruh terhadap perilaku yang ada dalam diri seorang anak. Berbagai penelitian mengatakan, bahwa cerita-cerita dan tayangan kekerasan mendorong anak yang tidak memiliki kecenderungan bersifat anarkis untuk mencoba dan menirunya, juga dapat menambah kenakalan pada anak yang memiliki kecenderungan sikap anarkis. Kecenderungan anak yang sering terpapar sebuah film yang mengandung…

Sebagian masyarakat masih ada yang menganggap bahwa memiliki anak laki-laki itu lebih baik daripada anak perempuan. Bahkan di kalangan kaum Muslimin juga ada yang menganggap demikian. Terlebih kekhawatiran mereka tentang perginya anak perempuan bersama suaminya setelah menikah, sementara kewajiban orang tua terletak pada anak laki-lakinya setelah baligh hingga orang tuanya menua. Bagaimana jika seorang Ibu tidak memiliki anak laki-laki? Ditambah suaminya merupakan anak laki-laki satu-satunya dari mertuanya. Seolah tidak ada keadilan.. • Lalu, tidak sedikit yang begitu mengharap memiliki bayi laki-laki dan bersedih ketika yang terlahir bayi perempuan. Padahal Allah menciptakan laki-laki dan perempuan memiliki fungsi dan tugas masing-masing dengan keutamaan-keutamaan yang berbeda pula. Diantara keutamaan anak laki-laki seperti yang telah disebutkan. Memiliki anak laki-laki adalah rizki, rizki yang keutamaanya begitu terasa di dunia. Lalu bagaimana dengan anak perempuan? • Anak perempuan adalah anugerah, anugerah yang nikmatnya bukan hanya dirasakan di dunia (meski setelah menikah, suaminya menjadi lebih utama), namun…

Bagaimana rasanya menyentuh butiran salju? Berada di ketinggian Gunung Everest, berada di antara piramida, Laut Merah, dan perjalanan spiritual di dua kota yang diberkahi, Mekkah dan Madinah. Diving di kedalaman Raja Ampat yang fenomenal dan tempat-tempat lain yang disebut sebagai ‘surga dunia’. Mungkin banyak orang yang memimpikannya Media akan terus mempromosikan dunia pariwisata dengan begitu gencarnya, dengan harapan tempat-tempat tersebut menjadi destinasion bagi siapapun yang ingin melakukan perjalanan. Bahkan yang semula tanpa keinginan, dengan media promosi menjadi ingin melakukan kunjungan. Traveling dijadikan dan menjadi gaya hidup. Maka berseliweranlah di media sosial kita, berbagai postingan tentang travelling ke berbagai tempat di dunia. Bahkan, program pertelevisian tak luput dari ini. Tempat yang ingin dikunjungi oleh wisatawan mancanegara itu salah satunya adalah Indonesia. Bukan hoax! Ini berdasarkan rangkuman 20 negara terindah di dunia yang dirilis oleh Rough Guides pada tanggal 4 Januari 2019. Rough Guides ini adalah situs panduan berwisata. 20 peringkat negara…

Apa saja kebaikan bagi seorang lelaki saat menikahi wanita penyayang? 1. Istri yang penyayang akan bertutur kata lembut saat memanggil maupun menjawab panggilan suaminya (lihat Fayd al-Qadhir juz 3 hal. 242). Seorang istri dengan sifat wadud jauh dari nada yang tinggi dan kata-kata yang kasar saat bertutur kata dengan suaminya, baik ketika memanggil suaminya atau dipanggil olehnya. . Tidak sedikit wanita yang memasang sikap tinggi hati di depan suami, menunjukkan status sosialnya, ketus bahkan berani membentak pasangannya termasuk di hadapan orang lain. Perempuan-perempuan seperti ini jauh dari sifat wadud atau sayang pada suami 2. Wanita yang penyayang akan banyak membantu suaminya istri dengan tabiat wadud adalah wanita yang tak suka berpangku tangan melihat suaminya keletihan dengan pekerjaannya. Ia akan siap membantu suaminya, baik itu bagian amalnya di rumah sebagai istri maupun dalam amal yang bukan menjadi kewajibannya semisal membantu menyiapkan berkas pekerjaan suaminya. Ingatlah kisah Asma binti Abu Bakar ra.…

تَزَوَّجُوا الْوَدُودَ الْوَلُودَ فَإِنِّى مُكَاثِرٌ بِكُمُ الأُمَمَ Nikahilah wanita penyayang dan bisa memberikan keturunan, karena sesungguhnya aku akan bersaing jumlah umat dengan umat-umat lain melalui kalian (HR. Abu Daud) . Mi’qal bin Yassar ra. menceritakan bahwa seorang pria mendatangi Nabi SAW. untuk menyampaikan kabar bahwa ia akan menikahi seorang wanita yang berparas menarik namun tak bisa memberikan keturunan. Nabi SAW. tidak menyukai hal tersebut lalu menyuruhnya untuk menikahi wanita yang penyayang dan bisa memberikan keturunan, maka Beliau bersabda dengan ucapan di atas. . Hadits di atas telah memberikan kita sebuah petunjuk bahwasannya dalam sebuah pernikahan, bukan hanya keturunan saja yang semata dicari dan bisa membahagiakan rumah tangga, tapi juga seorang istri yang memiliki sifat penyayang. Perlu kita ketahui, bukan saja istri yang membutuhkan kasih sayang dari suaminya, tapi seorang pria atau suami juga membutuhkan kasih sayang yang ingin mereka dapatnya dari istrinya agar rumah tangga dapat berjalan langgeng. Hancurnya sebuah…

Memiliki anak laki-laki seharusnya menjadi kebanggaan bagi orang tua. Dimana dia telah memiliki calon pemimpin masa depan. Sebagaimana dijelaskan didalam Al-Quran surah An-nisaa’ : 34 yang artinya : “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita).” Namun, diera milenial memiliki anak laki-laki seakan menjadi ujian terbesar bagi orang tua. Jiwa kepemimpinan itu seakan telah terenggut darinya. Ghorizah baqa’ yang menonjol pada anak laki-laki yang seharusnya melahirkan jiwa kepemimpinan yang kokoh dan kuat, beralih fungsi menjadi pemicu segala tingkah polahnya yang identik dengan “pencipta keonaran”. Hampir disetiap kericuhan yang terjadi, laki-laki adalah otak dibalik semuanya. Lalu, apa yang menyebabkan melekatnya image negatif pada anak laki-laki saat ini? Tentu semua itu tak luput dari salahnya pola asuh orang tua yang akhirnya melahirkan anak lekaki bermental banci. Setiap orang tua pastinya mendambakan anak-anak yang sholih yang memiliki kepribadian yang unik…

Memang sebagian ulama kontemporer (termasuk DSN MUI) telah membolehkan denda finansial di lembaga keuangan syariah (seperti bank syariah), sebagai ta’zir kepada nasabah yang mampu tetapi menunda pembayaran utangnya. (Abdullah Mushlih & Shalah Shawi, Maa Laa Yasa’u al Tajir Jahluhu, hlm. 337). Dalilnya antara lain sabda Nabi SAW, ”Menunda pembayaran utang oleh orang kaya adalah suatu kezaliman.” (Arab : mathlul ghaniy zhulmun). (HR Bukhari). Juga sabda Nabi SAW, ”Menunda pembayaran utang oleh orang yang mampu telah menghalalkan kehormatannya dan sanksi kepadanya.” (Arab : layyul waajid yuhillu ‘irdhahu wa ‘uquubatahu). (HR Ahmad, Abu Dawud, Nasa`i, Ibnu Majah, dan Al Hakim). Menurut sebagian ulama tersebut hadits-hadits di atas dianggap sebagai dalil bahwa jika nasabah yang mampu menunda pembayaran utangnya, maka ia dapat dikenakan sanksi (‘uqubat), termasuk denda finansial. (Abdullah Mushlih & Shalah Shawi, ibid., hlm. 337). Namun pendapat yang membolehkan denda finansial tersebut ternyata ditolak oleh sebagian ulama kontemporer lainnya. Pendapat yang tidak membolehkan…

Sebelumnya patut diperjelas terlebih dulu fakta (manath) yang dipahami mengenai jilbab syar’i, yaitu bukan sebuah kerudung (khimaar). Melainkan busana wanita yang longgar yang dipakai di atas baju rumahan (seperti daster dan lain-lain), yang menutupi seluruh tubuh dan terulur hingga kedua kaki, sehingga bagian atas dan bawah menjadi satu dan tidak terpisah layaknya baju & celana/rok. Yang dimaksud pada pembahasan kali ini adalah, jika busana tersebut tak terbuat dari satu kain terusan, melainkan dari dua kain yang dijahit atau disambung menjadi satu. Misalkan saja bagian atasnya warna putih, sedang bagian pinggang ke bawah berwarna abu-abu (seperti seragam siswi SMU). Inilah yang harus dipahami. . Bolehkah memakai jilbab potongan seperti itu? Jawabannya terdapat dua poin sbb; Pertama, boleh hukumnya jilbab seperti potongan tersebut dikenakan oleh Muslimah karena sudah termasuk jilbab syar’i. Kedua, sebaiknya seorang Muslimah tak mengenakan jilbab seperti potongan itu karena ada unsur syubhat, kecuali dia dapat memberikan klarifikasi untuk menghilangkan…

Pada masa Khalifah Utsman bin Affan, beliau menggagalkan hukuman rajam bagi seorang wanita yang melahirkan dengan usia kehamilan enam bulan dan menolak tuduhan zina. Hal itu beliau lakukan pasca mendapat nasehat dari Ali bin Abi Thalib yang berdalil dengan Alquran Surat al-Ahqaf ayat 15 dan al-Baqarah ayat 233. Pada ayat pertama disebutkan bahwa masa perempuan mengandung dan menyusui bayinya adalah 30 bulan. Sementara ayat kedua hanya menjelaskan tentang waktu menyusui saja, yakni dua tahun atau 24 bulan. Dengan dua ayat di atas, Ali bin Abi Thalib menyimpulkan bahwa usia minimal kandungan hingga melahirkan adalah enam bulan. Khalifah ketiga yang terkenal dermawan itupun tak segan untuk mengambil pendapat rakyatnya dan mengubah pendapat pribadinya. Berderet kisah di atas dan kisah serupa yang tak disebutkan dalam tulisan ini menunjukkan bahwa kritik dan nasehat terhadap penguasa merupakan bagian dari ajaran Islam dan bagian dari syariah yang agung. Dalam sistem pemerintahan Islam, hukum yang diterapkan…

Berpegang teguh pada sunnah Khulafaur Rasyidin adalah perintah nabi kita tercinta. Para Khalifah yang memegang tampuk kepemimpinan Islam pasca wafatnya Rasulullah ini memanglah manusia-manusia istimewa yang dijamin surge. Sahabat-sahabat rasul yang utama, pemimpin-pemimpin yang paling layak diteladani. Seluruh ulama dan kaum Muslimin yang Allah tunjuki pada jalan yang lurus, pasti sepakat pada pendapat bahwa kepemimpinan Khalifah Abu Bakar, Khalifah Umar bin Khattab, Khalifah Utsman bin Affan dan Khalifah Ali bin Abi Thalib adalah sebaik-baik rezim. Selalu ada banyak kebaikan yang bisa kita petik dan pelajari dari jejak kepemimpinan mereka. Di antara banyaknya keutamaan mereka dalam memimpin adalah, mereka rezim yang suka dikritik. Khalifah Abu Bakar selaku pemimpin atau khulafaur rasyidin pertama negara Islam pasca wafatnya Rasulullah, menerima amanah Khalifah dengan berat dan penuh ketakutan pada Allah. Dalam pidato pertamanya pasca menerima bai’at, ia berpidato dengan sebuah pidato yang masyhur, “Saudara-saudara, aku telah diangkat menjadi seorang pemimpin bukanlah karena aku yang…