1
Author

Annisa Aprinia

Browsing

Umroh.com – Bagi umat Islam, tentu sudah tidak perlu khawatir dalam menjalankan segala sesuatunya di muka bumi ini karena Islam adalah agama yang paling lengkap, semua sesuatunya yang berkaitan tentang kehidupan telah diatur oleh Islam. Mulai dari kita belum lahirm sampai akhirya kita meninggal dunia. Dari cara tidur Nabi Muhammad sampai kita merebahkan kembali di Kasur. Semua yang ada petunjuk akan membuat kita hidup lebih berkualitas. Bagi umat Islam pedoman kita adalah Al-Quran dan contoh dari Rasulullah SAW. Salah satu contoh yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah cara tidur yang baik untuk kesehatan, tetapi kita jarang untuk mencontohnya sehingga tidur kita kurang berkualitas dalam dunia kesehatan. Padahal jika kita mengikuti apa yang telah dilakukan oleh Rasulullah SAW, tentu banyak sekali manfaat dan hikmahnya, seperti dibawah ini merupakan tidur ala Rasulullah SAW yang seharusnya diikuti oleh kita umatnya. Baca juga : Penting! Lakukan Sunnah Rasul Ini Sebelum Tidur 6 Cara Tidur…

Umroh.com – Riya merupakan penyakit hati yang tidak terlihat. Perilaku tercela ini termasuk dosa besar yang di benci oleh Allah SWT. Perbuatan riya ini ingin menonjolkan apa yang dilakukan agar dipuji oleh orang lain. Tanpa kita sadari, perilaku riya bukan hanya merugikan diri sendiri, namun merugikan keluarga dan orang lain. Dalam pembahasan ini akan membahas mengenai ciri – ciri riya dan berbagai bentuk macam yang ada dan sudah di sampaikan. Baca juga : Perhatikan! Inilah Dalil Tentang Riba yang Wajib Diamalkan Riya itu Samar Pada asalnya, manusia memiliki kecenderungan ingin dipuji dan takut dicela. Hal ini menyebabkan riya menjadi sangat samar dan tersembunyi. Terkadang, seorang merasa telah beramal ikhlas karena Allah, namun ternyata secara tak sadar ia telah terjerumus ke dalam penyakit riya. Pernahkah kalian mendengar langkah kaki seekor semut? Suara langkahnya begitu samar bahkan tidak dapat kita dengar. Seperti inilah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan kesamaran riya. Beliau…

Umroh.com – Pada dasarnya, perbuatan riya itulah adalah didasarkan daripada niatnya dalam mengerjakan amal ibadah yang ditujukan kepada selain Allah SWT. Oleh karena niat, orang lain tidak akan tahu bahwa apa yang dikerjakan itu tujuannya adalah untuk mendapat pujian. Berhati-hatilah dalam berbuat kebaikan. Karena sesungguhnya kebaikan yang kita berikan, belum tentu orang lain yang melihatnya dengan kebaikan pula. Terdapat cara menghilangkan sifat riya seperti yang sudah ada di agama islam. Baca juga : Yuk Amalkan! Ini Waktu Terbaik Membaca Surat Al Ikhlas Jenis atau Macam Riya yang Dilarang Riya dalam islam itu ada dua jenis yaitu sebagai berikut : Riya dunia yaitu karena mengharapkan jabatan atau kedudukan dalam hati manusia dengan perantara kerja dunia. Pelaku riya memperlihatkan semua kemampuannya dalam bekerja di hadapan atasan atau pemimpin mereka dengan tujuan mendapatkan kedudukan atau pangkat yang lebih tinggi. Apabila tujuan yang ingin dicapainya tidak berhasil, maka umumnya pelaku riya seperti ini akan…

Umroh.com – Tidak hanya sekadar kata saja, arti masya allah juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Syaikh Abdul Aziz bin Baz mengatakan, “Di syariatkan bagi orang mukmin ketika melihat sesuatu yang membuatnya takjub hendaknya ia mengucapkan ‘Masya Allah’ atau ‘Baarakallahu Fiik’ atau juga ‘Allahumma Baarik Fiihi’ sebagaimana firman Allah Ta’ala: …وَلَوْلَا إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَاء اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ “Dan mengapa kamu tidak mengucapkan tatkala kamu memasuki kebunmu “Maa Syaa Allah, Laa Quwwata Illaa Billah.” (QS. Al Kahfi: 39) Baca juga : Ingat Baik-baik! Ini Bunyi Hadits soal Tayamum yang Benar Makna Masya Allah Masya Allah adalah kata yang diungkapkan seorang muslim untuk menunjukkan kekaguman kepada seseorang, sesuatu, atau kejadian. Dalam hal ini, digunakan sebagai ekspresi penghargaan, sementara dalam waktu yang sama juga sebagai pengingat bahwa semua pencapaian bisa terjadi karena kehendak-Nya. Dalam tradisi kita, apabila kita melihat hal-hal yang baik seperti pemandangan yang indah, anak yang…

Umroh.com – Riya merupakan penyakit hati yang tidak jelas mengenai keberadaannya. Karena kapanpun dan dimana pun seseorang hendak beramal sifat riya ini akan selalu muncul secara tiba-tiba. Perbuatan riya juga ada yang samar-samar ini juga berbahaya dan bisa menghabiskan segala amal ibadah kebaikan kita, seperti firman Allah SWT : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia.” (QS. Al-Baqarah : 264) Baca juga : Maamoul Cookies Timur Tengah yang Lezat Pengertian Riya Menurut Bahasa Riya berasal dari Bahasa Arab Riya’ yang berasal dari kata Ru’yah yang memiliki arti menampakkan. Riya adalah memperlihatkan suatu amal kebaikan kepada sesama manusia dengan bertujuan untuk mendapatkan pujian dari orang lain, seharusnya sebagai umat Islam kita tidak diperbolehkan untuk riya atau pamer karena hal tersebut akan membuat kita sia-sia dalam melakukan amal kebaikan dan bukannya pahala yang kita…

Umroh.com – Niat yang ikhlas amatlah diperlukan dalam setiap amal ibadah karena ikhlas adalah salah satu syarat diterimanya suatu amal di sisi Allah. Sebuah niat dapat mengubah amalan kecil menjadi bernilai besar di sisi Allah dan sebaliknya, niatpun mampu mengubah amalan besar menjadi tidak bernilai sama sekali, atu biasa disebut riya. Perlu Anda Ketahui juga bahwa terdapat fakta tentang riya yang belum banyak orang tahu. Baca juga : Menakjubkan! Ini Bukti Kehebatan Sultan Abdul Hamid II Fakta Tentang Riya Syarat utama untuk umat muslim agar amal ibadah kamu diterima oleh Allah adalah keikhlasan. Tanpa rasa ikhlas, tentu amal dan perbuatan yang kamu lakukan akan menjadi sia-sia. Apalagi jika timbul rasa ingin dipuji oleh orang lain atau pamer ketika melakukannya. Sifat senang memamerkan sesuatu atau biasa disebut riya dalam agama Islam adalah perbuatan dosa dan merupakan sifat dari orang-orang yang munafik. Supaya kamu terhindar dari sifat riya’, sebaiknya mengenal fakta tentang…

Umroh.com – Setiap manusia di dunia ini pasti pernah melakukan dosa, baik itu dosa besar maupun dosa kecil, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Semua orang tanpa terkecuali butuh ampunan Allah. Hanya orang-orang yang diampuniNya saja yang akan mendapatkan kesuksesan di dunia dan di akhirat. Dalam hal ini beristigfar adalah kunci dari permohonan ampun atas setiap kekhilafan yang telah diperbuat. Memang betul nyatanya bahwa Istighfar terasa seperti ucapan yang ringan, pendek dan mudah diucapkan. Namun, tahukah Anda bahwa pengertian istigfar dalam islam mengandung kedalaman arti yang demikian besar ? simak penjelasannya untuk Anda. Baca juga : Keutamaan 10 Ayat Pertama dan Terakhir Surat Al Kahfi Pengertian Istigfar Istighfar secara harfiah berarti meminta ampunan. Seseorang yang beristighar, tentunya mengharapkan agar Allah SWT mengampuni dosa-dosanya dan menutupi kesalahannya, agar tak terlihat oleh siapapun, tak berbekas, seakanakan ia tidak pernah berbuat dosa. Saat Anda beristighfar tentunya tidak hanya berkisar pada ucapan di…

Umroh.com – Orang tua merupakan orang pertama yang dikenal anak saat dilahirkan. Melalui orang tua anak mendapatkan kesan – kesan pertama di dunia, dan orang tualah yang membimbing tingkah laku anak hingga kelak mereka dewasa. Berbakti pada kedua orang tua dalam islam adalah salah satu ibadah yang sangat disukai Allah SWT setelah mentauhidkan – Nya tidak ketinggalan juga akan mendapat manfaat berbakti kepada orang tua, sebagaimana Allah SWT mengatakan : “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) terhadap kedua orang tuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah, bahkan menyusukan pula selama kurang lebih 2 tahun. Maka dari itu bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Ku sajalah tempat kamu kembali” (QS.31:15). Baca juga : Perhatikan! Ini Usia Pernikahan dalam Islam yang Dianjurkan Manfaat Berbakti Kepada Orang Tua 1. Dipermudah Rezeki Dan Dipanjangkan Umur Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Siapa…

Umroh.com- Menjalankan ibadah tidak hanya melakukan sholat wajib saja, tetapi berpuasa pun dapat menjadi salah satu ibadah sunnah yang bisa kita jalani dan mendapatkan berbagai amalan-amalan jika menjalankannya. Ibadah sunnah sendiri merupakan ibadah yang apabilah kita jalankan akan mendapat pahaladan jika tidak di jalankan tidak akan mendapat dosa pula, contohnya puasa senin kamis. Namun akan lebih baik jika ibadah tersebut di jalankan, mengingat begitu banyak manfaat puasa senin kamis dan kenikmatan yang dapat kita peroleh. Baca juga : Umurnya Hampir Seabad, Ini Masjid Tertua di Dunia Asal – Usul Puasa Senin Kamis Puasa senin kamis memiliki cerita yang cukup menarik sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang mengatakan : “Pintu-pintu surga di buka pada hari senin dan kamis maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu apapun akan di ampuni dosa-dosanya kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai…

Umroh.com – Lahirnya kita di dunia ini tak lepas dari kuasa Allah SWT serta peran kedua orang tua di dalamnya. Ibu dan ayah adalah seorang pahlawan bagi setiap anaknya. Di setiap langkah demi langkah dalam hidup, pasti selalu ada mereka yang mendampingi bahkan rela memberikan segalanya untuk hidup kita. Makna berbakti kepada orang tua juga bisa memperlancar rezeki dan juga kesuksesan Anda kedepannya nanti. Betapa banyak hal yang mereka lakukan untuk kebahagiaan kita agar senantiasa menjadi orang bahagia, sukses, dan taat kepada Allah SWT. Islam sendiri adalah agama yang sangat menjungjung tinggi bakti kepada orang tua atau yang biasa dikenal dengan istilah birrul walidain. Seperti apakah makna berbakti sesungguhnya dalam perspektif  islam ? simak jawabannya ! Baca juga : Dalil Sujud Sahwi Bagi yang Sering Lupa dalam Sholat Makna Berbakti Kepada Orang Tua Dalam Ajaran Islam Dewasa ini, mayoritas masyarakat menganggap bahwa berbakti kepada kedua orang tua dapat diwakilkan dengan…