Sholat Hajat dianjurkan ketika kita meminta sesuatu untuk dikabulkan oleh Allah SWT. Sholat hajat selalu dicontohkan oleh para sahabat Nabi. Mereka mengerjakan sholat hajat lalu berdoa kepada Allah SWT meski dalam hal-hal yang kecil. Sebagaimana Rasulullah SAW mengajarkan untuk meminta hajat kepada Allah SWT. لِيَسْاَلْ أَحَدُكُمْ رَبَّهُ حَجَتَهُ حَتَّى يَسْاَلَهُ الْمِلْحَ وَحَتَّى يَسْاَلَهُ شِسْعَ نَعْلِهِ إِذَاانْقَطَعَ “Hendaklah salah seorang dari kalian senantiasa meminta kebutuhannya kepada Allah, sampai pun ketika meminta garam, sampai pun meminta tali sendalnya ketika putus.” (HR. Tirmdzi; Hasan) Bayangkan saja Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam pun mengajari para sahabatnya untuk meminta hajat dan kebutuhannya kepada Allah SWT walaupun yang diminta itu hanya garam dan tali untuk mengikat sendal yang putus. Baca juga: Inilah Pengertian Sholat Sunnah Hajat Tetapi apabila kebutuhan dan hajatnya dirasa besar, Rasulullah mengajarkan untuk tidak hanya berdoa untuk meminta terkabul hajatnya, akan tetapi beliau mengajarkan untuk mengerjakan sholat sunnah dua rakaat, yang dimaksud adalah sholat…
Sholat sunat wudhu atau yang disebut juga dengan sholat syukrul wudhu adalah sholat yang dikerjakan setelah berwudhu. Meskipun melaksanakan sholat sunnah wudhu ini hukumnya sunnah, ketika ada waktu untuk melaksanakan, kita dianjurkan melaksanakan agar mendapatkan pahala dan keistimewaan lainnya. Sabda Nabi Muhammad SAW : “Barangsiapa yang berwudhu, lalu mengerjakan sholat dua rakaat tidak lalai (dengan khusyu) dalam keduanya, maka diampuni dosa-dosa yang sudah lewat”. (HR. Abu Dawud). Dan sabdanya lagi : “Tidak ada dari seorang yang berwudhu (kemudian) memperbaiki (menyempurnakan) wudhunya (lalu) dia mengerjakan sholat dua rakaat, dia hadapi sholatnya dengan hati dan wajahnya (khusyu), kecuali wajib baginya surge (masuk surga)”. (HR. Muslim). Baca juga: Inilah Pengertian Lengkap soal Sholat Sunnah Wudhu Kedua hadist tersebut memberikan pengertian pada kita, bahwa sholat wudhu sangat besar pahalanya dan sebaiknya kita kerjakan secara rutin setiap selesai berwudhu sebagaimana yang telah dikerjakan oleh Bilal. Temukan ratusan paket umroh dari >30 travel umroh terpercaya izin…
Amalan sholat tahajud paling utama diantara sholat sunnah lainnya. Sholat sunnah tahajud ini dilakukan pada saat orang lain terlelap untuk tidur, yaitu di sepertiga malam. Allah menjanjikan pahala yang besar bagi hambanya yang mendirikan sholat tahajud. Sholat Tahajud dikerjakan sedikitnya dua rakaat dan sebanyak-banyaknya tidak terbatas. Sholat Tahajud termasuk sholat sunnat mu’akad atau sholat yang dikuatkan oleh syara’. Berdoa pada waktu sholat tahajud ini sangat mustajab. Allah berfirman dalam QS. Al- A’raf: 55-56, Perintah berdoa: “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah Amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-A’raf : 55-56). Baca juga: Selain Doa Sholat Tahajud, Ini Hukum Sholat Tahajud yang Wajib Diketahui Niat Sholat Tahajud صَلِّيْ سُنَّةَ التَّهَجُّدِ…
Sholat adalah amalan yang paling baik di antara amalan-amalan lain, sebagaimana dijelaskan Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Tsauban: “Beristiqamahlah kalian dan sekali-kali kalian tidak akan mampu (melakukan seluruh amal). Ketahuilah, sesungguhnya amalan kalian yang paling baik adalah sholat. Tidak ada yang menjaga wudhu melainkan ia adalah seorang mukmin (yang sempurna).” (HR. Ibnu Majah) Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Baca juga: Macam-macam Sholat Sunnah dalam Islam Oleh karena itu umat Islam diperintahkan agar mengutamakan sholat di atas amalan-amalan yang lain. Perintah tersebut dapat dibaca dalam beberapa firman Allah SWT dan sabda Rasululllah SAW. Mereka juga selalu diingatkan agar memperbanyak menegakkan sholat dan mampu menjaganya dengan sebaik-baiknya. Mereka tidak cukup hanya dengan mengerjakan sholat-sholat yang diwajibkan (as-shalawatul maktubah) tetapi juga mengerjakan sholat-sholat yang dianjurkan (sholatut tathawwu’). source: shutterstock Pengertian Sholat Sunnah Wudhu Umroh.com merangkum, salah satu sholat sunnah yang dianjurkan adalah sholat sunnah wudhu. Sholat sunnah wudhu merupakan sholat yang dianjurkan untuk…
Sholat sunnah sangat diajurkan oleh Rasulullah selain menjalankan sholat wajib 5 waktu. Sholat sunnah yang tak asing ini adalah sholat sunnah hajat. Hal itu dikarenakan banyak orang muslim yang sudah melaksanakannya. Sholat hajat sendiri merupakan sholat sunnah yang dikerjakan oleh orang muslim agar keinginannya dikabulkan oleh Allah SWT. Yang namanya manusia tentu memiliki harapan dan keinginan, agar keinginannya tersebut dapat dikabulkan oleh allah ada baiknya manusia melakukan ikhtiar dengan melakukan usaha semaksimal mungkin disertai dengan sholat hajat. Setelah melakukan ikhtiar manusia sebaiknya tawakal dan menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT. Baca juga: Jumlah Rakaat Sholat Sunnah Hajat Pengertian Sholat Sunnah Hajat Umroh.com merangkum, sholat hajat merupakan salah satu dari sekian sholat sunnah yang dilaksanakan untuk memohon kepada Allah Ta’ala agar mengabulkan hajat (keinginan) seseorang. Keinginan yang diminta dalam sholat ini bisa berupa keberhasilan, jodoh, pekerjaan, dan lainnya sejauh tidak keluar dari hukum syariat Islam. Jadi bagi siapapun yang memilki hajat maka…
Sholat Rawatib yang lazim dan populer dikenal dengan Shalat Qobliyah dan Ba’diyah yang dikerjakan ada yang sebelum dan setelah Shalat Fardhu setiap harinya. Salah satu dari sekian nikmat Allah Ta’ala yang tak terhingga banyaknya ialah Allah menghadiahi kepada kita ibadah sholat Sunnah sebagai nafilah (Tambahan) Sholat Fardhu agar kita sebagai hamba-Nya selalu mengingat dan taat terhadap perintah-Nya. Diantara sekian Sholat Sunnah yang Allah Azza Wa Jalla berikan dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam ajarkan kepada umatnya ialah Shalat Sunnah Rawatib. Baca juga: 3 Kunci Keutamaan Sholat Sunnah Rawatib Rawatib ialah sholat sunnah yang ditunaikan (secara tetap) saat sebelum dan setelah melaksanakan Shalat wajib atau shalat Fardhu disebut sebagai Shalat Sunnah Rawatib. Berdasarkan al-Hadis, Ibnu Qudamah berkata: “Setiap sunnah rawatib qobliyah maka waktunya dimulai dari masuknya waktu shalat fardhu hingga shalat fardhu dikerjakan, dan shalat rawatib ba’diyah maka waktunya dimulai dari selesainya shalat fardhu hingga berakhirnya waktu shalat…
Agama merupakan ajaran yang menuntun manusia untuk melakukan diskusi dengan baik dan benar. Agama Islam adalah agama yang paling sempurna dan paling lengkap karena setiap didalam ajarannya selalu memiliki manfaat yang baik, serta memenuhi segala keseluruhan bidang kehidupan manusia. Mulai dari ajaran tauhid terang bagaimana cara beriman kepada Allah SWT serta ilmu fiqih dengan ajaran bagaimana cara manusia membersihkan diri dan bersuci setelah buang air besar, adapula ilmu tentang bagaimana untuk melakukan sholat Sunnah yang banyak sekali memiliki banyak pahala jika dikerjakan oleh setiap umat muslim. Baca juga: Bacaan Surat Sholat Sunnah Rawatib Setiap muslim tentunya diwajibkan untuk sholat lima waktu yaitu subuh, dhuhur, ashar, Maghrib, isya dan subuh. Tetapi yang harus diketahui adalah sebelum melaksanakan sholat wajib, alangkah baiknya untuk menjalankan sholat Sunnah terlebih dahulu. Di dalam menjalankan sholat, tidak hanya ada sholat wajib tetapi adapula sholat Sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Jika keduanya dikerjakan maka akan mendapatkan…
Sholat merupakan kewajiban yang paling utama bagi umat muslim. Selain ada sholat lima waktu, ada pula sholat sunnah yang bisa dilakukan. Salah satunya sholat sunnah rawatib. Sholat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang dikerjakan sebelum dan sesudah shalat fardhu, atau lebih kita kenal dengan shalat lima waktu. Ada sholat sunnah rawatib yang dikerjakan sebelum shalat fardhu disebut dengan sholat sunnah Qobliyah. Sedangkan shalat sunnah rawatib yang dikerjakan setelah shalat fardhu disebut dengan shalat sunnah Ba’diyah. Baca juga: 3 Alasan Pentingnya Sholat Rawatib Adapun tentang shalat rawatib pernah ditulis dalam kitab Riyadhussalihihn, “Dari Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha, Istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Seorang muslim melakukan shalat sunnah yang bukan wajib, karena Allah, (sebanyak) dua belas rakaat dalam setiap hari, Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah (istana) di surga.” (Kemudian) Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha berkata, “Setelah aku mendengar hadits ini aku…
Kehadiran anak menjadi sebuah karunia terindah dalam berumah tangga. Merawat dan mendidik anak laiki-laki dan perempuan sama saja. Namun ada mendidik khusus untuk anak perempuan, karena agak sulit menjaga anak perempuan daripada anak laki-laki. Ada keutamaan bagi keluarga yang mengurus anak perempuannya dengan baik hingga dewasa. Yaitu anak perempuan mereka akan jadi penghalang dari api neraka. Hal ini sesuai hadist yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim. ” Barang siapa diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, kelak mereka akan menjadi penghalang dari api neraka” . Baca juga: 10 Langkah Mendidik Anak Laki-laki Sesuai Ajaran Islam Ada banyak keutamaan yang dimiliki oleh perempuan. Seorang perempuan yang masih kecil bisa menjadi penyelamat orang tuanya di akhirat kelak. Ketika perempuan sudah menikah dan menjadi ibu, maka surga dibawah telapak kakinya. Oleh itu, kita tidak boleh meremehkan perempuan. Namun demikian, rasul juga mengatakan bahwa penduduk neraka terbanyak adalah perempuan. Sebab…
Keutamaan dari sholat sunnah rawatib sama halnya dengan mengerjaakan sunnah lainnya yang dianjurkan oleh rasulullah. Banyak amalan yang akan kita dapatkan dari melaksanakan sholat sunnah rawatib. Sesuai dengan hadist yang telah menjelaskan beberapa keutamaan sholat sunnah rawatib, sebagai berikut: At-Tarmidzi dan An-Nasa’i meriwayatkan hadits yang mengatakan bahwa, dari ‘Aisyah radiyallahu ‘anha, ia berkata: Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda, “ Barangsiapa tidak meninggalkan dua belas (12) rakaat pada shalat sunnah rawatib, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga…” (HR. At-Tarmidzi no. 414, An-Nasa’i no. 1794) Baca juga: Bacaan Penting saat Sholat Rawatib Aisyah radhiyallahu ‘anha telah meriwayatkan sebuah hadits tentang shalat sunnah rawatib sebelum (qobliyah) shubuh, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “ Dua rakaat sebelum shubuh lebih baik dari dunia dan seisinya“ . Dalam riwayat yang lain, “ Dua raka’at sebelum shubuh lebih aku cintai daripada dunia seisinya” (HR. Muslim no. 725) Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha telah meriwayatkan…
