1
Author

Annisa Aprinia

Browsing

Salah satu amalan yang bisa kita kejar untuk menambah amalan dari ibadah wajib adalah amalan sunnah. Banyak sekali amalan sunnah yang bisa kita kerjakan, salah satunya adalah sholat sunnah. Sholat sunnah yang diajurkan rasulullah untuk melengkapi sholat fardhu jika ada kekurangan adalah sholat sunnah rawatib.  Baca juga: Serba-serbi Sholat Dhuha Sayyidatina Ummi Habibbah pernah mendengar Rasulullah bersabda: “Allah SWT pasti membangun sebuah istanah di surga bagi orang yang sholat sunnah-tulus karena Allah- sebanyak dua belas rakaat setiap hari.” (HR. Muslim) Imam At-Tirmidzi menambahkan, “Empat rakaat sebelum Dzhuhur, dua rakaat setelahnya, dua rakaat setelah maghrib, dua rakaat setelah isya dan dua rakaat sebelum shubuh”. Namun bagaimana dengan bacaan surat sholat sunnah rawatib? Akan kita ulasan pembahasan ini. Sholat Sunnah Qabliyah Umroh.com merangkum, sholat sunnah qabliyah Subuh selain harus membaca surah Al Fatihah, disunnahkan juga untuk membaca bagian surah tertentu dalam Al Quran setelah membaca surah Al Fatihah. Boleh membaca surah atau ayat apapun,…

Orang tua merupakan cerminan utama bagi anak-anaknya. Tingkah laku orang tua akan cepat dituru oleh anak. Kebaikan dan keburukan anak tergantung orang tua yang merawatnya. Menjadi orangtua kadang kita merasa berhak melakukan dan mengatur apapun yang kita mau pada anak-anak. Mungkin awalnya berupa niat baik, tidak ingin anak-anak kesulitan atau mengalami hal buruk di kemudian hari. Namun ketika melakukan segala hal untuk anak harus terus diperhatikan. Baca juga: Adab Bertetangga dalam Islam Orang tua seringn lupa bahwa berbuat kebaikan itu tidaklah harus pada hal-hal yang besar. Mulai dari diri sendiri, dari yang kecil, dan mulai saat ini, itu slogan yang akrab kita dengar. Seperti itu juga seharusnya kita bersikap pada anak. Terkadang kita salah bersikap dengan anak. Kita berusaha keras berakhlak baik di hadapan orang lain dan menjaga perasaan mereka namun ternyata kita tidak bisa menjaga perasaan anak-anak kita. source: freepik.com Seenaknya saja orang tua berbicara pada mereka. Apalagi ketika…

Kali ini kita akan bercerita tentang seorang laki-laki mulia dan memiliki peranan yang besar dalam sejarah Islam, seorang panglima Islam, serta kebanggaan suku Kurdi, ia adalah Shalahuddin Yusuf bin Najmuddin Ayyub bin Syadi atau yang lebih dikenal dengan Shalahuddin al-Ayyubi atau juga Saladin. Ia adalah seorang laki-laki yang mungkin sebanding dengan seribu laki-laki lainnya. Baca juga: Kisah Mengharukan Nabi Sulaiman Asal dan Masa Pertumbuhannya Shalahuddin al-Ayyubi adalah laki-laki dari kalangan ‘ajam (non-Arab), tidak seperti yang disangkakan oleh sebagian orang bahwa Shalahuddin adalah orang Arab, ia berasal dari suku Kurdi. Ia lahir pada tahun 1138 M di Kota Tikrit, Irak, kota yang terletak antara Baghdad dan Mosul. Ia melengkapi orang-orang besar dalam sejarah Islam yang bukan berasal dari bangsa Arab, seperti Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Tirmidzi, dan lain-lain. Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Kisah Para Rasul Melalui Tempat Ini Karena suatu alasan, kelahiran Shalahuddin memaksa ayahnya untuk meninggalkan Tikrit sehingga…

Seorang muslimah tentunya tidak akan pernah meninggalkan kewajiban yang telah diajarkan dalam agama Islam yaitu memakai pakaian yang menutup aurat dan tidak menampakan lekukan badannya. Ini bertujuan untuk menjaga harga diri seorang wanita muslimah dari pandangan lawan jenis agar terhindar dari hal-hal yang mungkar. Banyak sekali wanita muslimah yang kurang memahami perbedaan diantara niqab dengan burqa dan beranggapan bahwa niqab dengan burqa itu sama. Padahal dalam sejarah niqab dan burqa memiliki perbedaan. Baca juga: Pakai Niqab atau Burqa, Jangan Lupa untuk Isi Pahala Anda dengan Membaca Al Quran Dalam sejarah penggunaan cadar (Arab : Niqab) Dalam Islam ini harus dipertegas, bahwa sebelum datangnya Islam didaerah sana, wanita Arab sudah memakai Niqab terlebih dahulu. Dalam catatan buku sejarah Abdul Halim Abu Syuqqah An-Niqab fi Syariat al-Islam, (2008: 48) menyatakan bahwa niqab merupakan salah satu pakaian yang digunakan oleh wanita gurun pasir di masa jahiliyyah. Kemudian pakaian ini tetap terus digunakan sampai masuknya…

Pengobatan secara islami yang berdasarkan sunnah rasul dikenal dengan istilah thibun nabawi. Berbagai macam jenis pengobatan dari rasulullah telah dikenal luas manfaatnya. Hal ini senantiasa dilakukan semata-mata tidak hanya ingin sembuh dari suatu penyakit, namun meneladani rasulullah Muhammad Saw. Ada banyak anjuran dari Rasulullah SAW untuk pengobatan. Salah satunya adalah dengan terapi bekam.  Baca juga: Sambil pengobatan, Anda Bisa Baca Ayat-ayat Al Quran di Sini Dari Jabir bin Abdullah dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa beliau bersabda, ان لكل داء دواء، فاذا اصيب دواء الدا ء برء باذن الله “Sungguh setiap penyakit ada obatnya jika obat mengenai penyakit maka ia sembuh dengan izin Allah.” Pesan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Agar Berbekam Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam telah berpesan agar berbekam. Beliau bersabda, ان كان في شيء مام تدا و يتم به خير فا لححا مة “Jika dalam metode pengobatan Kalian ada kebaikan maka itu ada dalam bekam.” Beliau juga bersabda, خير…

Berwudhu merupakan kegiatan mensucikan diri dari segala hadas atau kotoran oleh setiap muslim. Wudhu dapat dilakukan dengan menggunakan air bersih, namun ada juga cara bersuci dengan menggunakan debu (tayamum). Wudhu tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk membersihkan diri dari hadats kecil. Wudhu juga memiliki fungsi atau manfaat lainnya. Bukan hanya untuk mensucikan diri, tetapi manfaat menjaga wudhu untuk kesehatan dan kecantikan. Biasanya kita melakukan wudhu ketika ingin sholat atau membaca Al Quran. Selain itu, wudhu bisa dilakukan pada sela-sela aktivitas sehari-hari. Dalam Al-Quran dan hadist dijelaskan, “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuhlah) kakimu sampai dengan kedua mata kaki.” (QS. Al Maidah: 6). Baca juga: Abis Wudhu, Jangan Lupa Lakukan Ibadah Sholat Ini Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Tidak diterima sholat salah seorang dari kalian apabila ia berhadas, hingga ia berwudhu.”…

Asmaul Husna merupakan nama-nama Allah SWT yang terdapat dalam Al-Qur’an. Allah SWT adalah Zat yang Maha Agung dan Maha segalaNya. Asmaul Husna juga merupakan gambaran bahwa Allah SWT merupakan segala hal yang berupa segala kekuasaan yang ada di dunia ini dan kekuasaan Allah SWT tidak akan pernah ada yang bisa membandingkan. Baik dari teknologi maupun manusia itu sendiri. Sebagai seorang muslim tentunya kita pasti tahu bahwa terdapat 99 nama Asmaul Husna yang dimiliki oleh Allah SWT. Ada banyak sekali manfaat yang dapat kita terima ketika membacanya serta keistimewaan nya. Baca juga: Makna Aamiin yang Jarang Diketahui Berikut merupakan manfaat yang terdapat dalam nama-nama Asmaul Husna: 1. Mengenal Siapa Allah SWT Dengan membacanya, kita dapat mengenal Allah SWT secara lebih dalam dan mengetahui siapa Allah SWT tersebut melalui sifat-sifat yang terdapat dalam Asmaul husna. Dengan mengetahui hal tersebut maka membuat kita semakin yakin bahwa Allah SWT yang layak kita sembah karena…

Hafshah binti Umar bin al-Khattab bin Nufail bin Abdul Uzza bin Riyah bin Adi bin Ka’ab bin Luay radhiallahu ‘anha adalah putri dari Umar bin Khattab. Umar bin Khaththab adalah seorang penguasa yang adil dan memiliki hati yang sangat khusyuk. Ia dilahirkan pada 18 tahun sebelum hijrah. Hafshah lahir saat orang-orang Quraisy membangun Baitullah. Ia merupakan anak sulung dari Umar bin al-Khattab.  Baca juga: Detik-detik Wafatnya Siti Khadijah dan Isi Permintaan Terakhirnya Hafshah bersuamikan seorang laki-laki yang bernama Khunais bin Hudzafah as-Sahmi. Keduanya memeluk Islam bersama. Kemudian Khunais hijrah ke Habasyah pada hijrah yang pertama. Saat itu, jumlah sahabat yang hijrah terdiri dari dua belas orang laki-laki dan empat orang perempuan. Mereka dipimpin oleh Utsman bin Affan yang membawa istrinya, Ruqayyah putri Rasulullah. Kemudian Khunais dan istrinya Hafshah berhijrah pula ke Madinah. Ia turut dalam pasukan Badar. Dan wafat karena luka yang ia derita di perang pertama itu. source: freepik.com…

Dalam keseharian setiap perkataan yang kita lantunkan adalah doa. Doa memiliki kekuatan tersendiri. Kita sebagai manusia sering kali didoakan dan mendoakan orang lain. Baik itu untuk diri sendiri, orangtua, kekasih, teman, sahabat, dan sebagainyea. Doa tersebut kita sampaikan melalui berbagai media, baik dari ucapan langsung dari mulut maupun melalui pesan singkat. Baca juga: Kumpulan Doa untuk Sehari-hari Setelah didoakan atau mendoakan biasanya kita sebagai wujud merespon atas doa tersebut dengan harapan agar dikabulkan Allah SWT untuk mengamininya baik ucapan langsung atau tertulis. Lafadz Aamiin bukan hanya diucapkan untuk solat saja, tetapi bisa kita ucapkan di luar solat. Rasulullah SAW bersabda,  أذا أمن الإمام فأمنوا فإنه من وافق تأمينه تأمين الملائكة غفر له ما تقدم من ذنبه “Jika seorang imam mengucapkan ‘amin’ maka ucapkanlah pula ‘amin’ karena ungkapan amin seseorang yang bersesuaian dengan ungkapan amin para malaikat akan terampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” source: shutterstock Aamiin termasuk isim fiil Amar, yaitu…

Bagi umat muslim nama Siti Khadijah tentunya sudah tidak asing lagi. Beliau adalah istri dari Baginda Rasulullah SAW dan wanita yang selalu di hormati oleh Rasulullah serta sangat dicinta dibandingkan dengan istrinya yang lain karena beliau selalu disamping Rasulullah dan selalu menemui Rasulullah dalam kondisi apapun, serta menyakini bahwa  Rasulullah mampu untuk terus melalukan dakwah meskipun banyak tidak menyukai. Siti Khadijah termasuk dalam golongan orang-orang yang pertama kali memeluk agama islam. Siti Khadijah binti khuwailid adalah seorang janda yang memiliki kesuksesan dalam bidang perdagangan, beliau orang yang sangat tekun dan berasal dari Kabilah Bani Asad dari Suku Quraisy, tak heran beliau menjadi sangat terpandang di desanya.  Baca juga: Kisah Nabi Sulaiman yang Jadi Panutan Setiap apa yang dilakukan Siti Khadijah pun selalu melakukan atas tindakan yang benar-benar matang dan dilandaskan dengan kebenaran, beliau tidak terburu-buru dalam melakukan tindakan sehingga beliau menjadi wanita tauladan di zamannya.  source: freepik.com Ketika hendak memutuskan…