1
Author

Annisa Aprinia

Browsing

Umroh.com – Pisang goreng salah satu menu camilan yang mudah ditemui. Hampir sebagian masyarakat menyukai pisang goreng. Pisang goreng yang renyah dan hangat tentu menjadi camilan yang begitu menggugah selera. Apalagi, jika pisang goreng tersebut bagian luarnya gurih, serta renyah dan bagian dalamnya lembut dengan rasa legit menggigit di lidah. Yuk coba, cara membuat pisang goreng krispi! Baca juga : Wajib Anda Ketahui! ini Pembagian Hadas Dalam Islam Kandungan Pisang Goreng Pisang goreng sangat populer di lingkungan masyarakat. Apalagi buah pisang sangat mudah dicari. Buah pisang mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, mulai dari karbohidrat, vitamin C, potasium, serat, vitamin B6, dan mangan. Pisang goreng tentunya juga mengandung nutrisi itu, namun, jangan lupa bahwa kalori pisang goreng lebih tinggi. Kalori di tubuh akan baik jika kalori yang masuk dari makanan atau minuman jumlahnya seimbang dengan kalori yang terbakar saat kita beraktivitas. Karena, jika sisa kalori terlalu banyak di tubuh,…

Umroh. com – Umat muslim biasanya setelah melakukan puasa Ramdhan mereka melanjutkan puasa sunnah yaitu puasa Syawal. Waktu puasa Syawal biasanya di bulan Syawal selama enam hari. Melaksanakan puasa ini atas anjuran sunnah Rasulullah. Setelah menyelesaikan puasa Ramadhan dan dilanjutkan berpuasa selama enam hari di bulan Syawal, maka bagi yang melakukan akan seperti berpuasa selama setahun. Baca juga : Benarkah Dosa Ghibah Lebih Berat dari Zina? Waktu Puasa Syawal Puasa Syawal dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri atau mulai tanggal 2 Syawal, sampai akhir bulan Syawal. Bulan Syawal memiliki makna ‘peningkatan’. Maksudnya, setiap Muslim diharapkan dapat meningkatkan ibadah dan amal baiknya usai Ramadhan. Umroh.com merangkum, hukum berpuasa enam hari di bulan Syawal adalah sunnah yang boleh dilaksanakan mulai tanggal dua Syawal. Apabila melaksanakan puasa sunnah enam hari ini pada tanggal satu Syawal maka hukumnya tidak sah dan haram. Dalam hadits disebutkan, dari Abu Sa’id al-Khudri, dia berkata, “Nabi Muhammad Saw,…

Umroh.com – Keadaan tubuh ibu hamil tidak seperti keadaan orang biasa pada umumnya. Ibu hamil membutuhkan asupan nutrisi untuk kandungannya. Maka tak heran jika ibu hamil banyak menghabiskan makanannya. Namun memasuki bulan puasa, pola makan ibu hamil akan berubah. Lalu apa yang harus dilakukan ibu hamil yang sedang berpuasa? Agar tetap aman dan sehat, simak tips puasa bagi ibu hamil yang menjalankan ibadah puasa. Baca juga : Kenali Tanda Iman Turun yang Bisa Menyerang Anda Amankah Puasa Saat Hamil? Untuk ibu yang tengah mengandung, ibadah puasa Ramadhan merupakan sunnah. Pada kehamilan beresiko tinggi, tentu puasa sangat tidak dianjurkan. Namun, selama kandungan dan Bunda dalam kondisi kuat dan fit, ibadah puasa bisa-bisa saja tetap dijalani, namun dengan pengawasan yang ekstra. Sebenarnya, aman atau tidak puasa saat hamil tergantung pada kesehatan Anda dan bayi. Pada masa kehamilan, bayi Anda membutuhkan banyak nutrisi. Jika tubuh Anda memiliki persediaan energi dan nutrisi yang cukup,…

Umroh. com – Menjalankan ibadah puasa penuh limpahan pahala yang hukumnya wajib bagi setiap muslim, kecuali bagi yang uzur. Ibadah puasa mengajarkan kita untuk menahan rasa lapar, haus bahkan hawa nafsu untuk menghindari zina. Di sinilah kita diuji untuk bertahan atau tergoda oleh nafsu sendiri. Untuk menyempurnakan puasa, ada baiknya ikuti tips kuat puasa di bawah ini. Baca juga : 4 Cara Allah Memberi Rezeki Kepada Para Umatnya Puasa Menyehatkan Seperti layaknya mode restart maka fungsi puasa adalah menyegarkan lagi metabolisme tubuh. Organ dalam seperti usus, jantung, paru-paru serta hati akan mendapatkan waktu istirahat cukup selama berpuasa. Saat berpuasa dan tidak ada makanan dan minuman yang masuk ke tubuh, maka proses metabolisme akan membakar lemak yang kemudian mengubah menjadi energi yang lebih efisien. Selama berpuasa maka proses detoksifikasi (pengeluaran racun dari dalam tubuh) akan terjadi. Maka proses ini sangat menguntungkan tubuh untuk lebih sehat. Selain itu liver akan memecah glukosa menjadi…

Umroh.com – Melaksanakan puasa merupakan keajaiban setiap muslim. Selama sebulan menjalankan puasa, tentu diri kita merasakan suasana yang tak biasa. Di mana, kita dituntut untuk senantiasa menahan lapar dan haus di siang hari, hingga akhirnya baru bisa kembali makan dan minum itu di malam hari. Hal tersebut merupakan suatu perjuangan dan tantangan kehidupan. Puasa tidak diterima Allah jika Anda melakukan hal di bawah ini. Dalam menjalankan puasa, biasanya umat muslim berlomba-lomba melakukan ibadah untuk mendapatkan amalan dan pahala. Sehingga kegiatan ibadah yang diperoleh dapat diterima oleh Allah SWT. Namun sebenarnya tidak ada yang memastikan apakah kegiatan ibadah dan perlakuan kita saat puasa diterima atau tidak? ISimak pembebahasan berikut ini. Baca juga : Bolehkah Puasa Syawal di Hari Jumat? Ini Jawabannya! Ciri-Ciri Puasa yang Tidak Terima Allah Kisah ini terjadi pada diri Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Saat itu malam hari raya seperti biasanya Rasulullah SAW dan para sahabat membaca Takbir,…

Umroh.com – Berziarah merupakan tradisi masyarakat Indonesia menjelang datangnya Ramadhan. Umat muslim biasanya berziarah ke keluarga atau kerabat terdekat mereka. Namun sebagian juga ada yang berwisata religi mengunjungi makam Wali Songo. Seperti yang diketahui Wali Songo sebagai pendakwa hebat yang menyebarkan ajaran Islam di Pulau Jawa. Atas jasa-jasanya, mereka dikenang sebagai tokoh penting Indonesia. Karena itulah tradisi ziarah makam Wali Songo menjadi rutin dilakukan oleh banyak masyarakat Jawa pada khususnya. Simak pembahasan mengenai makam Wali Songo bisa jadi tempat ziarah sebelum bulan Ramadhan. Baca juga: Apa Hukum Ziarah Kubur Menjelang Bulan Ramadhan? Doa Ziarah Makam Wali السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ ASSALAMU ’ALAIKUM AHLAD-DIYAAR MINAL MU’MINIIN WAL MUSLIM, WA INNA INSYAA ALLOOHU BIKUM LA-LAAHIQUUN, WA AS-ALULLOOHA LANAA WALAKUMUL ‘AAFIYAH. “Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam. Kami insya Allah…

Umroh.com – Malam Lailatul Qadar memiliki kemuliaan dan keberkahan. Dalam Al Quran, keutamaan Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan. Rasulullah mengisyaratkan malam Lailatul Qadar turun pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Lebih khusus lagi, carilah malam Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Oleh karena itu, umat muslim diperintahkan meningkatkan ibadahnya di sepuluh malam terakhir. Lalu bagaimana sih doa malam lailatul qadar itu sendiri? Ada doa yang pernah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jikalau kita bertemu dengan malam kemuliaan tersebut yaitu doa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى Dari ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha-, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul…

Umroh.com – Sahabat muslimin yang diberkahi Allah. Datangnya bulan Muharram bagi umat muslim adalah momentum istimewa. Sebab di bulan itu, umat islam di seluruh dunia akan merayakan pergantian tahun baru hijriah. Sebuah hari yang memiliki sejarah panjang dan penuh keberkahan. Pada pembahasan kali ini akan membahas mengenai niat puasa akhir tahun dan awal tahun. Baca juga : Penting! Ini Doa Ziarah Kubur dan Bacaan Dzikir Tujuan Puasa Akhir dan Awal tahun Hijriah Perayaan yang dimaksud dalam islam di sini bukan berarti perayaan yang bersifat hura-hura dan berpesta pora. Seperti perayaan pergantian tahun baru masehi. Perayaan Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah merupakan momentum introspeksi diri akan segala dosa yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Dan waktu yang tepat untuk tobat dari segala dosa. Dalam merayakan Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah, umat islam dianjurkan melakukan Amalan Sunnah di Akhir dan Awal Tahun Hijriah. Hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri kepada…

Umroh.com – Setiap muslim tentunya menginginkan ibadah puasanya sempurna dan diterima oleh Allah SWT. Namun, ada kebiasaan yang jarang disadari oleh umat muslim, namun hal tersebut ternyata bisa saja berpotensi mengurangi pahala atau yang fatal adalah membatalkan puasa. Diantara yang membatalkan puasa adalah masuknya suatu benda ke dalam tubuh kita dengan secara disengaja. Banyak pertanyaan, apakah mengupil saat puasa bisa membuatnya batal ? maka berikut ini penjelasannya. Baca juga : Amalan di Bulan Ramadhan yang Banyak Bisa Dilakukan Hukum Mengupil Saat Puasa Pada dasarnya puasa dapat dikatakan batal jika terdapat suatu benda yang dimasukkan ke dalam tubuh kita melalui lubang-lubang seperti mulut, kuping, hidung, anus maupun kemaluan. Dan kaitannya dengan mengupil ini lah yang harus diperhatikan, karena banyak sekali dari kita yang sering meremehkan dan menganggap bahwa mengupil tidaklah membatalkan puasa. Dalam hal ini, ngupil dibedakan menjadi dua bagian. Yang pertama dapat dikatakan sebagai tahap bisa, yakni ngupil yang tidak…

Umroh.com – Puasa termasuk rukun Islam yang harus dilaksanakan. Puasa terbagi menjadi dua, ada puasa wajib dan sunnah. Puasa wajib dilaksanakan setahun sekali yaitu puasa Ramadhan. Sedangkan puasa sunnah dilaksanakan di hari atau bulan tertentu. Salah satu puasa sunnah yang sering dilakukan umat muslim ialah puasa Syawal. Pengertian puasa syawal yang dilaksanakan di bulan Syawal merupakan puasa sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan karena berbagai keutamaannya. Baca juga : Penting! Ini Keutamaan Sabar Dalam Islam Apa Itu Puasa Syawal? Setelah menjalankan puasa wajib selama 30 hari di bulan Ramadan umat Islam dapat melanjutkan dengan puasa Syawal. Puasa syawal adalah puasa yang dikerjakan sesudah Hari Raya Idhul Fitri sebanyak 6 hari. Puasa pada hari itu hukumnya sunat berdasarkan hadits Abu Ayyub Al- Anshari ra, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian diiringinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka seolah-olah ia berpuasa sepanjang masa.” (HR. Muslim)…