1
Author

Fajria Anindya Utami

Browsing

Umroh.com – Resep cah Kangkung ala restoran memang bikin penasaran. Padahal resepnya pun sederhana dan bisa dibuat di rumah loh! Tapi siapa sangka, masakan ini begitu enak bahkan bisa masuk ke dalam daftar menu restoran. Selain enak, cah kangkung juga sehat mengandung banyak nutrisi dan vitamin. Padahal kalau melihat bahan baku yang dibutuhkan, sangat murah dan terjangkau. Resep Cah Kangkung Ala Restoran Bagi kamu yang ingin masak di rumah, langsung saja simak resepnya berikut. Untuk memulai, langsung saja persiapkan bahan-bahan berikut: 1. Resep Cah Kangkung Cah kangkung ala restoran memang memiliki sensasi yang berbeda hingga membuat penasaran. Coba deh simak resep ini! Bahan: 200 Gram / 1 Ikat Sayur Kangkung.5 Buah Cabe Merah.3 Siung Bawang Merah.3 Siung Bawang Putih.1/2 Sendok Teh Garam.1/2 Sendok Teh Gula.Merica secukupnya15 ml / 1 Sendok Makan Saus Tiram.50 ml Air Mineral.Minyak Goreng secukupnya. Cara Membuat: Siapkan talenan lalu potong-potong Bawang Merah, Bawang Putih dan Cabe…

Umroh.com – Kolak pisang adalah takjil andalan bagi masyarakat Indonesia saat Ramadhan tiba. Cita rasanya yang manis menjadikannya kudapan yang tepat untuk berbuka puasa. Rasa manisnya datang dari gula yang digunakan sebagai salah satu bahan pembuatnya. Dengan kandungan gula yang ada, maka kolak sangat ampuh untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa. Jadi, tak heran kalau kolak selalu ada di bulan Ramadan. Sejarah Kolak Pisang Ternyata, penamaan kolak tidak sembarangan. Nama kolak sendiri ada filosofinya. Konon, nama kolak diambil dari kata “Khalik” yang artinya Tuhan, pencipta alam semesta, yaitu Allah SWT. Jika dilihat dari sejarahnya, filosofi ini ada hubungannya dengan penyebaran Islam di Indonesia. Kemudian, isian kolak juga memiliki makna. Kolak yang menggunakan isian pisang kepok mengacu pada istilah “kapok”. Harapan yang terkandung di dalamnya ialah masyarakat kapok, tidak ingin berbuat dosa lagi serta segera bertobat kepada Allah SWT. Sedangkan bahan lain sering digunakan kolak adalah ubi. Ubi sering dikenal dengan…

Umroh.com – Peristiwa penting di bulan Muharram tercatat sejarah cukup banyak. Semula bulan dalam Islam itu istimewa, termasuk bulan Muharram. Terlbih Muharram sendiri adalah bulan pertama atau pembuka dalam kelender hijriyah. Seperti satu Muharram sendiri diperingati sebagai Tahun Baru Islam. Ini ditandai dengan hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah pada 622 Masehi. Sejarah bulan Muharram Sejarah menyebutkan, bangsa Arab pun sudah menghormati Muharram sebelum Nabi Muhammad SAW lahir. Istri Rasulullah Aisyah mengatakan, hari Asyura atau 10 Muharram merupakan hari orangorang Quraisy berpuasa di masa Jahiliyah, Rasulullah juga turut menjalankannya. Setelah Baginda Nabi hijrah ke Madinah, beliau terus mengerjakan amalan tersebut. Bahkan, Rasulullah memerintahkan para sahabat supaya berpuasa Asyura pula. Setelah puasa Ramadhan diwajibkan, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang menghendaki berpuasa Asyura, puasalah. Dan siapa yang tidak suka, boleh meninggalkannya.” Berdasarkan Riwayat Sahabat Rasul Ibnu Abbas meriwayatkan, ketika Nabi Muhammad hijrah ke Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi di sana menjalankan…

Umroh.com – Hadits tentang bulan Safar adalah ketika Rasulullah SAW membantah bahwa bulan Safar bukanlah bulan yang sial. Sebagaimana diketahui, bulan Safar dianggap sebagai bulan yang sial sehingga diadakan banyak acara ritual untuk menolak bala serta takhayul yang masih dipercaya umat muslim di Indonesia. Padahal, bulan Safar menjadi salah satu bulan Allah yang mulia bagi Allah SWT. Musibah yang menimpa manusia tersebut tidak akan terjadi kecuali dengan qadha dan qadar dari Allah SWT. Hadits Tentang Bulan Safar Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW memberi penjelasan tentang umat yang tidak diperbolehkan untuk percaya pada sebuah penyakit bisa menular karena penyakit itu sendiri, namun penyakit yang menular tidak lain karena kehendak Allah SWT dan juga Qadah serta Qadarn-nya. Dari AbuHurairah RA dari Rasulullah SAW bahwa sesungguhnya beliau bersabda: ”Tiada kejangkitan, dan juga tiada mati penasaran, dan tiada juga Safhar”, kemudian seorang badui Arab berkata, “Wahai Rasulullah SAW, onta-onta yang ada di padang pasir…

Umroh.com – Amalan yang bisa dilakukan di bulan Rabiul Akhir adalah amalan sehari-hari yang seharusnya kita perbanyak. Rabiul Akhir atau Rabi‘uts Tsani merupakan bulan ke-4 dalam kalender Hijriah atau penanggalan berbasis bulan (lunar calendar), tepatnya setelah Rabiul Awwal, sebelum Jumadal Ula. Asal Mula Bulan Rabiul Akhir Pada zaman Jahiliyah, bulan Rabiul Akhir ini disebut dengan bulan Wubshan atau Wabshan. Bulan Rabiul Awwal disebut dengan bulan Khawwan atau Khuwwan. Sedangkan bulan Jumadil Ula disebut dengan al-Hanin. Yang pertama memberi nama bulan Rabiul Akhir menurut satu pendapat adalah buyut kelima Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yakni Kilab bin Murrah. Penamaan itu tidak terlepas dari peristiwa alam musim rabi‘ atau musim semi yang terjadi di Jazirah Arab. Pada musim itu rerumputan menghijau, tanaman tumbuh subur, dan pepohonan banyak yang berbuah. Umumnya musim itu terjadi selama dua bulan. Sehingga nama ini pun disematkan kepada dua bulan terjadinya musim tersebut, yang sekarang dikenal dengan Rabiul Awwal…

Umroh.com – Keutamaan bulan Jumadil Awal dapat membuat keimanan kita lebih baik lagi kepada Allah SWT. Jumadil Al-Awwal atau jumadil awal yang juga disebut Jumadil Ula adalah bulan kelima dalam kalender Islam. Bulan ini menunjukkan awal musim panas, karena arti dari bulan ini adalah cuaca panas. Penamaan ini diberikan karena pada bulan tersebut orang Arab di zaman dulu bertembung di hari-hari dalam musim sejuk yang sangat dingin dan terjadi peristiwa kekeringan air atau air yang membeku dan saat itu seluruh telaga, parit dan sungai lebih sejuk dan kering dari biasanya. Banyak kejadian yang berkesan terkait bulan ini. Bulan Jumadil Awal menjadi bulan ketangguhan bagi sahabat nabi dalam mempertahankan keislaman yang telah mereka yakini. Mereka adalah Abdullah bin Zubair bin Awwam serta ibunya Asma’ binti Abu Bakar. Lalu, pada 17 Jumadil Awal merupakan hari ketika Abdullah dihukum oleh penguasa yang zhalim pada masa itu. Sedangkan Asma’ binti Abu Bakar merupakan sahabat…

Umroh.com – Larangan di bulan Rajab lantaran bulan Rajab sendiri adalah satu diantara bulan haram yang empat. Seperti Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, tiga bulan yang berurutan, kemudian yang keempat adalah Rajab, yang diapit oleh bulan Jumada, yakni Jumada Tsaniah dan Sya’ban. Empat bulan ini memiliki kekhususan yang sama, tanpa terkecuali bulan Rajab. Para ulama berselisih pendapat, diantara empat ini, mana yang paling baik. Sebagian Syafi’iyah berkata: “Yang paling baik adalah Rajab”. Tetapi pendapat ini dilemahkan oleh Imam Nawawi dan yang lainnya. Sebagian ulama berpendapat: “Bulan Muharram”. Ini adalah pendapat Al Hasan dan dikuatkan oleh Nawawi. Sebagian ulama lagi berkata: ”Bulan Dzulhijjah”. Pendapat ini diriwayatkan dari Sa’id bin Jubair dan selainnya. Dan inilah yang lebih kuat. Demikian, sebagaimana dinukil dalam kitab Al Latha’if, karya Ibnu Rajab Al Hambali. Larangan di Bulan Rajab Terdapat beberapa hal yang dilarang di bulan Rajab. Seperti dilarang membunuh, bermaksiat dan berperang. Berikut ulasannya: 1. Diharamkan Membunuh…

Umroh.com – Keutamaan bulan Dzulhijjah menjadi bulan yang disucikan atau diistimewakan bagi umat islam. Sebagaimana sabda Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalah berikut ini : إِنَّ الزَّمَانَ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ثَلَاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ Artinya: “Sesungguhnya zaman itu berputar sebagaimana bentuknya semula di waktu Allah menciptakan langit dan bumi. Setahun itu ada dua belas bulan diantaranya terdapat empat bulan yang dihormati : 3 bulan berturut-turut; Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Muharram serta satu bulan yang terpisah yaitu Rajab Mudhar, yang terdapat diantara bulan Jumada Akhiroh dan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim) Orang-orang Arab menamai bulan tersebut dengan nama Dzulhijjah adalah karena pada bulan tersebut orang-orang Arab melakukan ibadah haji sebagai bentuk pelaksanaan ajaran-ajaran Nabi Ibrahim Alaihissalam, dan kebiasaan ini sudah ada sejak zaman Jahiliyah. Dzulhijjah berasal dari dua kata, yaitu Dzul yang artinya…

Umroh.com – Penyakit Nabi Daud Allaihi Salam adalah penyakit yang membuatnya semakin bersabar menghadapi ujian dari Allah SWT. Nabi Daud terkenal sebagai sosok panutan yang disiplin. Ia membagi waktu sehari-harinya menjadi empat bagian. Satu hari khusus untuk mengkaji ilmu bersama Bani Israil, sehari lainnya untuk beribadah di mihrab, sehari lagi untuk pengadilan, dan sehari lainnya untuk para istri. Tetapi, justru di sinilah ujian Allah datang menghampirinya. Sewaktu mengisi pengajian bersama Bani Israil, tiba-tiba seseorang dari mereka berseloroh bahwa tak sehari pun yang dilewati anak Adam, kecuali ia pernah berbuat dosa. Awal Mula Penyakit yang Diderita Nabi Daud AS Merasa terhindar dari ungkapan itu, Daud tebersit di hatinya untuk sedikit berbangga hati. Bahwa dia tidak termasuk dari apa yang disangkakan oleh umatnya. Tetapi, hal itu justru mendapat teguran dari-Nya. “Hai Daud, waspadalah, hingga cobaan mendatangimu,’ firman Allah. Nabi Ayyub berasal dari Rum (Romawi). Dulunya Nabi Ayyub terkenal sangat kaya dengan harta…

Umroh.com – Bolehkah sholat Jumat di rumah? Pasti banyak umat muslim yang mempertanyakan hal ini apalagi kalau sedang ada wabah penyakit atau cuaca yang tak mendukung. Sebagaimana diketahui, sholat Jumat merupakan ritual wajib bagi Muslim laki-laki di setiap minggunya. Salah satu hikmah disyariatkannya Jumat adalah menjaga kerukunan dan kekompakan di antara sesama Muslim. Minimal satu kali dalam seminggu mereka bisa bertemu dan bertatap muka setelah setiap harinya sibuk dengan profesi dan pekerjaan masing-masing. Bolehkah Sholat Jumat di Rumah? Sebegitu pentingnya Jumatan, hingga Nabi menyabdakan bahwa orang yang meninggalkan Jumat tiga kali beturut-turut, Allah membekukan hatinya. Ketika hati sudah beku, pertanda susah menerima nasihat dan kebenaran. Hanya saja, dalam kondisi tertentu, syariat membolehkan sholat Jumat di suatu daerah ditiadakan. Berikut ini penjelasannya. 1. Jumlah jamaah Jumat Tidak Memenuhi Kuota Minimal jumlah jamaah Jumat yang mengesahkan Jumatan menurut pendapat yang kuat dalam mazhab Syafi’i adalah 40 laki-laki Muslim (sudah termasuk imam) daerah…