Umroh.com – Sholat witir sebelum tidur termasuk ke dalam sholat sunnah yang dianjurkan. Sebagian ulama berpendapat bahwa sholat witir lebih utama dibanding sholat rawatib. Bahkan ada ulama yang mewajibkan sholat witir. Adapun minimal pengerjaan sholat witir yakni satu raka’at dan paling banyak sebelas rakaat. Lau, waktu pelaksanaan sholat witir ialah setelah sholat isya sampai masuknya waktu sholat shubuh. Baca juga : Pengertian Sombong dalam Islam dan Penyebabnya Sholat Witir Sebelum Tidur Sahabat Abu Bakar biasanya mengerjakan sholat witir sebelum tidur, kemudian tidur dan mengerjakan sholat tahajud di pertengahan malam. Sementara Umar bin Khatab beliau mengerjakan sholat witir setelah bangun tidur yakni setelah tahajud dan ditutup dengan sholat witir. Waktu Sholat Witir Para ulama sepakat, bahwa waktu sholat Witir tidaklah masuk kecuali setelah ‘Isya’ dan waktunya tetap berlangsung hingga Shubuh. Dari Abu Bashra Radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إِنَّ اللهَ زَادَكُمْ صَـلاَةً، فَصَلُّوْهَا بَيْنَ الْعِـشَاءِ وَالْفَجْرِ. “Sesungguhnya…
Umroh.com – Momen berbuka puasa adalah momen yang ditunggu semua orang. Selain bisa melepas dahaga dan lapar, momen berbuka puasa juga bisa menjadi momen kumpul bersama teman atau keluarga. Karena itulah kita ulas 7 tempat buka puasa di Jakarta yang bisa kamu sambangi! Jakarta memang menyediakan beragam tempat makan untuk menjadi rujukan ketika hendak berbuka puasa sendiri atau bersama teman-teman. Yuk simak bareng! Baca juga: Daftar 7 Tempat Ngabuburit di Bandung! 7 Tempat Buka Puasa di Jakarta Umroh.com merangkum, Bbaik bersama teman atau sendiri, atau bersama keluarga dan kolega kerja, bisa banget buat mampir ke 7 tempat buka puasa di Jakarta ini. Dijamin tempatnya asyik buat kumpul! 1. Sop Kaki Kambing Bang Karim Buka puasa dengan sop kaki kambing yang terbuat dari campuran susu pasti sangat lezat. Ada banyak warung sop kaki kambing di Jakarta, namun warung Sop Kaki Kambing Bang Karim ini adalah salah satu yang paling ramai pengunjung…
Umroh.com – Suri tauladan kita, Rasulullah Shallahu ‘Alaihi wa Sallam adalah uswah hasanah yang baik bagi umat dalam hal ibadah pun juga akhlak. Di bulan Ramadhan, bagaimana ya biasanya menu sahur Rasulullah? Rasulullah SAW senantiasa memberikan contoh yang baik kepada kita umat-Nya. Karena itulah mungkin kita bisa meniru menu sahur yang disantap oleh Rasulullah SAW. Baca juga: Bisa Dicoba, Catat 10 Menu Sahur Sehat di Sini! Menu Sahur Rasulullah Umroh.com merangkum, rasulullah SAW adalah manusia sempurna yang Allah SWT ciptakan. Rasulullah SAW terbiasa hidup sederhana tanpa banyak tuntutan duniawi. Hal ini terlihat dari bagaimana santapan Rasulullah saat sahur ataupun berbuka. 1. Rasulullah Sahur dengan Kurma Tak hanya makan sahur, Rasulullah juga yang biasa menyantap hidangan sederhana. Diriwayatkan, Rasulullah biasa membatalkan puasa dan makan sahur hanya berupa ruthob (kurma basah), atau tamr (kurma kering), dan air putih. Diriwayatkan oleh Anas radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, “Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam berbuka puasa…
Umroh.com – Puasa selain menjadi alasan utama untuk beribadah, tetapi puasa juga dapat membantu kamu yang ingin berdiet loh. Ada 5 menu buka puasa untuk diet yang bisa kamu pakai agar diet semakin lancer. Meski waktu makan dibatasi saat puasa, namun asupan makan tetap perlu dikontrol ya jika ingin menurunkan berat badan. Sebaiknya kurangi asupan kalori sebanyak 500 kalori per hari untuk mendapatkan penurunan berat badan sebanyak 0,5-1 kg per minggu. Contohnya, total asupan kalori kamu biasanya sebanyak 2000 kalori, maka kamu hanya perlu mengonsumsi sebanyak 1500 kalori saat puasa untuk mencapai penurunan berat badan. Baca juga: Makna dan Hukum Puasa Ramadhan untuk Umat Muslim Namun tetap jangan berlebihan dalam membatasi asupan kalori. Karena tubuhmu tetap membutuhkan kalori untuk melakukan fungsi normalnya. Setidaknya, kamu harus mencukupi kebutuhan kalori minimal 1200 kalori/hari untuk menjaga fungsi normal tubuh. 5 Menu Buka Puasa untuk Diet Umroh.com merangkum, untuk itu mungkin kamu perlu 5…
Umroh.com – Menurut Fiqhus Sunnah, Nazar adalah mengharuskan suatu ibadah yang pada dasarnya menurut syariat tidaklah wajib dengan lafazh yang menunjukkan hal itu, seperti seorang yang mengatakan, ”Demi Allah aku harus mensedekahkan uang dengan jumlah sekian,” atau ”Apabila Allah menyembuhkan penyakitku maka wajib bagiku untuk berpuasa tiga hari.” Atau lafazh-lafazh yang seperti itu. (Fiqhus Sunnah juz III hal 33) Nadzar bisa dilihat dari dalil-dalil yang ada didalam Al Qur’an maupun sunnah: وَلْيُوفُوا نُذُورَهُمْ Artinya: “Dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka.” (QS. Al Hajj : 29) يُوفُونَ بِالنَّذْرِ وَيَخَافُونَ يَوْمًا كَانَ شَرُّهُ مُسْتَطِيرًا Artinya : “Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.” (QS. Al Insan : 7) Baca juga: Pengertian Puasa Nazar yang Jarang Diketahui Dalil Nazar dalam Hadits Adapun didalam as Sunnah, diantaranya hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dari Aisyah bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Barangsiapa yang bernazar untuk menaati Allah maka taatilah dan…
Umroh.com – Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam kian mencontohkan kepada kita untuk beribadah di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Ada dua alasan kenapa bisa demikian. Pertama, karena setiap amalan dinilai dari akhirnya. Kedua, supaya mendapati lailatul qadar. 10 Malam Terakhir Ramadhan Adapun salah satu hal yang terjadi pada 10 malam terakhir Ramadhan yakni Lailatul Qadar sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ “Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 2020 dan Muslim no. 1169). Baca juga: Unik dan Menarik! Ini 16 Tradisi Menyambut Bulan Ramadhan Terjadinya lailatul qadar di malam-malam ganjil lebih memungkinkan daripada malam-malam genap, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ “Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 2017) Lailatul Qadr di 10 malam terakhir…
Umroh.com – Saat puasa pertama dimulai, sebaiknya kita jangan sampai melewatkan menu sahur yang berkualitas. Karena menurut para ahli, makan sahur justru lebih penting dari buka puasa di mana sebagian besar orang justru makan serba berlebihan. Saat menjalankan ibadah puasa, banyak orang mengabaikan sahur. Hal ini lantaran sebagian besar orang merasa kesulitan bangun dan memilih untuk istirahat dibanding makan sahur. Padahal sahur berperan sangat penting untuk orang yang berpuasa. Baca juga: Begini Tata Cara Mandi Puasa Ramadhan! 10 Menu Sahur Sehat Puasa itu seharusnya membuat tubuh jadi lebih sehat dan kuat karena ada proses detoksifikasi. Nah, supaya puasamu optimal, kamu bisa mencoba resep-resep di bawah ini sebagai menu sahur. 1. Sayur orak arik Telur yang dipadukan dengan sayur bisa membuatmu lebih sehat loh. Karena itulah sayur orak-arik ini menjadi bahan masakan yang mudah dibuat saat sahur. Cukup siapkan, kol, buncis, kacang panjang, taoge, wortel, atau sayuran favoritmu. Cara membuatnya tumis…
Umroh.com – Ramadhan merupakan bulan yang dinanti-nantikan oleh umat muslim karena menjadi bulan penuh rahmat dan penuh berkah. Pintu neraka pun ditutup rapat-rapat di bulan itu, setan dibelenggu dan pahala berlipat ganda menjadi sepuluh kali lipat. Pada bulan Ramadhan semua amal perbuatan baik atau buruk diganjar berkali-kali lipat. Abu Hurairah berkata bahwa Nabi Saw bersabda : كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ “Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat…” [HR. Bukhari]. Baca juga: Tips Umroh saat Ramadhan Ini Akan Memudahkanmu! Tak hanya itu, Allah SWT juga memberikan keistimewaan bagi mereka yang melaksanakan ibadah umroh. Khusus ibadah umroh yang dilakukan pada bulan Ramadhan, maka Allah SWT akan memberikan keutamaan (fadhal) yang luar biasa di dalamnya berupa pahala yang setara dengan ibadah haji. Keutamaan Umroh di Bulan Ramadhan Umroh.com merangkum, sebagaimana amalan ibadah, ada yang…
Umroh.com – Bulan Sya’ban menjadi penanda bahwa kita akan segera kedatangan tamu istimewa yakni bulan Ramadhan. Sebagai bekal untuk meningkatkan amal ibadah di bulan Sya’ban, mari kita mengkaji seputar Sya’ban ini. Bulan Sya’ban memiliki keistimewaan dari bulan lainnya yaitu waktu dinaikkan berbagai amalan manusia ke langit. Ada hadits dari Usamah bin Zaid yang menanyakan alasan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat bersemangat melakukan puasa di bulan Sya’ban. Baca juga: Inilah Pengertian Malam Nisfu Sya’ban “Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, bulan Sya’ban – bulan antara Rajab dan Ramadan – adalah bulan di saat manusia lalai. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan.” (HR. An-Nasa’i no. 2359). Al-Hafizh Abu Thahir menyebut hadits ini hasan. Keutamaan Puasa Nisfu Sya’ban Syeikh Nawawi Al Bantani dalam Nihayatuz Zain menjelaskan sebagai berikut. “Bulan paling utama adalah Ramadan, kemudian Muharram,…
Umroh.com – Islam tidak pernah menyulitkan setiap umat muslim untuk beribadah. Bahkan, memberian ruang seluas mungkin agar senantiasa beribadah kepada Allah SWT. Umat muslim tak hanya diperintah mengerjakan ibadah wajib, namun juga dianjurkan untuk melaksanakan ibadah sunah. Kendati pintu ibadah dibuka lebar, namun amalan yang dilakukan mesti mendapat legitimasi di dalam syariat. Seperti ibadah yang kerap kali dipermasalahkan yakni puasa Rajab. Baca juga: Niat Puasa Rajab dan Anjurannya Sesuai Para Ulama Sebagian orang berpendapat bahwa puasa Rajab tidak diperbolehkan, alias bid’ah, lantaran tidak ada dalil spesifik yang membolehkannya. Bahkan, hadits-hadits keutamaan puasa di bulan Rajab kebanyakan dhaif dan maudhu’. Dalil Puasa Rajab Umroh.com merangkum, kebanyakan dalil bersifat dhaif dan maudhu’ namun hal tersebut tidak berdampak pada ketidakbolehan puasa di bulan Rajab. Pertanyaan hukum puasa Rajab pernah ditanyakan Utsman bin Hakim kepada Sa’id Ibnu Jubair. Dialog kedua orang ini direkam oleh Imam Muslim bin Hajaj dalam kitab Shahih-nya. “Utsman bin Hakim…
