Umroh.com – Umroh merupakan impian bagi seluruh umat muslim. Terlebih ketika kita mengetahui melaksanakan umroh di bulan Ramadhan sama dengan pahal berhaji. Namun, tips umroh saat Ramadan tentu lebih spesial, tapi ada tidak bisa dilakukan setiap saat yang mesti diperhatikan. Mungkin kamu akan membayangkan hawa panas yang bisa membuat kehausan. Apalagi beribadah umroh dalam kondisi berpuasa. Oleh karena itu, umroh di bulan Ramadhan memiliki persiapan rohani dan juga fisik yang memang harus disiapkan secara maksimal mengingat saat umroh pun kita masih wajib berpuasa sebagaimana biasanya. Baca juga : Yuk Amalkan! Ini Waktu Terbaik Membaca Surat Al Ikhlas Tips Umroh Saat Ramadhan Agar persiapan maksimal, berikut beberapa tips yang bisa menjadi acuan saat hendak melakukan umroh di bulan Ramadhan. 1. Atur umroh agar bisa dikerjakan pada malam hari Mengingat suhu Arab Saudi yang panas, mungkin bisa kita mengatur untuk melaksanakan umroh saat Ramadan pada malam hari. Agar tidak kepanasan dan jika…
Umroh.com – Selama puasa Ramadhan, kita juga akan menghiasi malam dengan melaksanakan sholat tarawih. Namun, kamu tau tidak rukun sholat tarawih apa saja? Untuk diketahui, sholat tarawih adalah sholat yang hukumnya sunnah berdasarkan kesepakatan para ulama. Sholat tarawih merupakan sholat malam atau di luar Ramadhan disebut juga dengan dengan sholat tahajud. Sholat tarawih merupakan ibadah yang utama di bulan Ramadhan untuk mendekatkan diri pada Allah Ta’ala. Ibnu Rajab rahimahullah dalam Lathoif Al Ma’arif berkata, “Ketahuilah bahwa seorang mukmin di bulan Ramadhan memiliki dua jihadun nafs (jihad pada jiwa) yaitu jihad di siang hari dengan puasa dan jihad di malam hari dengan sholat malam. Barangsiapa yang menggabungkan dua ibadah ini, maka ia akan mendapati pahala yang tak hingga.” Baca juga : Perlu Tahu! Ini Mimpi Menurut Islam dan Pandangannya Rukun Sholat Tarawih Untuk dapat memaksimalkan sholat tarawih, yuk kita sama-sama pelajari rukun sholat tarawih di bawah ini! 1. Salam Setiap Dua…
Umroh.com – Doa qunut witir biasa dilakukan usai sholat tarawih, saat melaksanakan sholat witir. Sholat witir disyari’atkan sebagai sholat malam dan disyari’atkan juga melakukan qunut beserta doa qunut witir yang pernah dilakukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bagaimana ketentuan doa qunut witir ini? Baca juga : Ini Manfaat Tawakal yang Perlu Anda Ketahui Pengertian Qunut Kata qunut dalam bahasa Arab digunakan untuk beberapa pengertian, di antaranya sebagai berikut. 1. Khusu’ Hal ini sebagaimana terdapat dalam firman Allah Subanahu wa Ta’ala: حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَىٰ وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ “Peliharalah segala sholat(mu), dan (peliharalah) sholat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam sholatmu) dengan khusyu’”(Al Baqarah:238) 2. Do’a Taat dan senantiasa ibadah, sebagaimana terdapat dalam firman Allah Subanahu wa Ta’ala : وَمَرْيَمَ ابْنَتَ عِمْرَانَ الَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهِ مِنْ رُوحِنَا وَصَدَّقَتْ بِكَلِمَاتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهِ وَكَانَتْ مِنَ الْقَانِتِينَ “dan Maryam puteri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari…
Umroh.com – Tempat ngabuburit di Bandung sebenarnya ada banyak sekali. Apalagi momen ngabuburit biasanya dihabiskan bareng teman atau keluarga. Kota Kembang yang punya suasana khas dan dekat dengan alam ini cocok banget buat kamu yang hobi jalan-jalan. Jadi, kamu yang berpuasa di Bandung, bisa datang ke 7 tempat ngabuburit di Bandung yang menyenangkan dan asyik. Baca juga : Penjelasan Pembagian Mahram dalam Islam 7 Tempat Ngabuburit di Bandung Bandung memang identik dengan taman kota dan suasananya yang teduh. Ada banyak ruang terbuka dan taman yang bisa kamu kunjungi saat ngabuburit. Simak di sini ya! 1. Babakan Siliwangi Salah satu tempat hijau-hijau yang bisa kamu jadikan tempat ngabuburit adalah Hutan Kota Babakan Siliwangi. Kamu bisa menikmati suasana yang hijau asri sambil jalan-jalan sore. Hutan Kota Babakan Siliwangi dilengkapi dengan forest walk yang membentang di sepanjang hutan kota, sehingga akan memudahkan pengunjung dalam menjelajahi dan menikmati kesejukan hutan kota. Di tengah forest…
Umroh.com – Sebenarnya ada banyak tempat ngabuburit di Surabaya. Jadi, selain azan maghrib, ngabuburit menjadi momen seru yang biasa dihabiskan orang-orang saat Ramadhan. Banyak orang yang ngabuburit dengan mengunjungi tempat-tempat seru di kotanya masing-masing. Nah, bagi kamu yang tinggal di Surabaya atau yang akan mudik ke Surabaya, ini tempat – tempat ngabuburit di Surabaya seru yang bisa kamu kunjungi. Baca juga : Ini Keistimewaan Sholat Tahajud Bulan Ramadhan 7 Tempat Ngabuburit di Surabaya Nah, tempat-tempat ini seru buat kamu ngabuburit. Selain itu juga ramah di kantong lho! Jadi gak perlu khawatir kamu akan mengeluarkan banyak uang untuk sekadar menyegarkan pikiran. Ini dia 7 tempat ngabuburit di Surabaya buat menunggu waktu berbuka puasa! 1. Masjid Cheng Ho Di Surabaya terdapat masjid yang bernuansa unik. Perpaduan budaya tionghoa dan islam berpadu dalam karya seni masjid Cheng Ho. Untuk menuju ke masjid ini kamu perlu kesabaran karena pengunjungnya wajib menaati peraturan yang berlaku.…
Umroh.com – Mengisi bulan Rajab dengan berbagai ibadah memang sangat dianjurkan, terlebih puasa sunnah. Meski demikian, para ulama masih memperdebatkan mengenai ketentuan puasa sunnah di bulan Rajab. Sebagian orang meyakini puasa Rajab disunahkan, sementara sebagian lainnya masih mempertanyakan. Rajab memang bulan mulia yang mengandung banyak keutamaan. Namun demikian, bagaimana sebenarnya ketentuan pelaksanaan puasa Rajab? Baca juga: Inilah Keutamaan Puasa Rajab yang Harus Diingat! Jumlah Hari Puasa Rajab Kesunahan puasa Rajab ditetapkan berdasarkan beberapa hadits Nabi. Di antaranya adalah hadits riwayat Abu Dawud sebagai berikut: “Dari Mujibah Al-Bahiliyyah, dari bapaknya atau pamannya, bahwa ia mendatangi Nabi. Kemudian ia kembali lagi menemui Nabi satu tahun berikutnya sedangkan kondisi tubuhnya sudah berubah (lemah/ kurus). Ia berkata, ‘Ya Rasul, apakah engkau mengenaliku?’ Rasul menjawab, ‘Siapakah engkau?’ Ia menjawab, ‘Aku Al-Bahili yang datang kepadamu pada satu tahun yang silam.’ Nabi menjawab, ‘Apa yang membuat fisikmu berubah padahal dulu fisikmu bagus (segar).’ Ia menjawab, ‘Aku tidak…
Umroh.com – Menjadi bulan terakhir dari tahun Hijriyah membuat bulan Dzulhijjah memiliki keutamaan. Di bulan Dzulhijjah, umat muslim memiliki agenda besar yakni melaksanakan ibadah haji serta Hari Raya Idul Adha. Namun, ebelum merayakan Hari Raya Idul Adha disitulah ada puasa sunnah tarwiyah dan puasa arafah biasanya dilakukan oleh yang tidak pergi berhaji. Puasa tarwiyah adalah puasa yang dilaksanakan pada tangal 8 Dzulhijjah. Sedangkan puasa sunnah arafah adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Baca juga: Ini Pengertian Puasa Tarwiyah yang Wajib Diketahui Puasa tarwiyah bisa dilakukan bagi muslim yang sedang melaksanakan haji maupun yang tidak melaksanakan ibadah haji, bahkan juga dianjurkan puasa dari tanggal 1 Dzulhijjah. Sementara itu puasa arafah disunnahkan bagi yang tidak melaksanakan ibadah haji. “Siapa yang puasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Dan untuk puasa pada hari tarwiyah seperti puasa setahun, sedangkan untuk puasa hari arafah, seperti puasa dua tahun.” (HR. Ali…
Umroh.com – Menjalankan puasa sunnah adalah hak bagi setiap muslim. Dikerjakan berpahala, tidak pun tidak mendapat dosa. Namun yang jelas, puasa sunnah sangat baik untuk dilakukan. Seperti Puasa tarwiyah yang menjadi salah satu puasa sunah yang dilakukan menjelang Hari Raya Idul Adha. Lalu apa sih pengertian puasa tarwiyah? Pengertian Puasa Tarwiyah Puasa tarwiyah ini merupakan bagian dari puasa di awal bulan Dzulhijjah. Puasa tarwiyah dilakukan setiap tanggal 8 Dzulhijjah. Puasa ini dilakukan dengan niat sekaligus menahan nafsu, haus, dan lapar hingga masuknya waktu magrib. Baca juga: Pengertian Puasa Ayyamul Bidh dan Hukumnya di Islam Dalil Puasa Tarwiyah Umroh.com merangkum, puasa tarwiyah merupakan salah satu puasa sunah yang sangat dianjurkan, khususnya bagi umat muslim yang tidak menunaikan ibadah haji. “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya…” dikutip HR Abu Daud nomor 2437. Namun, terdapat perbedaan yang…
Umroh.com – Itikaf biasa dilakukan saat bulan Ramadhan. Secara bahasa, itikaf berasal dari kata ‘’akafa-ya’kufu-ukufan’’ yang berarti tetap pada sesuatu. Sementara menurut Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi dalam Fadhilah Ramadhan, itikaf adalah berdiam di dalam masjid dengan niat itikaf atau berdiam diri. Pengertian Itikaf Ramadhan Menurut Sayyid Sabiq dalam Fikih Sunnah, i’tikaf adalah menetap di suatu tempat dan berdiam diri tanpa meninggalkan tempat itu, baik untuk melakukan amal kebaikan maupun kejahatan. Allah SWT berfirman, ‘’(Ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya, ‘’Patung-patung apakan ini yang kamu tekun beribadah kepadanya?’’ (QS Al-Anbiya [21]:52). Baca juga: Apa Itu Malam 17 Ramadhan? Yuk Simak Penjelasannya di Sini! Sayyid Sabiq menjelaskan, maksud dari ayat tersebut yakni mereka menetap di tempat itu dengan tujuan beribadah kepada patung-patung itu. Namun, kata dia, i’tikaf yang dimaksud dalam ajaran Islam adalah menetap dan tinggal di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Makna Itikaf Umroh.com merangkum, secara…
Umroh.com – Ka’bah merupakan kiblat milik umat Islam. Di manapun umat muslim berada, mereka akan selalu beribadah menghadap Ka’bah dan bermimpi untuk dapat mengunjungi Ka’bah. Ali Husni Al Kharbuthi menuliskan bahwa yang pertama kali membangun Ka’bah adalah malaikat, tepatnya sebelum bumi diciptakan. Meski begitu, para sejarawan sepakat bahwa Ka’bah pada hakikatnya dibangun oleh nabi Ibrahim dan putranya Ismail. Menurut Fathurrahman Yahya, Hal ini karena Ka’bah yang ada sekarang identik dengan bangunan yang didirikan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Baca juga: 7 Tips Beribadah di Masjidil Haram Mereka melaksanakan pembangunan Ka’bah ini karena diperintahkan oleh Allah. Akan tetapi dalam Alquran Allah berfirman dalam Al-Baqarah ayat 127: وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ “Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan Kami terimalah daripada Kami (amalan kami), Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui” 10…
