1
Author

Fajria Anindya Utami

Browsing

Umroh.com – Seorang anak yang baru lahir, biasanya akan di aqiqah oleh orang tuanya. Namun, apa sebenarnya aqiqah itu? Aqiqah adalah perayaan menyembelih kambing sebagai bentuk rasa syukur akan bayi yang baru lahir. Lalu apa sih hukum aqiqah itu sendiri? Berikut penjelasannya. Adapun persyaratan jumlah kambing yang disembelih yakni 1 ekor kambing untuk anak perempuan dan 2 ekor kambing untuk anak laki-laki. Baca juga: Beginilah Tata Cara Aqiqah Menurut Rasulullah Hukum Aqiqah dalam Islam Umroh.com merangkum, para ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai hukum aqiqah. Ada yang mengatakan wajib, sunnah mu’akkad serta sunnah. Kebanyakan ulama berpendapat bahwa aqiqah hukumnya adalah sunnah dan sebagian lainnya adalah wajib. Selama seseorang mampu melaksanakan aqiqah, maka harus segera dilaksanakan pada hari ke-7. Sementara itu hukum aqiqah menurut pendapat yang terkuat adalah sunnah muakkad yang berdasarkan hadits. Ada juga ulama yang memberi penjelasan jika aqiqah adalah penebus yang berarti menjadi pertanda lepasnya dari kekanan jin yang…

Umroh.com – Manusia tidak akan pernah bisa menghindari dari bencana alam. Memang manusia bisa membuat cara agar terhindar dari bencana, namun ketika Allah sudah berkehendak, maka tidak akan ada kekuatan manusia yang bisa menghalangi bencana itu. Sambil istighfar, yuk baca doa melihat bencana alam di bawah ini! Bencana alam merupakan suatu musibah yang tidak pernah kita harapkan kedatangannya. Terdapat berbagai macam bentuk bencana alam yang sering terjadi seperti seperti gempa bumi, gunung meletus atau lain sebagainya. Baca juga: 8 Keutamaan dan Kemuliaan Doa dan Dzikir Doa Ketika Melihat Bencana Alam Karena itulah Rasulullah mengajarkan kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib mengenai doa yang dibaca saat terjadi bencana. Berikut doanya: بِسْمِ اللهِ اْلرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ اِلَّا بِا للهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ “Bismillahirrahmanirrahim wala haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim.” Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Tiada daya dan kekuatan (bagi kami) melainkan hanya…

Umroh.com – Tawassul adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan taat kepada-Nya, rajin beribadah, mengikuti petunjuk Rasulullah serta mengamalkan amalan yang diridhoi Allah. Umroh.com merangkum, tawassul merupakan kegiatan ibadah dengan maksud mengharapkan keridhoaan dan surga Allah SWT. Tawassul juga merupakan bentuk ibadah kepada Allah yang sering kita lakukan dalam kehidupan. Namun perlu diketahui bahwa ada yang terjerumus kedalam tawassul yang sama sekali tidak di syari’atkan dalam agama Islam. Yaitu orang-orang yang mentakwil hadits-hadits tentang tawassul berdasarkan akal pemikiran dan hawa nafsu belaka. Sehingga muncullah bentuk tawassul yang sama sekali tidak ada tuntunannya dalam syari’at Islam bahkan merupakan kesyirikan yang besar. Baca juga: 8 Keutamaan dan Kemuliaan Doa dan Dzikir Pengertian Tawassul Tawassul merupakan mengambil sarana/wasilah agar do’a atau ibadahnya dapat lebih diterima dan dikabulkan Allah SWT. Al-wasilah menurut bahasa memiliki arti sebagai hal yang dapat menyampaikan dan mendekatkan kepada sesuatu. Adapun bentuk jamaknya yakni wasaa-il (An-Nihayah fil Gharibil Hadiit wal Atsar :v/185 Ibnul Atsir) Sedang…

Umroh.com – Sejak kecil mungkin kita sudah diminta oleh orang tua atau guru ngaji untuk menghafal ayat kursi. Namun apa khasiat serta manfaat bagi yang mengamalkan ayat kursi tersebut? Ayat yang terdapat di dalam surat Al Baqarah ke 255 ini dinilai sebagai doa yang memiliki derajat paling tinggi di antara surat-surat atau doa-doa lainnya. Meski seluruh ayat di Al Quran sudah mulia, namun ayat ini memiliki keistimewaan sendiri. Berikut efek mengamalkan ayat kursi! Baca juga: Yuk Amalkan! Ini Manfaat Ayat Kursi Efek Mengamalkan Ayat Kursi Umroh.com, merangkum, Syekh Abu Abbas mengatakan bahwa siapapun yang membaca Ayat Kursi lebih dari 50x dan meniupkan pada air hujan, maka insya Allah air tersebut ketika diminum akan membuat akal pikiran orang tersebut lebih terbuka. Lalu siapapun yang membaca Ayat Kursi setelah sholat fardhu di pagi dan sore hari, maka Allah akan lindungi mereka dari godaan syaitan, binatang buas hingga kejahatan orang yang dapat membawa…

Umroh.com –Ayat Kursi seringkali digunakan untuk ‘mengusir setan’ sewaktu kita kecil. Padahal ayat yang terletak di dalam surat Al Baqarah ayat 255 ini berisi soal keagungan Allah sebagai Tuhan Semesta Alam. Berikut isi dari Ayat Kursi: اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya.…

Umroh.com – Sebagai seorang muslim, Allah dan Rasul-Nya sangat melarang hamba-Nya memiliki sifat ujub di dalam hati muslim tersebut. Adapun ujub berarti merasakan kelebihan yang ada pada dirinya tanpa melihat kuasa Allah di dalamnya. Padahal, Allah lah yang memberikan kelebihan itu kepadanya. Itulah penyakit hati yang hanya dapat diketahui oleh Allah Ta’ala yang nampak di dalam hati orang tersebut seperti sombong ketika berjalan, merendahkan manusia yang tidak memiliki kelebihan seperti dia, serta menolak kebenaran. Sebab muncul dari kesombongan tersebut adalah karena adanya ujub di dalam hati seseorang. Terkadang ada seorang muslim yang merasa sudah melakukan hal baik untuk membela agama Allah sehingga menganggap remeh orang lain dan menganggap mereka tidak berguna. Perasaan seperti itu akan membatalkan amal orang tersebut. Baca juga: Jangan Salah! Ini Perbedaan Ujub dan Riya yang Wajib Diketahui Ibnul Mubaarok rahimahullah berkata: وَلاَ أَعْلَمُ فِي الْمُصَلِّيْنَ شَيْئًا شَرٌّ مِنَ الْعُجْبِ “Aku tidak mengetahui pada orang-orang yang sholat perkara yang…

Umroh.com – Rasanya setiap momen dalam hidup tak ingin kita lewatkan untuk memamerkannya di social media. Bahkan terkadang, ibadah yang sedang dilakukan pun tak luput dari unggahan tersebut sehingga privasi pun sudah semakin memudar karena setiap kali adanya masalah, malah diumbar melalui unggahan-unggahan di social media. Selain itu, manusia juga pasti senang dipuji. Namun jangan sampai pujian yang ingin kita dapatkan malah membuat kita riya’ sehingga amal ibadah yang kita lakukan tak ada nilai ikhlas di dalamnya. Sayang sekali, bukan? Dalam hal ibadah, niat ikhlas merupakan hal yang penting dilakukan karena dengan itulah kita mendapatkan pahala serta ridho Allah Ta’ala. Dengan niat, kita bisa melakukan hal kecil menjadi bernilai besar dan mampu mengubah amalan besar menjadi tidak bernilai sama sekali. Itulah pentingnya niat yang ikhlas. Baca juga: Berikut Ini Waktu yang Tepat Membaca Ayat Kursi Perbedaan ujub dan riya Umroh.com merangkum, seseorang yang tanpa sadar telah banyak berbuat baik untuk…

Umroh.com – Sebagai seorang muslim sudah selayaknya kita memiliki akhlak yang mulia karena Allah SWT dan Rasulullah SAW telah menganjurkan umatnya untuk memiliki akhlak yang mulia. Seperti menghargai orang lain, berbuat baik kepada sesama dan banyak akhlak terpuji lainnya. Karena itulah seorang muslim diperintahkan untuk menjaga diri dari sifat tercela dan juga akhlak yang buruk. Adapun salah satu sifat tercela adalah sifat ujub. Namun apakah pengertian ujub itu sendiri? Simak di sini! Baca juga: Begini 6 Cara Allah SWT Mengabulkan Doa Hambanya Pengertian Ujub Dalam islam, ujub berarti perilaku atau sifat yang mengagumi diri sendiri dan juga membanggakan dirinya sendiri. Sifat ujub ini merupakan sifat tercela yang harus dihindari setiap orang terutama umat muslim karena bisa membuat seseorang menjadi sombong dan riya. Pengertian Ujub dari Ulama Besar Umroh.com merangkum, sifat ujub juga telah dijelaskan oleh beberapa ulama seperti Ibnul Mubarok dan Imam Al Ghaazali. Ibnul Mubarok berujar, ujub adalah ketika…

Umroh.com – Kehidupan tanpa adanya hujan tak akan memberikan kita air yang cukup dalam menjalani hidup. Karenanya kita harus bersyukur dengan hujan yang Allah SWT berikan. Dalam surat Al Wa’qiah ayat 56, Allah Ta’ala berfirman, أَفَرَأَيْتُمُ الْمَاءَ الَّذِي تَشْرَبُونَ (68) أَأَنْتُمْ أَنْزَلْتُمُوهُ مِنَ الْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ الْمُنْزِلُونَ (69) ”Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya?” (QS. Al Waqi’ah [56] : 68-69) Hujan merupakan sebuah rahmat dari Allah SWT yang turun ke bumi untuk manusia dan makhluk hidup lainnya. Karena itulah hujan mendatangkan pahala bagi siapapun yang melakukan amalan sunnah saat hujan turun. Ini amalannya! Baca juga: Terungkap! Ternyata Ini Loh Fungsi Hujan Menurut Al Quran Sunnah Hujan Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan saat hujan turun agar mendatangkan pahala dan kebaikan bagi kita semua. Salah satunya adalah dengan membaca doa. 1. Membaca Doa Saat Hujan Turun Kita merupakan hamba Allah yang…

Umroh.com – Beberapa wilayah di Indonesia mungkin akan resah ketika turun hujan karena khawatir banjir dan menghambat aktivitas lainnya. Padahal hujan adalah nikmat yang Allah ciptakan. Apabila setiap orang mengamalkan doa-doa ketika hujan turun, maka hujan akan menjadi nikmat terindah bagi mereka. Karena itulah yuk amalkan doa saat hujan tiba! Dengan mengamalkan doa saat hujan ini, kita akan lebih bersyukur atas apa yang Allah SWT berikan. Baca juga: Terungkap! Ternyata Ini Loh Fungsi Hujan Menurut Al Quran Doa Saat Hujan Dari ‘Aisyah radhiyallahu ’anha, إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً “Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, Allahumma shoyyiban nafi’an [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]” (HR. Bukhari no. 1032) Ibnu Baththol berujar, ”Hadits ini berisi anjuran untuk berdo’a ketika turun hujan agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, begitu pula semakin banyak kemanfaatan.” (Syarh Al Bukhari, Ibnu…