1
Author

Fajria Anindya Utami

Browsing

Umroh.com – Surat Al Fatihah yang memiliki nama lain Fatihatul Kitab dan Sab’ul Matsani ini sebagaimana diketahui memiliki banyak fadhillah dan akan mendapat pahala yang besar bagi para mukmin yang membaca surat pembuka dalam Al Qur’an ini. Tapi tahukah Anda, kira-kira seberapa besar sih pahala yang didapat saat membaca Surat Al Fatihah? Berikut penjelasannya. Umroh.com merangkum, pahala membaca surat Al Fatihah disebutkan dalam sebuah riwayat bahwa Rasulullah SAW pernah menyebutkan keutamaan surat Al Fatihah yang sama seperti penyangga arsy. Serta, barang siapa yang membaca surat Al Fatihah, pahalanya pun seperti penyangga arsy. Baca juga: Mengagumkan! Inilah Efek Psikologis dari Bersyukur Selain itu, Ibnu Abbas juga pernah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW menyebut surat Al Fatihah adalah dua pertiga dari Al Qur’an. Masih banyak lagi pahala membaca surat Al Fatihah yang akan didapat oleh seorang mukmin. Diriwayatkan dari Syeikh Muhyiddin Ibnul Arabi di dalam kitab ‘Qaddasallaahusirrahu, berikut rangkuman fadhillah dan keutamaan membaca…

Umroh.com – Sujud Sahwi merupakan gerakan atau bagian dalam sholat yang dilakukan apabila ada suatu perkara yang lupa seperti lupa jumlah rakaat atau lupa tasyahud awal. Berikut ini bunyi dalil sujud sahwi buat Anda yang sering kali lupa dalam Sholat. Berikut bunyi dalil soal sujud sahwi yang belum banyak diketahui. Umroh.com merangkum, kata lupa atau lalai sendiri memiliki dua makna, yang pertama kata lupa dalam bahasa Arab “Nisyaan” disebut “Sabaa arrajulu dii-shalatihi” (orang yang lupa dalam sholatnya. Sementara kata lalai dalam bahasa Arab “Assahwu” (gaflah) disebut dalam firman Allah SWT dalam surat Al Maun ayat 5 yang berbunyi, الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ “Yaitu orang-orang yang lalai dalam shalatnya ” Baca juga: Macam-macam Sholat Sunnah dalam Islam Pengertian ‘Lupa’ Dalam Sujud Sahwi Adapun kata “saahun” disini berarti lalai. Sementara yang membuat manusia dicela oleh Allah SWT adalah lupa (hisyaan) yakni lalai. Untuk “as-sahwu” (lupa) yang bermakna “nisyaan” yakni lupa manusiawi.…

Umroh.com – Manusia yang memiliki akal, hawa nafsu dan keterbatasan pastilah pernah lupa akan suatu hal meski saat tengah melaksanakan ibadah seperti sholat. Rasanya bahkan tidak manusiawi ketika manusia tidak pernah lupa. Jadi, lupa adalah hal yang wajar asal tidak berlebihan. Berikut ini akan dijelaskan doa sujud sahwi yang bisa diingat ketika lupa atau ragu dengan gerakan sholat atau jumlah rakaat sholatnya. Karena kekurangan manusia yang pelupa inilah, Allah SWT memudahkan kita dalam beribadah dengan mensyariatkan adanya sujud sahwi. Baca juga: Catat! Ini Hadits Taubat dalam Islam dan Keutamaannya Sujud Sahwi Sebagaimana diketahui, sujud sahwi adalah sujud yang kerap dilakukan saat kita terlupa dalam melakukan gerakan atau bacaan sholat, baik yang Sunnah ataupun hal lainnya tanpa disengaja. Menurut bahasanya, sahwi berarti lupa. Sementara menurut syara’ yakni melakukan dua kali sujud sebelum melakukan salam dengan syarat dan doa tertentu. Seperti halnya terlupa akan bilangan rakaat, maka hendaknya dilakukan sujud sahwi. Dengan…

Umroh.com – Manusia yang terkadang pelupa, perlu memahami apa itu sujud sahwi dalam sholat agar insya Allah, sholat yang kita lakukan dapat diterima oleh Allah SWT. Sujud sahwi sendiri berasal dari kata sahwi yang berarti lupa atau lalai. Lalu apa sih hukum dari sujud sahwi itu sendiri? Berikut penjelasannya. Berdasarkan pemaparan tim Umroh.com, secara istilah, sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan di akhir sholat atau setelah sholat dalam menutupi kekurangan sholat karena lupa atau meninggalkan suatu kewajiban secara sengaja atau tidak. Baca juga: Macam-macam Sholat Sunnah dalam Islam Sujud Sahwi Umroh.com merangkum, menurut para ulama, mengenai pensyariatan sujud sahwi melalui berbagai hadits berikut, inilah dasar atau landasan dalam pembahasan sujud sahwi. Menurut hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, إِذَا نُودِىَ بِالأَذَانِ أَدْبَرَ الشَّيْطَانُ لَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لاَ يَسْمَعَ الأَذَانَ فَإِذَا قُضِىَ الأَذَانُ أَقْبَلَ فَإِذَا ثُوِّبَ بِهَا أَدْبَرَ فَإِذَا قُضِىَ التَّثْوِيبُ أَقْبَلَ يَخْطُرُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَنَفْسِهِ يَقُولُ اذْكُرْ كَذَا…

Umroh.com – Berharap untuk mendapatkan hidayah dari Allah SWT adalah salah satu langkah yang baik untuk menjadi seorang muslim yang taat. Namun, agar Allah SWT senantiasa memberikan hidayah kepada kita, kita harus turut serta menjemputnya dengan syarat tidak malas dalam mencari hidayah tersebut. Berikut ini cara mendapat hidayah dari Allah SWT yang wajib diketahui. Cara Mendapat Hidayah dari Allah SWT 1. Berpegang teguh kepada agama Allah (Islam) Ibnu Katsir RA menuturkan, “Berpegang teguh kepada agama Allah dan bertawakal kepada-Nya adalah salah satu pegangan dalam hidayah, bekal menjauhi kesesatan serta sarana menuju jalan yang lurus.” Dalam surat Ali Imran ayat 101 Allah SWT berfirman, “Barang siapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (QS Ali Imran: 101). Baca juga: Ini Pengertian Hidayah dan Contohnya bagi Kaum Muslim 2. Bersungguh-sungguh dalam menimba ilmu agama Dalam surat Al Ankabut ayat 69 Allah SWT berfirman, “Dan…

Umroh.com – Banyak orang yang mengejar hidayah. Namun, hanya mereka yang dikehendaki oleh Allah SWT saja lah yang bisa mendapatkannya. Karena itu, hidayah adalah hal yang sangat berharga bagi mereka yang beriman. Apa saja macam-macam hidayah yang perlu diketahui? Berikut penjelasannya. Macam-macam Hidayah Dalam ‘Tafsir Munir’ karya Dr. Wahbah Az Zuhaily, hidayah disebut memiliki lima macam. Semakin ke bawah urutannya, maka semakin tinggi nilainya. Berikut macam-macam hidayah tersebut: 1. Hidayah Ilhami Hidayah ini merupakan fitrah yang Allah SWT berikan kepada makhluk yang Allah ciptakan. Sebagaimana Allah SWT memberikan ilham kepada lebah untuk mengambil saripati bunga dan membangun sarang. Lalu, seorang bayi yang lapar atau haus diberi hidayah ilhami untuk menangis agar diberri ASI oleh ibunya, dan masih banyak lagi. Itulah kekuasaan Allah SWT yang memberikan hidayah kepada semua makhluk-Nya. Maka dari itu, hidayah islami biasa juga disebut insting yang merupakan tingkat inteligensi yang paling rendah. Baca juga: Harus Senantiasa Dikuatkan,…

Umroh.com – Allah SWT akan memberikan hidayah kepada hamba-Nya yang selalu mencari kebaikan dan selalu ingin berubah ke arah yang lebih baik. Hal ini lantaran hidayah adalah sebab utama keselamatan hidup manusia baik di dunia ataupun di akhirat. Karena itulah mereka yang dimudahkan oleh Allah SWT dalam meraihnya, maka ia telah meraih keberuntungan yang besar dalam hidupnya. Berikut ini akan dijelaskan pengertian soal hidayah yang perlu diketahui. Dalam surat Al A’raaf ayat 178 Allah SWT berfirman, {مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِي وَمَنْ يُضْلِلْ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ} “Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk (dalam semua kebaikan dunia dan akhirat); dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi (dunia dan akhirat)” (QS al-A’raaf:178) Baca juga: Harus Senantiasa Dikuatkan, Ini 6 Fungsi Aqidah Sementara itu dalam surat Al Kahfi ayat 17, Allah SWT berfirman, {مَن يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَنْ تَجِدَ لَهُ وَلِيًّا مُرْشِدًا}…

Umroh.com – Rasulullah SAW turut mengingatkan kita agar senantiasa bermuhasabah terhadap apa yang telah kita lakukan selama hidup ini. Imam Al Ghazali dalam kita Ihya Ulumiddin pun berkata: “Ketahuilah! Sesungguhnya manusia semestinya meninggalkan catatan wasiat pada setiap harinya, maka kewajiban juga melalukan pengiraan terhadap perilaku mereka, tidak ada bedanya dengan pedagang yang mengira untung-rugi pada tiap tahun,bulan bahkan setiap hari.” Baca juga: Cara Muhasabah Diri dan Contohnya dalam Islam Adapun makna muhasabah yang disamakan dengan pedagang adalah untuk mengukur modal, untung dan rugi agar mereka tau hasil yang telah didapatkan. Hal ini dikarenakan jika mendapat keuntungan, bisa meraih lebih dari apa yang didapatkan, namun apabila rugi, jangan sampai kerugian melilit mereka. Seperti itulah hamba yang menargetkan akhirat, mereka berkewajiban untuk melakukan perkara baik serta menjauhi perkara buruk. Karena apabila baik, pertahankan dan tingkatkanlah rasa syukur kepada-Nya, namun jika kurang maka sebaiknya bertaubat dan berubah. Makna Muhasabah Umroh.com merangkum, muhasabah bermakna…

Umroh.com – Seorang manusia tidak akan lepas dari kesalahan dan dosa selama hidupnya yang berikabt dari hawa nafsu. Tak hanya itu, terkadang manusia lupa akan akhiratnya dan lupa bahwa Allah SWT senantiasa mengawasi sehingga lalai dalam bersikap ataupun beribadah kepada-Nya. Karena itulah muhasabah diri sangat penting dilakukan agar manusia bisa lebih baik dalam hidup yang dijalaninya. Baca juga: Inilah Pengertian Muhasabah Menurut Islam Kisah Muhasabah Diri Umroh.com merangkum, muhasabah diri adalah bentuk intospreksi untuk mengoreksi kekurangan dan kesalahan diri sendiri. Dalam kitab Imam Bukhari, dibuka dengan perkataan Abu az-Zinad, إن السنن ووجوه الحق لتأتي كثيرًا على خلاف الرأي “Sesungguhnya mayoritas sunnah dan kebenaran bertentangan dengan pendapat pribadi” [HR. Bukhari] Benar apa yang dikatakan Imam Bukhari bahwa manusia sering menolak kebenaran hanya karena bertentangan dengan pendapat mereka pribadi. Sebagaimana dakwah tauhid yang Rasulullah SAW gencarkan ditolak karena bertolak belakang dengan keinginan pribadi mereka. Tak jarang manusia tak bisa mengontrol hawa nafsu…

Umroh.com – Muhasabah merupakan cara refleksi diri untuk mengevaluasi apa yang sudah dilakukan selama ini. Karena itulah muhasabah perlu dilakukan untuk dijadikan kebutuhan dalam diri manusia. Di dalam ajaran agama Islam sendiri, muhasabah sangat dianjurkan untuk setiap insan karena dapat memberikan banyak manfaat dalam kehidupan di dunia ataupun di akhirat.  Karena itulah wajib adanya bagi setiap muslim untuk memaknai pengertian muhasabah menurut Islam. Baca juga: Inilah Macam Aqidah yang Perlu Diketahui Pengertian Muhasabah Menurut Islam Umroh.com merangkum, muhasabah sejatinya berasal dari kata hasiba yahsabu hisab, maka secara etimologis makna kata tersebut adalah melakukan perhitungan. Sementara dalam terminology syari, makna muhasabah sendiri adalah sebuah upaya dalam melakukan evaluasi terhadap diri sendiri dalam melihat kebaikan dan keburukan serta aspek keseluruhannya. Evaluasi atau introspeksi diri tersebut terhadap hubungan hamba dengan Allah (habluminallah), hubungan manusia dengan manusia (habluminannas) serta hubungan manusia dengan dirinya sendiri (habluminannafsi). Entah hal tersebut bersifat secara keagamaan ataupun aspek sosial…