Author

Irzal Adiakurnia

Browsing

Ibadah haji merupakan salah satu ibadah yang amat didambakan orang muslim yang beriman, karena ibadah ini merupakan rukun dalam agama. Anda ingin tahu cara mendaftar haji? Kami akan uraikan. Lantunan “Labbaik Allahumma Labbaik, Labbaika Laa Syariika Laka Labbaik” kian santer di medsos maupun media konvensonal menjelang musim haji tepatnya sejak Syawal. Hal tersebut membuat keinginan berhaji semakin memuncak, alangkah indahnya jika bisa menunaikan rukun ke lima ini dengan sehat, apalagi bersama keluarga tercinta. Namun, salah satu yang jadi pertimbangan ibadah haji ialah waktu antrean yang semakin panjang di setiap tahunnya. Kuota haji yang tidak bertambah, sedangkan pendaftar yang membludak membuat antrean semakin panjang. Untuk wilayah Jabodetabek, bagi yang mendaftar 2018 bisa mengantre 9-10 tahun sebelum dipanggil untuk berangkat ke Baitullah. Sedangkan yang paling lama ialah dari embarkasi Makassar, mencapai sekitar 15 tahun antreannya. Sehingga tidak ada salahnya selagi muda Anda sudah mulai memikirkan ibadah tersebut. Mulai dari membuka tabungan, atau…

Siapa yang tahan dengan godaan nikmatnya kuliner timur tengah? Sebut saja kebab dan nasi briyani. Meski beberapa kuliner bisa ditemukan di Indonesia, tetapi tentu Anda penasaran untuk mencoba di negeri asalnya. Kuliner daratan Arab terkenal dengan karinya yang kental, gulai, juga masakan kambing yang lezat. Bagi Anda yang menyukai citarasa asam dan pedas pun di sini tersedia. Umroh.com merangkum delapan kuliner khas Arab Saudi saat Umtoh yang bisa Anda cicipi. 1. Shawarma atau Kebab Kuliner khas Arab Saudi saat umroh yang bisa Anda temukan adalah shawarma. Jajanan khas Arab yang satu ini memang sudah cukup populer di Indonesia. Namun, tentu Anda harus mencoba makanan ini di negeri aslinya. Kebab di Mekah dan Madinah dikenal dengan nama Shawarma. Kebab berisi potongan kecil daging ayam, kambing, atau sapi, di gabungkan dengan sayuran seperti tomat, bawang bombay, timun, dan selada, lalu dilapisi dengan roti pita yang dipanggang (khubz). Perbedaan kebab atau shawarma di…

Masjidil Haram jadi salah satu tujuan utama jamaah haji maupun umroh. Sebelum beribadah di sana ada beberapa Tips Beribadah di Masjidil Haram. Pasalnya banyak keistimewaan beribadah di sana. Dari segi pahala, beribadah di sana memiliki keutamaan 100.000 kali lipat dibanding beribadah di masjid lainnya. Tidak heran banyak jamaah yang rela berlama-lama di sana dengan terus melaksanakan ibadah, bahkan meski dengan kursi roda. Setiap tahunnya saat musim haji, atau saat waktu-waktu utama umroh masjid ini sangat dipadati jamaah. Mereka datang sejak sebelum subuh, hingga malam hari beberapa jam setelah isya. Meski begitu masjid ini tidak pernah sepi, tetap saja ada yang melewati malam dengan ibadah di dalamnya. Saking ramainya jamaah pada waktu tertentu, bisa membuat banyak jamaah yang tercecer, kehilangan kelompoknya. Akhirnya waktu terbuang banyak hanya untuk mencari kawan, bukan untuk ibadah. Oleh karena itu, agar Anda lebih nyaman, aman dan khusyuk beribadah di sana, perlu ada strategi khusus. Baca Juga:…

Usai beribadah tidak ada salahnya Anda mampir ke tempat belanja di Mekkah. Anda bisa berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ketika di sana, hingga membeli oleh-oleh untuk sanak saudara di Tanah Air. Arab Saudi memiliki beragam pasar mulai yang modern seperti mall hingga tradisional. Uniknya pasar-pasar di sana lazim dengan orang Indonesia, selain ada beberapa tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di toko, sang pemilik pun kian fasih berbahasa Indonesia untuk mengundang jamaah Tanah Air berbelanja. Bahkan ada toko yang terkenal di jamaah Indonesia karena menerima uang rupiah dalam transaksinya. Baca Juga: Anda Bisa Memilih Penginapan Terdekat dengan Pusat Perbelanjaan Jika anda ada di Mekkah, bisa berkunjung ke beberapa tempat berikut 1. Tempat Belanja di Mekkah, Pertama Pasar Zakfariah Pasar yang satu ini memiliki lokasi strategis, hanya sekitar satu kilometer dari Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Pasar “Borong” atau Pasar Zakfariah termasuk dalam pasar tradisional, namun menjual barang-barang mewah seperti emas,…

Masjidil Haram merupakan tempat terpenting bagi umat muslim. Selain memiliki sejarah panjang, masjid ini juga jadi tujuan utama umat muslim beribadah haji. Di dalamnya terdapat ritual-ritual haji yang dilakukan di sana, seperti thawaf dan sa’i. Masjid ini dibangun mengelilingi Ka’bah yang menjadi arah kiblat bagi umat Islam dalam mengerjakan ibadah Sholat. Allah subhanahuwata’ala menetapkan hukum-hukum khusus untuk masjid ini dalam Al Quran, yang berbeda dari mesjid lainnya. Seperti beribadah di sini pahalanya 100.000 kali lipat dari masjid lainnya. Masjid terbesar di dunia ini memiliki luas mencapai 356.800 meter persegi dengan kemampuan menampung jamaah sebanyak 820.000 jamaah ketika musim Haji dan mampu bertambah menjadi dua juta jamaah ketika sholat Ied. Baca Juga: Ingin Melihat Indahnya Masjidil Haram? Segera Cari Paket Umrohmu! Masjid Pertama yang Dibangun di Bumi Setelah mengetahui betapa agungnya Masjidil Haram ini, mari kita tengok sejarah panjang masjid. Sejarah masjid ini tidak lepas dari sejarah Kak’bah pada masa Nabi…

Setelah beribadah haji atau umroh, saatnya Anda menjajaki berbagai destinasi wisata di Mekkah. Negeri yang sarat sejarah ini tentunya menuguhkan beragam destinasi menarik bagi umat muslim. Mulai napak tilas sejarah Rasulullah salallahu’alayhi wa sallam hingga wisata belanja yang modern maupun yang tradisional. Jika Anda pergi bersama keluarga atau pasangan, tentu berwisata di Mekkah bisa jadi pilihan selingan ibadah. Tentu Anda dan keluarga pun bisa mengambil banyak pelajaran berharga dari saksi perkembangan Islam, dan situs-situs peninggalan nabi-nabi yang pernah ada. Baca Juga: Sebelum Berangkat Sebaiknya Anda Memilih Paket Umroh yang Dekat dengan Destinasi Wisata di Mekkah Berikut 10 destinasi wisata di Mekkah yang bisa Anda kunjungi: 1. Museum Haramain Mekkah Destinasi pertama ialah yang menggambarkan kebudayaan Arab Saudi secara keseluruhan, berlokasi hanya 20 menit dari Masjid Haram dan bisa ditempuh dengan bus. Di museum ini Anda bisa menemukan berbagai sejarah perkembangan situs Islam di Arab Saudi. Museum ini juga biasa dijuluki…

Mekkah ialah kota yang memiliki sejarah panjang perkembangan Islam di dunia. Mekkah juga memiliki banyak keistimewaan di sisi Allah, di sisi para Nabi dan Rasul, juga di sisi umat Islam, termasuk fakta Kota Mekkah yang menarik. Sebenarnya lebih dari 10 fakta-fakta dan keistimewaan kota ini, tetapi Umroh.com memilih dan  meringkasnya menjadi 10 fakta yang wajib Anda tahu tentang kota ini. Baca Juga: Mau Berkunjung ke Kota Mekkah? Rencanakan Keberangkatan Umrohmu ya! Berikut 10 Fakta Kota Mekkah 1. Fakta Kota Mekkah pertama, Memiliki julukan atau nama-nama Lain Kota ini memiliki beberapa nama yang disebut dalam Al Quran. Saking istimewanya kota ini Allah menyebutnya dalam Al Quran dengan beberapa nama yang mahsyur. Seperti Ummul Qura, yang berarti pusat kota. Kota Mekah disebut Ummul Qura karena menjadi kota yang paling padat kegiatannya. Ummul Qura tersirat dalam firman Allah berikut, وَكَذَلِكَ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لِتُنْذِرَ أُمَّ الْقُرَى وَمَنْ حَوْلَهَا Artinya: Demikianlah Kami wahyukan…

Mekkah, kota yang tak pernah tidur Kota Mekkah merupakan salah satu kota terbaik dan tujuan utama umat muslim untuk beribadah. Memang Mekkah adalah daerah yang gersang tidak memiliki tumbuhan, cuaca yang terik dengan curah hujan yang rendah, tetapi daerah ini memiliki tempat tersendiri di hati umat Islam. Wilayah ini dan penduduknya senantiasa dirindukan oleh hati-hati orang yang beriman. Mekkah, kota yang tidak pernah tidur ini selau ramai dengan wisatawan yang berkunjung ke Kakbah dan Masjidil Haram. Otomatis kegiatan perekonomian, dan hal penunjang wisatawan lainnya juga terus berjalan selama 24 jam. Untuk Anda yang akan berkunjung ke sini, baiknya ketahui dulu sejarah Kota Mekkah. Banyak doa-doa nabi, dan sabda Allah dan Rasulnya tentang kota ini, alhasil kota ini pun banyak disebutkan di Al Quran dan hadist-hadist Nabi salallahu ‘alayhi wa sallam. Salah satunya pada doa Nabi Ibrahim yang Allah abadikan dalam firman-Nya, رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ…

Mungkin orang tua atau saudara Anda tidak seberuntung Anda yang masih bisa umroh semasa hidupnya, atau masih bisa umroh saat sehat. Banyak dari orang tua kita yang tidak sempat mencicipi lezatnya ibadah haji ataupun umroh. Namun, Anda bisa melakukan ibadah haji dan umroh untuk mereka. Kegiatan ini biasa disebut badal haji atau badal umroh. Badal haji atau badal umroh bisa dilakukan bukan hanya untuk orang yang sudah meninggal, tetapi juga untuk orang yang sudah tua renta dan sakit-sakitan sehingga sudah tidak memungkinkan untuk pergi ke Baitullah. Badal haji dan badal umroh memiliki sayarat yang sama, tetapi untuk tahapannya tentu ibadah haji dan umroh memiliki tahapan yang berbeda. Baca Juga: Sebelum Berangkat Umroh, Baiknya Mencari Paket-paket Umroh dengan Harga Terbaik Hukum Badal Umroh Badal atau mengumrohkan orang lain sebenarnya tidak ada dalil langsung yang menyebutkan kebolehannya. Namun, para ulama terdahulu mengqiyaskannya dengan hukum badal haji. Badal haji memiliki dalil yang jelas…

Berqurban sapi atau kambing tahun ini ya? Mungkin hal ini pun sempat jadi kebimbangan Anda saat memutuskan untuk berqurban. Atau Anda ada di posisi yang sempat mencoba keduanya, berqurban sendiri dengan kambing atau ikut teman bertujuh yang berqurban sapi. Tingkatan hewan-hewan qurban Untuk menjawabnya, pertama coba kita lihat tingkatan hewan-hewan qurban. Di jazirah Arab sejak zaman Rasulullah hingga saat ini, hewan qurban yang diperbolehkan ialah hewan ternak yang mencakup, unta, sapi, dan kambing. Tidak hanya menyebutkan jenisnya, Rasulullah dalam hadisnya pun menyebutkan urutan qurban yang paling sempurna adalah unta, kemudian sapi, kemudian kambing. Ini jika biaya pengadaannya dari satu orang dan bukan urunan atau serikat. Dalil mengenai hal ini adalah janji pahala yang Allah berikan bagi mareka yang datang jumatan di awal waktu. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang berangkat Jum’at di awal waktu, maka dia seperti berqurban dengan unta. Siapa yang berangkat Jum’at di waktu kedua, maka…