Umroh.com – Karakter dalam Islam dikenal dengan istilah akhlak, yaitu kondisi lahir dan batin manusia. Akhlak terbagi menjadi akhlak baik dan akhlak buruk. Karakter individu sesungguhnya pun cerminan dari apa yang ada dalam diri individu. Termasuk hal nya memiliki sifat tawadhu. Tidak ketinggalan juga dalil tawadhu yang mana wajib bagi seorang umat muslim miliki. Perlu dipahami bahwa, sikap bukanlah perilaku, tetapi lebih merupakan kecenderungan untuk berperilaku dengan cara tertentu terhadap objek sikap. Objek sikap bisa berupa orang, benda, tempat, gagasan, situasi, atau kelompok Baca juga : Pengertian Sombong dalam Islam dan Penyebabnya Dalil Tentang Tawadhu Umroh.com merangkum, orang yang tawadhu menyadari bahwa apa saja yang dia miliki, baik bentuk rupa yang cantik atau tampan, ilrnu pengetahuan, harta kekayaan, maupun pangkat dan kedudukan dan lain-lain sebagainya, semuanya itu adalah karunia dari Allah SWT. Dengan kesadaran seperti itu sama sekali tidak pantas bagi dia untuk menyornbongkan diri sesama rnanusia, apalagi menyombongkan diri…
Umroh.com – Suudzon atau berburuk sangka merupakansalah satu sifat tercela yang banyak tertanam dalam diri manusia. Suudzon atau berburuk sangka dapat membuat hati kita menjadi buruk dan selalu dipenuhi dengan rasa dengki yang merupakan awal dari penyakit hati, tidak ketinggalan juga ada dalil suudzon di dalamnya. Suudzon ialah akhlak yang sangat tidak terpuji. Orang yang memiliki sifat suudzon ia akan selalu menafsirkan setiap apa yang terjadi akan menjadi buruk dalam pandangannya. sebagian dari prasangka adalah dosa. Sesiapa yang mempunyai sifat buruk sangka kepada sesama Islam, maka ia wajib bertaubat dan beristiqfar kepada Allah SWT. Orang yang berburuk sangka adalah melakukan perbuatan jahat dan berdosa besar. Dan setiap perbuatan jahat, Allah SWT akan mencampakkannya ke dalam neraka Allah SWT. Baca juga : Ini Pengertian Syubhat dan juga Contohnya dalam Kehidupan Penyebab Manusia Bersifat Suudzon Banyak penyebab yang memicu seseorang untuk selalu bersifat suudzon diantaranya ialah : 1. Faktor lingkungan Pertama ialah…
Umroh.com – Saat seseorang ingin mencapai sesuatu yang ingin ia capai dan impikan, terkadang secara sadar dan tak sadar orang tersebut membuat janji / bernazar pada Allah SWT untuk melakukan sesuatu hal berupa kebaikan setelah apa yang ia inginkan tercapai sesuai dengan harapannya. Di dalam islam terdapat dalil nazar yang wajib diketahui oleh umat muslim. Syariat islam telah mengatur segala ketentuan mengenai hukum nazar berdasarkan dalil dan sunnahnya. Nazar sama sekali tidak bertentangan dengan konsep tauhid. Berserah diri pada Allah SWT dan keridhaannya. Bahkan bernazar dan menunaikannya merupakan bukti keyakinan kita pada keesaan Allah SWT, bentuk penghambaan, cara mendekatkan diri pada Allah dan andil kita dalam tradisi baik yang dilakukan oleh para manusia suci dan orang – orang mukmin. Baca juga : Penting! Ada 4 Jenis Sholat Fardhu, Apa Saja? Dalil yang Menunjukkan Wajibnya Menunaikan Nazar Nazar kerap dipahami sebagai janji. Dalam hal ini hukum bernazar sejatinya diperbolehkan dalam islam,…
Umroh.com- Manusia diberikan anugerah oleh Allah SWT berupa akal dan pikiran serta hati. Yang tidak lain yaitu, untuk berfikir. Dalam kajian Islam ada istilah yang disebut dengan tafakur, tadabur dan tasyakur dan terbagi dalam beberapa jenis tafakur. Semuanya merujuk pada urusan berfikir atau merenung serta dampaknya. Ketiganya tentu saja memiliki perbedaan masing-masing. Namun kali ini penulis akan membahas mengenai tafakur. Tafakur sendiri adalah kegiatan berfikir atau merenungkan segala fenomena yang terjadi di alam semesta. Baik itu dari suatu kejadian ataupun dari suatu pengalaman inderawi. Tafakur terbagi menjadi beberapa jenis, berikut akan penulis bahas satu persatu, yuk kita simak ulasannya. Baca juga : Penting! Ini 3 Ilmu Wajib Dipelajari Dalam Islam Jenis – Jenis Tafakur Berikut ini jenis – jenis tafakur yang wajib umat muslim ketahui : 1. Tafakur melahirkan tauhid dan keyakinan kepada Allah Tafakur akan ayat-ayat Allah SWT adalah tafakur tentang ciptaan Allah SWT yang menakjubkan dan tentang bukti-bukti…
Umroh.com – Siapa yang tidak pernah mendengar kata Islam? Tentu saja semua orang sudah mendengar kata Islam. Islam termasuk salah satu agama yang diturunkan oleh Allah SWT melalui Nabi Muhammad Saw. Sedangkan bagi pemeluknya disebut sebagai Muslim, di dalam islam sendiri terdapat beberapa ilmu wajib yang bisa Anda pelajari untuk menambah wawasan. Di dalam agama Islam banyak sekali ilmu-ilmu yang harus dipelajari, agar umat muslim mendapatkan keselamatan hidup di dunia dan di akhirat. Maksud dari ilmu di sini adalah adanya pengetahuan tentang ajaran Islam. Ilmu termasuk peran penting bagi kehidupan manusia, termasuk dalam hal beribadah. Karena, dalam agama Islam sudah ada ajaran-ajaran untuk melakukan suatu ibadah. Maka dari itu umat muslim harus mengetahui mengenai ilmu-ilmu apa saja yang ada di dalam agama Islam. Baca juga : Pengertian Sombong dalam Islam dan Penyebabnya Ilmu wajib yang harus Diketahui Umat Muslim Ilmu yang fardlu kifayah hukum mempelajarinya berarti tidak setiap orang Islam…
Umroh.com – Allah SWT sangat suka terhadap hamban-Nya yang berdoa. Terlebih lagi doa itu dihaturkan terus-menerus tanpa berhenti. Namun, terkadang yang menjadi permasalahan ialah, Anda mungkin sudah sangat getol berdoa namun Allah SWT tak kunjung memberikan jawaban untukmu. Jangan putus asa, karena terdapat banyak tips doa tidak dikabulkan yang bisa Anda lakukan sebagai umat muslim. Meskipun doa kita belum dikabulkan, hal itu bukan berarti Allah SWT tidak menyukai kita, tetapi bisa jadi Allah SWT sedang menguji kita dan ingin selalu mendengar keluhan hamba-Nya. Atau Allah SWT punya rencana lain dibalik itu semua. Ketahuilah bahwa Allah SWT ialah Maha mengetahui segala sesuatu, mulai dari yang terbaik sampai dengan sebaliknya. Percayalah bahwa skenario Allah SWT adalah yang terbaik untuk hambanya. Baca juga : Sangat Merugikan! Ini Bahaya Fitnah Dalam Kehidupan Lakukan Ini Jika Doa Tidak Terkabul Dikutip dari Imam al-Bukhari dan Imam Abu Dawud, bahwa Nabi Muhammad saw bersabda: “Akan dikabulkan (doa)…
Umroh.com- Masjid ialah tempat beribadah bagi umat muslim. Masjid memiliki kedudukan dan kehormatan mulia yang harus senantiasa dijaga oleh orang yang memasukinya. Nah bagaimanakah cara umat muslim memberikan penghormatan pada masjid? Sebagai seorang muslim, mendatangi masjid mungkin bukan menjadi suatu hal asing bagi Anda. Tata cara Sholat Tahiyatul Masjid tidak berbda dengan sunnah yang lain, hanya berbeda pada waktu pengerjaannya ketika baru memasuki masjid. Akan tetapi saat Anda masuk ke dalam masjid, pernahkah Anda melihat seseorang yang juga baru tiba sampai masjid tak langsung duduk melainkan mengerjakan sholat? Nah, itulah yang dimaksud dengan sholat tahiyatul masjid. Ialah sholat sunnah dua rakaat yang dikerjakan saat berniat memasuki masjid sebagai tanda tahiyatul masjid (penghormatan masjid). Syarat dan rukun dalam pelaksanaan sholat tahiyatul masjid sama seperti sholat sunnah pada umumnya. Begitupun dengan tata cara pelaksanaannya tidak berbeda dengan sholat sunnah lainnya. Baca juga : Sebelum Sholat, Pahami Yuk Bunyi Doa Setelah Adzan Tata…
Umroh.com – Berdoa merupakan salah satu bentuk ikhtiar atau usaha untuk memohon dan meminta sesuatu kepada Allah SWT. Dalam islam, berdoa merupakan salah satu ibadah yang wajib dilakukan setiap umat muslim agar senantiasa dekat dengan Allah SWT. semakin manusia itu dekat dengan Allah, maka Allahpun akan semakin dekat dengan manusia. Setiap manusia yang hidup di dunia khususnya yang beragama islam, tentunya wajib selalu melibatkan Allah dalam tiap kesempatan agar senantiasa selalu diberi keselamatan dunia akhirat. Dengan berdoa dan meminta kepada Allah SWT atas hidup yang kita jalani maka tidak ada yang tidak mungkin bagi-Nya, semakin doa itu diulang-ulang, semakin doa itu diutarakan dengan penuh keyakinan, maka tak menutup kemungkinan dikabulkannya doa tersebut semakin besar. Sejatinya Allah SWT memberikan tanda saat doa yang kita panjatkan dikabulkan oleh-Nya. tanda tersebut bisa di cirikan dari sisi mental maupun fisik pada seseorang. Tanda – tanda tersebut ialah sebagai berikut. Baca juga : Waspadalah!…
Umroh.com- Dalam setiap kehidupanyang Anda jalani di dunia tentunya Anda bahkan seluruh umat muslim ingin meraih suatu kebahagiaan baik itu kebahagiaan dunia, akhirat, lahir maupun batin. Selain itu Anda juga tentunya memiliki impian yang ingin sekali Anda capai, namun terkadang impian yang Anda yakini belum sesuai dengan harapan yang Anda inginkan. Tawakal di dalam islam juga memang dianjurkan untuk para umat muslim agar tetap berusaha dan menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT Meskipun Anda telah bekerja keras dengan maksimal namun takdir masih berkata lain, percayalah segala sesuatu yang Anda jalani tidak ada yang sia-sia, untuk itu Anda jangan pernah merasa putus asa dan yang terpenting jangan sampai melupakan satu hal dari setiap usaha yang Anda lakukan yaitu Anda perlu bertawakal kepada Allah SWT, serahkan semua usaha yang telah Anda lakukan kepada Allah SWT. Berbicara mengenenai tawakal sudah paham kah Anda apa itu tawakal? Jika belum, yuk kita simak ulasan penulis berikut…
Umroh.com – Di dalam tubuh manusia terdapat bagian yang bertugas mengatur bagian anggota tubuh yang lain. Baik buruknya perilaku manusia tergantung dari baik buruknya bagian ini. Apabila bagian ini baik maka perilaku seseorang akan baik, tetapi apabila bagian ini buruk perilaku seperti sombong dalam islam seseorang ini pun akan buruk. Bagian tubuh yang bertugas mengatur dan menentukan perilaku manusia ini disebut hati. Semakin bertambahnya usia seorang manusia, maka semakin bebas pula manusia merasakan serta berpikir akan suatu hal yang ia sukai dan yang tidak disukai sesuai dengan kata hatinya. Namun terkadang bebasnya berpikir seorang manusia ini membuat banyaknya terjadi hal yang negatif yang membuat seseorang tersebut salah dalam bersikap yang akhirnya berdampak pada perilaku tercela dalam dirinya. Baca juga : Amalan Istimewa, Ternyata Ini 6 Keutamaan Zuhud! Apa Itu Sombong ? Secara terminologi, yang dimaksud sombong adalah tingkah laku dan sifat yang cenderung memuji, mengagungkan, membesarkan, dan memandang diri sendiri…
