play-store

Download GRATIS Mobile App

Bisa UMROH GRATIS, Cek Jadwal Sholat dan Al Quran Digital

Unduh
       
1
Author

Tommy Maulana

Browsing

Saat akan melaksanakan haji atau umroh, tentu ada berbagai ketentuan dan persiapan penting yang perlu dilakukan. Termasuk mempersiapkan pakaian ihram. Modelnya yang menyerupai kain panjang dan berwarna putih ini merupakan simbol pelepasan atribut keduniawian yang melekat di diri manusia. Dengan mengenakan pakaian ihram tersebut semua manusia akan terlihat sama di mata sang pencipta. Tak ada batasan pembeda baik itu kaya ataupun miskin. Baca juga: Perlengkapan Umroh Wanita, Laki-laki dan Anak-anak Umroh.com merangkum, penetapan pemakaian pakaian ihram untuk berkunjung ke rumah Allah SWT bukan tanpa alasan. Ada seorang sahabat Nabi Muhammad saw yang bernama Abdullah bin Abbas atau yang lebih populer dengan nama panggilan Ibnu Abbas ini merupakan sahabat Nabi yang berpengetahuan sangat luas. Sudah banyak pula hadis sahih yang diriwayatkan olehnya.  3 Hal Penting dari Pakaian Ihram 1. Sebagai pembeda saat mengunjungi sang Khaliq Kebiasaan atau sikap yang ada pada manusia apabila mendatangi manusia lain secara sadar akan selalu mencoba…

Abu Bakar Ash Shiddiq adalah khalifah pertama sesudah wafatnya Nabi Muhammad saw. Beliau adalah salah seorang petinggi Mekkah dari suku Quraisy. Nama lengkapnya ialah Abdullah Bin Utsman Bin Amir Bin Amru Bin Ka’ab Bin Sa’ad Bin Taim Bin Murrah Bin Ka’ab Bin Luay Bin Ghalib Bin Fihr Bin Malik Bin Nadhar Al Quraisy. Garis nasabnya tersambung dengan Nabi Muhammad saw pada kakeknya yaitu Murrah bin Ka’ab bin Luay. Nama  Abu Bakar diberikan oleh Nabi Muhammad saw setelah ia masuk islam. Abu Bakar adalah salah satu anggota As-Sabiqun Al- Awwalun, yaitu golongan orang – orang yang pertama kali masuk islam.  Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq Umroh.com merangkum, Abu Bakar diberi gelar Ash Shiddiq yang artinya  “Terpercaya” karena ia adalah orang yang pertama kali mempercayai atau membenarkan adanya peristiwa Isra Mi’raj. Abu Bakar juga diberi julukan Al – ‘Atiq yang artinya “Terbebas”. Nabi Muhammad saw pernah bersabda, “ Engkau adalah hamba yang…

Peran perempuan sangat penting dalam aktivitas politik di masa Rasulullah. Dalam Islam, politik adalah aktivitas pengaturan dan pemeliharaan urusan umat, sehingga semua berjalan sesuai aturan Islam. Di masa Rasulullah, wanita memang tidak dibolehkan memegang jabatan, misalnya menjadi gubernur, pembantu khalifah di pemerintahan, atau sebagai pemimpin perang. Tetapi wanita di masa Rasulullah tetap dibolehkan mengutarakan pendapat, mendapat kedudukan di pemerintahan (bukan dalam soal penguasaan wilayah), menjadi hakim, kepala departemen, hingga anggota majelis. Wanita juga boleh terjung ke politik dengan memberikan suara saat pemilihan khalifah. Baca juga: 3 Keteladanan Luar Biasa Nabi Muhammad Umroh.com merangkum, peran wanita di zaman Rasulullah adalah memberikan motivasi kepada para suami untuk berjuang mencapai kemenangan. Selain itu, ada juga wanita di zaman Rasulullah yang dengan gagah berani ikut terjun ke medan perang. Walaupun wanita, ia menghadapi musuh dengan gagah berani demi tegaknya Islam.  Wanita-wanita di bidang politik pada masa Rasulullah 1. Khadijah binti Khuwailid Khadijah merupakan istri…

Semasa hidup, Nabi Muhammad memiliki tujuh orang anak. Enam di antaranya dari Khadijah r.a. Dengan izin Allah, hanya satu anak beliau yang hidup hingga Rasulullah wafat. Sementara lainnya meninggal mendahului Rasulullah.  Anak laki-laki Nabi Muhammad 1. Qasim  Umroh.com merangkum, putra pertama Rasulullah bernama Qasim. Dari sinilah Nabi Muhammad sering dipanggil Abul Qasim, yang artinya ayah dari Qasim. Qasim lahir sebelum Nabi Muhammad diangkat menjadi Rasul, namun ia wafat saat berumur dua tahun.  Baca juga: Mengenal Pohon Sahabi, Saksi Bisu Nabi Muhammad 2. Abdullah  Abdullah adalah putra kedua dari Rasulullah. Ia lahir setelah Rasulullah diangkat sebagai Rasul, sehingga mendapat julukan At-Thayyib atau Ath Thahir. Abdullah wafat di usia yang sangat muda, ketika Rasulullah masih berada di Madinah. 3. Ibrahim  Ibrahim lahir di Madinah pada tahun 8 Hijriah, dan merupakan anak dari Maria Al Qibthiyah. Maria adalah budak pemberian dari penguasa Mesir, Muqauqis. Maria yang kemudian memeluk Islam itu dinikahi oleh Rasulullah. …

Bertoleransi terhadap agama lain sudah dicontohkan sejak zaman Rasulullah. Sejak Rasulullah mendakwahkan tauhid, beliau juga menekankan tentang indahnya tasamuh atau toleransi umat Islam terhadap agama lain. Toleransi merupakan salah satu nilai yang mencerminkan Islam sebagai agama Rahmatan lil ‘Alamin. Toleransi yang Diajarkan Rasulullah  Saat berperang, Rasulullah juga menekankan toleransi. Perang melawan kaum kafir yang mengusik dan mengancam memang tidak bisa dihindarkan. Tetapi Rasulullah berpesan agar kaum muslimin juga menjaga tempat ibadah agama lain dan tidak merusaknya. Saat memberangkatkan pasukan kaum muslimin, beliau bersabda, “Berangkatlah dengan nama Allah, berperanglah di jalan Allah terhadap orang-orang yang kufur kepada Allah, jangan melampaui batas, jangan berkhianat, jangan mencincang dan jangan membunuh anak-anak serta penghuni-penghuni gereja (orang-orang yang sedang beribadah)”. Baca juga: Mengenal Sosok Umar bin Abdul Aziz yang Dikenang Sepanjang Masa Umroh.com merangkum, rasulullah juga mencontohkan bagaimana sikap yang baik saat bermuamalah dengan orang kafir. Misalnya saat beliau berbisnis, Rasulullah tetap bersikap adil, jujur,…

Runtuhnya kekaisaran Romawi ditandai dengan takluknya Konstantinopel, yang sekarang dikenal sebagai Istanbul. Penaklukan ini tidak lepas dari peran Muhammad Al Fatih, sultan ketujuh dari kekhalifahan Utsmaniyah. Rasulullah pernah berkata,”Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan”. Muhammad Al Fatih memiliki gelar Mehmet II. Dan gelar ‘Al Fatih’ yang berarti “Sang Pembebas” juga disematkan kepada namanya. Baca juga: Kisah Romantis Shafiyyah binti Abdul Muthalib, Bikin Baper Banget! Umroh.com merangkum, sejak kecil, Muhammad Al Fatih telah dibentuk untuk menjadi pemimpin yang tangguh. Sultan Murad II percaya bahwa anaknya yang akan menaklukan Konstantinopel. Selain menerima didikan dari ayahnya, beliau juga mendapat bimbingan dari ulama-ulama besar. Tak heran beliau menguasai berbagai ilmu dan bahasa, hingga strategi perang. Kesholehan Al Fatih Membuatnya Mencapai Kesuksesan Besar Ilmu dari para ulama membuat Muhammad Al Fatih tumbuh dengan kedekatan kepada Allah. Walaupun lahir…

Kesehatan rakyat adalah kewajiban pemerintah. Banyaknya rakyat sakit yang diabaikan tentu akan mempengaruhi stabilitas negara. Di Indonesia saat ini, kesehatan masyarakat mendapat jaminan dan dikelola oleh BPJS Kesehatan atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. Sistem Jaminan Kesehatan Nasional yang Tidak Berjalan Mulus  Sayangnya, upaya pemerintah tersebut tidak berjalan mulus. Tidak jarang terdengar kabar mengenai masalah pelayanan kesehatan lewat sistem JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) ini. Banyak pihak yang merasa dirugikan, baik masyarakat, maupun rumah sakit-rumah sakit. Misalnya kabar mengenai tunggakan BPJS Kesehatan kepada Rumah Sakit Umum Daerah, yang mengakibatkan terganggunya pelayanan kesehatan terhadap pasien. Mulai dari terganggunya tindakan medis hingga tersedianya obat-obatan.  Baca juga: Mengenal Sosok Al Biruni, Pakar Islam yang Jeniusnya Tak Tertandingi Umroh.com merangkum, beragam permasalahan tersebut disinyalir karena adanya kekurangan dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional. Dalam jaminan kesehatan tersebut, bisa dibilang bukanlah jaminan kesehatan dari negara kepada rakyat, melainkan rakyat yang harus membiayai sendiri. Rakyat memang diwajibkan membayar…

Suatu ketika, Rasulullah baru pulang dari jihad fisabilillah. Bersama para Sahabat, beliau berjalan masuk menuju kota Madinah. Rupanya, di sana telah menunggu Aisyah. Dengan penuh rasa rindu, ia menanti kedatangan Rasulullah di tengah kota Madinah. Ketika melihat Rasulullah, ia langsung menyambut dengan penuh kehangatan.  Kisah Romantis Aisyah dan Rasulullah Setiba di rumah, Rasulullah segera beristirahat untuk melepas lelah. Sementara Aisyah tengah sibuk di dapur mempersiapkan minuman. Setelah jadi, disuguhkannya minuman itu kepada Rasulullah.   Baca juga: Jadi Idaman, Ini Kisah Wanita Teladan Bernama Mutiah Rasulullah pun meraih gelas darinya. Dan minuman diteguk secara perlahan. Pelan-pelan, beliau terus meminumnya hingga air di dalam gelas hampir habis.  Melihat Rasulullah hampir menghabiskan minuman yang disuguhkan, Aisyah bertanya heran, “Ya Rasulullah, biasanya engkau selalu memberikan sebagian minuman kepadaku. Tetapi, mengapa hari ini tidak kau berikan gelas itu?”. Mendengar pertanyaannya, Rasulullah diam sejenak. Tanpa menjawab, beliau kembali melanjutkan minumnya, hendak menghabiskan air yang ada di dalam…

Rasulullah memiliki seorang bibi bernama Shafiyyah binti Abdul Muthalib. Shafiyyah berperan penting dalam kehidupan Rasulullah, sehingga ia dijuluki Ibunda Hawari atau penolong Rasulullah. Dia pun menjadi salah satu dari sepuluh orang yang dijamin surga. Wanita yang Terpandang dan Cerdas  Umroh.com merangkum, Shafiyyah dikenal sebagai putri dari keluarga terpandang. Abdul Muthalib memang seorang pembesar Quraisy yang terkenal. Ibu dari Shafiyyah adalah Halah binti Wahab, saudara kandung ibu Rasulullah, Aminah binti Wahab. Ibunda Shafiyyah juga dikenal sebagai putri dari keluarga terpandang.   Baca juga: Inilah Sosok Wong Fei Hung yang Identitasnya Sengaja Dikubur Karena dibesarkan di lingkungan yang baik, Shafiyyah tumbuh menjadi wanita mulia. Ia pernah mendapat tugas mulia, yaitu menjamu para jamaah haji yang datang ke Mekkah. Shafiyyah juga dikenal sebagai wanita cerdas. Ia menguasai ilmu sastra dengan baik, sehingga tutur bahasanya mencerminkan kaum terpelajar. Selain itu, Shafiyyah juga mahir menunggang kuda dan dikenal sebagai wanita pemberani. Shafiyyah menikah dengan Al Harits…

Umar bin Abdul Aziz adalah khalifah kedelapan dari Dinasti Umayyah. Ia menggantikan Sulaiman bin Abdil Malik yang wafat. Pengangkatannya sebagai khalifah merupakan wasiat dari Sulaiman bin Abdil Malik menjelang wafat. Dia kemudian dilantik pada tahun 99 H, di hari Sulaiman bin Abdul Malik wafat. Sikap menonjol yang membuat dirinya dipilih sebagai khalifah adalah kebaikan akhlaknya. Dia dikenal dengan kesholehan dan karakternya, sehingga ia mendapat amanah untuk memegang jabatan tersebut.  Baca juga: Mengenal Sosok Umar bin Abdul Aziz yang Dikenang Sepanjang Masa Umroh.com merangkum, Umar bin Abdul Aziz memimpin selama tiga tahun, tepatnya dari tahun 717 Masehi hingga 720 Masehi. Masa kepemimpinannya tidak lama, namun perannya sangat besar dalam pembangunan, peningkatan kesejahteraan kaum muslimin, serta penyebarluasan agama Islam. Ketika ia menjabat sebagai khalifah, rakyat bisa hidup sejahtera dan berkecukupan.  Sempat Menolak Jabatan Khalifah  Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah dengan sangat mendadak. Sulaiman, khalifah sebelumnya, membuat wasiat ketika ia sedang…