1
Author

Tommy Maulana

Browsing

Umroh.com – Sebagai masyarakat Indonesia, tentunya kita mengenal istilah takjil. Kata ini pasti banyak kita jumpai di berbagai tempat kuliner selama bulan Ramadhan. Dan saat itu kita seringkali menghabiskan uang untuk membeli berbagai macam takjil. Berikut ini ada beberapa menu takjil enak dan murah yang bisa Anda coba saat bulan Ramadhan. Sebenarnya jika ingin lebih hemat, kita dapat membuat takjil sendiri di rumah. Dan tabungan perayaan idul fitri pun menjadi lebih banyak. Menu takjil berikut ini adalah rekomendasi dari umroh.com dengan kategori takjil enak dan murah. Baca juga: Asyik! Ini 7 Rekomendasi Menu Buka Puasa Berkuah 40 Menu Takjil Enak dan Murah 1. Es Kelapa Muda Bahan: Kelapa muda (1 buah)Gula aren (2 sendok makan)Sirup (2 sendok teh)Madu (1 sendok makan)Es batu Cara membuat: Parut daging kelapa sampai habisMasukan parutan daging dan air kelapa ke dalam wadahTambahkan gula, sirup, dan maduEs Kelapa Muda siap dihidangkan 2. Es Campur Bahan: Alpukat…

Umroh.com – Sahur bukan hanya sekadar makan/minum. Bukan pula aksesoris pelengkap aktivitas berpuasa. Di baliknya terdapat hal-hal istimewa bagi setiap muslim. Keutamaan sahur bisa kita simak dalam daftar yang telah disusun tim umroh.com berikut ini. Keutamaan Sahur Dari Segi Spiritual 1. Mengikuti Teladan Rasulullah Rasulullah hampir tidak pernah meninggalkan sahur ketika beliau berniat puasa. Walaupun sahur hanya dengan minum seteguk air, itu lebih baik dibandingkan melewatkan sahur sama sekali. Beliau bersabda, “Barangsiapa yang mau berpuasa hendaklah sahur dengan sesuatu.” (HR.Ibnu Abi Syaibah, Abu Ya’la dan Al Bazzar). Baca juga: Pengertian Sahur: Dalil, Doa, Hukum dan Waktu 2. Mengikuti Akhlak Para Rasul Rasulullah bersabda, “Tiga hal yang termasuk akhlak para Rasul, yaitu menyegerakan berbuka puasa, mengakhirkan sahur, dan meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri pada waktu salat.” (HR.Thabrani). 3. Mencontoh Para Sahabat Rasulullah Amr ibn Maimun berkata, “Para sahabat Rasulullah adalah orang-orang yang paling cepat berbuka dan paling lambat makan…

Umroh.com – Puasa terasa tidak lengkap tanpa kehadiran sahur. Kita yang umumnya terbiasa makan tiga kali sehari tentu membutuhkan sahur ketika memiliki niat untuk berpuasa. Tanpa sahur, kekuatan fisik kita selama berpuasa akan lebih mudah lelah dibandingkan dengan puasa didahului sahur. Pengertian sahur telah dirangkum tim umroh.com pada artikel kali ini. Pengertian Sahur Kata “sahur” bermula dari kata “sahar” dalam bahasa Arab. Artinya, akhir malam atau waktu menjelang subuh. Sementara pengertian Sahur secara istilah yaitu makanan dan/atau minuman yang dikonsumsi pada waktu sahur. Baca juga: Ingat Baik-baik! Ini Anjuran Menu Sahur Rasulullah Dalil tentang Sahur Umroh.com merangkum, rasulullah memerintah kita agar berpuasa tanpa meninggalkan sahur. Beliau bersabda, “Barangsiapa yang mau berpuasa hendaklah sahur dengan sesuatu.” (HR.Ibnu Abi Syaibah, Abu Ya’la dan Al Bazzar). Bahkan meminum seteguk air untuk sahur saja akan memberikan pahala bagi kita. Sebagaimana sabda Rasulullah, ﺍﻟﺴَّﺤُﻮْﺭُ ﺃَﻛْﻠُﻪُ ﺑَﺮَﻛَﺔٌ ﻓَﻼَ ﺗَﺪَﻋُﻮْﻩُ ﻭَﻟَﻮْ ﺃَﻥْ ﻳَﺠْﺮَﻉَ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺟُﺮْﻋَﺔً ﻣِﻦْ ﻣَﺎﺀٍ…

Umroh.com – Bulan Ramadhan selalu menjadi saat istimewa bagi masyarakat Indonesia. Semarak Ramadhan pun semakin terasa dengan kehadiran beberapa pasar kaget. Besarnya minat masyarakat untuk mencari menu berbuka atau tempat menanti buka puasa, membuat banyak pasar kaget ramadhan Indonesia tercipta. Di sana terdapat para penjual menu berbuka. Kita bisa menemukan berbagai jenis makanan, mulai dari menu modern hingga tradisional. Berikut ini daftar pasar kaget Ramadhan di Indonesia yang telah dirangkum. Baca juga : Keutamaan Bulan Ramadhan dan Sejarah Terjadinya 7 Pasar Kaget Ramadhan Indonesia Populer Di berbagai kota, pasar takjil sudah diadakan selama bertahun-tahun. Selain bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan makanan dan minuman, beberapa jenis jajanan tradisional hanya dibuat pada bulan Ramadan. Maka dari itu, mengunjungi pasar kaget Ramadan juga menjadi alternatif aktivitas wisata kuliner. Berikut daftar pasar Ramadan populer di berbagai kota di Indonesia. 1. Pasar Ramadhan Lampisang, Aceh Aceh menjadi salah satu daerah di Indonesia yang kental…

Umroh.com – Bulan Ramadhan saatnya memperbanyak ibadah. Salah satunya dengan melakukan Qiyamul Lail. Qiyamul lail berarti menghidupkan malam. Maksudnya, beribadah di malam hari walaupun hanya sebentar. Bentuk dari Qiyamul Lail misalnya berdzikir, membaca Al Quran, atau sholat sunnah. Walaupun disebut ‘menghidupkan malam’, namun Qiyamul Lail tidak harus dilakukan sepanjang malam. Qiyamul lail merupakan sarana bagi seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Rabb-nya. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya), dan itu setiap malam” (HR.Muslim & Ahmad). Baca juga: Dapat Tiket Masuk Surga, Ini Keistimewaan Tahajud Qiyamul Lail dengan Sholat Tahajud Sholat Tahajud termasuk Qiyamul Lail. Hal yang khusus dari Tahajud adalah dilakukan setelah seseorang bangun dari tidurnya (meskipun ada ulama yang menyatakan tahajud sebagai sholat malam secara mutlak atau bisa dilakukan kapan saja selama malam hari). Perintah sholat…

Umroh.com – Tanggal 10 Dzulhijah menjadi saat umat muslim merayakan Idul Adha. Sebelum hari raya Idul Adha, ada anjuran untuk mengerjakan puasa sunnah. Puasa Arofah di tanggal 9 Dzulhijah, dan puasa Tarwiyah di tanggal 8 Dzulhijah. Anjuran ini berasal dari hadis riwayat Ibnu Abbas yang disampaikan oleh Abusy Syaikh dan Ibnu An Najjar. “Puasa pada hari tarwiyah (8 Dzulhijah) akan mengampuni dosa setahun yang lalu. Sedangkan puasa hari Arafah (9 Dzulhijah) akan mengampuni dosa dua tahun.” Baca juga: Selain Menghapus Dosa, Ini 7 Manfaat Lain Puasa Tarwiyah Permasalahan Hadis Puasa Tarwiyah Tetapi para ulama menilai hadis puasa tarwiyah dan arofah tersebut tidak shahih dan dhaif (lemah). Bahkan Imam Asy Syaukani menyatakan hadis tersebut di dalam riwayatnya ada perawi yang pendusta. Ibnu Taimiyah mengungkapkan bahwa umat muslim tidak boleh beramal dengan menyandarkan pada hadis yang lemah. Namun, Imam Ahmad bin Hambal dan sebagian ulama lain membolehkan hadis dhaif diamalkan, selama diketahui…

Umroh.com – Bulan Ramadhan saat paling tepat untuk memperbanyak ibadah. Di bulan ini setiap muslim berlomba memperbanyak ibadah, agar mendapat berkah dan pahala berlimpah. Salah satu ibadah yang dianjurkan ialah i’tikaf. Waktu i’tikaf Ramadhan dijelaskan umroh.com pada artikel kali ini. Makna I’tikaf Istilah i’tikaf berasal dari kata yang artinya mendiami atau menetapi sesuatu, baik itu sesuatu yang bermanfaat maupun yang buruk. Secara istilah, I’tikaf artinya berdiam di dalam masjid dengan niat beribadah kepada Allah. Saat melakukan i’tikaf, kita bisa berdzikir, membaca Al Quran, atau shalat sunnah. Baca juga: Unik dan Menarik! Ini 16 Tradisi Menyambut Ramadhan I’tikaf dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dengan melaksanakan berbagai amal sholeh di dalam masjid, kita bisa semakin dekat kepada Allah. Sehingga berbagai kotoran dan dosa yang melekat di dalam hati bisa dihilangkan atas ijin Allah. Perintah I’tikaf Anjuran untuk melakukan i’tikaf terdapat di dalam Al Quran. Allah berfirman, “Dan janganlah kalian mencampuri istri-istri…

Umroh.com – Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, masyarakat Indonesia punya cara khas dalam menyambut bulan Ramadhan. Terlebih lagi dengan beragam budaya yang ada di Indonesia membuat perayaan menyambut bulan Ramadhan menjadi semakin beragam. Hampir setiap daerah yang memiliki mayoritas umat muslim memiliki tradisi tersendiri dalam menyambut Ramadhan. Tradisi tersebut merupakan cerminan ekspresi kegembiraan masyarakat dalam menyambut bulan yang istimewa bagi umat muslim itu. Berikut ini 16 tradisi menyambut Ramadhan dari berbagai daerah di Indonesia. Tradisi Menyambut Ramadhan 1. Megibung, Bali Masyarakat muslim di Bali memiliki tradisi Megibung untuk menyambut Ramadhan. Kala itu, masyarakat berkumpul dan bercengkrama bersama. Uniknya, biasanya masyarakat menyediakan makanan dalam porsi besar. Kemudian dinikmati bersama untuk setiap empat atau tujuh orang. Baca juga: Perlu Tahu! Ini Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan 2. Jalur Pacu, Riau Umroh.com merangkum, suasana menjelang Ramadhan di Riau menjadi semakin semarak dengan acara Jalur Pacu. Jalur Pacu merupakan perlombaan dayung…

Umroh.com – Tidak ada manusia yang ingin tersesat dalam menjalani kehidupan di dunia. Tersesat dalam arti terjerumus maksiat, tak punya tujuan hidup, sulit menjalani hidup, banyak berbuat dosa, hingga akhirnya mendapat keburukan di akhirat. Agar kita tak tersesat, Allah menurunkan ‘buku panduan’ bagi seluruh umat manusia. Panduan itu diturunkan melalui Rasulullah dalam bentuk Al Quran. Pentingnya kedudukan Al Quran dalam hidup manusia membuat kita patut untuk memperingati turunnya Al Quran. Selama ini, kita mengenal peringatan turunnya Al Quran sebagai Nuzulul Quran. Seharusnya kita tidak hanya memperingati Nuzulul Quran di tanggal 17 Ramadhan, tetapi setiap hari selama Ramadhan. Sebab bulan Ramadhan merupakan waktu diturunkannya Al Quran. Allah berfirman, “Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)” (QS.Al Baqarah: 185). Baca juga: Inilah Penjelasan Tentang Nuzulul Quran Turunnya Al Quran juga merupakan malam…

Umroh.com – Di bulan Ramadhan, biasanya suasana semakin semarak dengan perayaan Nuzulul Quran. Perayaan jatuh pada tanggal 17 Ramadhan setiap tahunnya. Di malam itu, banyak masyarakat menyelenggarakan pengajian atau majelis dzikir. Penjelasan tentang Nuzulul Quran dirangkum umroh.com pada artikel kali ini. Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar Pendapat yang populer di kalangan ulama adalah Al Quran turun di malam Lailatul Qadar. Sebagaimana firman Allah, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan (lailatul qadar).” (QS.Al Qadr: 1). Mengenai ayat itu, para ulama berpendapat bahwa Al Quran turun ke langit dunia dalam jumlah dan bentuk yang utuh di malam Lailatul Qadar. Kemudian dari langit dunia, Al Quran diturunkan ke bumi secara berangsur-angsur. Sesuai kebutuhan dan kondisi umat. Baca juga: Doa Nuzulul Quran dan Beserta Peristiwa Besar di Dalamnya Ada juga ulama yang berpendapat bahwa Al Quran diturunkan ke langit dunia selama 20 malam Lailatul Qadar dalam 20 tahun. Kemudian Al Quran…