1
Author

Tommy Maulana

Browsing

Umroh.com – Sikap zuhud tidak selalu menuntut kita untuk meninggalkan dunia sama sekali, dan memilih hidup miskin. Islam tak pernah melarang pemeluknya menjadi kaya. Selama harta diperoleh dari cara yang baik dan dimanfaatkan dengan baik. Menumbuhkan sikap zuhud bisa dilakukan dengan berbagai cara. Beberapa diantaranya dirangkum oleh umroh.com di sini. Arti Zuhud Sikap zuhud dimiliki seseorang ketika ia tidak merasa terlampau senang jika memiliki dunia. Dan juga tidak merasa sedih atau kecewa, jika harta tidak lagi ia miliki. Sebagian ulama mengartikan zuhud sebagai kondisi hati yang selalu bergantung pada Allah, dan terbebas dari ketergantungan pada selain Allah. Baca juga: Amalan Istimewa, Ini 6 Keutamaan Zuhud! Tiga Tingkatan Zuhud menurut Imam Ahmad 1. Zuhud Orang Awam Umroh.com merangkum, di tingkatan ini, zuhud berarti bisa meninggalkan hal-hal yang diharamkan. Seseorang yang ada dalam tingkatan ini mampu mengalahkan hawa nafsunya untuk meninggalkan hal-hal yang diharamkan dan dilarang oleh Allah. 2. Zuhud Orang Istimewa…

Umroh.com – Seseorang disebut zuhud ketika ia tidak tergoda dengan kesenangan dunia, sekalipun dunia ada di genggamannya, dan lebih memilih untuk melakukan sesutut bagi kebaikan akhirat. Sikap zuhud ini banyak dimiliki oleh orang-orang sholeh, serta para utusan Allah. Dalil tentang zuhud ada banyak. Kita bisa mempelajari sikap zuhud dari dalil-dalil berikut ini. Pengertian Zuhud Allah berfirman, “(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan bersedih terhadap apa yang tidak kamu dapatkan, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS.Al Hadid: 23). Baca juga: Amalan Istimewa, Ternyata Ini 6 Keutamaan Zuhud! Zuhudnya Rasulullah Umroh.com merangkum, Rasulullah pernah melantunkan doa yang menjadi tanda zuhud pada diri beliau. Dituturkan Ibnu ‘Umar, beliau berdoa, “Ya Allah, anugerahkan kepada kami rasa takut kepada-Mu yang membatasi antara kami dengan perbuatan maksiat kepadamu dan berikan ketaatan kepada-Mu yang mengantarkan kami ke surga-Mu…

Umroh.com – Sebagai manusia, hendaknya kita selalu berdzikir dan mendekatkan diri kepada Allah. Ada lafal-lafal thoyyibah untuk dijadikan dzikir. Ada juga ayat Al Quran yang bisa digunakan sebagai dzikir. Salah satunya adalah ayat kursi. Tidak hanya memahami makna di dalamnya, terdapat pula waktu membaca ayat kursi yang mungkin belum diketahui banyak orang khususnya umat muslim. Para ulama bersepakat bahwa tidak ada larangan mengutamakan sebagian dari isi Al Quran. Maksud dari keagungan ayat kursi adalah ketika membacanya, maka seseorang akan memperoleh pahala yang sangat besar. Baca juga : 6 Cara Tidur Nabi Muhammad yang Patut Ditiru Peristiwa Turunnya Ayat Kursi Ayat kursi tercantum pada surat Al Baqarah ayat 255. اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ…

Umroh.com – Dosa syirik termasuk kategori dosa besar. Dijelaskan para ulama, dosa besar adalah perbuatan yang mendatangkan murka, laknat, dan siksa dari Allah. Umumnya pelaku dosa besar diancam dengan neraka jahanam. Al Quran menguatkan penjelasan tersebut. Allah berfirman: “Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).” (QS.An Nisa: 31).“(Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Rabbmu maha luas ampunan-Nya.” (QS.An Najm: 32). Baca juga: Terungkap! Ini Hukum Syirik yang Tak Terbantahkan Syirik termasuk Kezaliman yang Paling Besar Zalim berarti menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya. Sedangkan syirik, merupakan bentuk kezaliman yang paling besar. Jadi, pelaku syirik telah keliru menempatkan selain Allah sebagai zat yang Maha Kuasa. Padahal hanya Allah yang Maha Esa, dan tiada sekutu Bagi-Nya. Allah juga menjelaskan, “Sesungguhnya mempersukutkan Allah (syirik)…

Umroh.com – Sebuah amalan hati yang akan memudahkan kehidupan adalah zuhud. Keutamaan zuhud ada banyak, jika dikupas lebih dalam. Berikut adalah penjelasan tentang keutamaan zuhud yang dirangkum oleh umroh.com. Keutamaan Zuhud 1. Dicintai Allah dan Manusia Sikap zuhud seseorang akan membuahkan kecintaan dari Allah dan dari manusia. Rasulullah menjelaskan hal tersebut dalam hadist berikut: Dari Sahl bin Sa’ad As Sa’idi, ia berkata ada seseorang yang mendatangi Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan lantas berkata, “Wahai Rasulullah, tunjukkanlah padaku suatu amalan yang apabila aku melakukannya, maka Allah akan mencintaiku dan begitu pula manusia.” Rasulullah bersabda, “Zuhudlah pada dunia, Allah akan mencintaimu. Zuhudlah pada apa yang ada di sisi manusia, manusia pun akan mencintaimu.” (HR.Ibnu Majah). Baca juga: Mau Doa Mustajab Selalu Terkabul? Rutinkan 10 Doa Ini! 2. Dimudahkan Urusannya Umroh.com merangkum, keutamaan zuhud lainnya berupa kemudahan dalam menjalankan hidup. Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang (menjadikan) dunia tujuan utamanya maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya…

Umroh.com – Salah satu sikap yang hendaknya dimiliki oleh seorang muslim adalah zuhud. Pengertian zuhud berarti meninggalkan kecintaan dan kecenderungan terhadap kesenangan dunia. Hati seorang yang zuhud telah terlepas dari pengaruh dunia. Sikap zuhud akan melahirkan kebaikan-kebaikan lainnya. Orang yang zuhud tidak akan pelit dan kikir terhadap orang yang meminta sebagian hartanya. Zuhudnya seseorang juga akan membuat dia sibuk dengan urusan akhirat. Ia tidak akan terjebak pada kesibukan duniawi. Sering kita tidak menyadari, kesibukan dengan dunia bisa membuat kita lupa pada Allah. Baca juga: Waspadalah! Ini Macam-macam Syirik dan Contohnya Pengertian Zuhud Menurut Para Ulama Ibnul Qoyyim (dari gurunya, Ibnu Taimiyah) menjelaskan zuhud sebagai aktivitas meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat untuk kehidupan akhirat. Namun ada kata yang memiliki pengertian hampir sama, yaitu Wara’. Wara’ adalah meninggalkan sesuatu yang dikhawatirkan akan membahayakan kehidupan di akhirat kelak. Pengertian Zuhud di Al Quran Allah menjelaskan dalam Al Quran tentang pengertian zuhud. Yaitu tidak…

Umroh.com – Berbuat syirik berarti menyekutukan Allah dengan beribadah kepada selain-Nya. Atau mengakui bahwa ada zat lain yang memiliki kekuasaan seperti Allah. Cara menghindari perbuatan syirik perlu kita lakukan. Sehingga kita tetap terjaga sebagai hamba Allah yang beriman. Tidak ada satu pun di alam semesta ini yang mampu menyaingi kekuasaan Allah. Dia-lah yang mencipta seluruh alam semesta, mengaturnya sehingga harmonis, termasuk memberikan rejeki bagi makhluk ciptaan-Nya. Sebagaimana tercantum di Ayat Kursi, “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Baca juga: Terungkap! Ini Hukum Syirik yang Tak Terbantahkan Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan…

Umroh.com – Seseorang yang beriman hendaknya tidak menyekutukan Allah. Perbuatan menyekutukan Allah disebut syirik. Itu termasuk dosa besar. Dalil tentang syirik berikut ini perlu kita pahami. Sehingga kita tidak terjerumus pada perbuatan tersebut. Allah Tidak Memiliki Sekutu “Tiada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya dan Dialah yang Maha mendengar lagi Maha melihat.” (QS.Asy Syura: 11). Larangan Berbuat Syirik, Terutama di Masjid “Dan sesungguhnya masjid-masjid itu ialah milik Allah. Maka janganlah kalian menyembah sesuatu pun di dalamnya selain Allah.” (QS.Al Jinn: 18). Baca juga: Terungkap! Ini Hukum Syirik yang Tak Terbantahkan Pertanyaan Allah kepada Pelaku Syirik “Katakanlah wahai Muhammad, ‘Siapakah yang memberi kalian rezeki dari langit dan bumi? Siapa yang menguasai pendengaran dan penglihatan? Siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati, dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup? Siapa yang mengatur segala urusan?’ Maka mereka akan menjawab, ‘Allah.’ Maka katakan, ‘Lantas mengapa kalian tidak bertakwa?” (QS.Yunus: 31) “Dan jika engkau bertanya…

Umroh.com – Ada satu ayat di Al – Quran merupakan ayat yang agung. Terkenalnya dengan nama ayat kursi. Masyarakat sering membacanya agar diberi perlindungan dan solusi masalah karena terdapat manfaat ayat kursi yang belum banyak diketahui umat muslim. Benarkah demikian? Manfaat ayat kursi telah dirangkum umroh.com pada artikel kali ini : Baca juga : Inilah Hadist Sholat Berjamaah, Rugi Jika Ditinggalkan! Keistimewaan Ayat Kursi Rasulullah menjelaskan bahwa ayat kursi menjadi bagian penting di dalam Al Quran. Beliau bersabda, “Sesungguhnya segala sesuatu pasti memiliki punuk, dan punuknya Al Quran adalah surat Al Baqarah yang di dalamnya terdapat penghulu dari ayat-ayat suci al quran. Ayat tersebut adalah ayat kursi.” (HR.Tirmidzi) Bacaan Ayat Kursi adalah: اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا…

Umroh.com – Masyarakat Indonesia memahami fitnah sebagai perbuatan menyebarkan berita bohong tentang orang lain. Niatnya merusak nama baik. Ini merupakan contoh kecil dari fitnah. Sebenarnya ada banyak dalil yang menjelaskan tentang fitnah secara luas. Dalil tentang fitnah dapat dilihat pada rangkuman umroh.com berikut ini : Baca juga : Catat! Ini Hadits Taubat dalam Islam dan Keutamaannya Macam – Macam Dalil Fitnah 1. Penyebar Fitnah Tidak Masuk Surga Rasulullah bersabda, “Tidak masuk surga orang yang suka menyebarkan fitnah,” (HR.Bukhari dan Muslim). 2. Orang Mukmin Tak Boleh Berprasangka “Wahai orang beriman jauhilah kebanyakan dari prasangka, (sehingga kamu tidak menyangka sangkaan yang dilarang). Karena sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Apakah seorang dari kamu suka memakan daging saudaranya yang telah mati? (Jika demikian kondisi mengumpat) maka sudah tentu kamu jijik kepadanya. (Jadi patuhilah larangan-larangan tersebut) dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Penerima Taubat lagi…