Umroh.com – Suci menjadi syarat sah beribadah menghadap Allah, seperti shalat. Untuk menjaga kebersihan dan kesucian, Islam mensyariatkan thaharah. Secara syar’i, thaharah bermakna aktivitas yang dikerjakan untuk membersihkan diri dari hadas dan najis agar tubuh menjadi suci, sehingga dibolehkan menjalankan shalat atau ibadah yang lain. Thaharah memang syarat pertama yang menjadikan sah sebuah ibadah. Hukum thaharah pun harus diperhatikan umat Islam. Baca juga: Perlu Diperhatikan, Inilah Cara Melakukan Thaharah! Hukum Thaharah dalam Al Quran 1. Perintah bersuci sebelum shalat, bersuci dari junub, dan bertayamum. “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan…
Umroh.com – Kesucian adalah kunci diterimanya shalat. Ini menunjukkan betapa Islam mengajarkan kebersihan dan kesucian bagi pemeluknya. Rasulullah pun banyak mengajarkan tentang mensucikan diri. Hadis tentang thaharah dijelaskan sebagai berikut. Hadis Tentang Pentingnya Kesucian Rasulullah bersabda, “Kesucian itu sebagian dari iman, Alhamdulillah memberatkan timbangan, Subhanallah walhamdulillah memenuhi ruang antara langit dan bumi, shalat itu cahaya, sedekah itu bukti nyata, sabar itu pelita, Al-Quran itu hujjah (yang membela atau menghujat). Setiap manusia bekerja sampai ada yang menjual dirinya, hingga ia jadi merdeka atau jadi celaka.” (HR.Muslim). Baca juga: Perhatikan! Inilah Cara Melakukan Thaharah Hadis Tentang Berwudhu yang Menggugurkan Dosa Dari Utsman bin Affan r.a, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang berwudhu lalu memperbagus wudhunya (menyempurnakan sesempurna mungkin), maka keluarlah kesalahan-kesalahannya sehingga keluarnya itu sampai dari bawah kuku-kukunya” (HR.Muslim). Dalam hadis lain dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah bersabda, “Apabila seseorang hamba yang Muslim atau mukmin itu berwudhu, lalu ia membasuh mukanya, maka keluarlah dari…
Umroh.com – Thaharah artinya bersih dan suci dari kotoran. Secara istilah, bermakna menghilangkan najis atau kotoran yang ada di tubuh. Thaharah dilakukan agar tubuh menjadi suci. Ini merupakan syarat beribadah dalam Islam. Cara melakukan thaharah ada tiga, yaitu: Mensucikan Diri dari Najis Umroh.com merangkum, najis merupakan segala hal yang dianggap kotor oleh syariat. Jika zat atau benda yang dianggap najis berada di tubuh atau sebuah tempat, maka harus disucikan dahulu sebelum digunakan untuk beribadah. Baca juga: Sedeharna, Ini Alat Thaharah yang Bisa Kita Pakai! Cara melakukan thaharah untuk membersihkan najis tergantung dari jenis najisnya. Dalam Islam, ada tiga jenis najis. Najis ringan (najis mukhaffafah), najis sedang (najis mutawasithah), dan najis berat (najis mughaladhah). 1. Mensucikan dari Najis Berat Air liur anjing merupakan najis berat. Cara mensucikannya adalah dengan mencuci sebanyak tujuh kali, dengan cucian pertama menggunakan tanah. Rasulullah bersabda, “Cara mensucikan bejana dari seseorang di antara kalian jika dijilat anjing…
Umroh.com – Sholat seseorang tidak akan sah tanpa tubuh dan tempat yang suci. Karena itu, thaharah menjadi penting untuk kita perhatikan. Thaharah yaitu aktivitas membersihkan hadas dan najis. Alat thaharah serta tata cara thaharah pun dijelaskan Allah di dalam Al Quran dan diajarkan oleh Rasulullah. Untuk melakukannya secara sempurna, kita membutuhkan alat atau media. Alat thaharah berikut ini terbilang sederhana. Bahkan jika tidak ada air, ada alat thaharah lain sebagai pengganti. Baca juga: Ternyata Ini Pengertian Tasawuf yang Sebenarnya! Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Maidah ayat 6, “Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak menyucikan kamu dan menyempurnakan nikmatNya bagimu, supaya kamu bersyukur”. Alat-alat Thaharah 1. Air Air yang bisa digunakan sebagai alat thaharah hanya air yang bersih, suci, dan mensucikan. Istilahnya adalah air muthlaq, yaitu air yang sewajarnya atau masih murni. Kita bisa menggunakan air yang berasal dari dalam bumi atau dari langit, selama suci dan mensucikan.…
Umroh.com – Al Quran berisi surat-surat yang menjadi pedoman bagi manusia untuk memperoleh kebaikan di dunia dan akhirat. Salah satu surat yang sangat istimewa adalah Al Fatihah. Berikut adalah 14 keistimewaan surat Al Fatihah. 14 Keistimewaan Surat Al Fatihah 1. Pembuka Al Quran Keistimewaan surat Al Fatihah yang pertama adalah menjadi surat pembuka Al Quran. Di dalam surat Al Fatihah, Allah memperkenalkan diri sebagai Rabb yang Maha Pengasih sekaligus Maha Penyayang. Dia Dzat yang berhak mendapatkan segala pujian sekaligus rasa syukur dari kita. Dan akan menunjukkan jalan lurus kepada hamba yang memohon kepadaNya. Baca juga: Kebaikan yang Bisa Diperoleh dari Makna Surat Al Fatihah 2. Wajib Dibaca dalam Shalat Umroh.com merangkum, surat Al Fatihah wajib dilafalkan ketika shalat. Tanpa bacaan surat Al Fatihah, shalat dinilai tidak sah. Dan ini merupakan keistimewaan surat Al Fatihah yang wajib kita ketahui. Rasulullah bersabda, “Tidak sah shalat seseorang yang tidak membaca surat Al Fatihah”…
Umroh.com – Sebagai manusia, kita harus bisa menjaga diri dan tidak terlena dengan perbuatan maksiat. Jika Allah masih sayang kepada hamba-Nya, Allah akan memberi teguran. Bisa jadi berupa musibah, masalah, atau kesulitan. Apabila kita tidak juga sadar setelah ditegur, takutlah saat Allah mengabaikan kita. Cara Allah mengabaikan seorang hamba adalah dengan memberikan istidraj. Ayat tentang istidraj pun difirmankan Allah dalam Al Quran. Apa itu Istidraj? ‘Uqbah bin ‘Amir ra menuturkan bahwa Rasulullah bersabda, “Apabila engkau melihat Allah memberikan kepada seorang hamba berupa nikmat dunia yang disukainya padahal dia suka bermaksiat, maka itu hanyalah istidraj belaka”. Kemudian Rasulullah melanjutkan, “Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, Maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. (QS.Al An’am: 44)”. (HR.Ahmad). Baca juga: Inilah 7 Tips Bahagia Dunia…
Umroh.com – Puasa Daud dilakukan secara berselang-seling. Seseorang berpuasa pada satu hari dan berbuka di hari berikutnya. Kemudian berpuasa lagi di hari setelahnya. Begitu seterusnya. Puasa Daud merupakan puasa sunnah terbaik dalam Islam. Simak penjelasan tentang keutamaan puasa daud di bawah ini. Keutamaan Puasa Daud 1. Puasa yang Paling Dicintai Allah ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash menuturkan bahwa Rasulullah bersabda, “Puasa yang paling disukai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur di pertengahan malam dan bangun pada sepertiga malam terakhir dan beliau tidur lagi pada seperenam malam terakhir. Sedangkan beliau biasa berpuasa sehari dan buka sehari.” (HR.Bukhari). Baca juga: Makna Di balik Puasa Tasu’a dan Asyura Hadist ini merupakan pesan Rasulullah kepada Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash. Abdullah dikenal sebagai salah seorang Sahabat yang sangat bersemangat dan taat beribadah. Karena itulah timbul keinginan dalam dirinya untuk…
Umroh.com – Ketika berada di Tanah Suci, pasti kita pernah mencicipi air zam zam. Dengan kandungan air zam zam, bisa dipastikan kita akan selalu bugar selama beribadah di sana. Tak jarang kita membawa pulang air zam zam ke Tanah Air, sehingga keluarga di rumah juga dapat merasakan nikmatnya kandungan air zam zam. Air Zam Zam Bukan Sekadar Air Umroh.com merangkum, air zam zam memang bukan air biasa. Ada kisah sangat bersejarah bagi umat Islam di balik keistimewaannya. Sumber air zam zam keluar ketika Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim as., mencari air untuk anaknya, Ismail. Saat diliputi rasa cemas dan bingung mencari air di tengah padang pasir, Allah memberi pertolongan dengan mengeluarkan sumber air di dekat bayi Ismail berbaring. Hingga kini, air zam zam menjadi berkah bagi kota Mekah dan sekitarnya, serta bagi seluruh umat muslim di dunia. Sumur air zam zam terletak 20 meter di sebelah timur Ka’bah, dan berada…
Umroh.com – Salah satu amal sholeh untuk mendekatkan diri kepada Allah adalah puasa daud. Puasa sunnah ini dilakukan dengan sehari berpuasa dan sehari tidak. Rasulullah menyebut Puasa Daud sebagai puasa yang paling utama dan paling dicintai Allah. Beginilah kisah keajaiban dari puasa Daud yang wajib diketahui. Rasulullah bersabda, “Puasa yang paling disukai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur di pertengahan malam dan bangun pada sepertiga malam terakhir dan beliau tidur lagi pada seperenam malam terakhir. Sedangkan beliau biasa berpuasa sehari dan buka sehari.” (HR.Bukhari). Umroh.com merangkum, menjalankan Puasa Daud bukanlah hal mudah. Jika rutin melaksanakannya, berarti seseorang lebih sering menahan nafsunya sepanjang tahun. Kesulitan bisa terasa karena menjalankannya sendirian. Tak seperti puasa Ramadhan yang kebanyakan muslim di sekeliling kita melaksanakannya. Baca juga: Inilah 5 Keutamaan Puasa Muharram Kisah Keajaiban Puasa Daud Sulitnya Puasa Daud setimpal dengan keberkahan…
Umroh.com – Hadas merupakan kondisi dimana diri seseorang tidak suci. Ada dua macam hadas, yaitu hadas besar dan hadas kecil. Hadas besar adalah kondisi dimana seseorang dalam keadaan junub, haid, nifas, dan sebagainya. Jika tidak dalam keadaan suci, Anda tidak bisa melakukan tiga ibadah ini. Sehingga terlebih dahulu Anda harus mensucikan diri terlebih dahulu. Baca juga : Tata Cara Mandi Junub Bagi Laki-laki dan Wanita Hal yang Menyebabkan Hadas Kecil Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang memiliki hadas kecil, seperti di bawah ini. 1. Keluar Sesuatu dari Kemaluan Jika ada sesuatu yang keluar dari kemaluan, atau qubul dan dubur, maka seseorang mendapatkan hadas kecil. Contohnya air kencing, kotoran, air mani, wadi, madzi, gas, cacing dan sebagainya. Rasulullah memberi pedoman bahwa kita bisa merasakan keluarnya sesuatu itu dari suara yang terdengar atau aroma yang tercium. Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, “Bila seseorang dari kalian mendapati sesuatu pada perutnya lalu dia merasa…
