1
Author

Tommy Maulana

Browsing

Umroh.com – Wudhu sebagai bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah mencakup doa-doa yang perlu dibaca saat melakukannya. Selain bacaan basmalah ketika mengawali wudhu, dan menghadirkan niat saat mulai membasuh wajah, ada juga doa-doa lain yang dirangkum oleh para ulama. Tujuan dibacanya doa berikut saat wudhu adalah agar semakin bertambah kualitas ibadah kita. Doa yang Wajib Dibaca saat Wudhu 1. Basmalah Bacaan basmalah dibaca saat mengawali wudhu. Ini merupakan sunnah muakkad (bahkan ada ulama yang mewajibkan) sebelum wudhu. Lafalnya adalah: بِسْمِ اﷲِ َّ الرحْمنِ َّ الرحِیمْ Bismillahirrohaanirrohiim Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”. Baca juga: Wajib Hafal! Ini Bunyi Niat Wudhu yang Benar 2. Doa Niat Wudhu Umroh.com merangkum, niat wudhu harus dihadirkan di dalam hati saat memulai wudhu. Dan dilakukan ketika membasuh wajah. Jika dilafalkan, maka saat mulut mengucapkan niat wudhu, hati membisikkan niat dalam bahasa yang dipahami. Lakukan hal ini sembari menyiramkan dan membasuhkan…

Umroh.com – Wudhu harus dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kesucian badan dari hadats kecil. Terutama sebelum melakukan ibadah yang mewajibkan kondisi badan bersih dan suci, seperti sholat. Tapi apa sih pengertian wudhu itu sendiri? Perintah berwudhu tercantum di surat Al Maidah ayat 6. Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur”. Baca juga: Jangan Sepelekan, Ini Syarat Sah Wudhu! Ayat ini menjadi dasar perintah berwudhu untuk bersuci sebelum shalat.…

Umroh.com – Wudhu wajib dilakukan sebelum melakukan ibadah menghadap Allah, seperti shalat, thawaf, dan membaca Al Quran. Bagi kita, wudhu merupakan bentuk ibadah. Dan setiap Ibadah harus didahului dengan niat. Niat adalah fardhu pertama bagi seluruh bentuk ibadah, misalnya shalat, puasa, haji, zakat, bekerja, belajar, makan, berpakaian, dan sebagainya. Berikut dijelaskan lebih lengkap soal bunyi niat wudhu yang benar. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “semua amal harus disertai dengan niat”. Para ulama mendefinisikan niat sebagai menyengaja sesuatu bersamaan dengan pelaksanaannya. Inilah mengapa para ulama menganjurkan untuk memunculkan niat ketika melakukan gerakan awal ibadah. Misal berniat shalat saat takbiratul ihram, atau berniat wudhu saat membasuh wajah. Baca juga: Jangan Disepelekan, Ini Syarat Sah Wudhu! Niat Wudhu Niat wudhu boleh dilafalkan, dan berikut ini bacaannya: نَوَیْتُ الوُضُوْءَلِرَفْعِ الحَدَثِ الْاَصْغَرِفَرْضًالِٰلّهِ تَعَاٰلى Nawaitul wudhuu-a liraf’ll hadatsil ashghari fardhal lilaahi ta’aalaa Artinya: “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah.” Selain niat wudhu, ada…

Umroh.com – Hubungan antara wanita dan pria yang bukan muhrim dilakukan dalam ikatan pernikahan. Islam tidak mengajarkan dan menjamin hubungan lainnya, seperti pacaran. Sehingga ada beberapa umat muslim yang melakukan taaruf. Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam mengatakan, “wahai para pemuda siapa di antara kamu yang memiliki kemampuan, maka menikahlah. Karena sesungguhnya nikah itu dapat menahan/memelihara pandangan (dari maksiat) dan menjaga kemaluan (dari hubungan seksual yang diharamkan) dan barang siapa yang belum mampu, hendaknya ia berpuasa karena itu menjadi pengendali baginya”. Lalu bagaimana tips taaruf agar berjalan lancar hingga pernikahan? Baca juga: Ini Tujuan Taaruf yang Perlu Diketahui Tips Taaruf agar Lancar 1. Tetap Memperhatikan Batasan Proses taaruf hanyalah tahap untuk saling mengenal dan bertukar informasi, sehingga tidak elok jika disertai dengan sikap-sikap layaknya wanita dan pria yang sudah terikat pernikahan. Tim umroh.com memaparkan, tetap perhatikan batasan yang telah ditetapkan oleh agama. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjelaskan, “Tidak boleh antara laki-laki dan wanita…

Umroh.com – Saat beraktivitas, bisa jadi tubuh manusia tidak terhindarkan dari hadats. Hadats bisa diartikan sebagai kondisi diri yang tidak suci, dan menyebabkan tidak boleh beribadah. Khususnya ibadah sholat, menyentuh mushaf, atau thawaf. Berikut ini akan dijelaskan tata cara wudhu secara lengkap yang belum dipahami oleh kebanyakan orang. Tim umroh.com memaparkan, ada dua macam hadats. Satu, hadats besar yang harus disucikan dengan mandi besar, seperti haid, nifas, atau junub. Dua, hadats kecil seperti keluar udara dari dubur, tidur, bersentuhan dengan yang bukan mahram, dan sebagainya, yang bisa disucikan dengan berwudhu. Perintah bersuci terdapat pada surat Al Maidah ayat 6. Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh…

Umroh.com – Salah satu cara untuk membersihkan dan mensucikan diri dari hadast kecil adalah berwudhu. Bahkan berwudhu merupakan amalan utama sebelum sholat dan terdapat beberapa rukun wudhu. Ibnu ‘Umar r.a, berkata, “Saya mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, ‘Tidak ada sholat kecuali dengan thoharoh. Tidak ada sedekah dari hasil pengkhianatan.’” Wudhu dilakukan dengan membasuh anggota wudhu dengan air dalam jumlah tertentu. Anggota wudhu adalah anggota badan yang wajib dibasuh dalam wudhu. Selain itu, ada hal-hal yang harus dilakukan dalam wudhu agar sempurna dan berkualitas. Baca juga: Ibadah yang Istimewa, Inilah Keutamaan Wudhu Umroh.com merangkum, dalam kitab Safinatun Najah yang memuat dasar-dasar ilmu fikih, rukun atau fardhu wudhu ada enam, yaitu niat, membasuh muka, membasuh kedua tangan beserta kedua siku, mengusap sebagian kepala, membasuh kedua kaki beserta kedua mata kaki, dan tertib. Rukun Wudhu 1. Niat Hal penting dalam melakukan setiap ibadah adalah niat. Niat boleh diucapkan atau hanya terbersit di…

Umroh.com – Menikah memang sunnah yang dianjurkan Rasulullah. Pernikahan mengikat lelaki dan perempuan dalam sebuah hubungan sakral yang dijamin Allah. Kehadiran seseorang yang kemudian menjadi suami atau istri kita adalah salah satu bentuk kekuasaan Allah. Di surat Ar Rum ayat 21 Allah berfirman: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk kalian semua istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikannya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir”. Tak sedikit orang yang mengenal istilah taaruf sebagai jalan menuju pernikahan itu sendiri. Namun sayangnya, belum banyak yang tahu tujuan menjalani taaruf itu sendiri. Lalu apa tujuan taaruf selama ini? Baca juga: Ingin Taaruf? Ketahui Dulu Syarat yang Harus Dipenuhi Pernikahan yang akan Diisi dengan Lika-Liku Umroh.com merangkum, dalam ikatan pernikahan, tercipta rumah tangga yang akan menjadi tempat berlabuh bagi seseorang untuk mendapatkan ketentraman hidup…

Umroh.com – Islam sangat memperhatikan masalah kebersihan dan kesucian. Karena itulah perkara thoharoh merupakan persoalan yang harus diperhatikan. Thaharah atau bersuci artinya menghilangkan hukum hadats (dengan menghilangkan kotoran dan najis yang ada di badan, pakaian, atau tempat ibadah) untuk mengerjakan shalat atau ibadah yang mensyaratkan suci. Berikut ini akan dibahas soal salah satu jenis thaharah yakni wudhu beserta syarat sah wudhu yang wajib diketahui. Tim umroh.com memaparkan, salah satu cara untuk thaharah badan atau mensucikan badan adalah dengan berwudhu. Wudhu adalah membasuh anggota tubuh yang termasuk dengan anggota wudhu dengan air, dan dilakukan dengan urutan dan jumlah yang telah ditentukan. Baca juga: 10 Manfaat Selalu Menjaga Wudhu Syarat Sah Wudhu Karena dilakukan sebagai syarat sahnya ibadah, kita juga harus memperhatikan syarat sah wudhu. Syarat wudhu merupakan perkara yang harus dipenuhi seseorang yang hendak berwudhu. Syarat sah wudhu ini harus dipenuhi agar wudhunya dianggap sah. Syarat wudhu yaitu : Islam. Bagi umat…

Umroh.com – Kebersihan dan kesucian adalah salah satu hal yang sangat diperhatikan Islam. Bahkan ada kalimat ulama yang menyatakan “Kebersihan adalah sebagian dari iman”. Perhatian Islam terhadap kebersihan tercermin dari kesucian yang menjadi syarat sah beberapa ibadah, diantaranya shalat, thawaf, dan membaca Al Quran. Nah, berikut ini akan dijelaskan perihal keutamaan wudhu yang belum banyak diketahui. Bersuci ketika beribadah menjadi cerminan bahwa Allah adalah dzat yang Maha Suci, sehingga kita juga harus mengupayakan keadaan suci saat menghadapNya. Selain itu, Islam juga menyadarkan kita bahwa pada dasarnya manusia mencintai kebersihan dan kesucian. Baca juga: 10 Manfaat Menjaga Wudhu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Kesucian itu sebagian dari iman, Alhamdulillah memberatkan timbangan, Subhanallah walhamdulillah memenuhi ruang antara langit dan bumi, shalat itu cahaya, sedekah itu bukti nyata, sabar itu pelita, Al-Quran itu hujjah (yang membela atau menghujat). Setiap manusia bekerja sampai ada yang menjual dirinya, hingga ia jadi merdeka atau jadi celaka.” (HR.…

Umroh.com — Jika diartikan dalam bahasa Indonesia, Miqat berarti waktu. Dalam ibadah haji atau umroh, yang dimaksud miqat adalah batas dimulainya ibadah haji atau umroh. Ketika kita sudah melintasi tempat yang telah ditetapkan sebagai tempat miqat, kita wajib memakai pakaian ihram dan mengucapkan niat ibadah. Untuk mengetahui beberapa tempat miqat, yuk langsung pesan paket umroh di aplikasi Umroh.com, download di sini! Ada dua jenis miqat yakni Miqat Zamani dan Miqat Makani. 1. Miqat Zamani Miqat Zamani adalah batas waktu dimulainya ibadah haji. Dimulainya Miqat Zamani untuk haji adalah pada bulan Syawal, sampai terbit fajar tanggal 10 Dzulhijjah. Untuk ibadah umrah, Miqat Zamani berlaku sepanjang tahun. 2. Miqat Makani Miqat Makani adalah batas melaksanakan ibadah haji atau umroh berdasarkan tempat. Mulai dari tempat yang telah ditetapkan sebagai Miqat Makani, seseorang harus mulai berniat Ihram sebelum melintasi batas Tanah Haram. Saat itu juga, calon jamaah haji harus berniat melaksanakan haji atau umroh.…