1
Author

Tommy Maulana

Browsing

Umroh.com – Hari raya Idul Fitri sering menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi. Selain mengunjungi rumah kerabat, rutinitas yang biasanya tidak kalah penting adalah mengirim bingkisan atau parcel lebaran. Parcel lebaran biasanya ditujukan kepada sahabat, kerabat, teman kantor, atau rekan bisnis. Memberi parcel lebaran berarti kita telah melaksanakan salah satu sunnah Rasulullah, yaitu memberi hadiah. Rasulullah menganjurkan kita untuk saling memberi hadiah. Beliau bersabda, “Saling menghadiahilah kalian niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR.Bukhari). Para ulama menjelaskan, hadiah bisa menjadi sebab persatuan dan rasa cinta di antara kaum muslimin dan manusia pada umumnya, sehingga sangat dianjurkan. Buat Parcel Sendiri atau Beli Jadi? Umat muslim hendaknya tidak menganggap remeh tindakan memberi hadiah, walaupun yang kita beri adalah benda-benda yang sederhana. Karena itu, Rasulullah juga bersabda, “Wahai kaum muslimah, janganlah sekali-kali seorang wanita meremehkan pemberian tetangganya walaupun hanya ujung kaki kambing.” (HR.Bukhari dan Muslim). Menjelang hari raya Idul Fitri, biasanya kita akan menjumpai banyak…

Umroh.com – Sudah menjadi kewajiban seorang mukmin untuk selalu ingat kepada penciptanya. Di dalam Al Quran, Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS.Al Ahzab: 41). Kita wajib mengingat Allah kapanpun dan di manapun. Terutama di bulan Ramadhan, dimana rahmat Allah tercurah kepada orang-orang yang beriman. Jika kita senantiasa melakukannya, kita akan mendapat keutamaan dzikir saat Ramadhan, diantaranya sebagai berikut ini. Keutamaan Dzikir 1. Menjadi Amalan Paling Utama di Bulan Mulia Ramadhan adalah bulan yang dimuliakan bagi umat Islam. Di bulan ini, umat muslim diwajibkan berpuasa selama sebulan penuh. Selain itu, ibadah-ibadah sunnah juga sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Ada pahala besar bagi mereka yang mengerjakan amal sholeh di bulan Ramadhan. Salah satu amalan sederhana yang bisa kita lakukan adalah berdzikir. Dzikir merupakan amalan paling utama bagi seorang muslim. Bayangkan saja keutamaan dzikir saat Ramadhan. Itu artinya kita melakukan amalan paling utama di bulan…

Umroh.com – Kesibukan dan rutinitas sehari-hari bisa jadi membuat kita melupakan satu amal sholeh yang Allah perintahkan, yaitu silaturahmi. Menurut para ulama, silaturahmi berasal dari kata “rahmah” yang artinya lembut. Sehingga dicerminkan dengan perbuatan baik kepada orang yang disayangi. Saat bersilaturahmi, hendaknya kita meniatkannya sebagai ibadah kepada Allah. Berikut adalah lima keutamaan silaturahmi yang perlu kita ketahui. Keutamaan Silaturahmi 1. Mendapat Rahmat Allah Rasulullah bersabda, “Rahmat tidak akan turun kepada kaum yang padanya terdapat orang yang memutuskan tali silaturahmi” (HR.Muslim). Di sini tampak bahwa keutamaan silaturahmi adalah memudahkan pelakunya memperoleh rahmat dari Allah. Sebaliknya, sengaja memutus silaturahmi akan mendatangkan dosa. Orang yang melakukannya juga akan mendapat balasan dosa yang cepat sejak di dunia. Rasulullah bersabda, “Tidak ada dosa yang lebih pantas untuk disegerakan balasannya bagi para pelakunya (di dunia ini), berikut dosa yang disimpan untuknya (di akhirat) daripada perbuatan melampaui batas (kedholiman) dan memutus silaturahmi (dengan orang tua dan kerabat)”…

Umroh.com – Selain mementingkan hubungan dengan Allah, kita juga harus memperhatikan hubungan dengan sesama manusia. Utamanya kepada kerabat sedarah. Konsep silaturahmi dalam islam menekankan agar kita selalu menjaga hubungan dengan kerabat yang masih memiliki hubungan darah. Lalu apakah manfaat silaturahmi bagi kita? Mari simak penjelasannya di artikel kali ini. Sebelumnya, kita harus mengetahui bahaya memutus tali silaturahmi. Di dalam Al Quran, Allah berfirman, “Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan Allah tulikan telinga mereka dan Allah butakan penglihatan mereka.” (QS.Muhammad: 22-23) Silaturahmi yang tidak terjaga atau sengaja diputus akan membuat seseorang terhalang masuk surga. Sebagaimana sabda Rasulullah, “Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan silaturahmi.” (HR.Bukhari dan Muslim) Cara Mendapatkan Manfaat Silaturahmi Melihat bahaya dan kerugian yang akan kita terima jika memutus silaturahmi, maka kita harus menyediakan diri untuk bersilaturahmi. Silaturahmi bisa dilakukan…

Umroh.com – Menjelang akhir Ramadhan, biasanya masjid-masjid tampak ramai di malam hari. Masjid diisi oleh orang-orang yang ingin beri’tikaf di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Mereka melakukan i’tikaf demi mendapatkan lailatul qadar. Apa pengertian i’tikaf? Mari simak penjelasannya pada artikel kali ini. Jumhur ulama berpendapat, i’tikaf sebenarnya ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan setiap saat. Sementara tujuan i’tikaf ialah memusatkan hati dan pikiran kepada Allah, sehingga kita bisa menghadap-Nya secara khusyuk tanpa terganggu hal-hal duniawi. Jadi pengertian i’tikaf tak terbatas hanya dilakukan di bulan Ramadhan, atau di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan saja. Anas bin Malik menuturkan, “Rasulullah beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan ketika dalam kondisi mukim. Apabila beliau bersafar, maka beliau beri’tikaf pada tahun berikutnya selama dua puluh hari” (HR.Ahmad). Pengertian I’tikaf Secara bahasa, pengertian i’tikaf ialah mendiami sesuatu, memenjarakan, atau menahan diri dari kegiatan-kegiatan yang biasanya dikerjakan. Sedangkan pengertian i’tikaf secara syar’i adalah berdiam diri di dalam…

Umroh.com – Salah satu ibadah yang dianjurkan saat bulan Ramadhan adalah memanjatkan doa i’tikaf. I’tikaf sendiri berarti berdiam diri di dalam masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah. Saat i’tikaf, seseorang akan memfokuskan waktunya di dalam masjid untuk melakukan ibadah dan menjaga diri dari hal-hal yang diharamkan. Dengan melakukan sunnah Rasulullah ini, seseorang juga akan terjaga dari nafsu yang berlebihan, sehingga ia bisa menghindari maksiat. Rasulullah biasa beri’tikaf di bulan Ramadhan. Namun, beliau juga melakukan i’tikaf di luar bulan Ramadhan. Sebagaimana dituturkan Ubay bin Kaab, “Rasulullah beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan. Kemudian beliau pernah bersafar selama setahun dan tidak beri’tikaf, akhirnya beliau pun beri’tikaf pada tahun berikutnya selama dua puluh hari” (HR.Ahmad). Dari hadis tersebut para ulama menyimpulkan bahwa kala itu Rasulullah bukanlah meng-qadha, dan I’tikaf boleh dilakukan setiap waktu. Karena jika qadha, maka beliau akan bersegera melaksanakannya. Ketika Rasulullah tidak bisa melaksanakan i’tikaf di bulan Ramadhan, beliau…

Umroh.com – Dalam Islam, kita mengenal bulan haram atau bulan yang disucikan. Di bulan haram, kita ditekankan agar tidak bermaksiat atau mendholimi orang lain apalagi berperang. Dzulqa’dah menjadi salah satu bulan tersebut. Adapun keutamaan bulan Dzulqa’dah dijelaskan di sini. Bulan Dzulqa’dah Termasuk Bulan Haram Selain bulan Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab, bulan Dzulqa’dah turut menjadi bulan yang dimuliakan.Allah berfirman, ”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS.At Taubah: 36) Rasulullah juga bersabda, ”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadal (akhir) dan Sya’ban.”…

Umroh.com – Idul Fitri sering menjadi momentum silaturahmi bersama keluarga dan kerabat. Tradisi silaturahmi ini tak bisa lepas dari beragam kue kering sebagai sajian untuk keluarga atau tamu yang berkunjung. Berikut adalah 20 daftar kue lebaran di Indonesia dan berbagai negara lain. Kue Lebaran di Indonesia 1. Semprit Semprit adalah biskuit dengan cita rasa manis yang lembut. Biasanya, semprit berbentuk bunga, dengan hiasan kismis di bagian atasnya. Kue Lebaran ini biasanya tidak pernah ketinggalan menghiasi meja tamu saat Lebaran. 2. Nastar Tidak ada yang bisa menolak kelezatan kue legit dengan isian selai nanas ini. Kue nastar adalah salah satu kue Lebaran favorit yang tidak pernah ketinggalan dipesan saat lebaran. Hadir dengan berbagai macam bentuk, nastar menjadi kue favorit mulai dari anak-anak hingga dewasa. 3. Kastengel Kue Lebaran ini banyak mendapat pengaruh dari Belanda. Biskuit yang terbuat dari tepung dan keju ini memiliki rasa asin gurih yang menggoda. Tidak heran kastengel…

Umroh.com – Hidangan umum sebagai teman makan ketupat adalah sayuran berkuah santan. Perpaduan kuah santan yang gurih, sayuran berbumbu, serta ketupat yang empuk membuat hidangan ketupat sayur menjadi favorit banyak orang. Jika ingin menghidangkan ketupat sayur untuk keluarga, ikuti 5 resep ketupat sayur di bawah ini. Resep Ketupat Sayur Jawa Bahan yang Dibutuhkan: Kacang panjang (1 ikat)Nangka muda (secukupnya)Labu siam yang telah diiris memanjangUdang (250 gram) yang telah dikupas kulitnyaSantan (1,5 liter)Serai (1 batang) yang telah dimemarkanLengkuas (2 ruas) dimemarkanDaun salam (2 lembar)Ketupat yang siap dinikmatiBumbu halus yang terdiri dari:Bawang merah (8 siung)Bawang putih (3 siung)Garam, gula, dan merica (secukupnya)Cabai merah besar (8 buah)Terasi matang (1 sendok teh) Baca juga: 5 Resep Opor Ayam Putih Khas Indonesia Cara membuat: Tumis bumbu halus hingga wangi.Masukkan serai, lengkuas, dan daun salam.Kemudian Masukkan udang. Aduk sebentar hingga warnanya memerah.Masukkan santan, lalu diamkan hingga mendidih.Masukkan sayur-sayuran yang sudah diiris, lalu masak hingga sayuran empuk.Tambahkan…

Umroh.com – Tahun Hijriyah diawali dengan bulan Muharram dalam penanggalan Islam. Selain mengawali tahugn Hijriyah, bulan Muharram juga memiliki beberapa keistimewaan. Keistimewaan bulan Muharram tersebut dijelaskan oleh Rasulullah dalam beberapa hadis. Berikut adalah hadis tentang bulan Muharram yang perlu kita ketahui. Bulan Muharram Termasuk dalam Bulan Haram Dituturkan oleh Sahabat Abu Bakrah, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya zaman berputar sebagai mana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci), tiga bulan berurutan: Dzulqo’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, kemudian bulan Rajab suku Mudhar, antara Jumadi Tsani dan Sya’ban.” (HR.Bukhari dan Muslim). Allah juga berfirman, “Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu di keempat bulan itu” (QS.At Taubah: 36). Hadis tentang bulan Muharram itu…