1
Author

Tommy Maulana

Browsing

Bulan Muharram merupakan pembuka bagi tahun penanggalan Islam atau tahun Hijriyah. Selain penanda awal tahun, bulan ini memiliki keistimewaan tersendiri. Berikut ini keutamaan bulan Muharram yang perlu diketahui. Baca juga: Keutamaan Bulan Muharram yang Banyak Dipertanyakan Salah Satu dari Bulan yang Dimuliakan Umroh.com merangkum, bulan Muharram adalah satu dari empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan. Dalam surat At Taubah ayat 36, Allah berfirman, “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa”.  Baca juga: Cuma di Sini, Baca Al Quran Cukup Mudah Selain Al Quran, Rasulullah juga menjelaskan tentang bulan haram yang dimaksud. Diriwayatkan oleh Imam Al Bukhori,…

Peristiwa awal tahun sering menjadi momen bagi setiap orang untuk merancang tujuan-tujuan ke depan yang ingin dicapai, serta memperbarui semangat. Tahun baru menjadi saat tepat untuk kembali membangun optimisme mempersiapkan hari esok. Baca juga: Serba-serbi Bulan Muharram yang Wajib Diingat Bagi umat muslim, tahun baru bisa menjadi kesempatan mempersiapkan amal sebagai bekal esok di akhirat. Awal tahun Hijriyah, yang diawali dengan bulan Muharram, menjadi kesempatan mulai berburu pahala. Umroh.com merangkum, bulan Muharram bisa menjadi ladang pahala bagi orang beriman. Di bulan haram ini, segala amal sholeh akan dilipatgandakan pahalanya. source: shutterstock Bagi para ulama salaf, sepuluh hari pertama di bulan Muharram merupakan hari istimewa. Sebagaimana istimewanya sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Kesempatan berjumpa dengan bulan Muharram sangat tepat dijadikan sarana untuk memperbanyak amalan sunnah. Berikut adalah amalan bulan Muharram yang dianjurkan. Baca juga: Ada Jadwal Sholat Lengkap di Sini Berpuasa Puasa di bulan Muharram…

Bulan Muharram merupakan bulan yang istimewa. Bulan Muharram juga disebut dengan bulan Allah. Karena nama Muharram yang disematkan pada bulan ini adalah nama Islam (pemberian Allah). Sedangkan nama bulan lainnya dalam penanggalan Qomariyah sudah ada sebelum kedatangan Islam. Mulanya, bulan Muharram bernama bulan Safar Awal. Baca juga: Keutamaan Bulan Muharram Umroh.com merangkum, bulan Muharram juga merupakan salah satu bulan haram. Melakukan perbuatan maksiat di bulan ini akan membuat kita mendapat dosa berlipat-lipat. Sebaliknya, beramal sholeh di bulan Muharram akan membuat kita dianugerahi limpahan pahala. Salah satu amal sholeh yang sangat dianjurkan adalah berpuasa. Bahkan puasa di bulan Muharram memiliki keutamaan yang besar setelah puasa di bulan Ramadhan. Rasulullah bersabda, “Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah pada bulan Allah (yang bernama Muharram)” (HR.Muslim). Ada Dua Puasa Muharram Ada pendapat yang mengatakan bahwa dibolehkan berpuasa kapan saja di bulan Muharram. Namun yang paling utama adalah dua puasa yang banyak dianjurkan dan dilaksanakan…

Salah satu hari bersejarah bagi umat muslim adalah hari Asyura. Di hari yang jatuh pada tanggal 10 Muharram itu, ada tiga peristiwa penting bersejarah bagi perkembangan Islam. Nabi Nuh Diselamatkan dari Banjir Banjir bandang membinasakan kaum Nabi Nuh yang ingkar terhadap Allah. Sebelum banjir datang, Allah telah memerintahkan Nabi Nuh membangun kapal besar (bahtera) untuk menyelamatkan diri beserta kaumnya yang beriman. Nabi Nuh pun membuat kapal berukuran sangat besar. Baca juga: Serba-serbi Puasa Muharram yang Perlu Diketahui Tanggal 10 Muharram diyakini sebagai tanggal keluarnya Nabi Nuh dari dalam kapal. Setelah terombang-ambing di atas banjir selama lima bulan. Bahtera ini mulai dinaiki Nabi Nuh dan pengikutnya pada bulan Rajab hari ke-10. Selama 150 hari, kapal berlayar di atas banjir bandang yang menerjang bumi. Bahtera yang dinaiki Nabi Nuh kemudian terdampar di atas Gunung Judi. Bahtera Nabi Nuh berlabuh selama satu bulan. Hingga Nabi Nuh dan pengikutnya keluar dari kapal pada tanggal…

Dalam Islam, ada bulan haram yang dimuliakan. Allah berfirman, “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu…” (QS.At Taubah ayat 36).  Baca juga: Sejarah Tahun Baru Islam yang Wajib Diketahui Sementara Rasulullah SAW bersabda, “Dalam satu tahun ada 12 bulan, di antaranya ada empat bulan haram, tiga bulan secara berurutan adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajabnya Mudhor yang berada di antara Jumada dan Sya’ban” (HR.Bukhori). Dilarang Bermaksiat di Bulan Haram, dan Dianjurkan Banyak Beramal Sholeh Umroh.com merangkum, hal yang perlu diperhatikan selama bulan haram adalah larangan bermaksiat dan berbuat dzalim. Para ulama menjelaskan bahwa berbuat maksiat di bulan haram akan membuat kita mendapatkan dosa berlipat ganda. Sebaliknya, setiap amal sholeh akan diganjar pahala berlimpah.  Ibnu Abbas menjelaskan,…

Kalender Hijriyah milik umat islam. Dengan melihatnya, kita akan tahu waktu-waktu ibadah dan peristiwa penting. Pedoman untuk mengetahui waktu pelaksanaan puasa wajib di bulan Ramadhan, musim haji di bulan Dzulhijjah, peringatan Isra Mi’raj, dan sebagainya. Baca juga: Jangan Lupa, Hal Ini yang Harus Dilakukan saat Muharram Di penutup bulan Agustus tahun 2019, kita akan memasuki tahun 1441 Hijriyah. Lalu, siapakah yang memulai penggunaan kalender hijriyah? Mengapa bulan Muharram dipilih sebagai bulan pertama? Masyarakat Arab Kuno Terbiasa Menggunakan Peristiwa Penting sebagai Penanda Waktu Umroh.com merangkum, sebelum kalender Hijriyah dikenal, masyarakat Arab kuno menggunakan peristiwa-peristiwa besar sebagai penanda waktu. Misalnya tahun Fiil (Gajah) ketika Ka’bah diserang tentara gajah Raja Abrahah, atau menandai waktu dengan tahun renovasi Ka’bah.  Selain peristiwa besar, mereka juga menandai waktu dengan wafatnya seorang tokoh berpengaruh. Misalnya dengan mengatakan delapan tahun sepeninggal Fulan bin Fulan. Pergerakan bulan menjadi penanda waktu-waktu tersebut. Karena itu, tahun yang digunakan masyarakat Arab disebut…

Puasa Asyura merupakan puasa sunnah yang dianjurkan. Rasulullah bersabda bahwa puasa Asyura bisa menghapus dosa setahun sebelumnya. Waktu Pelaksanaan Karena itu, sebaiknya kita tidak melewatkan Puasa Asyura. Puasa yang dikerjakan pada tanggal 10 Muharram. Niat Puasa Asyura Untuk melakukan ibadah, diperlukan niat tulus ikhlas karena Allah. Niat bisa dilakukan hanya di dalam hati, bisa juga ditambah dengan dilafalkan. Berikut ini niat yang bisa dilafalkan. نوَیْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سَُّ نةِ العَا شُورَاء ﷲِِ تَعَالَى Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatil ‘aasyuuraa lillaahi ta‘aala Artinya: “Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT.” Baca juga: Bacaan Al Quran Lengkap Beserta Artinya Bisa Didapatkan di Sini Selain niat yang dilafalkan sehari sebelumnya, ada juga niat yang dilafalkan tepat saat puasa Asyura. Karena bisa jadi kita lupa, sehingga tak sempat melafalkan niat sehari sebelumnya. Jika niat puasa baru terpikir pada pagi harinya, ucapkanlah lafal berikut. نَوَیْتُ صَوْمَ هَذَا الیَوْمِ عَنْ…

Bulan Muharram merupakan pembuka bagi tahun penanggalan Islam atau tahun Hijriyah. Selain penanda awal tahun, bulan Muharram memiliki keistimewaan tersendiri. Berikut ini keutamaan bulan Muharram yang perlu diketahui. Baca juga: Ini Hal Mulia yang Perlu Dilakukan saat Muharram Salah Satu dari Bulan yang Dimuliakan Umroh.com merangkum, bulan Muharram adalah satu dari empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan. Dalam surat At Taubah ayat 36, Allah berfirman, “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa”.  Selain Al Quran, Rasulullah juga menjelaskan tentang bulan haram yang dimaksud. Diriwayatkan oleh Imam Al Bukhori, Rasulullah bersabda, “Dalam satu tahun ada 12…

Ibadah puasa adalah salah satu ibadah yang akrab dengan islam. Umat muslim diwajibkan berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan. Selain itu, banyak ibadah puasa sunnah lain yang bisa dilakukan. Salah satunya puasa Muharram.   Amalan yang sangat dianjurkan di bulan Muharram adalah berpuasa. Bahkan keutamaan puasa Muharram berada persis di bawah puasa Ramadhan. Bisa dikatakan lebih utama dibanding puasa sunnah lainnya. Umroh.com merangkum, ada tiga tingkat keutamaan puasa Muharram. Pertama, puasa Muharram tiga hari di tanggal 9, 10, 11. Kedua, dua hari di tanggal 9 & 10, atau 10 & 11. Ketiga, satu hari di tanggal 10 saja.  Puasa di Bulan yang Mulia Puasa Muharram dilakukan di bulan haram. Bulan Muharram merupakan salah satu bulan haram yang dimuliakan. Selain bulan Muharram, terdapat bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Baca juga: Jangan Tunda, Lihat di Sini untuk Waktu Sholat Daerah Anda Allah berfirman, “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan,…

Melaksanakan sholat dhuha di pagi hari akan membuat Allah mencukupi kita hingga akhir siang. Jadi sebaiknya kita rutin melakukan sholat dhuha setiap hari. Dengan begitu, apapun urusan kita akan dimudahkan dan dilancarkan oleh Allah. Sebelum merutinkannya, perhatikan tata cara dan waktu pelaksanaan sholat dhuha. Baca juga: Anda Bisa Menghafalkan Al Quran Secara Praktis dengan Cara Ini Jumlah Rakaat Sholat Dhuha Umroh.com merangkum, sholat dhuha merupakan sholat sunnah yang dikerjakan minimal dua rakaat. Untuk jumlah maksimal, ada perbedaan pendapat di kalangan ulama. Mayoritas ulama berpendapat bahwa jumlah rakaat maksimal sholat dhuha adalah delapan rakaat. Kesimpulan ini didasarkan pada penuturan Ummu Hani yang menyebut bahwa Rasulullah melakukan delapan rakaat sholat dhuha di tahun terjadinya Fathu Makkah (HR.Bukhari dan Muslim). Sementara sebagian ulama lain memiliki pendapat bahwa tidak ada batasan maksimal dalam jumlah rakaat sholat dhuha. Aisyah menuturkan, “Dahulu Rasululullah sholat dhuha empat rakaat dan beliau biasa menambahkan sesuka beliau” (HR.Muslim). Waktu Pelaksanaan…