1
Author

Tommy Maulana

Browsing

Saat menghadapi masalah, Rasulullah menganjurkan kita untuk melaksanakan sholat istikharah. Memohon petunjuk dari Allah saat menghadapi masalah. Berikut ini keutamaan yang akan kita dapatkan dengan sholat istikharah. Menjernihkan Pikiran Sholat istikharah akan membuat kita lebih tenang menghadapi masalah dan pilihan yang sulit. Keutamaannya membuat kita lebih mudah menemukan jalan untuk memecahkan masalah. Jika ada dua pilihan sulit, yang memiliki keuntungan dan resiko yang sama besarnya, maka bisa membuat pikiran lebih jernih. Baca juga: Ini Bunyi Bacaan Sholat Istikharah yang Wajib Anda Ketahui Sering kali masalah menjadi berat karena kita menghadapinya dengan emosi yang meluap. Emosi dan ego bisa membuat kita semakin gelisah dan pikiran menjadi keruh. Keruhnya pikiran akan membawa dampak negatif. Misalnya, membuat masalah menjadi semakin berat serta kesulitan melihat peluang dan sisi positif guna memecahkan masalah atau menentukan pilihan. Membantu Manusia untuk Pasrah Ketenangan yang diperoleh setelah sholat istikharah merupakan hasil dari rasa pasrah yang timbul. Dengan doa,…

Sholat sunnah sangat baik jika dilakukan secara istiqomah. Amalan sholat sunnah bisa menyempurnakan amalan sholat wajib yang bisa jadi banyak kekurangan. Sholat wajib merupakan amalan yang pertama kali dihisab. Mereka yang memiliki amalan sholat sunnah akan berkesempatan menutupi kekurangan amalan sholat wajibnya. Baca juga: Bacaan Al Quran Lengkap Ada di Sini Dilaksanakan Saat Pagi Hari Waktu pelaksanaan ketika matahari mulai naik. Bukan berarti sholat dhuha dilaksanakan saat matahari terbit. Para ulama memberi perkiraan waktu mulai adalah sekitar 15-20 menit setelah matahari mulai terbit. Sementara batas akhir waktu saat matahari tegak lurus tepat di atas kepala. Dalam zona waktu Indonesia Barat, sholat dhuha bisa dilaksanakan sekitar pukul 06.00 WIB hingga sebelum pukul 11.30. Sebuah hadist menyatakan waktu terbaiknya adalah saat anak unta mulai merasakan terik matahari. Karena itu, kita bisa memperkirakan waktu terbaiknya sekitar pukul 09.00-11.00 WIB. Tentunya perkiraan ini disesuaikan dengan lokasi Anda berada. Waktu munculnya matahari bisa berbeda antara…

Surat Yasin merupakan surat Makkiyah yang terdiri dari 83 ayat. Seperti pada umumnya, surat Yasin berisi tentang tauhid (uluhiyah dan rububiyah), serta akibat bagi orang yang ingkar terhadap keesaan Allah. Bahasan utama dalam surat tersebut adalah perkara kebangkitan dan hari kiamat. Secara garis besar, surat Yasin mengandung penjelasan kondisi orang-orang yang ingkar, serta balasan untuk orang-orang yang beriman kepada Allah. Ada juga cerita tentang kekuasaan Allah dalam memelihara dan menolong makhlukNya. Surat ini juga mencakup bukti-bukti mengenai kisah-kisah para utusan Allah saat menghadapi orang kafir, hingga tanda-tanda kekuasaan Allah di alam semesta. Gambaran kenikmatan surga bagi orang beriman serta pedihnya neraka bagi mereka yang ingkar turut diceritakan Surat Yasin. Surat Yasin Memudahkan Urusan Surat Yasin diyakini bisa memudahkan urusan. Menurut sebagian ulama (disebutkan oleh Ibnu Katsir), Allah akan memudahkan urusan yang sulit. Bukan hanya urusan dunia. Para ulama juga berpendapat saat dibacakan pada orang sakarotul maut, maka rahmat dan berkah…

Begitu istimewanya waktu dhuha, Allah sampai bersumpah dengan waktu dhuha di permulaan surat Ad Dhuha. Ada sesuatu yang besar dan istimewa di balik waktu dhuha. Dengan melaksanakan sholat dhuha, kita menunjukkan kepada Allah bahwa kita bergerak di pagi hari untuk mengejar keridhaanNya, di samping bergerak mencari rezeki yang halal. Pagi hari adalah waktu di mana seorang mukmin mendapat doa dari Rasulullah. Dalam sebuah hadist, Rasulullah pernah berdoa, “Ya Allah, berikanlah keberkahan kepada umatku di waktu pagi”. Mereka yang bergerak untuk beribadah dan berikhtiar akan mendapat berkah dari Allah SWT. Baca: Tambah Pahala Anda dengan Lakukan Ini setelah Sholat Dhuha Selain sholat subuh, di pagi hari ada juga sholat dhuha. Kata ‘dhuha’ berarti waktu pagi hari sebelum tengah hari. Di dalam Al Quran, ‘Dhuha’ diterjemahkan sebagai ‘saat matahari sepenggalan naik’. Ditandai sebagai pagi hari yang panas, ketika matahari mulai muncul dan terlihat jelas, namun belum sampai tengah hari. Waktu yang disarankan…

Tidak perlu terlalu sedih dan gelisah saat menghadapi masalah. Allah mengijinkan suatu masalah datang agar kita mengambil langkah untuk menyelesaikannya. Rasa gelisah, cemas, dan putus asa sangat manusiawi dirasakan. Namun ada cara terbaik yang bisa kita lakukan saat bertemu masalah, yaitu dengan melaksanakan sholat istikharah. Sholat istikharah adalah media bagi kita untuk memahami kebesaran dan kasih sayang Allah. Allah akan menuntun hambaNya yang memohon padanya untuk menemukan solusi terbaik.  Sholat istikharah tidak jauh berbeda dengan sholat sunnah lainnya. Hanya saja, ada bacaan yang menjadi ciri khasnya. Jika melaksanakan sholat sunnah untuk meminta petunjuk, kita dianjurkan membaca bacaan doa sholat istikharah setelah salam. Berikut ini bacaan sholat istikharah yang perlu Anda tahu. Bacaan Sholat Istikharah Setelah Al Fatihah Al Fatihah merupakan surat yang wajib dibaca dalam setiap rakaat sholat. Setelah membaca surat Al Fatihah (di rakaat pertama dan kedua), kita dianjurkan membaca surat atau ayat di dalam Al Quran yang kita…

Para jamaah yang telah melaksanakan ibadah haji, tentu ingin menjadi haji mabrur. Tentunya setelah berbagai rukun, wajib, dan sunnah haji dilakukan di tanah suci ketika beribadah haji. Untuk mengetahui mengenai mabrurnya haji, simak uraiannya berikut ini. Pengertian Haji Mabrur Dr. Asrorun Ni’am (Sekretaris Komisi Fatwa MUI) menjelaskan arti haji mabrur. Menurut bahasa, “Al Mabrur” adalah isim maf’ul dari akar kata “Al Birru”. Sementara arti dari “Al Birru” adalah kebaikan. Jadi “Al Hajjul Mabruru” artinya haji yang diberi kebajikan atau kebaikan. Menurut istilah, pengertiannya adalah haji yang diterima Allah dan memiliki dampak yang baik. Dampak baik tersebut tampak pada diri sendiri serta bagi orang lain atau bermanfaat bagi orang lain. Temukan ratusan paket umroh dari >50 travel umroh terpercaya izin Kemenag dan tersedia keberangkatan di >50 kota hanya di marketplace Umroh.com. Transaksi Aman, Ibadah Nyaman di Umroh.com. Syaratnya Menjadi haji mabrur merupakan impian setiap muslim. Namun, untuk mencapainya tidak mudah. Ada…

Setiap tahun, jutaan umat muslim menuju Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji. Mereka berbondong-bondong menuju Baitullah, dan mengharapkan haji mabrur. Ketahui beberapa mengenai hadist haji mabrur. Hadist-hadist Haji Mabrur Balasan Haji Mabrur adalah Surga Hadist haji mabrur yang pertama yakni Kaum muslim yang berhasil mendapatkan haji mabrur akan diganjar surga oleh Allah. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah bersabda, “Haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga”. Mengenai hadist tersebut, Imam An Nawawi menjelaskan maksud ‘tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga’. Menurut beliau, orang yang mendapat haji mabrur tidak hanya akan dihapuskan kesalahannya, namun juga akan dimasukkan ke dalam surga. Dihapuskannya dosa tidak cukup diberikan kepada mereka yang mendapatkan haji mabrur. Karena kasih sayang Allah, mereka yang memperoleh haji mabrur dinilai memang pantas masuk surga. Ciri Haji Mabrur Menurut Rasulullah Mabrurnya haji seseorang adalah hak istimewa Allah. Hanya Allah yang tahu dan berhak menentukan…

Di Indonesia sendiri mereka yang pulang selepas ibadah haji seringkali diberi ucapan haji mabrur dan sebagainya. Untuk mengetahui betul apakah Anda yang telah ibadah haji atau tidak, berikut ciri-ciri haji mabrur perlu untuk diketahui. Meraih Haji Mabrur Bagi jamaah yang telah melaksanakan ibadah haji, menjadi haji mabrur adalah impian utama. Sesuai sabda Rasulullah, orang yang mendapatkan haji mabrur akan menerima balasan surga dari Allah. Namun, pemberian predikat haji mabrur merupakan hak prerogatif Allah. Hanya Allah yang tahu, apakah ibadah haji yang telah kita lakukan diterima (mabrur) atau tidak. Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. KH. Nasarudin Umar, MA, Ph.D, haji maqbul berbeda dengan haji mabrur. Haji maqbul bisa dicapai dengan memastikan kesempurnaan niat, rukun, syarat, dan sunnah saat haji. Akan tetapi, mencapai haji mabrur ada kaitannya dengan karakter seseorang, serta kemampuan untuk konsisten mempertahankan kebaikan sebagaimana yang telah dilakukan di Tanah Suci. Karena itu, mencapai haji mabrur membutuhkan waktu untuk…

Salah satu langkah untuk meraih haji mabrur adalah mengikuti rukun haji dengan baik, serta penuh penghayatan. Dalam setiap rukun haji, ada doa-doa yang harus dipahami oleh calon jamaah. Dengan penghayatan yang baik, jamaah haji akan merasakan kedekatan kepada Allah, serta merasakan keagunganNya. Berikut ini doa haji mabrur yang dianjurkan dibaca oleh jamaah haji agar memperoleh haji mabrur. Doa Haji Mabrur Ada sebuah doa memohon haji mabrur yang berasal dari Ibnu Mas’ud dan Ibnu ‘Umar. اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَ سَعْيًا مَشْكُوْرًا وَ ذَنْبًا مَغْفُوْرًا Allahummaj’al hajjan mabruuro, wa sa’yan masykuura, wa dzanban maghfuuro Artinya: “Ya Allah, jadikan haji ini sebagai haji yang mabrur, sa’i yang penuh berkah, dan pengampun bagi dosa”. Doa haji mabrur ini dibaca ketika jamaah haji telah selesai melakukan semua amalan dalam haji. Ucapkan doa setelah bertahalul, ketika selesai melempar jumrah ‘Aqabah di tanggal 10 Dzulhijjah (Hari Nahr). Bukan hanya untuk diri sendiri, namun jamaah juga dianjurkan…

Ketika Anda beribadah haji sebaiknya ketahui terlebih dahulu mengenai larangan haji. Ada tiga larangan dalam haji, yaitu rafats, fusuq, dan jidal. Ketiganya tidak boleh dilakukan selama melaksanakan ibadah haji. Dalam surat Al Baqarah ayat 197, Allah berfirman yang artinya “(Musim) haji adalah beberapa bulan yang diketahui. Barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, fusuq, dan jidal”. Ibnu Abbas menjelaskan: rafats adalah berhubungan seksual, fusuq artinya perbuatan maksiat, dan jidal berarti melakukan tindakan berbantah-bantahan. Baca Juga: Usai Musim Haji, Jamaah Umroh Dapat Kembali Beribadah di Tanah Suci 3 Larangan Haji 1. Larangan Haji yang Pertama adalah Rafats Perbuatan yang termasuk dalam rafats adalah melakukan hubungan suami istri dan tindakan yang menjurus ke arahnya. Para ulama juga merinci perbuatan rafats sebagai kata-kata yang tidak senonoh atau mengandung unsur pornoaksi (mesum). Bersentuhan yang mengarah ke perbuatan tersebut juga dilarang, seperti pelukan dan berciuman dengan syahwat. Selain…