Mungkinkah sebuah kota wisata merasa jengah dengan turis-turis yang datang ke kotanya? Mungkin saja. Kedua kota ini merasa jengah dengan kehadiran turis-turis yang datang ke kotanya. Ups! Roma Roma menjadi salah satu kota yang banyak didatangi turis di Italia. Namun saking banyaknya turis yang datang ke kota itu, warga di sana mulai jengah dengan turis-turis yang datang ke Roma. Roma kini menerapkan beberapa aturan yang harus ditaati oleh para wisatawan. Pemerintah setempat mulai menerbitkan banyak regulasi untuk membatasi perilaku wisatawan yang dinilai kurang beradab. Salah satunya adalah larangan untuk memakai kostum prajurit Roma di beberapa tempat wisata. Larangan itu diterbitkan karena ternyata banyak wisatawan yang sengaja memakai kostum prajurit untuk meminta uang dari turis-turis lain. Di Roma, memang banyak orang yang memakai kostum prajurit, terutama di Air Mancur Trevi atau Colosseum. Namun, sayangnya banyak wisatawan nakal yang mengambil keuntungan dengan memakai kostum prajurit. Untuk mencegah praktik tersebut, pemerintah menurunkan aparat…
Setiap orang tua memiliki cara mendidik masing-masing. Memang tidak ada metode parenting yang 100% cocok dengan si kecil. Orang tua memang harus bijak untuk memilih metode yang tepat dan sesuai dengan karakter dan kebutuhan anak. Apapun metode yang digunakan, jangan sampai orang tua melakukan kesalahan-kesalahan yang membuat anak semakin menjauh dari orang tua, ya. Di bawah ini, adalah dua kesalahan yang biasa dilakukan orang tua. Lupa Memberikan Pemahaman yang Merasuk ke Hati Anak Tidak dapat dipungkiri, kita menilai anak baik atau buruk lewat perilaku yang ditunjukkan. Kita menilai mereka sebagai anak yang baik jika mereka menunjukkan perilaku yang baik, misalnya sopan dan menuruti seluruh perintah orang tua. Sementara mereka yang tidak bisa diatur, suka mengganggu, dan berkata kasar sering dicap sebagai anak yang buruk. Inilah yang membuat banyak orang tua berusaha keras merubah perilaku anak jika mereka berperilaku buruk. Segala macam cara dan tenaga dikerahkan agar mereka berubah dan menunjukkan…
Menjelajah Istanbul memang tidak ada habisnya. Ada banyak masjid untuk dijelajahi, museum, bukit-bukit, hingga menyebrang ke sisi Asia. banyak pemandangan menarik yang bisa kita nikmati di Istanbul. Saat lelah berkeliling, tiba waktunya kita harus mencari makanan. Perut yang lapar harus segera diisi. Namun banyaknya tempat yang harus kita kunjungi di Istanbul, membuat kita tidak memiliki banyak waktu untuk duduk dan menikmati makanan. Untungnya, Istanbul punya beragam makanan cepat saji yang bisa kita nikmati di sepanjang perjalanan. Contohnya adalah beberapa kuliner Turki di bawah ini. Kumpir Kumpir adalah kuliner khas Turki berupa kentang panggang. Namun tidak seperti kentang panggang khas Amerika, yang disajikan dengan krim asam dan bacon, kentang panggang ala Turki ini memiliki cara penyajian yang luar biasa. Di atas Kentang yang telah dipanggang utuh itu, pedagang akan memberi beragam topping, mulai dari zaitun, tomat, sosis, acar, couscous, hingga salad kentang. Pokoknya, apapun topping yang kita mau, pedagang akan menaruhnya…
Cara seseorang berdiri, menatap, berbicara, ekspresi wajah yang ditunjukkan, dan berjalan memiliki peranan penting dalam membentuk kepercayaan diri kita. Orang lain juga akan melihat kita sesuai dengan bahasa tubuh yang kita sampaikan kepada mereka. Orang lebih memperhatikan bahasa tubuh yang kita tampilkan dibandingkan kata-kata yang kita ucapkan. Misalnya, apakah kamu akan percaya jika seseorang mengatakan “Aku menyayangimu” dengan tatapan mata yang tajam dan wajah yang masam? Tentu kita tidak akan mempercayainya, bukan? Demikian juga dengan kepercayaan diri. Kepercayaan diri bisa dibentuk dari cara kita menampilkan bahasa tubuh. Agar lebih percaya diri, sangat disarankan untuk menampilkan bahasa tubuh yang positif, seperti di bawah ini. Bergerak Gerakan sangat mempengaruhi level kepercayaan diri seseorang, lho. Ketika kita duduk dalam waktu yang lama, energi natural dalam tubuh akan otomatis menurun. Namun ketika kita mulai bangun, berjalan, dan membuat gerakan-gerakan kecil, energi kita akan lebih meningkat dan kita akan merasa lebih segar. Karena itu, buat…
Tahun ajaran baru biasanya menjadi momen yang membuat para orangtua bingung. Terutama bagi mereka yang anak-anaknya sudah menamatkan satu jenjang pendidikan, dan harus mencari sekolah lanjutan yang tepat. Kebingungan tersebut wajar, karena pendidikan yang sesuai bagi anak bisa membantu mereka meraih kesuksesan di masa depan. CNN Indonesia melansir tips untuk memilih sekolah dari seorang ahli perkembangan anak, Ghianina Armand. Kepada CNN Indonesia, Ghianina menyebutkan bahwa setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda. Karenanya, tidak ada satu sistem edukasi yang akan cocok 100% untuk semua anak. Karena itu, orangtua harus memilih pendidikan yang disesuaikan dengan kemampuan, keterampilan, dan peminatan anak. Ketiga hal tersebut bisa diukur melalui tes minat bakat. Namun yang perlu diperhatikan, minat anak bisa berubah-ubah, sedangkan bakatnya masih dalam tahap eksplorasi. Karenanya, tes minat bakat sebaiknya dilakukan ketika anak memasuki usia SMP. Sementara itu, untuk memilih sekolah yang sesuai untuk anak, orangtua harus mempertimbangkan beberapa hal di bawah ini. Perhatikan…
Rasulullah bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Al Bukhari dan Imam Muslim, bahwa tanda orang munafik ada tiga, yaitu apabila berkata dia dusta, apabila berjanji dia ingkar, dan apabila dipercaya dia berkhianat. Tidak ada yang menyukai orang munafik. Allah sendiri membenci orang yang munafik. Amanah merupakan salah satu sifat yang menandakan seseorang bukan orang yang munafik. Orang-orang akan lebih mudah percaya dan bekerja sama dengan orang-orang yang amanah. Orang-orang yang amanah tidak akan menghianati proses kerjasama atau komunikasi yang telah dibangun. Tidak heran, banyak-orang yang amanah akan lebih mudah mencapai kesuksesannya di dunia. Pedagang yang amanah akan mempunyai banyak pelanggan. Pebisnis yang amanah akan memiliki banyak klien atau rekan kerja. Sementara orang-orang yang amanah akan lebih mudah mendapatkan teman-teman yang mempercayainya. Agar kita menjadi orang yang amanah, baik di lingkungan pergaulan maupun di lingkungan pekerjaan, lakukan hal-hal di bawah ini. Menjaga Komitmen Ada beberapa macam hubungan yang membutuhkan…
Terus menangis, melempar barang, berteriak-teriak, dan perlakuan menyebalkan lainnya, bisa jadi dilakukan oleh anak-anak. Perilaku tersebut terkadang bisa membuat kesabaran orang tua habis. Namun jangan keburu marah dan meledak emosinya. Lebih baik tenangkan diri dan cari penyebab mengapa anak-anak tiba-tiba bertingkah nakal. Berikut ini merupakan alasan mengapa tiba-tiba anak menjadi nakal. Mencari Perhatian Ketika anak bertingkah nakal, tentunya orang tua akan seketika mengalihkan fokus kepadanya. Memang inilah yang diinginkan oleh anak. Anak-anak yang bertingkah nakal biasanya memang sedang mencari perhatian orang tuanya. Anak-anak tidak bisa mengidentifikasi perasaannya sendiri. Karena itu ia melakukan segala hal agar orang tua segera memperhatikannya. Jangan pandang ini sebagai hal yang negatif. Mereka memang merasa bahwa perhatian yang diberikan oleh orang tuanya kurang, sehingga menginginkannya lebih banyak dengan caranya. Bisa jadi orang tua terlalu sibuk sehingga ia merindukan perhatian ayah atau bundanya. Karena itu, hindari membentak dan memarahi mereka secara berlebihan. Berikan perhatian pada anak. Lalu…
Beberapa hari terakhir ini, media sosial diramaikan dengan seorang artis muda yang komplain dengan tangisan bayi di pesawat yang ditumpanginya. Ia berkomentar di akun media sosialnya, bahwa tidak seharusnya membawa bayi ketika naik pesawat. Komentarnya ini tentu mengundang kemarahan para netizen, sehingga Ia mendapatkan banyak sumpah serapah. Dari permasalahan ini, tentunya kita bisa melihat dari kedua sisi. Bisa dipahami mengapa artis muda tersebut sampai melampiaskan emosinya di media sosial tentang bayi yang menangis di pesawat. Mungkin saja ia merasa lelah dan butuh istirahat, sementara bayi yang menangis membuatnya terganggu dan emosi. Sementara itu, orang tua yang membawa bayi juga tidak serta merta bisa disalahkan. Bayi atau balita memang masih belum bisa mengendalikan dan mengungkapkan emosinya, sehingga tidak jarang ia mengungkapkan ketidaknyamanan dengan menangis. Bisa jadi ia merasa bosan di perjalanan atau merasa tidak nyaman di pesawat. Menangis memang salah cara anak berkomunikasi, apalagi jika ia belum bisa berbicara. Di sisi…
Dubai Miracle Garden adalah taman bunga raksasa yang berada di Al Barsha, Dubai. Taman bunga seluas 72.000 meter persegi itu disebut “Miracle” karena terletak di tengah-tengah gurun pasir. Taman bunga ini mirip seperti oasis di antara kota Dubai yang sibuk. Seluruh lahan di Dubai Miracle Garden ini ditutupi oleh taman bunga berwarna-warni. Lebih dari 50 juta bunga dengan beragam warna dan jenis bermekaran di sini. Ada beberapa area dengan atraksi-atraksi menarik yang berbeda. Seperti jalan berbunga dengan lorong berbentuk hati, struktur bunga piramida yang diselimuti dengan bunga-bunga, rumah yang seluruh dindingnya ditutupi oleh bunga, serta banyak lainnya. Memegang Rekor Dunia Selain merupakan taman bunga alami terbesar di dunia, Dubai Michael Garden juga memegang rekor dunia. Sebuah struktur bunga pesawat Emirates di Miracle Garden di Dubai ini memegang rekor dunia di tahun 2016 lalu, lho. Miracle Garden menghadirkan model struktur pesawat Emirates A380 sebagai salah satu atraksi di taman bunga tersebut.…
Mendidik anak dengan menekankan aspek religius ternyata membawa dampak baik bagi anak. Para peneliti dari Harvard TH Chan School of Public Health menemukan hal menarik tentang hubungan antara pendidikan religius dengan fisik dan mental. Anak yang Dididik secara Religius Lebih Sehat Fisik dan Mentalnya Studi mereka menunjukkan bahwa anak-anak yang dididik religius oleh orang tuanya ternyata lebih sehat secara fisik maupun mental. Kesehatan fisik dan mental tersebut tampak ketika mereka memasuki usia dewasa. Hal tersebut sangat berbeda dibandingkan mereka yang tidak mendapatkan didikan religius dari orang tuanya. Religius yang dimaksud adalah mendidik anak dengan menekankan spiritualitas, baik dengan agama formal yang dikenal ataupun tidak. Penelitian tersebut melibatkan 5.000 anak muda yang dilakukan selama 8 hingga 14 tahun. Para peneliti mengontrol berbagai variabel, di antaranya kesehatan ibu, status sosial, ekonomi, sejarah, penggunaan narkoba, serta kesehatan mental seperti gejala depresi yang dimiliki. Mendidik Secara Religius Memberikan Dampak Positif bagi Kebahagiaan Saat Dewasa…
