1
Muslim Lifestyle

Ini Alasan Bahasa Arab Disebut Kunci Pemahaman Umat

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr
Advertisements
webinar umroh.com

Umroh.com – Bahasa Arab merupakan bahasa yang agung. Allah telah menentukan Al Qur’an diabadikan dalam bahasa Arab. Hadis dan ilmu-ilmu dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga didokumentasikan dalam bahasa Arab. Lalu mengapa bahasa arab dijadikan sebagai kunci pemahaman umat?

Allah berfirman, “Dan sungguh, (Al-Qur’an) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh alam, Yang dibawa turun oleh ar-Ruh al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar engkau termasuk orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas.”  (QS.As Syu’ara: 192-195).

Baca juga: Maulid Nabi di Arab Saudi Dilarang? Ini Jawabannya!

Menguasai Bahasa Arab Akan Menjaga Umat dari Kebodohan 

Selama masih ada ulama atau orang yang menguasai Bahasa Arab, maka ilmu-ilmu agama akan sampai pada umat manusia. Bahkan Imam Syafi’i pernah berkata, “Manusia tidak menjadi bodoh dan selalu berselisih paham kecuali lantaran mereka meninggalkan bahasa Arab, dan lebih mengutamakan konsep Aristoteles”.

Allah berfirman, “Dan sungguh, telah Kami buatkan dalam Al Quran ini segala macam perumpamaan bagi manusia agar mereka dapat pelajaran. (Yaitu) Al Quran dalam bahasa Arab, tidak ada kebengkokan (di dalamnya) agar mereka bertakwa.” (QS.Az Zumar: 27-28). 

Penghasilan jutaan rupiah per bulan dengan menjadi Konsultan Umroh.com, daftarkan diri anda sekarang jg

Hikmah Penggunaan Bahasa Arab sebagai Bahasa Al Quran 

Al Quran adalah kitab yang berisi petunjuk bagi seluruh umat manusia. Lalu, mengapa Al Quran menggunakan bahasa Arab? Menurut para ulama, penggunaan bahasa Arab sebagai bahasa Al Quran bukan tanpa alasan. Bukan karena Islam kebetulan turun di Tanah Arab.  

Para ulama mengungkapkan banyak alasan dan hikmah mengapa Allah menentukan bahasa Arab sebagai bahasa Al Quran. Di antaranya, karena bahasa Arab memiliki beberapa keistimewaan.

Susunan kata dalam bahasa Arab tidak banyak. Kebanyakan kata-kata dalam bahasa Arab terdiri dari tiga huruf, sehingga membuat orang yang membacanya lebih mudah memahami dan melafalkannya. Selain itu, susunan kata atau kalimat dalam bahasa Arab yang padat membuat kalimat-kalimat di Al Quran dan hadis tampak ringkas, namun sarat makna.

webinar umroh.com

Bahasa Arab juga memiliki kosa kata yang indah. Banyak ungkapan dan kalimat indah dalam bahasa Arab. Kata-kata dalam bahasa Arab mampu melukiskan keindahan bahasa yang Allah sampaikan kepada hambaNya. 

Pesan Umar bin Khattab  

Umroh.com merangkum, Umar Bin Khattab sangat memperhatikan kemampuan seseorang dalam berbahasa Arab. Di berbagai kesempatan, beliau sangat menekankan pentingnya mempelajari bahasa Arab. Beliau pernah menulis surat kepada Abu Musa yang isinya, “Amma ba’du, pahamilah sunnah dan pelajarilah bahasa Arab”. Sahabat akrab Rasulullah ini juga pernah mengatakan: “Semoga Allah merahmati orang yang meluruskan lisannya (dengan belajar bahasa Arab)”, “Pelajarilah agama, dan ibadah yang baik, serta mendalami bahasa Arab”, dan “Pelajarilah bahasa Arab, sebab ia mampu menguatkan akal dan menambah kehormatan”.

Menurut para ulama, tidak heran jika Umar bin Khattab menekankan pentingnya penguasaan bahasa Arab. Salah satu khulafaurrosyidin itu mengetahui bahwa bahasa Arab akan memberi manfaat sebagai berikut: 

Bahasa Arab Menjadi Pintu Ilmu 

Al Quran diturunkan dalam bahasa Arab. Menurut para ulama, hanya bahasa Arab yang bisa menggambarkan keindahan dan kedalaman makna yang disampaikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tak mudah untuk menerjemahkan secara akurat esensi ayat-ayatNya, walaupun sekarang ada banyak terjemahan Al Quran yang bisa kita jadikan rujukan untuk belajar. Karenanya, menguasai bahasa Arab bisa menjadi pintu dari ilmu. Sehingga seseorang lebih memahami firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Dalam Surat Yusuf ayat 2, Allah berfirman, “Sesungguhnya Kami menurunkannya sebagai Al Qur’an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya”. Firman serupa juga tercantum di surat Az Zukhruf ayat 3. 

Membuat Kita Lebih Menghayati Bacaan Sholat dan Dzikir 

Jika bahasa Arab telah dipahami dengan baik, maka kita akan lebih mudah untuk khusyuk ketika shalat atau berdzikir. Bahasa Arab membantu kita lebih memahami makna dari bacaan dzikir, bacaan shalat, dan bacaan Al Quran. Sehingga bacaan-bacaan tersebut akan lebih mudah sampai ke dalam hati.

Harga pas di kantong, yuk pilih paket umroh Anda cuma di umroh.com!

Lebih Mudah Mengamalkan dan Mengajarkan Ilmu Agama 

Dengan bahasa Arab, ilmu agama di dalam Al Quran akan lebih mudah kita pahami. Sehingga lebih mudah diamalkan dan diajarkan kepada orang lain. Karenanya seorang Dai, Penceramah, Kyai, atau Ustadz hendaknya mampu memahami bahasa Arab agar lebih jelas dalam berdakwah. 

Memperbaiki Akhlak Seseorang 

Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa kemampuan bahasa Arab akan mempengaruhi intelektualitas, moral, serta agama seseorang. Karena ketika mempelajari bahasa Arab, seseorang akan memahami betapa lembut bahasa dari firman Allah di Al Quran. Selain itu, kita akan lebih memahami dan meneladani akhlak Rasulullah, beserta para Sahabat dan Tabi’in. 

Meningkatkan Kecerdasan 

Menurut para ulama, Bahasa Arab memang memiliki susunan dan perpaduan kata yang indah, sehingga membuat orang yang menggunakan atau mempelajarinya terdorong untuk mengoptimalkan imajinasinya. Jika mempelajari bahasa Arab secara mendalam, secara tidak langsung seseorang akan melatih pikirannya sehingga lebih tajam. 

Bahasa Arab adalah Bahasa yang Paling Mulia 

Tidak berlebihan rasanya jika bahasa Arab disebut sebagai bahasa yang paling mulia. Bahasa Arab digunakan dalam Al Quran, serta digunakan oleh para nabi dan utusan Allah. Selain itu, bahasa Arab juga merupakan salah satu bahasa yang paling tua di bumi. 

Punya rencana untuk berangkat umroh bersama keluarga? Yuk wujudkan rencana Anda cuma di umroh.com!

Merupakan Bahasa yang Indah 

Selain digunakan dalam Al Quran, banyak juga karya para ulama yang tertuang dalam bahasa Arab. Karya-karya tersebut dituliskan lewat syair-syair dan kalimat yang indah dan sarat makna. Kebanyakan syair yang ditulis para ulama tersebut berisi tentang ilmu-ilmu agama, serta penjelasan tentang kemuliaan akhlak seseorang.

Tommy Maulana

Alumni BUMN perbankan yang tertarik berkolaboraksi dalam bidang SEO, Umroh, Marketing Communication, Public Relations, dan Manajemen Bisnis Ritel.