Kesehatan Tips

Penting! Kenali Jarum Yang Digunakan Dalam Melakukan Bekam

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Bekam merupakan sebuah pengobatan yang telah ada sejak kurang lebih 2000 tahun yang lalu. Bekam dikenal juga dengan sebutan hijamah. Dalam melakukan bekam terdapat beberapa alat yang digunakan. Salah satu alat yang digunakan dalam pengobatan bekam yaitu jarum bekam. Jarum bekam merupakan salah satu bagian alat yang terdapat dalam peralatan bekam. Jarum bekam merupakan alat bekam yang utama dalam bekam. Jarum bekam memiliki fungsi sebagai alat penusuk pada kulit luar pasien untuk mengeluarkan darah kotor. Dalam dunia medis jarum bekam dikenal sebagai blood lancet  yang biasanya digunakan untuk pengambilan darah untuk melakukan pengetesan darah. Jarum bekam memiliki ukuran 21 G, 23 G, dalam ukuran tersebut, semakin besar angka maka jarum akan semakin kecil. Standar jarum bekam yang digunakan yaitu dengan ukuran 21 G.

Terdapat beberapa macam jarum bekam yang tersedia di pasaran yaitu sebagai berikut:

Jarum bekam sammora

Salah satu jarum bekam yang terdapat di pasaran yaitu jarum bekam sammora. Jarum ini terbuat dari bahan tembaga dan memiliki ukuran 23 G yang merupakan ukuran jarum bekam yang lebih panjang dari yang lain. Maka dari itu, dalam menggunakan jarum ini haru lebih berhati-hati.

Jarum bekam magic star

Jarum bekam magic star merupakan jarum yang terbuat dari bahan besi stainless steel dan memiliki ukuran jarum 21 G. Ukuran jarum yang dimiliki oleh jarum ini merupakan ukuran standar yang digunakan untuk jarum bekam

Jarum bekam misawa

Jarum bekam selanjutnya yaitu jarum bekam misawa. Jarum bekam miasawa merupakan jarum bekam yang terbuat dari bahan tembaga. Sama halnya dengan jarum bekam magic star, jarum bekam ini juga memiliki ukuran 21 G. Jarum ini memiiliki kebihan yaitu tidak terlalu sakit saat digunakan untuk menusuk bagian luar kulit dikarenakan jarum ini memiliki bahan stainless steel tajam dan ujung jarum disayat 3 (trisula).

Dalam melakukan bekam haruslah dengan berhati-hati. Usahakan alat yang digunakan telah steril. Bekam dapat dilakukan di rumah namun perlu diketahui sangatlah penting untuk benar-benar mengetahui tentang bekam sebelum melakukannya di rumah.

Bekam yang dapat dilakukan pada umumnya dibedakan menjadi dua jenis yaitu:

Bekam Kering

Proses bekam jenis ini dilakukan dengan menghisap permukaan kulit dan memijat tempat sekitarnya tanpa mengeluarkan darah kotor. Bekam kering diyakini untuk melegakan sakit secara darurat atau digunakan untuk meringankan kenyerian urat-urat punggung karena sakit rheumatik juga penyakit-penyakit penyebab kenyerian punggung.

Bekam Basah

Pada proses terapi bekam jenis ini dilakukan dengan melukai permukaan kulit dengan jarum tajam yang sudah sterilkan, lalu di sekitarnya dihisap dengan alat cupping set dan hand pump untuk mengeluarkan darah. Darah yang keluar diyakini sebagai darah kotor. Lamanya setiap hisapan 3 sampai 5 menit, dan maksimal 9 menit, Tergantung dari penyakitnya, dalam kasus tertentu memungkinkan proses bisa lebih lama.

Dalam melakukan bekam terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu:

  • Berbekamlah di tempat yang terapisnya di bawah pengawasan tenaga medis atau sudah bersertifikasi.
  • Untuk menghindari terjadinya penularan penyakit atau infeksi bakteri dan virus, alat bekam haruslah steril, baik sarung tangan, jarum dan cup-
  • Tidaksemua penyakit bisa dilakukan Seperti penyakit yang menyebabkan kurang darah (gagal ginjal, kanker,anemia dll) tidak boleh dibekam, karena akan menyebabkan pasien makin turun hemoglobinnya.