play-store

Download GRATIS Mobile App

Bisa UMROH GRATIS, Cek Jadwal Sholat dan Al Quran Digital

Unduh
 
1
Haji Umroh Umroh & Haji

Bolehkah Wanita Berias Wajah Ketika Umroh?

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Wanita tidak terlepas dari penampilan yang modern. Apalagi fitra wanita yang suka merias wajahnya untuk tetap tampil cantik dan memukau. Namun bagaimana dengan wanita yang suka berias diri ketika menjalankan ibadah, terutama umroh. 

Dalam Surah An-Nur; Ayat 31 menerangkan dengan terperinci tentang batas aurat dan penampilan wanita,

“Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya;

Baca juga: Ayat tentang Haji dan Umroh di Al Quran

dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka melainkan kepada suami mereka, atau bapak mereka atau bapak mertua mereka atau anak-anak mereka, atau anak-anak tiri mereka, atau saudara-saudara mereka, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang lelaki, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang perempuan, atau perempuan-perempuan Islam, atau hamba-hamba mereka, atau orang gaji dari orang-orang lelaki yang telah tua dan tidak berkeinginan kepada perempuan, atau kanak-kanak yang belum mengerti lagi tentang aurat perempuan;

berias saat umroh
source: freepik.com

dan janganlah mereka menghentakkan kaki untuk diketahui orang akan apa yang tersembunyi dari perhiasan mereka; dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu berjaya.”

Baca juga: Mau Umroh Sesuai Budget Anda? Cek di Sini

Sudah jelas dalam surat tersebut, bahwa wanita janganlah memperlihatkan perhiasan tubuh dan ini termasuklah kecantikan wanita itu sendiri, kecuali dengan mahromnya. Namun islam memberikan kemudahan bagi umatnya. Berikut adalah beberapa cara berdandan dalam Islam:

Tidak tabarruj

Tabarruj berasal dari kata al-burj (bintang, sesuatu yang terang, tampak) yang berarti berlebihan dalam menampakkan perhiasan dan kecantikan sepeti leher, lengan, betis, dan anggota tubuh lainnya. Hal ini tentu bertentangan dengan Islam, sesuai firman Allah,

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu…”(Q.S.Al-Ahzab, 33 : 33)

Baca juga: Biar Tak Kelewatan Ibadah Sholat, Yuk Cek Jadwalnya di Sini

Orang-orang pada jaman jahiliyah terutama wanita mempunyai kebiasaan saat keluar rumah ia akan memakai minyak wangi dan gelang kaki yang berbunyi jika berjalan, sehingga setiap ia berjalan keluar rumah, para lelaki akan memandanginya.  Dapat kita simpulkan bahwa tabarruj dalam Islam sangat dilarang. Wanita tidak diperbolehkan menampilkan kecantikannya secara berlebihan kecuali jika berada di hadapan suami.

Tidak memperlihatkan aurat

Aurat wanita adalah seluruh tubuhnya kecuali muka dan telapak tangan, maka hendaknya ia tidak memperlihatkan auratnya kepada yang bukan muhrim. Sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadist,

“Wanita itu aurat, apabila ia keluar (dari rumahnya) setan senantiasa mengintainya.”(HR. Tirmidzi)

Namun ada juga batasan dalam diperbolehkannya memperlihatkan aurat kepada mahramnya. Aurat yang diperbolehkan untuk diperlihatkan kepada mahramnya adalah aurat yang biasa terlihat saat berada di dalam rumah seperti kepala, muka, leher, lengan, kaki, betis, atau anggota tubuh yang biasa terkena air wudhu.

berias saat umroh
source: freepik.com

Tidak melakukan cara berdandan yang dilarang

Ada beberapa cara berdandan yang dilarang di dalam Islam, diantaranya:

Menato tubuh, menyambung rambut dan mengikir gigi

“Allah melaknat orang yang menato dan wanita yang minta ditato, wanita yang menyambung rambutnya (dengan rambut palsu), yang mencukur alis dan yang minta dicukur, serta wanita yang meregangkan (mengikir)giginya untuk kecantikan, yang merubah ciptaan Allah.” (HR.Bukhari dan Muslim)

Baca juga: Makna Tahallul saat Umroh atau Haji

Memakai parfum bukan untuk suami

“Setiap wanita yang menggunakan wewangian, kemudian ia keluar dan melewati sekelompok manusia agar mereka dapat mencium bau harumnya, maka ia adalah seorang pezina, dan setiap mata itu adalah pezina.”(Riwayat Ahmad, an-Nasaí, dan al-Hakim dari jalan Abu Musa al-Asyári radhiyallahu ánhu)

Menyerupai lelaki

“Rasullullah saw. Melaknat laki-laki yang menyerupai diri seperti perempuan dan perempuan yang menyerupai diri seperti laki-laki.” (Riwayat Bukhari).

berias saat umroh
source: freepik.com

Memanjangkan kuku

“Yang termasuk fitrah manusia itu ada lima yaitu : khitan, mencukur bulu kemaluan, mencukur kumis, memotong kuku dan mencabut bulu ketiak.” Hadist ini dinilai shahih oleh Tirmidzi.

Pada dasarnya wanita boleh merias wajah yang sederhana, tetapi tidak berlebih-lebihan. Apalagi berniat mempercantik diri dihadapan suami. Maka, tidak bisa dipungkiri wanita suka tampil cantik saat umroh. Apalagi ketika kita  di Arab Saudi yang udaranya cukup panas membuat wanita harus memberikan perawatan terhadap kulit-kulitnya agar tidak kering.

Ada tips sederhana mempercantik diri ketika umroh agar tetap segar , sebagai berikut:

  1. Gunakan warna-warna yang natural sesuai dengan kulit
  2. Pilihlah  lipstik yang hanya berfungsi untuk melembabkan
  3. Gunakan krim untuk mengindari pancaran sinar matahari secara langsung ke kulit
  4. Jangan menggunakan bulu mata palsu
  5. Tidak mencukur alis

Kecantikan sebenar seorang wanita itu adalah pada akhlaknya. Jadi bersederhanalah dalam berhias. Demikian tips sederhanan agar perjalanan umroh kita tetap segar dan nyaman. Semoga bermanfaat.

Facebook Comments