play-store

Download GRATIS Mobile App

Bisa UMROH GRATIS, Cek Jadwal Sholat dan Al Quran Digital

Unduh
 
1
Parenting

Cara Mendidik Anak agar Seperti Rasulullah SAW

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Umroh.com – Sudah menjadi tugas orang tua untuk mendidik anaknya. Hal ini perlu anda lakukan sebagai orang tua semenjak anak masih dalam usia dini. Untuk melakukannya tergolong sulit, karena di umur tersebut merupakan waktu dimana anak akan lebih banyak waktu bermain. Cara mendidik anak yang benar salah satunya dengan tidak melibatkan kekerasan dan harus lebih sabar dalam menghadapinya.

Selain harta berupa materi, anak juga menjadi nikmat dan kesenangan sendiri bagi orang tua. Dikaruniakan seorang anak juga harus disyukuri karena itu adalah pemberian dari Allah SWT. Anda harus lebih sabar dalam mendidik anak yang masih di usianya dini karena akan sulit juga memahami apa yang anda sampaikan. Untuk itu berikut disampaikan cara mendidik anak yang baik dan benar:

Baca juga : Peran Orangtua Terhadap Anaknya yang Pacaran

Begini Cara Mendidik Anak yang Benar

1. Komunikasi yang baik

Pertama anda harus menjalin komunikasi yang baik antara orang tua dengan anak. Ditambah dengan majunya teknologi yang ada saat ini tentu harus dimanfaatkan. Jangan sampai dengan perkembangan teknologi yang ada sekarang menjauhkan antara orang tua dan anak. Anda harus meniru yang sudah dilakukan oleh rasulullah adalah dengan lembut dan penuh kasih sayang.

Pernah suatu hari Nabi Muhammad SAW dikencingi oleh dan mengenai bagian jubahnya. Melihat hal itu, Abu Laila sontak ingin mengambil cucunya. Tapi, Nabi Muhammad SAW malah menolak ketika cucunya diambil dari pangkuannya, dan menyuruh Abu Laila untuk tidak berbicara terlalu keras.

Mau dapat tabungan umroh hingga jutaan rupiah? Yuk download aplikasinya di sini sekarang juga!

2. Tahu yang sedang berkembang

Selanjutnya untuk para orang tua harus mensaring yang sedang berkembang saat ini. jika anak anda sudah dibolehkan menggunakan smartphone hal ini sangat penting untuk dilakukan. Jangan sampai anak terpaku dengan penggunaan ponsel pintar. Anda bisa memberikan hal – hal yang positif kepada anak, melakukan hal tersebu juga sebagai bentuk tanda bersyukur yang harus dilakukan.

Dengan kemudahan akses yang bisa anda dapat tentu juga tidak berbeda jauh dengan apa yang didapatkan oleh anak. Jangan sampai anda terkecoh dengan gagap teknologi dibanding dengan anak anda. se-bisa mungkin anda harus bisa membentengi anak dari hal – hal di dunia maya.

3. Menggali informasi tentang anak

Umroh.com merangkum, bagian ini ada kaitannya dengan yang pertama, dimana para orang tua harus selalu menari tahu informasi yang ada pada anaknya sendiri. dengan sering melakukan pembicaraan atau menghabiskan waktu bersama anak cepat atau lambat anda bisa mengetahui informasi seputar anak. Sehingga anda bisa mengambil langkah yang tepat untuk perkembangan anak supaya lebih sesuai.

Anda bisa melihat dari aktivitas yang biasa dilakukan oleh anak. Dengan begitu anda juga bisa mendukung apa yang anak suka tanpa mengurangi segala sesuatu yang diinginkannya. Dengan cara lisan anak akan mudah paham tentang hal yang disampaikan oleh orang tua.

Tak hanya menjadi tamu Allah, umroh juga mempermudah rezeki Anda. Yuk temukan paketnya di Umroh.com!

4. Berpikir positif

Berdasarkan pemaparan tim umroh.com, memang di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna,apalagi orang tua. Anda tidak perlu melakukan perbandingan anak anda sendiri dengan anak – anak lain pada usianya. Setiap anak memiliki waktu tersendiri untuk bisa berkembang yang tidak bisa disamakan dengan yang lainnya. Anda hanya perlu melakukan sesuatu yang anda mampu tanpa harus memaksakan, apalagi sampai melibatkan orang lain.

Tetaplah berpikir positif tanda harus mengundang stres datang dalam mendidik anak. Yakinkan diri anda bahwa mampu untuk mendidik anak dengan baik. Tentu dalam mendidik anak anda bisa minta bantuan kepada pasangan. Diskusikan mengenai cara mendidik anak dan juga bisa memberikan dampak baik kepada sekitarnya.

5. Konsisten

Sebuah penelitian mengatakan bahwa di usia 2 sampai 3 tahun anak akan berusaha untuk memahami tentang perilaku dia dan juga lingkungan sekitarnya. Tentu saja dengan pola asuh yang konsisten dan benar akan membuat anak menjadi lebih aman. Sehingga anak menjadi lebih tahu dan orang tua pun akan lebih tenang dalam mendidiknya.

Di khawatirkan sang anak akan merasa bingung dalam menentukan perilaku yang akan dilakukan. Hal ini akan membuat sinyal tersendiri di setiap perintah yang berbeda. Anda harus konsisten dengan melakukan perintah yang sama berkali – kali.

Punya rencana untuk berangkat umroh bersama keluarga? Yuk wujudkan rencana Anda cuma di umroh.com!

Dengan mengetahui cara mendidik anak yang benar besar kemungkinannya akan menjadi sesuai yang akan anda harapkan. Tidak hanya memberikan dampak baik untuk orang tua saja, tetapi juga untuk lingkungannya. Anda hanya diperlukan untuk selalu konsisten dalam mendidik anak dan jauhi dari segala bentuk tindak kekerasan yang hanya akan membuat anak takut dan menangis.

Facebook Comments