Berbicara soal cinta, saat ini, orang telah menjadi lebih kritis dan memiliki pandangan individualis mengenai cinta. Dan wanita juga telah mengambil peran yang lebih kuat dalam masyarakat, dimana hal ini juga akan turut berdampak terhadap pandangan seseorang mengenai cinta. Karena alasan ini, banyak seseorang yang memandang jika akan lebih bijaksana bagi orang tua untuk tidak memaksa anak-anak mereka menikahi seseorang tanpa persetujuan dan penerimaan penuh dari mereka. Nasihat ini didasarkan pada pengetahuan langsung dari banyak pernikahan yang diatur dan yang tidak diatur berdasarkan kesesuaian atau kesregan hati. Seharusnya keluarga dan teman-teman bagi seorang muslim adalah mereka yang benar-benar mencari pasangan yang cocok untuknya. Jika kehendak Allah adalah bahwa seorang muslim bertemu, atau secara pribadi mengetahui seseorang dengan siapa dia tertarik, maka dia harus segera pergi ke keluarganya k berbicara tentang hal itu. Orang tua hendaknya mengizinkan anak mereka mengadakan pertemuan bersama dengan seseorang yang awalnya mereka sukai atau cintai. Pertemuan-pertemuan…
Nabi memberi tahu para sahabatnya sebagaimana diriwayatkan secara otentik dalam al-Targheeb (3/210): “Kamu tidak benar-benar percaya sampai kamu memiliki…
Pada dasarnya Islam merupakan yang penuh dengan cinta kasih dan sayang serta rahmat. Namun sayangnya, ada beberapa oknum yang…
Kita semua pasti ingin setiap doa kita terkabul. Mungkin jika malaikat ikut mendoakan, akan menjadi jalan yang akan mempermudah…
Ada 4 keluarga yang disebut Allah dalam al-Qur’an sebagai tanda cinta-Nya – Nabi Adam – Nabi Nuh – Keluarga…
Siapa yang tidak kenal dengan Ayat Kursi? Semua umat islam rasanya pasti mengenal ayat kursi. Ayat ini diambil dari…
– Dua Kemudahan Mengatasi Satu Kesulitan ”Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”…
