Waktu adalah komoditas berharga yang tidak dapat dibawa kembali begitu ia pergi. Waktu adalah modal manusia yang bisa ia investasikan dengan bijak atau kalah. Di beberapa bagian Al-Qur’an, Allah menggambarkan dunia ini sebagai tempat kami melakukan transaksi. Sesungguhnya, Allah telah membeli kehidupan orang-orang beriman dan harta benda mereka; karena harga yang harus mereka bayar adalah Firdaus (QS 9: 111). Jika seseorang menghabiskan seluruh hidupnya hanya berinvestasi di dunia sementara ini dan dalam kebutuhan materialistis mereka, maka pada hari penghakiman mereka akan merugi. Al-Qur’an memberikan contoh kehidupan dunia ini sebagai hujan dan tumbuh-tumbuhan. Dan berikan kepada mereka contoh kehidupan dunia ini, seperti hujan yang Kami turunkan dari langit, dan tumbuh-tumbuhan di bumi bercampur dengannya dan [kemudian] itu menjadi sisa-sisa kering, tersebar oleh angin. Dan Allah memiliki kuasa atas semua hal, sempurna dalam kemampuan (Q. 18: 45). Ayat ini menyoroti berbagai fase kehidupan tanaman. Pertama, hujan, kemudian hujan bercampur dengan biji-bijian, kemudian…
By Tepe Raget
