Setiap orang beriman, pasti ingin agar amal yang ia kerjakan diterima oleh Allah. Kita ingin agar Allah ridha dan senang dengan amalan yang kita kerjakan. Akan tetapi, sebagai manusia biasa, kita tentu tidak bisa melihat apakah amalan kita benar-benar diterima Allah. Walaupun kita tidak bisa memastikannya, namun para ulama telah menjelaskan tanda-tanda diterimanya amal ibadah kita. Syekh Ibnu Athaillah RA menjelaskan tentang tanda-tanda diterimanya amal oleh Allah SWT. Secara umum, tanda seseorang diterima amalannya adalah ia bisa memetik buah dari amalannya di dunia. Buah dari amal bentuknya adalah kemaslahatan keagamaan dan kemaslahatan duniawi, sebagaimana dijelaskan lebih lanjut oleh Syekh Ahmad Zarruq. Secara lebih rinci, buah dari amal adalah 3 hal di bawah ini. Bebas dari Rasa Khawatir dan Kesedihan Diceritakan oleh para ulama, bahwa mereka yang dekat dengan Allah karena amalnya tidak akan merasakan kekhawatiran dan kesedihan. Buah dari amal ini hidup dari hidup yang tenang, tanpa rasa sedih dan…
Namanya juga anak-anak. Ada tingkah dan sikap mereka yang membuat kita gemas dan bahagia, namun tidak jarang membuat kita…
Ada salah satu karakter manusia yang disebut Highly Sensitive Person (HSP). Mereka yang HSP adalah seseorang yang memiliki sensitivitas…
Hidup yang tenang adalah impian setiap orang. Banyak orang melakukan berbagai hal agar memperoleh ketenangan. Mulai dari mencoba beragam…
FOMO adalah sebuah ketakutan akan ketertinggalan informasi. FOMO ini yang membuat kita selalu mengecek timeline media sosial setiap waktu.…
Sering menghadapi anak yang tiba-tiba emosional? Ledakan emosi anak biasa ditandai dengan tantrum, menangis tanpa sebab yang jelas, atau…
Keterbatasan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk berkarya. Salah satu sosok yang berhasil menginspirasi di tengah keterbatasannya adalah Aswin Nugroho.…
Anak yang keras kepala sebenarnya adalah anak yang memiliki keinginan kuat. Keinginan kuat pada anak sebenarnya menandakan kecerdasan dan…
Mengingat Allah dan merenungi kebesaranNya adalah ibadah yang sangat utama bagi seorang hamba. Merenung, atau yang biasa disebut dengan…
