Kisah ini berdasarkan pengalaman nyata seorang hamba Allah yang tidak ingin disebutkan namanya: Sesudah jumatan aku masih duduk di teras mesjid di salah satu kompleks sekolah. Jamaah mesjid sudah sepi, bubar masing-masing dengan kesibukannya. Seorang nenek tua menawarkan dagangannya, kue traditional. Satu plastik harganya lima ribu rupiah. Aku sebetulnya tidak berminat, tetapi karena kasihan aku beli satu plastik. Si nenek penjual kue terlihat letih dan duduk di teras mesjid tak jauh dariku. Kulihat masih banyak dagangannya. Tak lama kulihat seorang anak lelaki dari komplek sekolah itu mendatangi si nenek. Aku perkirakan bocah itu baru murid kelas satu atau dua. Dialognya dengan si nenek jelas terdengar dari tempat aku duduk. “Berapa harganya Nek?” “Satu plastik kue Lima ribu, nak”, jawab si nenek. Anak kecil itu mengeluarkan uang lima puluh ribuan dari kantongnya dan berkata : “Saya beli 10 plastik, ini uangnya, tapi buat Nenek aja kuenya kan bisa dijual lagi.” Si…
Setiap orang pasti ingin bahagia. Dan agar menjadi orang paling bahagia, kamu perlu melakukan hal-hal berikut: – Mulailah harimu…
Ekonomi Islam hanya akan mungkin berhasil jika diterapkan dalam masyarakat yang menerapkan sistem kehidupan islam. Sebab sistem kehidupan Islam…
Bayangkan seorang pria, masyhur di Mekah. Anda bisa mengenalnya dari aroma parfum saat ia telah melewati jalan. Yang paling…
Seperti yang kita semua tahu, bahwa tidak ada 1 jenis siswa. Beberapa orang bekerja keras dan sukses. Namun ada…
Pada zaman Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa aali wasallam, hiduplah seorang pemuda yang bernama Zahid, yang berumur 35 tahun, namun belum…
Siapa sih yang tak ingin menjadi baik? Semua orang pasti ingin menjadi baik. Menjadi anak yang baik, menjadi orang…
Supaya naluri seksual anak lelaki kita dapat terjaga, ayah bunda perlu melakukan sejumlah hal, yakni: Pertama, memberikan pemahaman fase…
Punya anak lelaki jelang baligh? Atau sudah baligh? Bersiaplah menghadapi perubahan naluri seksual pada diri mereka. Agar punya persiapan…
