1
Doa

Inilah Kisah Menarik tentang Hadist Rukun Islam

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr
Advertisements
webinar umroh.com

Diriwayatkan Abu Abdirrahman Abdullah bin Umar bin Khattab, beliau pernah mendengar Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Islam berdiri dan dibangun di atas lima, yaitu persaksian bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah (dengan benar) kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan haji, dan puasa Ramadhan’ (HR. Al Bukhari dan Muslim). 

Penjelasan Rasulullah yang Sederhana, namun Mengena 

Umroh.com merangkum, rasulullah mengibaratkan kelima hal tersebut sebagai perkara yang menopang sebuah bangunan. Ini memudahkan kita dalam memahami pentingnya lima perkara tersebut. Penjelasan Rasulullah yang singkat itu cukup membuat kita paham bahwa jika salah satunya ditinggalkan, maka bangunan Islam yang ada di dalam diri seseorang akan roboh. Meninggalkan salah satu rukun Islam akan membuat keislaman seseorang tidak sempurna.  

Baca juga: Wajib Dipahami, Ini Makna Tersembunyi dari Rukun Islam

Sebaliknya, jika kelima hal itu kuat, maka bangunan keislaman seseorang akan kokoh dan tidak mudah diruntuhkan oleh apapun. Secara tidak langsung, kita paham bahwa mengerjakan kelima hal tersebut adalah wajib dan memperkuat kualitasnya adalah hal yang harus selalu diupayakan.

Hadist soal Rukun Islam Diriwayatkan oleh Sahabat Ibnu Umar 

Abu Abdirrahman Abdullah bin Umar bin Khattab merupakan Sahabat Rasulullah yang juga anak dari Umar bin Khattab. Sahabat yang akrab dipanggil Ibnu Umar itu memeluk Islam bersama dengan sang Ayah, tepatnya saat ia masih kecil.  

Ibnu Umar juga merupakan Sahabat kesayangan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Rasulullah pernah bersabda, “Sebaik-baik lelaki adalah ‘Abdullah, seandainya ia mengerjakan shalat malam”. Mendengar sabda Rasulullah itu, Ibnu Umar kemudian membiasakan tidur malam sebentar untuk menunaikan shalat malam.  

Mau dapat tabungan umroh secara cuma-cuma? Yuk download aplikasinya di sini sekarang juga!

Ibnu Umar tumbuh dengan kecintaan yang besar kepada Rasulullah. Ia adalah salah seorang Sahabat yang selalu singgah di tempat yang pernah disinggahi Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, untuk kemudian mengerjakan shalat di sana. 

Kecintaannya terhadap Rasulullah dan ajaran beliau tercermin dari kemuliaan akhlaqnya. Dikisahkan bahwa Ibnu Umar adalah seseorang yang sama sekali tidak pernah memurkai pembantunya kecuali sekali, namun kemudian pembantu itu dibebaskannya. 

webinar umroh.com

Ibnu Umar merupakan salah seorang Sahabat yang dikenal istimewa dengan ilmu-ilmunya. Ia termasuk dalam 4 Abadilah (Sahabat yang memiliki nama Abdullah) yang istimewa. Selain Ibnu Umar atau Abdullah bin Umar, ketiga Sahabat lain yang dimaksud adalah Abdullah bin Abbas, Abdullah bin Amru bin Ash, dan Abdullah bin Zubair. 

hadist rukun islam

Keempatnya merupakan Sahabat Rasulullah yang mempelajari ilmu dari Rasulullah sejak muda, dan termasuk Sahabat yang wafat terakhir. Karena itu, mereka adalah ulama dengan ilmu yang sangat dibutuhkan oleh umat Islam.  

Ibnu Umar juga merupakan Sahabat yang banyak meriwayatkan banyak hadist. Ia mendapat peringkat kedua Sahabat yang terbanyak meriwayatkan hadist, setelah Abu Hurairah. 

Harga pas di kantong, yuk pilih paket umroh Anda di umroh.com!

[xyz-ihs snippet="Iframe-Package"]

Hadist soal Rukun Islam yang Diriwayatkan Umar bin Khattab 

Hadist serupa juga dituturkan oleh ayah Ibnu Umar, Umar bin Khattab. Hadist yang dituturkan Umar bin Khattab juga disertai dengan adegan bagaimana Rasulullah menyampaikan hadist tentang rukun Islam itu. 

Dituturkan oleh Umar bin Khattab, suatu hari ia dan para Sahabat sedang berada di dalam majelis Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Tiba-tiba seorang lelaki memasuki majelis. 

Laki-laki yang tampak di hadapan mereka berpakaian sangat putih dan rambutnya sangat hitam. Mereka tidak mengenali lelaki itu, tapi tidak tampak padanya tanda-tanda bekas perjalanan jauh. Lelaki itu kemudian duduk di hadapan Rasulullah. Lututnya dan lutut Rasulullah beradu, dan diletakkannya tangannya di atas pahanya. 

Punya rencana untuk berangkat umroh bersama keluarga? Cuma di umroh.com, semua rencana Anda akan terwujud sekarang juga!

Lelaki itu berkata, “Hai Muhammad, beritahukan kepadaku tentang Islam”. Rasulullah menjawab, “Islam itu adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan sesungguhnya Muhammad itu utusan Allah, engkau mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, dan mengerjakan ibadah haji ke Baitullah jika engkau mampu melakukannya” (HR. Muslim). 

Kemudian diketahui bahwa lelaki itu adalah malaikat berwujud manusia. Dengan izin Allah, malaikat tampak dengan wujud seperti manusia. Dia datang untuk mengajarkan ilmu kepada Rasulullah. 

Dari hadist itu, kita bisa belajar bagaimana cara Rasulullah mempelajari ilmu. Beliau dan malaikat yang membawa ilmu itu duduk berdekatan, hingga lutut mereka beradu.  

Ilmu yang diajarkan kepada Rasulullah saat itu adalah tentang hal-hal yang harus dilakukan oleh orang Islam. Pertama, Rasulullah kemudian menyebutkan bahwa bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad utusan Allah. Kedua hal tersebut disandingkan (digabung) karena memiliki keterkaitan yang erat. Tidaklah sempurna kesaksian seorang hamba yang mengakui kehadiran Allah tanpa kesediaan untuk mengikuti ajaran Rasulullah. Sebaliknya, melaksanakan ajaran tanpa iman kepada Allah juga merupakan hal yang sia-sia. 

Baca juga: Begini Bunyi Dalil Rukun Islam yang Wajib Diingat

Kesaksian yang dilakukan seorang muslim itu harus disertai dengan pelaksanaan ibadah-ibadah yang diharuskan. Ibadah yang wajib dilakukan, dan termasuk di dalam rukun Islam itu adalah shalat wajib lima waktu, berpuasa Ramadhan, mengeluarkan zakat, dan melaksanakan ibadah haji. 

Tommy Maulana

Alumni BUMN perbankan yang tertarik berkolaboraksi dalam bidang SEO, Umroh, Marketing Communication, Public Relations, dan Manajemen Bisnis Ritel.