1
Muslim Lifestyle

Harus Diperhatikan, Inilah Hadis Tentang Thaharah

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr
Advertisements
webinar umroh.com

Umroh.com – Kesucian adalah kunci diterimanya shalat. Ini menunjukkan betapa Islam mengajarkan kebersihan dan kesucian bagi pemeluknya. Rasulullah pun banyak mengajarkan tentang mensucikan diri. Hadis tentang thaharah dijelaskan sebagai berikut.

Hadis Tentang Pentingnya Kesucian

Rasulullah bersabda, “Kesucian itu sebagian dari iman, Alhamdulillah memberatkan timbangan, Subhanallah walhamdulillah memenuhi ruang antara langit dan bumi, shalat itu cahaya, sedekah itu bukti nyata, sabar itu pelita, Al-Quran itu hujjah (yang membela atau menghujat). Setiap manusia bekerja sampai ada yang menjual dirinya, hingga ia jadi merdeka atau jadi celaka.” (HR.Muslim).

Baca juga: Perhatikan! Inilah Cara Melakukan Thaharah

Hadis Tentang Berwudhu yang Menggugurkan Dosa

Dari Utsman bin Affan r.a, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang berwudhu lalu memperbagus wudhunya (menyempurnakan sesempurna mungkin), maka keluarlah kesalahan-kesalahannya sehingga keluarnya itu sampai dari bawah kuku-kukunya” (HR.Muslim).

Dalam hadis lain dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah bersabda, “Apabila seseorang hamba yang Muslim atau mukmin itu berwudhu, lalu ia membasuh mukanya, maka keluarlah dari mukanya itu semua kesalahan, yang disebabkan ia melihat padanya dengan kedua matanya dan keluarnya ialah beserta air atau beserta tetesan air yang terakhir.

Jika ia membasuh kedua tangannya, maka keluarlah dari kedua tangannya itu semua kesalahan yang dilakukan oleh kedua tangannya beserta air atau beserta tetesan air yang terakhir. Selanjutnya apabila ia membasuh kedua kakinya, maka keluarlah semua kesalahan yang dijalankan oleh kedua kakinya beserta air atau beserta tetesan air yang terakhir, sehingga akhirnya keluarlah ia dalam keadaan suci dari semua dosa.” (HR.Muslim).

Mau dapat tabungan umroh hingga jutaan rupiah? Yuk download aplikasinya di sini sekarang juga!

Hadis Tentang Thaharah Sebagai Amalan Penghapus Dosa dan Penambah Derajat

Umroh.com merangkum, dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah bersabda, “Sukakah engkau semua kalau saya tunjukkan akan sesuatu amalan yang dapat melebur semua kesalahan dan dengannya dapat pula menaikkan beberapa derajat?”. Para sahabat menjawab: “Iya, Ya Rasulullah.”

Rasulullah lalu bersabda, “Yaitu menyempurnakan wudhu sekalipun menemui beberapa hal yang tidak disenangi (seperti terlalu dingin, dan lainnya), banyaknya melangkahkan kaki untuk ke masjid, dan menantikan shalat sesudah melakukan shalat. Itulah yang disebut ribath. Itulah yang disebut ribath (perjuangan menahan nafsu untuk memperbanyak ketaatan pada Tuhan)” (HR.Muslim).

webinar umroh.com

Hadis Tentang Berwudhu

Abu Hurairah r.a menuturkan bahwa Rasulullah bersabda: “Perhiasan-perhiasan di surga itu sampai dari tubuh seseorang mu’min, sesuai dengan anggota yang dicapai oleh wudhu yakni sampai di mana air itu menyentuh tubuhnya, sampai di situ pula perhiasan yang akan diperolehnya di surga” (HR.Muslim).

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya umatku yang akan datang itu ialah dalam keadaan bercahaya wajahnya serta putih bersih tubuhnya dari sebab berwudhu dan saya adalah yang terlebih dulu dari mereka itu untuk datang ke telaga (haudh)” (HR.Muslim).

Hadis Tentang Pentingnya Thaharah sebelum Shalat

Abu Hurairah menuturkan bahwa Rasulullah bersabda, “Tidak diterima shalat seseorang yang berhadats hingga ia berwudhu” (HR.Bukhari dan Muslim)

Tak hanya melancarkan rezeki, umroh juga menjadikan Anda tamu Allah. Yuk temukan paketnya cuma di Umroh.com!

Hadis Tentang Cara Berwudhu

Anas bin Malik menuturkan bahwa ketika Rasulullah berwudhu, beliau mengambil setangkup air kemudian memasukkannya ke bawah dagu, lalu menyela-nyela jenggotnya. Rasulullah kemudian bersabda, “Demikianlah Rabbku memerintahkanku” (HR.Abu Dawud, Al Baihaqi, dan Al Hakim).

Dalam hadis lain, Rasulullah juga bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian berwudhu hendaklah ia melakukan istinsyaq” (HR.Muslim). Istinsyaq adalah menghirup air ke dalam hidung untuk dikeluarkan lagi.

“Jika engkau berwudhu, maka lakukanlah madhmadhoh” (HR.Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah). Mahmadhoh adalah berkumur.

Hadis Tentang Pentingnya Membaca Basmallah sebelum Berwudhu

Abu Hurairah menuturkan bahwa Rasulullah bersabda “Tidak ada wudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah (membaca basmalah)” (HR.Abu Dawud, At Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

Hadis Tentang Menyempurnakan Wudhu

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sempurnakanlah wudhu kalian dengan baik” (HR.Muslim).

Hadis Tentang Pentingnya Memperhatikan Basuhan pada Tumit

Salah seorang Sahabat, Abdullah bin ‘Amr menuturkan, “Kami pernah tertinggal dari Rasulullah dalam suatu safar. Kami lalu menyusul beliau dan ketinggalan shalat yaitu shalat ‘Ashar. Kami berwudhu sampai bagian kaki hanya diusap. Lalu Rasulullah memanggil dengan suara keras dan berkata, ‘Celakalah tumit-tumit dari api neraka’. Beliau menyebut dua atau tiga kali”. (HR.Bukhari dan Muslim)

Hadis Tentang Membersihkan Sandal (Kaki) sebelum Masuk Masjid

Rasulullah bersabda, “Apabila seseorang mendatangi masjid, hendaklah ia memeriksa sandalnya. Jika ia melihat kotoran melekat pada sandalnya, maka hendaknya ia bersihkan lalu ia pakai saat shalat.” (HR.Abu Daud)

Hadis Thaharah pada Keseluruhan Kaki

Dituturkan oleh Jabir dari Umar bin Khattab, Umar menuturkan bahwa ada seseorang yang berwudhu namun kuku kakinya tidak terbasuh. Rasulullah yang melihat hal itu kemudian berkata, “Ulangilah, perbaguslah wudhumu”. Lelaki itu kemudian mengulangi wudhunya dan kembali shalat (HR.Muslim).

Hadis Tentang Penyebab Batalnya Wudhu

Bisrah binti Shafwan r.a. bahwa Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang memegang dzakarnya janganlah melakukan shalat hingga ia berwudhu. Ibnu Majah juga meriwayatkan dari Ummi Habibah r.a.: “barangsiapa yang memegang farj-nya maka hendaklah berwudhu”. (HR.Tirmidzi).

Hadis Tentang Bersiwak sebelum Shalat

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, “Seandainya tidak memberatkan umatku, sungguh aku akan perintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan shalat.” (HR.Bukhari dan Muslim).

Hadis Tentang Mandi Wajib

Dituturkan Ibnu Abbas dari Maimunah, istri Rasulullah. Maimunah ra. berkata, “Aku pernah menyediakan air mandi untuk Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Lalu beliau menuangkan air pada kedua tangannya dan mencuci keduanya dua kali-dua kali atau tiga kali.

Lalu dengan tangan kanannya beliau menuangkan air pada telapak tangan kirinya, kemudian beliau mencuci kemaluannya. Setelah itu beliau menggosokkan tangannya ke tanah.

Kemudian beliau berkumur-kumur dan memasukkan air ke dalam hidung. Lalu beliau membasuh muka dan kedua tangannya. Kemudian beliau membasuh kepalanya tiga kali dan mengguyur seluruh badannya.

Setelah itu beliau bergeser dari posisi semula lalu mencuci kedua telapak kakinya (di tempat yang berbeda).” (HR.Bukhari dan Muslim).

Hadis Thaharah dengan Permukaan Bumi

Rasulullah bersabda, “Dijadikan bagi kami (umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam) permukaan bumi sebagai thohur/sesuatu yang digunakan untuk besuci (tayammum) jika kami tidak menjumpai air” (HR.Muslim).

Punya rencana untuk berangkat umroh bersama keluarga? Yuk wujudkan rencana Anda cuma di Umroh.com!

Dalam hadis lain yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim, dituturkan kisah tentang seorang Sahabat bernama Ammar bin Yasir. Ia diutus Rasulullah untuk sebuah keperluan. Dalam perjalanan, Ammar bin Yasir mengalami junub, namun tidak menemukan air untuk bersuci. Ammar bin Yasir kemudian bergulung-gulung di tanah, seperti hewan yang sedang membersihkan dirinya.

Peristiwa itu lalu diceritakannya kepada Rasulullah. Beliau kemudian bersabda, “Sesungguhnya, cukuplah engkau melakukan seperti ini”.

Beliau memukulkan telapak tangannya di atas permukaan bumi atau tanah sebanyak sekali pukulan, lalu meniupnya. Rasulullah kemudian mengusap punggung telapak tangan kanannya dengan tangan kirinya, lalu mengusap punggung telapak tangan kirinya dengan tangan kanannya. Kemudian Rasulullah mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.

Rasulullah juga pernah bersabda, “Dianugerahkan untukku tanah sebagai masjid (tempat shalat) dan untuk bersuci” (HR.Bukhori).

Tommy Maulana

Alumni BUMN perbankan yang tertarik berkolaboraksi dalam bidang SEO, Umroh, Marketing Communication, Public Relations, dan Manajemen Bisnis Ritel.