Umroh Umroh & Haji

Larangan Umroh: Jangan Lakukan Ini Saat Umroh

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Ada beberapa larangan umroh yang harus dihindari oleh jamaah umroh. Jika melanggar, maka ibadah haji dan umrah menjadi tidak sah.

8 Larangan Umroh Ini Wajib Dihindari

1. Pakaian yang Dilarang

Bagi Jamaah Pria

Larangan saat umroh yang pertama, Jamaah umroh pria dilarang memakai pakaian yang berjahit, seperti kemeja, celana, sepatu kulit. Jamaah pria dilarang menutup kepalanya, atau mengenakan penutup kepala. Namun, tidak masalah jika memakai ikat pinggang atau bernaung pada kendaraan.

Bagi Jamaah Wanita

Jamaah haji atau umroh wanita boleh mengenakan pakaian berjahit, namun tidak dioerbolehkan menggunakan penutup wajah yang bersentuhan langsung. Telapak tangan juga tidak boleh tertutup.

2. Larangan Saat Umroh Kedua, Tidak Boleh Memakai Wewangian

Jamaah haji dan umroh tidak boleh memakai wewangian. Selain itu, hendaknya tidak memakai benda-benda yang berbau wangi. Jika kemudian memakai sesuatu yang wangi atau memakai pakaian yang dilarang, seperti disebutkan sebelumnya, maka jamaah wajib membayar dam dengan menyembelih seekor kambing.

3. Tidak Boleh Mencukur Rambut atau Memotong Kuku

Jamaah dilarang mencukur rambut dan memotong kuku ketika masih melakukan rangkaian ibadah haji dan umroh. Diperbolehkan memotong apabila benar-benar mengganggu atau menyakiti. Jika hal ini dilakukan, maka jamaah haji harus membayar dam dengan menyembelih seekor kambing.

4. Dilarang Bersetubuh

Jamaah haji tidak diperbolehkan melakukan hubungan suami istri ketika masih menjalani rangkaian ibadah haji dan umroh. Jika dilakukan sebelum tahallul pertama, maka ini akan merusak ibadah haji, sehingga harus membayar dam ke seekor unta betina, atau sapi, atau setara dengan tujuh ekor kambing. Jika dilakukan setelah tahallul pertama, jamaah tetap diwajibkan menyembelih seekor unta betina, sedangkan hajinya tidak rusak.

5. Larangan Saat Umroh Kelima, Dilarang Bersentuhan dengan Syahwat

Jamaah haji dan umroh dilarang melakukan sesuatu yang bisa menjadi pembuka hubungan badan, seperti berciuman atau bersentuhan dengan syahwat yang membatalkan wudhu. Jika dilakukan, jamaah haji harus membayar dam seekor kambing.

Jamaah haji juga diharamkan menikah dan menikahkan. Namun dalam hal ini, tidak ada kewajiban membayar dam karena saat dilakukan otomatis akad pernikahan tidak sah.

6. Tidak Boleh Membunuh Binatang Buruan

Jamaah dilarang membunuh binatang buruan darat. Jika dilakukan, maka jamaah wajib menggantinya dengan binatang ternak yang serupa, yang sesuai lebih kurang bentuknya dengan yang dibunuh, kemudian disedekahkan pada fakir miskin. Namun jika berburu binatang laut, tetap dihalalkan dan tidak ada tanggungan membayar dam.

7. Dilarang Memotong atau Mencabut Tanaman di Tanah Haram

Jamaah haji dan umroh juga tidak diperbolehkan memotong atau mencabut tanaman di Tanah Haram.

8. Dilarang Berkata Kotor, Mencaci Maki, atau Berkelahi

Saat sedang mengerjakan ibadah haji tidak boleh berbantah-bantahan atau berbuat fasik. Untuk itu, sangat disarankan memperbanyak berdzikir dan berdoa.

Tulis Komentar Anda
Download GRATIS Jadwal Sholat, Al Quran Digital & Voucher Umroh
Klik Disini