play-store

Download GRATIS Mobile App

Bisa UMROH GRATIS, Cek Jadwal Sholat dan Al Quran Digital

Unduh
 
1
Muslim Lifestyle

Pengertian Ibadah Mahdhah Dan Prinsip Menjalankannya

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Umroh.com – Tujuan penciptaan manusia, jin dan makhluk lainnya tiada lain adalah untuk beribadah kepada Allah. Ibadah merupakan satu pola hubungan yang menghubungkan diri seorang hamba dengan Tuhannya, banyak ibadah yang bisa dijalankan salah satunya ibadah mahdhah. Dengan beribadah, seseorang akan dekat dengan Allah SWT. Muslim yang telah memiliki iman dalam hatinya akan masih terasa kosong jika mereka belum menyempurnakan hidupnya dengan beribadah.

Keimanan seseorang tak dapat diukur dan diperkirakan. Namun, kita dapat melihat realitas imannya dari ibadah yang dilakukannya. Dalam islam, kita wajib mengenal dua jenis ibadah, diantaranya yaitu ibadah mahdhah dan ibadah ghairu mahdhah. Jangan sampai salah ataupun tertukar, karena keduanya memiliki pengertian serta peranan yang berbeda. Dan untuk kali ini mari kita simak penjelasan seputar dari ibadah mahdhah dalam islam.

Baca juga : Waspada! Ini 10 Penyebab Ghibah yang Patut Dihindari

Ibadah Mahdhah Dalam Islam

Ibadah mahdhah adalah ibadah yang telah di tetapkan oleh sang khalik yang kemudian di perintahkan kepada Rasulullah untuk di jalankan oleh nya dan juga kaum nya. ibadah ini adalah ibadah yang memiliki syarat, rukun, serta ada sesuatu hal yang dapat membatalkannya jika syarat dan rukun tersebut tidak terpenuhi.

Ibadah mahdhah adalah ibadah yang sejatinya setiap hari kita kerjakan sesuai dengan perintah Allah SWT dan sesuai dengan ketentuan atas dasar rukun Islam yang diantaranya yaitu, Syahadat, sholat, zakat, puasa, naik haji jika mampu. Nah hal yang disebutkan itu ialah merupakan beberapa contoh dari ibadah mahdhah yang wajib dilakukan oleh setiap umat muslim.

Hanya di Umroh.com, Anda akan mendapatkan tabungan umroh hingga jutaan rupiah! Yuk download sekarang juga!

Adapun jika ibadah – ibadah yang kita lakukan ialah sunnah, jika ada ketentuan syarat, rukun, serta terdapat hal yang bisa membatalkannya maka ibadah sunnah tersebut tergolong juga ke dalam ibadah mahdhah. Dalam hal ini Ibadah mahdhahjuga ditunjukkan dengan maksud utama bagi orang yang mengerjakannya.

Ingin mengharap ridho dari Allah SWT serta dalam rangka meraih pahala di akhirat kelak. Perlu dipahami bahwa, ibadah mahdhahhanya bisa diketahui melalui perantara Rasulullah dengan cara Allah memberikan jalan wahyu pada beliau. tidak ada jalan yang lainnya, termasuk melalui akal ataupun budaya kehidupan masyarakat pada umumnya.

Prinsip Ibadah Mahdhah

Umroh.com merangkum, ibadah Mahdhah adalah penghambaan yang murni hanya merupakan hubungan antara  Allah dengan Makhluk ciptaannya secara langsung. Dan dalam hal ini Ibadah mahdhah memiliki 4 prinsip yang diantaranya ialah :

Yuk jadilah tamu istimewa Allah dengan temukan paketnya di Umroh.com!

[xyz-ihs snippet="Iframe-Package"]

1. Keberadaannya harus berdasarkan adanya dalil perintah

baik dari al-Quran maupun al- Sunnah, jadi merupakan otoritas wahyu, tidak boleh ditetapkan oleh akal atau logika keberadaannya. Karena akan dianggap tidak sah apalagi diterima banyak orang jika tidak ada sumber yang menjadi acuan dan pedoman dari sebuah perintah, apalagi di dalam sebuah agama.

2. Tata cara pelaksanaan harus mengikuti ajaran serta sunnah Rasul SAW.

Karena  Salah satu tujuan penciptaan dan diutusnya rasul oleh Allah SWT adalah untuk memberi contoh kepada umat-Nya :

Dan Kami tidak mengutus seorang Rasul kecuali untuk ditaati dengan izin Allah…(QS. 4: 64).

Dan apa saja yang dibawakan Rasul kepada kamu maka ambillah, dan apa yang dilarang, maka tinggalkanlah…( QS. 59: 7).

Jika manusia melakukan ibadah tanpa adanya dalil perintah atau tidak sesuai dengan ajaran Rasul saw., maka sudah dipastikan manusia tersebut di kategorikan “Muhdatsatul umur” perkara mengada – ngadakan, atau yang populer kita sebut dengan bid’ah.

3. Bersifat suprarasional (di atas jangkauan akal)

Artinya ibadah bentuk ini bukan ukuran logika, karena bukan wilayah akal, melainkan wilayah wahyu, akal hanya berfungsi memahami rahasia di baliknya yang disebut hikmah tasyri’. Sholat, adzan, tilawatul Quran, dan ibadah mahdhah lainnya, keabsahannnya bukan ditentukan oleh mengerti atau tidak, melainkan ditentukan apakah sesuai dengan ketentuan syari’at, atau tidak. Atas dasar ini, maka ditetapkan oleh syarat dan rukun yang ketat agar manusia tidak menyimpang dari ketetapan yang sudah ditentukan oleh Allah SWT.

Punya rencana untuk berangkat umroh bersama keluarga? Yuk wujudkan rencana Anda cuma di umroh.com!

4. Asasnya “taat”

hukum aqiqah

dituntut dari hamba dalam melaksanakan ibadah ini adalah kepatuhan atau ketaatan. Seorang manusia wajib meyakini bahwa apa yang diperintahkan Allah SWT kepadanya, semata-mata untuk kepentingan dan kebahagiaan umatnya, bukan untuk Allah, dan salah satu misi utama diutusnya Rasul adalah untuk dipatuhi. Mematuhi perintah Allah SWT dan mengikuti sunnah Rasul adalah sebenar – benarnya jalan yang akan membawa kita ke dalam keselamatan dunia dan akhirat.

Facebook Comments