1
Muslim Lifestyle

Ingin Menjadi Orang yang Lebih Sabar? Lakukan Ini

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr
Advertisements
webinar umroh.com

Susah dilakukan, mudah diucapkan. Kalimat tersebut rasanya tepat untuk menggambarkan ‘Sabar’.

Sabar terkadang bisa habis, atau hilang. Benarkah demikian? Nyatanya, sabar selalu bisa dilakukan, tergantung dari kita sendiri. Lalu bagaimana cara agar menjadi orang yang sabar?

Meningkatkan Iman

Setiap perilaku dan perbuatan yang didasarkan pada iman akan lebih baik hasilnya. Itu karena seseorang yang beriman selalu mengingat Allah, dan mengetahui bahwa Allah selalu bersama dengan orang yang sabar. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Anfal ayat 46, “…sesungguhnya Allah bersama orang yang sabar”.

Ketika seseorang mengimani bahwa Allah akan selalu bersama orang yang sabar, ia tentu tidak ingin kehilangan Allah karena kehilangan kesabaran. Karena bersama Allah selalu ada kebaikan, demikian pula bersama kesabaran, ada kebaikan.

Memperbanyak Ibadah

Manusia diciptakan di dunia untuk beribadah dan menyembah Allah. Ada ibadah yang wajib, dan ada yang sunnah. Ada juga ibadah yang telah disyariatkan, dan ada perbuatan baik yang diniatkan ibadah.

Setiap ibadah yang dilakukan manusia akan mengubahnya menjadi orang yang lebih baik, seiring dengan turunnya ridha Allah kepadanya. Salah satu manfaat saat orang banyak beribadah adalah kemampuannya mengendalikan nafsu, sehingga ia menjadi seseorang yang lebih sabar.

Bergaul dengan Orang yang Sabar

Orang-orang yang ada di sekeliling membawa pengaruh bagi perkembangan karakter kita. Ketika kita sering bergaul dengan orang yang meledak-ledak dan impulsif, kita juga lambat laun memiliki karakter demikian. Jika kita sering berkumpul dengan orang yang sabar, kita juga akan lebih sabar. Walaupun mulanya kita bukan termasuk orang yang sabar, paling tidak kita merasa malu dan berusaha menahan diri agar tidak meledak-ledak. Lama kelamaan, kita akan terlatih menjadi lebih sabar.

Melatih Diri untuk Berpikir Positif

Perbuatan yang baik diawali dengan pikiran yang baik. Demikian juga sabar, timbul dari pikiran yang positif dan jernih. Memiliki pikiran dan perasaan positif memang harus dilatih. Caranya adalah dengan mencari sisi baik dari setiap hal yang ada di hadapan kita. Mulai dari makanan yang kita santap, hingga pengalaman yang kita jalani.

webinar umroh.com

Ketika terbiasa berpikir positif, maka saat sesuatu yang buruk terjadi, kita akan terlatih  mengedepankan pikiran positif. Dengan begitu kita tidak mudah terpancing emosi.

Biasakan Tidak Bereaksi

Tindakan ‘tidak sabar’ muncul ketika seseorang begitu mudah bereaksi dengan hal-hal yang menimpanya. Begitu mendengar atau merasakan hal yang tidak menyenangkan, ia langsung meledak.

Cobalah untuk melatih diri agar tidak reaktif. Ketika ada hal yang terjadi, berhenti sejenak, lalu pikirkan reaksi terbaik yang bisa diberikan. Terlebih ketika marah, cobalah berhenti sejenak sebelum bereaksi. Tunggu hingga marah benar-benar reda, baru berikan reaksi.

Menyadari Bahwa Semua adalah Ujian

Semua yang menimpa manusia adalah ujian dari Allah. Semua ujian diberikan untuk melihat kualitas kita sebagai seorang hamba. Tentu bagi hamba yang berhasil menampilkan perilaku yang baik di setiap ujian, maka ia akan lebih mudah mendapat ridha dari Allah.

Diriwayatkan oleh Imam At Tirmidzi, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya besarnya pahala bergantung pada besarnya ujian. Sungguh, apabila Allah SWT mencintai suatu kaum, Allah akan menguji mereka. Barangsiapa yang ridha, Allah akan meridhainya. Dan barang siapa yang murka, Allah akan memurkainya”.

Ingatlah bahwa semua yang terjadi dalam hidup adalah ujian. Karena ujian tersebut berasal dari Allah, rasa-rasanya tidak perlu terlalu emosional menyikapinya. Utamakan sikap yang membuat Allah selalu ridha kepada kita, yaitu sabar.

Tommy Maulana

Alumni BUMN perbankan yang tertarik berkolaboraksi dalam bidang SEO, Umroh, Marketing Communication, Public Relations, dan Manajemen Bisnis Ritel.