Muslim Lifestyle Sejarah Islam

Ini yang Terjadi Jika Kita Mewangikan Nama Allah SWT

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Allah SWT adalah Rabb yang menciptakan dan memelihara seisi alam semesta, termasuk kita. Sudah sepantasnya kita menjadikanNya satu-satunya Dzat yang berhak disembah. Memuliakan nama Allah SWT adalah kewajiban bagi kita sebagai hambaNya.

Allah SWT akan memuliakan mereka yang memuliakan namaNya. Sebagaimana kisah Bisyir bin Al-Harits Al Hafi. Beliau sebelumnya adalah berandal yang suka hidup berfoya-foya. Namun akhirnya Bisyir bin Al-Harits bertaubat dan mempelajari hadis. Beliau dikagumi oleh Ahmad bin Hambal dan dihormati oleh khalifah Al Ma’mun.

Kisah mengenai Bisyir bin Al-Harits ini diceritakan oleh Ustadz Abdullah Hadrami dalam postingan Instagram terbarunya. Da’i asal Kota Malang tersebut mengisahkan tentang bagaimana Allah SWT mewangikan nama Bisyir bin Al-Harits setelah ia mewangikan nama Allah.

Berikut adalah cerita Ustadz Abdullah Hadrami yang mengisahkan Bisyir bin Al-Harits:

Keutamaan Mewangikan Nama Allah

[Kisah Taubat Bisyir bin Al-Harits Al-Hafi rahimahullah (Wafat 227 H)]

Berkata Muhammad bin Ash-Shalt, aku mendengar Bisyir bin Al-Harits ditanya, mengapa namamu di hadapan manusia seperti nama nabi ? (Maksudnya, namanya baik dan wangi).

Bisyir menjawab, ini karunia Allah dan apa yang hendak aku ceritakan kepadamu.

Semula aku adalah seorang pendosa. Pada suatu hari aku melewati suatu jalan dan menemukan kertas di jalanan, lalu aku ambil dan ternyata kertas itu bertuliskan “bismillaahirrahmaanirrahiim”, lalu aku usap dan aku simpan di sakuku. Pada saat itu aku hanya memiliki uang 2 dirham saja, tidak ada yang lain. Akupun pergi ke penjual parfum dan membeli parfum dengan uang tersebut. Kemudian aku usap kertas bertuliskan nama Allah itu dengan parfum tersebut. Lalu aku tidur malam itu. Dalam tidur aku bermimpi seperti ada yang berkata kepadaku, “Wahai Bisyir bin Al-Harits, engkau telah mengangkat nama Kami dari jalanan dan mewangikanNya, sungguh pasti Aku akan membuat namamu wangi di dunia dan akhirat !”. Kemudian terjadilah yang terjadi (Iapun bertaubat dan namanya dijadikan wangi oleh Allah).

[Riwayat Abu Nu’aim Al-Ashfahani dalam kitab Hilyatul Auliya’]

Ya Allah, saksikanlah hamba berusaha membuat namaMu wangi, maka wangikan nama hamba di dunia dan akhirat, ya Robb 🙏

Jagalah Allah SWT, maka Allah akan menjagamu. Muliakan Allah SWT, maka Allah akan memuliakanmu. Semoga Allah SWT senantiasa menuntun kita untuk memuliakan namaNya.