Motivasi Muslim Lifestyle News

Inilah 4 Tingkatan Kualitas Diri Seorang Mukmin

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

1. Tingkatan yang pertama itu HIJRAH.

Tentu tidak asing lagi dong dengan kata Hijrah
Hijrah adalah suatu masa yang dialami manusia ketika mereka melakukan transpormasi dari kegelapan menuju cahaya, nah dalam tingkatan ini masih begitu banyak kekurangan dalam diri yang harus diperbaiki.

“Barang siapa yang berhijrah dijalan Allah niscaya mereka mendapati dimuka bumi initempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. barang siapa yang keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan RasulNya, kemudian kematian menimpanya ( sebelum sampai ketempat yang dituju) maka sungguh telah tetap pahalanya disisi Allah. dan Allah Maha Pengampun lagi maha penyayang” (Q.S An Nisa : 100 )

2. Tingkatan yang kedua adalah HAMASAH.

Hamasah ini adalah masa ketika seseorang sudah mulai merasa semangat-semangat nya untuk mereka melakukan memperbaiki diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Karena terkadang diri seseorang masih sering dihinggapi rasa futur (down). Futur sendiri adalah suatu pengertian untuk rasa malas, enggan, dan lamban dimana sebelumnya ia rajin, bersungguh – sungguh, dan penuh semangat.

“Nah kenapa pas kita Hijrah mereka selalu bilang KeepHamasah!”
Ya karena setelah hijrah pasti akan banyak banget cobaan yang akan menerpa yang dapat mengakibatkan futur. Oleh karena itulah, untuk dapat menghandle diri kita dari penyakit futur yang melanda ini, coba deh kita selalu berusaha untuk dapat mendekatkan diri ini pada Allah dan berteman dengan orang orang shalih juga shaliha, InsyaAllah kita selalu termotivasi untuk memperbaiki diri.

3. Tingkatan yang Ketiga adalah ISTIQOMAH.

Istiqomah ini adalah kondisi dimana iman relatif stabil karena sudah punya amalan andalan untuk menjaga agar hati tetap dalam Semangat Taqwa.

Dalam tingkatan ini kita menemukan jati diri kita, konsisten kah kita atau hanya sekedar ingin tahu.

Istiqomah itu mereka yang betul-betul yakin kebenaran agama islam, dengan tidak menukar dengan kepercayaan lain.Serta konsisten dalam menjalankan ibadah dan menjauhi kemungkaran, maka malaikat akan turun 2 kali kepadanya, sebagaimana dalam Firman Allah

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami adalah Allah kemudian mereka istiqomah pada pendirian mereka, maka malaikat turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih dan bergembiralah kamu (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. (Q.S Fushilat: 30)

Orang yang istiqomah selalu kokoh dalam menjaga aqidahnya dan tidak akan goyang keimanannya dalam menjalani tantangan hidup. Walaupun kantong kering ataupun tebal, Dihadapi oleh bermacam-macam hal yang haram, dicaci maki dan dipuji, sekali sudah konsisten maka tidak akan ada yang mampu meroboh keistiqomahannya.

4. Tingkatan terakhir adalah QUDWAH.

Qudwah ini adalah mereka yang Istiqomah dan mampu memberikan banyak manfaat kepada Umat, sehingga mereka dijadikan contoh dalam kebaikan.

Dalam tingkatan ini seseorang telah menjadi teladan dan panutan untuk menyiarkan agama, dan memberikan motivasi motivasi, manfaat manfat kepada Umat . ya kalau kita bilang Murabbi atau Ustazah inilah Qudwah.
Subhannalloh Indah bukan ?

Alhamdulillah, semangat ukhti, semoga Allah menjawab segala Do’a kita yaa untuk tetap Hijrah diatas cemooh orang, tetap Hamasah walaupun futur datang tetap Istiqomah untuk menjadi Qudwah .

HIJRAH → HAMASAH →ISTIQOMAH→ QUDWAH